Kendari Pos Edisi 12 Juni 2012

Page 1

CALL CENTER Redaksi : 0401-3126515 Email: bumianoa@gmail.com Langganan Koran : 0813 4151 2090 Email : sirkulasi_kp@yahoo.com Iklan : 0853 3553 1111 Email: kendariposiklan@yahoo.com Fax : 0401-3123771

Selasa, 12 Juni 2012

Harga Eceran Rp. 3.500,-

Kadinkes Muna Mundur Raha, KP Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Muna, dr La Ode Munandar Hibi, secara mengejutkan mundur dari jabatannya. Tindakan ini dianggap sangat berani dan sebagian mengundang decak kagum. Pengunduran diri mantan Sekertaris Dinkes Muna itu, telah disampaikan kepada Bupati Muna LM Baharuddin. Bupati Muna sendiri belum memberikan respon terhadap permintaan mundur dari Kadinkes, karena saat ini Bupati masih melaksanakan ibadah umroh. “Saya sudah bulat mengundurkan diri,” kata dr La Ode Munandar, Kadinkes Muna, saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin. Pengunduran dirinya sudah diajukan ke Bupati Muna secara tertulis. “Pulang

Enam Calon Pj Bupati Diprotes Kolaka, KP Baru wacana sudah diprotes. Itulah yang mengganggu pemikiran sejumlah pejuang pemekaran kabupaten di Sultra. Mencuatnya sejumlah nama calon penjabat (Pj) bupati untuk enam daerah otonomi baru di Sultra, yakni Muna Barat, Kota Raha, Kolaka Timur,

Konawe Kepulauan, Buton Tengah dan Buton Selatan langsung mengundang reaksi. Salah satunya datang dari Forum Pemekaran Kolaka Timur (FPKT). Wakil ketua FPKT, Maryono menilai penyebutan sejumlah calon Pj Bupati, khususnya untuk Kolaka Timur, terlalu dini dan bahkan bisa memancing po-

lemik. “Prosesnya sekarang masih berjalan, masih ada sejumlah tahapan yang harus dilalui sebelum kemudian ditetapkan, mestinya yang perlu dilakukan adalah koordinasi dan sinergitas antara Pemprov maupun Pemkab serta masyarakat, untuk bersama-sama berjuang agar ke

enam daerah ini benar-benar mekar dulu, urusan siapa Pj bupatinya, saya kira itu urusan selanjutnya, dan sudah ada mekanismenya,” terang Maryono. Maryono mengatakan saat ini proses pemekaran enam daerah di Sultra

Baca Enam di Hal 7

Baca mundur di Hal 7

SELEBRITI

Tak Menolak kalau Dilamar PENyANyi dangdut Ayu Ting Ting dikabarkan segera dilamar kekasihnya, Enji. Kabarnya, lamaran tersebut dilangsungkan setelah orang tua Ayu pulang berhaji. Ayah dan ibu pelantun tembang Sik Asik itu akan berangkat ke Tanah Suci pada Oktober mendatang. Namun, saat dimintai konfirmasi tentang hal tersebut, Ayu belum menanggapi dengan serius. “Enggak tahu, deh. Pokoknya, aku sama Enji pacaran serius. Memang ada rencana ke sana (pernikahan, Red). Didoakan saja,” katanya dengan logat Betawi yang kental. Dia menyatakan bahwa keluarga kekasihnya memang akan datang ke rumahnya setelah orang tuanya pulang berhaji. Namun, Ayu menegaskan bahwa keluarga pacarnya hanya datang untuk bersilaturahmi. Kalau Enji bikin kejutan dengan sekalian melamar dirinya, dia tidak bisa menolak. “Kalau benar begitu, ya mau diapain lagi? Masak ditolak?” ujarnya ketika ditemui di Jakarta akhir pekan lalu.(tia)

Ical di Nomor Buntut

Jakarta, KP Elektabilitas dan popularitas Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie masih belum menunjukkan kemajuan dalam survei terakhir. Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) Partai Golkar Akbar Tandjung tidak menutup mata atas realitas itu. Dia pun meminta DPP bisa bekerja lebih keras untuk menaikkan elektabilitas partai sekaligus Ical “sapaan akrab Aburizal”

selaku capres. “DPP harus siap untuk memenangi pemilu, baik pemilu legislatif (pileg, Red) maupun presiden,” kata Akbar saat menghadiri pelantikan Himpunan Pengusaha dan Wiraswasta (Hipwi) Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI/Polri (FKPPPI), kemarin. Akbar mengingatkan tentang misi Golkar untuk kembali menjadi peme-

nang dalam Pemilu 2014. Selain memenangi pileg, Golkar memiliki target untuk sukses dalam pemilu presiden (pilpres). Dibutuhkan kerja keras bagi DPP untuk bisa memenangi pilpres. “Masih ada waktu untuk bekerja keras memenangi pileg sekaligus pilpres,” tutur Akbar. Sebagai ketua wantim, Akbar adalah

Baca ical di Hal 7

Cerita di Balik Desain Baju Batik untuk Lady Gaga

Terinspirasi Wayang dan Tokoh 101 Dalmation Desainer baju Lady Gaga untuk konser di Indonesia mengaku sempat bingung menyambungkan kekontroversialan sang penyanyi dengan karakter tradisional batik. Mereka tak terlalu mempermasalahkan batalnya show penyanyi asal Amerika Serikat itu.

Rancangan Gloria Agatha (kiri) murid Lasalle College International Jakarta.

Janesti P. Dhimas Ginanjar, Jakarta BAJU-baju yang dikenakan model saat melenggang di catwalk The Hall, Senayan City, Jakarta, pada 13 April 2012 itu memang tidak biasa. Baju panjang dengan bahan kulit yang di atasnya dihiasi kolase siluet corak batik mega mendung dari

bahan sama tampak kaku sekali ketika dipakai. Begitu juga flared dress with tutu skirt yang dipadukan mantel bulu. Kalau dipakai di Indonesia yang punya suhu rata-rata 33 derajat Celsius, pasti gerahnya minta ampun. Kalau dikenakan untuk sehari-hari pun bakal mengundang perhatian orang di sekitar. Tak salah kalau disebut aneh. Alexander Hamid dan Gloria Agatha adalah dua di antara total 19 desainer asal Lasalle College International Jakarta yang merancang baju-baju “tak lazim” tersebut. Tapi, ketidaklaziman tersebut menjadi wajar begitu tahu untuk siapa baju-baju rancangan para siswa Lasalle Col-

Rancangan Aleksander Hamid (kanan) murid Lasalle College International Jakarta.

dok. Lasalle

dok. Lasalle

Baca cErita di Hal 7


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.