HARIAN UMUM Alamat Redaksi : Jl Setunggal Blok B no 3 Perumahan Griya Mutiara Baru (belakang YPAC) Kelurahan Sukamaju Sako Kenten Palembang Hp: 0815 385 6628 | Fax: 0711 823 875 E-Mail : Jurnalsumatra@yahoo.co.id
EDISI 478
SENIN 30 JANUARI 2017
Jurnal Sumatra
www.jurnalsumatra.com
Independent News Paper
Apo Adonyo
TERBIT 12 HALAMAN HARGA RP. 3.000,-
Instal Icon Jurnalsumatra.com melalui playstore android anda
Lagi-lagi, Pemkab Lahat ‘Ingkari’ Janji Terkait Masalah Pembayaran Kewajiban ke Pihak Ketiga LAHAT, Jurnal Sumatra--- Masalah kosongnya dana di kas daerah Lahat, yang sempat dikeluhkan banyak pihak, dan juga sudah diakui oleh Sekretaris Daerah (Sekda), H Nasrun Aswari SE MM, didampingi Kepala Badan Keuangan Daerah, H Hariyanto SE MM sebelumnya nampaknya masih berlanjut. Sampai kemarin (24/1), buntut dari semuanya, tagihan atau kewajiban bagi pihak pihak, rekanan atau sering disebut pihak ketiga masih belum terealiasi atau terbayarkan. Sebut saja P, salah satu pihak rekanan pemborong yang ada kemarin mengatakan kekesalannya. Untuk pekerjaan proyek yang didapatnya dilapangan sebenarnya sudah lama terselesaikan, hanya saja ketika dirinya hendak menagihkan kewajiban pembayaran dari pihak Pemkab Lahat, semuanya masih saja nihil, dan karena hal ini jelas dirinya merasa dirugikan. “Kita sempat sedikit lega, karena adanya pernyataan Sekda dan pejabat terkait lainnya mengenai kondisi yang ada, dan malah sudah bisa mendengar janji rencana pembayaran, yaitu di pertengahan Januari 2017. Nah, nyatanya, sampai hari ini, masih juga belum ada kejelasan statusnya,” ungkapnya kesal. Dirinya dan juga rekan rekan pemborong lainnya terkadang jadi tanda tanya dan berujung pada kecurigaan dilapangannya. Kondisi
ini sendiri seperti ada indikasi sengaja dibiarkan, atau bahkan memang justru kerja dari birokrasi Pemkab
Lahatlah yang tak maksimal adanya, alias lamban. “Kami sendiri masih sangat
mengharap dalam waktu tak terlalu lama kedepan, kondisi ini bisa segera berakhir. Karena kami sendiri juga
memiliki tanggung jawab ke pihak lainnya, seperti ke Bank. Jadi, mohon ada perhatian dari pemkab tentang
hal ini,” tegasnya lagi. Senada, kondisi serupa juga terjadi di kalangan rekanan perusahaan media massa atau pemberitaan di Lahat. Sampai kemarin pun kondisinya sama, yaitu masih belum adanya kejelasan mengenai pembayaran hak hak yang ada bagi mereka, entah itu tagihan berlangganan koran, atau bahkan hingga kerjasama lainnya yang memang ada kesepakatan mengenai pembayaran dan pelunasannya dilapangan. “Kami ini selalu ditanya kantor pak, dan terkadang seolah olah sudah habis alasan kami untuk mengatakan kondisi yang ada. Jadi, kami sangat berharap, kondisi kusut seperti ini bisa segera diselesaikan, dan jelas butuh perhatian lebih,” tukasnya. Terpisah, mantan Kabag Humas, Herri Kurniawan yang masih bertanggung jawab akan kondisi ini saat dikonfirmasi tak bisa berkata serta menjelaskan secara implisit alasan keterlambatan pembayaran kewajiban Pemkab sendiri. Yang jelas menurutnya, saat ini semuanya sudah dikerjakan sesuai dengan runutan atau tingkatan yang ada, tinggal menunggu waktu pembayarannya saja. “Kita tunggu saja, semuanya tidak akan memakan waktu terlalu lama lagi. Begitu selesai urusan keuangan, kami yakin semuanya akan segera dilunasi,” imbuhnya lugas. (DIN)
“JIKA PERS MERUGIKAN, JANGAN MAIN HAKIM SENDIRI, GUNAKAN HAK JAWAB ATAU ADUKAN KE DEWAN PERS.” (PESAN INI DISAMPAIKAN OLEH SKI JURNAL SUMATRA / JURNALSUMATRA.COM DAN DEWAN PERS)