Harian waktu edisi 61 16 mei 2017

Page 1

TERBIT SETIAP HARI e-mail: redaksi.waktu@gmail.com Redaksi: 087 714 626 412 Iklan | Berlangganan: 085 722 299 883 website: www.waktunews.com Alamat: Jalan Didi Prawirakusumah No.3 Kelurahan Solokpandan Cianjur

Rp3.000

facebook Harian Waktu

EDISI: 61 |SELASA| 16 MEI 2017

@twitter @HarianWaktu

path Harian Waktu

istagram Harian Waktu

RICKY SUSAN/HARIAN WAKTU

BERIKAN KETERANGAN: Anggota Komisi VII DPR RI, Joko Purwanto saat memberikan keterangannya kepada wartawan usai menemui Didin (48) di Mapolres Cianjur, Kemarin. Joko berjanji akan menggelar rapat bersama menteri LHK setelah data-data tentang kasus Didin terkumpul.

Sambangi Didin di Mapolres dalam Kasus “Sonari Gate”

Kumpulkan Data, Gelar Rapat Bersama Mentri LHK CIANJUR – Anggota Komisi VII DPR RI, Joko Purwanto menyambangi Didin (48) di sel tahanan Polres Cianjur, Senin (15/5)

siang. Kedatangan legislator Senayan ini untuk mendengar langsung keterangan Didin terkait kasus “sonari gate” yang menjeratnya saat

ini. Didin ditahan di jeruji besi Mapolres Cianjur sejak 24 Maret 2017 atau selama 51 hari atas sangkaan merusak

kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Kasusnya sendiri saat ini masih dalam penanganan Penyidik PNS Gak-

kum Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. “Kasus ini kan sekarang sedang ramai, di sini maupun

di sana (ibukota). Kita ingin input data dari keduanya, baik dari pihak kemetrian maupun dari Didin sendiri. Tadi sudah dengar langsung

penjelasannya dari pak Didin, tinggal hasilnya akan saya bawa ke komisi sebagai bahan materi rapat evaluasi nBersambung ke Halaman 7

Lagi, Warga Cianjur Tewas Akibat Oplosan Ancaman Ransomeware, Kemendikbud Pastikan Data Nilai UN Aman JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memastikan data-data nilai ujian nasioanl para siswa aman dari serannBersambung ke Halaman 7

Jokowi Diminta Terbitkan Inpres Penerapan Kota Ramah HAM

CIANJUR – Daftar korban tewas akibat menenggak minuman keras (miras) oplosan di Cianjur kembali bertambah. Seorang warga Gang Laksana, RW 16 Kelurahan Sawah Gede, bernama Dede S (28) meninggal usai menjalani penanganan medis di RSUD Cian-

JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dan International NGO Forum on Indonesian Development nBersambung ke Halaman 7

Asih Fatimah

Hobi Bersepeda Sejak Kecil ASIH Fatimah, gadis cantik kelahiran 25 Juli 1994 ini memiliki banyak hobi. Tapi ada satu hobi yang sangat digemarinya yaitu bersepeda. Asih selalu menyempatkan waktunya di sela-sela kesibukannya saat bekerja untuk bersepeda. “ Karena dari Senin sampai Jumat aku sibuk kerja di salah satu perusahaan swasta, jadi setiap Sabtu dan Minggu baru bisa main sepeda,” Ucap Asih. nBersambung ke Halaman 7

jur, kemarin. Informasi didapat, Dede dilarikan ke IGD RSUD Cianjur, Rabu (10/5) karena mengalami kejang dan muntah-muntah usai menggelar pesta miras bersama teman-temannya. Ketua

RW setempat Iwan Resmiadi (43) menuturkan, korban suka menggelar pesta miras bersama temantemannya. “Kadang saya lihat dia bersama teman-temannya minum miras di pinggir jalan,” kata Iwan, kemarin. Kematian Dede sendiri menurut Iwan menambah daftar warganya yang meninggal akibat miras oplosan. Sebelumnya, seorang warganya juga meninggal usai pesta oplosan. Bahkan langsung meninggal di tempat sebelum sempat dibawa ke rumah sakit. “Kita selaku perangkat di sini s e r i n g nBersambung ke Halaman 7

DENI ABDUL KHOLIK/HARIAN WAKTU

BINTEK : Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Cianjur, Cecep Sobandi didampingi Kabid Paudni PO, Muhammad Rohman memberikan arahan kepada peserta bimbingan teknis penguatan penyelenggaraan pendidikan keluarga di Gren Talita Cipanas Cianjur.

Disdik Cianjur Gelar Bintek Keluarga di Cipanas

Pendidikan Keluarga Perlu Dikuatkan CIANJUR-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cianjur melakukan kegiatan bimbingan teknis penguatan penyelenggaraan

pendidikan keluarga pada satuan pendidikan selama tiga hari berturut-turut dari mulai tanggal 15-17 Mei 2017. nBersambung ke Halaman 7

“Sonari Gate” Terancam 10 Tahun Penjara

Didin Angkat Bicara dan Bantah Semua Tudingan Didin (48), pedagang jagung bakar yang terancam hukuman 10 tahun penjara gegara mengambil cacing Sonari di dalam kawasan TNGGP buka suara. Didin membantah tegas semua tudingan yang dialamatkan kepadanya. Laporan: DENI ABDUL KHOLIK, Cianjur

SEBENARNYA, Andi Tar panggilan akrabnya tergolong aktifis muda yang piawai. Hal itu cukup menonjol saat dirinya memimpin gerakan di Cianjur. Salah satunya, ketika menjadi kuasa hukum dari masyarakat golongan bawah . Saat di persidangan yang kerap berujung adu urat syaraf serta menemui jalan buntu, nyaris tak ditemui. Andi

Tar, mampu mendinginkan suasana. Adakah hubungan antara batu akik dan kepiawaiannya dalam memimpin gerakan aktifis? Tentu saja tidak. Karena batu akik yang ia miliki hanya untuk koleksi, bukan untuk pegangan apalagi sebagai jimat. “Dulu saya punya belasan, hanya untuk koleksi,” ujarnya kenBersambung ke Halaman 7

DENI ABDUL KHOLIK/HARIAN WAKTU

AKTIFIS: Didin (48), pedagang jagung bakar yang terancam hukuman 10 tahun penjara lantaran mengambil cacing Sonari di dalam kawasan TNGGP saat memberikan penjelasan kepada Joko Purwanto, anggota Komisi VII DPR RI mengenai kasus yang menjeratnya.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.
Harian waktu edisi 61 16 mei 2017 by Harian Waktu - Issuu