Harian Jurnal Asia Edisi Rabu, 21 Februari 2018

Page 1

Sebelas Warga Sumut Diduga Terlibat TTPO Halaman 3 rabu, 21 Februari 2018 nomor 1.598 tahun Vi

Rp3.000 (Luar Kota + ongKos Kirim)

Sindikat Pencuri Sawit Dibekuk harianjurnalasia

HarianJurnalAsia

jurnalasia.com

Halaman 6

Alumni 212 Siap Melawan Jika HRS Ditangkap Halaman 7

Insentif Tax Allowance dan Tax Holiday akan Dievaluasi Halaman 10

Gunung Sinabung Masih Erupsi Aktivitas Warga Karo Perlahan Normal

Antara | Aprillio Akbar Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso (kempat kanan) bersama Aspam Kasal Laksamana Muda S Irawan (kedua kanan), Panglima Koarmabar Laksamana Muda Aan Kurnia (kanan) dan Direktur Penindakan dan Penyidikan Bea dan Cukai Bahaduri Wijayanta Bekti Mukarta (kelima kanan) menunjukkan barang bukti jenis sabu yang dihadirkan dalam konferensi pers pengungkapan kasus jaringan narkotika internasional di Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN), Jakarta, Selasa (20/6).

Berton-ton Sabu Dipasok ke Indonesia

Karo | Jurnal asia Setelah erupsi hebat kemarin, Gunung Sinabung pada Selasa (20/2) pagi, kembali mengeluarkan asap dan material kecil. Meski demikian, warga di Berastagi tetap beraktivitas seperti biasa. Pantauan Jurnal Asia, sisa material debu akibat letusan tampak berserak di atap dan pekarangan warga. Letusan yang terjadi kemarin tidak menyurutkan warga untuk tetap beraktivitas normal. Warga terlihat tumpah ruah di jalanan. Begitu pula dengan para petani di ladang tetap berjalan seperti biasa dan tidak menggunakan masker. (Bersambung ke halaman 11)

Sindikat Internasional Gunakan Kapal Laut Jakarta | Jurnal Asia Tim gabungan Bareskrim Polri dan Bea Cukai menggagalkan penyelundupan 1,8 ton sabu yang dibawa Kapal Motor (KM) 61870 di perairan Pulau Meriam, Kecamatan Belakangpasang, Batam, Kepulauan Riau. Dari peristiwa ini, empat warga negara asing ditangkap. Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Daniyanto mengatakan, empat warga asing itu yakni Tan Mai, 69, Tan Yi, 33, Tan Hui (nahkoda), dan Liu Yin Hua, 63. “Empat tersangka warga negara Taiwan,” kata Eko saat dikonirmasi, Selasa, 20 Februari 2018. Eko mengatakan, tim gabungan Bareskrim dan Bea Cukai sudah mengendus gerak-

gerik pelaku sekitar 1,5 bulan terakhir. Penelusuruan dilakukan di tempat pendaratan maupun di laut. Menurut Eko, pihaknya juga bekerjasama dengan Kepolisian Taiwan dalam mengungkap kasus tersebut. “Kita telusuri, mapping, profiling, penyelidikan lokasi di sekitar Anyer, tempattempat pendaratan, dan kemudian juga di lautnya,” ungkap Eko. “Akhirnya dua minggu lalu kami melaksanakan dengan berkoordinasi dengan BC yang memiliki kapal,” katanya. Dari hasil diskusi dengan Bea Cukai, tim gabungan ini dibagi dua tim. Satu tim berada di Anyer dan satu tim lagi di Natuna dan Selat Philips. (Bersambung ke halaman 11)

“Kita telusuri, mapping, proiling, penyelidikan lokasi di sekitar Anyer, tempat-tempat pendaratan, dan kemudian juga di lautnya.” Dirtipid narkoba bareskrim Polri brigjen eko Daniyanto

Seluruh Proyek Jalan Layang Distop Banyak Ambruk, Termasuk LRT dan MRT

Pakai Alat Tangkap Ilegal

Nelayan Belawan Bakar 8 Kapal Pukat Teri

Jurnal Asia | Ist puING kapal yang dibakar oleh nelayan, karena menggunakan alat tangkap ilegal.

Antara | Ahmad Putra Sejumlah petani melintas di areal tanaman yang tertutup debu vulkanik erupsi Gunung Sinabung pas­ caerupsi, di Karo, Sumatera Utara, Selasa (20/2). Pas­ caerupsi Gunung Sinabung yang terjadi Senin (19/2).

Medan | Jurnal Asia Delapan unit kapal pukat teri tarik dua kapal GT 5 dibakar di Alur Reklamasi Pelabuhan Belawan, Senin (19/2) kemarin. Hal itu dilakukan para nelayan setempat karena kapal tersebut menggunakan alat tangkap yang melanggar Undang-undang. Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting, Selasa (20/2) mengatakan, Senin pagi sekira pukul 06.30 WIB, 8 unit kapal pukat teri tarik dua kapal berangkat ke laut. Sesampainya di Alur Reklamasi Pelabuhan Belawan, mereka bertemu dengan nelayan jaring, nelayan tangkul gurita dan nelayan pencari kerang yang akan berangkat ke laut, sebanyak 30 sampan yang membawa 100 orang. Kemudian para nelayan setempat ini

melakukan penghadangan terhadap pukat teri tarik dua kapal. Awak kapal dinaikkan ke sampan dan dibawa ke darat, sedangkan 8 (delapan) unit kapal pukat teri tarik, serta dua kapal 5 GT, dibakar beserta alat tangkap di atas kapal. “Mereka membakar karena keberatan, sebab kapal pukat teri tarik dua kapal (pair trawls) menggunakan alat tangkap yang dilarang oleh UU. Situasi di TKP sampai saat ini aman dan terkendali,” ujar Rina. Rina memastikan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kepolisian juga sudah melakukan mediasi kepada dua kelompok nelayan yang sedang konflik, agar menahan diri tidak melakukan serangan balasan. Untuk kerugian, kata Rina, diperkirakan mencapai Rp200 juta. (ial/put)

Jakarta | Jurnal Asia Maraknya kecelakaan konstruksi belakangan ini jadi sorotan. Hasilnya, seluruh pekerjaan konstruksi yang berbentuk konstruksi melayang akan dihentikan. “Kami sepakat hentikan sementara pekerjaanpekerjaan infrastruktur struktur layang yang berat,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, usai rapat tersebut, Selasa (20/2). Hadir pula dalam rapat tersebut adalah Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan sejumlah pajabat eselon satu di masing-masing kementerian. Basuki mengatakan, penghentian sementara atau moratorium ini berlaku secara umum untuk berbagai proyek yang berbentuk melayang. Tidak hanya jalan tol, tetapi juga proyek LRT dan Jembatan. (Bersambung ke halaman 11)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.