Ratusan Buruh Demo Tolak Upah Murah Halaman 2 rabu, 7 Februari 2018 nomor 1.587 tahun Vi
Rp3.000 (Luar Kota + ongKos Kirim)
Underpass Soeta Roboh karena Faktor Alam harianjurnalasia
HarianJurnalAsia
jurnalasia.com
Halaman 7
PNS Pertanyakan Penggunaan Dana dari Pemotongan Gaji Halaman 10
Kontrol Izin Penelitian dari Pemerintah Picu Polemik Halaman 11
14 Ribu Ekstasi Medan Diboyong ke Jakarta
Antara | Ardiansyah LiLin rAKsAsA JeLAnG iMLeK. Pekerja menata lilin-lilin raksasa jelang perayaan Tahun Baru Imlek 2569 di Viara Thay Hin Bio Bandar Lampung, Lampung, Selasa (6/2). Sebanyak 600-an lilin akan dinyalakan pada malam puncak perayaan Imlek pada 16 februari mendatang sebagai simbol kesejahteraan dan harapan bagi pemiliknya.
Pilgub Sumatera Utara
Survei Median Jagokan Edy Jakarta | Jurnal Asia Lembaga Media Survei Nasional (Median) melakukan riset tentang popularitas dan elektabilitas kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara. Survei dilakukan pada 16-25 Januari 2018 dengan responden warga Sumut yang telah memiliki hak pilih. Median menggunakan sampel 1.200 responden. Sampel dipilih secara random dengan teknik multistage random sampling. Margin of error dalam survei ini plus-minus 3,4 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Responden disodori pertanyaan: “Jika pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur
Sumatera Utara dilaksanakan saat ini, dari pasangan tokoh berikut ini, siapakah yang akan Anda pilih?”. Responden diberi daftar pasangan cagubcawagub, kemudian diminta memilihnya. Hasil jawaban dari pertanyaan tersebut kemudian diolah oleh tim Median. “Hasilnya, elektabilitas pasangan Edy Rahmayadi dan Musa Rajeckshah berada di posisi teratas dengan 33,1 persen. Di posisi berikutnya pasangan Djarot Saiful HidayatSihar Sitorus dengan tingkat keterpilihan 19,2 persen,” ujar Rico Marbun. (Bersambung ke halaman 11)
“Hasilnya, elektabilitas pasangan Edy Rahmayadi dan Musa Rajeckshah berada di posisi teratas dengan 33,1 persen. Di posisi berikutnya pasangan Djarot Saiful HidayatSihar Sitorus dengan tingkat keterpilihan 19,2 persen.” Direktur eksekutif median Rico Marbun
Antara | Rivan Awal Lingga Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (kedua kanan) didampingi Ibu Ani Yudhoyono (kanan) melaporkan pengacara Setya Novanto, Firman Wijaya, kepada Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (6/2).
Skandal e-KTP
PSMS Mantap Lawan Persja
SBY Tersiksa Terus Diitnah
Jadi Momok, Simic Dijaga Ketat Medan | Jurnal Asia Jumpa pers semiinal Piala Presiden 2018 di Senayan, Jakarta, Selasa (6/2) sore sempat diskors sekitar 15 menit. Penyebabnya, kubu Persija Jakarta meminta ada perubahan jadwal. Saat Ketua Steering Committee Piala Presiden Maruarar Sirait memberikan tawaran usulan terkait jadwal, CEO Persija Gede Widiade langsung menyambutnya. “Saya usul, karena kami juga main di Piala AFC, kami minta jadwal berubah, bisa leg pertama tanggal 8 (Februari) dan 11 (Februari), “ kata Gede. Saat Maruarar mempertanyakan ke pihak PSMS, sang manajer Tengku Edriansyah meminta waktu untuk berdiskusi dengan tim. “PSMS meminta tetap 10 dan 13 Februari saja,” ujar pria yang disapa Rendi itu, setelah diskusi internal. (Bersambung ke halaman 11)
Medan | Jurnal Asia Kurir 14 ribu butir ekstasi diciduk petugas BNN Sumut. Rencananya, barang haram ini akan diedarkan ke Jakarta, pasca dikirim dari Bandara Kualanamu. “Ya, kita mendapatkan informasi dari petugas pos bandara pada tanggal 27 Januari 2018 lalu, tentang adanya narkoba jenis extasi yang akan dikirim melalui udara. Sehingga kita langsung ke lokasi bandara dan terus mengintainya ke tempat tujuan di Jakarta,” ungkap, Kepala BNNP Sumut Brigjen Pol Marsauli Siregar, saat gelar konferensi pers di Kantor BNNP, Jl Pasar 5 Medan Estate, Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Selasa (6/2) sore. (Bersambung ke halaman 11)
PesePAK bola PSM Makassar Asnawi Mangkualam (kiri) berebut bola dengan pesepak bola PSMS Medan Frets Listanto (tengah) pada pertandingan Piala Presiden 2018, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jawa Barat, Selasa (16/1).
Antara | Novrian Arbi
Jakarta | Jurnal Asia Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) gerah terus menerus diitnah. SBY didampingi kuasa hukumnya, Ferdinand Hutahean, akhirnya melaporkan pengacara Setya Novanto, Firman Wijaya, ke Bareskrim Polri. “Sebetulnya kami tim kuasa hukum berharap biar kami yang menyelesaikan permasalahan ini. Tetapi beliau bilang ‘sudah saatnya saya menghadapi semua itnah ini’ karena beliau merasa tersiksa diitnah terus menerus secara tidak benar,” ujar Ferdinand di Bareskrim Mabes Polri, Gedung KKP, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa 6 Februari 2018. Ferdinand menilai pernyataan Firman Wijaya di media terkait kesaksian Mirwan Amir pada persidangan Novanto adalah fitnah. Dalam kesaksiannya, Mirwan tak pernah menyebut-nyebut “ada orang besar yang dikaitkan dengan pemenang Pemilu 2009 yang mengintervensi proyek KTP-el”. (Bersambung ke halaman 11)