2013
IPMA
Harga Eceran Rp. 4.500,-
Pengaduan dan Langganan 0401-3126515/082193377789
Kendari Pos |Kamis, 19 September 2013
Spanduk dukungan suporter Indonesia saat melawan Malaysia di Stadion Delta Sidoarjo, 18/09/13.
Antar pulang Malaysia
Sidoarjo,KP Langkah besar dilakukan timnas sepakbola Indonesia U19 yang berlaga di pentas piala AFF U-19. Garuda Jaya-julukan Indonesia U19-memastikan tempat di
babak semifinal usai bermain imbang 1-1 dengan seteru abadinya, Malaysia di stadion Delta sidoarjo tadi malam (18/9). Baca MENANG di Hal. 2
Farid Fandi/Jawa Pos
arjo, 18/09/13. aysia di Stadion Delta Sido onesia) saat melawan Mal Selebrasi Ulham Udin (Ind
Isyarat Pecah Partai Ka’bah foto: basyahrun/kp
Sitima, tersangka dana pajak Rp 2,2 miliar dijemput paksa dari kantornya di Konawe oleh penyidik Tipikor Polda Sultra. Melalui Pengacaranya, Sitima melawan penahanannya karena dianggap tidak melalui prosedur hukum yang benar.
Tipikor Polda Dipra Peradilan Kendari, KP Sitima, tersangka korupsi dana setoran pajak PPH dan PPN melawan. Mantan bendahara di BPKAD Konawe itu mengancam pra pradilankan polisi melalui kuasa hukumnya Abd Rahman MH. “Besok (hari ini), kami akan melayangkan pra peradilan di Pengadilan Kendari terhadap prosedur penangkanapan dan penahanan yang tidak sesuai. Tidak pernah ada pemanggilan sebelumnya dan itu menyalahi KUHP,” jelas Abd Rahman, MH. Dikatakan, suami tersangka hingga kemarin belum menjenguk istrinya. Alasannya, karena Sitima belum menandatangani surat perintah penahanannya. Penjeputan paksa tersangka di tempat kerjanya karena perempuan berkaca mata itu tidak h kooperatif dalam memberikan keterangan. Namun, kata Abd Rahman itu tidak bisa dijadikan alasan hukum. “Itu bukan alasan penahanan. Apabila klien saya dipanggil secara patut selama dua kali tidak hadir, baru bisa dilakukan penjeputan paksa. Pemanggilan itu tidak dilakukan oleh penyidik,” jelasnya lagi. Sejak Sitima ditetapkan sebagai tersangka pada Baca LAPOR di Hal. 11
SELEBRITI Fatin Shidqia Lubis
Main Film di Eropa
TAK hanya bernyanyi, Fatin Shidqia Lubis saat ini tengah mencoba merambah ke dunia akting. Gadis berusia 17 tahun jawara ajang pencarian bakat X-Factor itu didapuk untuk bermain film garapan Hanung Bramatyo berjudul “99 Cahaya di Eropa”. Rencananya minggu depan, Fatin akan terbang ke Eropa untuk melakukan beberapa adegan di sana. “Sekarang Fatin Baca ARTIS di Hal. 11
Kendari, KP Wacana Musyawarah Luar Biasa (Muswilub) PPP Sultra belum final. Masih ada DPC menolak dengan berbagai argumen. PPP Konsel misalnya, isu Muswil itu tidak tepat, apalagi Muswilub. Ketua PPP Konsel Ahmar SL menegaskan, kasus hukum yang melilit ketuanya (Buhari Matta) itu bukan karena kasus atas nama ketua DPW PPP, tetapi dalam kapasitasnya sebagai BuBaca MUSWILUB di Hal. 2 foto:dokumentasi/kp
Sekretaris DPW PPP Sultra Amirul Tamim bersama jajarannya menyerahkan berkas pencalegan di KPU Sultra beberapa waktu lalu. Kini, pengurus PPP Sultra berbeda sikap menyikapi wacana Muswil. Ada yang menginginkan, ada pula tidak. Masih solid- kah mereka?
Ahli Tata Kota Versus Ahli Amdal Kendari,KP Mutasi kontroversi yang terjadi pada Kepala Sub Bidang Amdal BLH Sultra, Yusnani belum berakhir. Meski Gubernur Sultra Nur Alam mengaku setiap mutasi pegawai atas sepengatahuan pimpinan, namun tetap masih menyisakan sejumlah tanda tanya. Bukan hanya soal proses mutasi yang diduga tanpa sepengetahuan kepala istansi bersangkutan. Sosok pengganti juga perlu dilihat seperti apa profilnya, sehingga layak menyandang status itu. Moh.Taufan Bachtiar,ST,. MT, nama Kasubdin Amdal BLH Sultra baru. Meski tidak sempat berbincang secara langsung, namun dari profil perjalanan karir maupun status pendidikannya dapat dinilai seberapa relevan dengan tugas barunya itu. Meraih gelar sarjana dengan jurusan teknis industri mungkin belum relevan dengan lingkungan. Namun pada
pendidikan magister, berkaitan dengan perencanaan tata kota dan daerah. Bisa jadi alasan inilah menjadi pertimbangan BKD maupun Bapperjakat menempatkannya pada posisi itu. “Pak Taufan lagi keluar daerah. Kemungkinan selama empat hari. Kalau Anda tanya kami soal pengetahuan beliau (Taufan) soal Amdal. Kami yakin bersangkutan paham soal ini. Meski masih baru keberadaannya di sini, tapi melihat pengalamannya mengelola perencanaan lingkungan saat di Bappeda. Ditambah lagi beberapa sertifikat (ISO) yang dimilikinya, menunjukan kalau memang ia layak berada disini,” ujar salah satu rekan kerjanya yang enggan namanya ditulis saat berbincang Baca MUTASI di Hal. 11
Siapa Taufan Bachtiar Nama Lengkap: Moh.Taufan Bachtiar,ST,.MT Jabatan baru : Kasubdin Amdal BLH Sultra. Pendidikan : - Sarjana (S1) Teknis Industri Universitas Islam Indonesia (UII) Jogjakarta. - Magister (S2) Perencanaan Kota dan Daerah UGM - Golongan penata III C, eselon IV a Prestasi/Jabatan: -Kasubdin Penelitian dan Pengembangan Modal Daerah dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Provinsi Sultra. -Perencanaan Bappeda Sultra | -Badan Pemberdayaan Perempuan Provinsi Sultra -Pemegang ISO 9.000 (Sertifikat peningkatan mutu perusahaan yang begerak bidang lingkungan dan kontruksi)
Siapa Yusnani? Nama Lengkap: Yusnani Yusuf Assidiq Jabatan baru : Bagian Hukum dan Keterangan Kesbangpol Sultra. Penddidikan: - Sarjana (S1) Ilmu Komputer Universitas Gunadarma - Magister (S2) Jurusan Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia (UI) - Golongan IVa (dalam SK mutasi turun IIId), eselon IVa Prestasi :-Pemegang Sertifikat Internasional Environmental Impact Assasmen (spesialis Amdal) dari KOICA (Korean International Coorporation Agency) -Singapore Environmental Institute (SEI) -Capacity Building from Univercity of Australia -Conflict Building from Oslo Univercity -Semua sertifikat itu fokus ke Amdal (lingkungan) -Masuk BLH Sultra sudah 8 tahun (2005-2013)
Geliat India Membangun Infrastruktur Kota-kotanya (2-Habis)
Krisis Ekonomi Tidak Membuat Pengusaha Kendur India tetap menjadi pasar potensial bagi produk Indonesia. Tapi, proyek PLTN (pembangkit listrik tenaga nuklir) mengancam ekspor batu bara Indonesia ke negeri Bollywood tersebut. Berikut catatan wartawan Jawa Pos ANDRIANTO WAHYUDIONO dan DHIMAS GINANJAR dari India. SEBENARNyA saat ini di beberapa kawasan di India sedang musim hujan. Hampir setiap hari hujan turun cukup deras. Kalau sudah seperti itu, genangan air ada di manamana. Daerah yang sudah kumuh jadi tambah kumuh. Kemacetan karena banjir di
jpnn foto
PADAT: Rumah susun di Gowalia Tank, Mumbay yang padat. Kebutuhan listrik di India sangat tinggi menjadikannya sebagai pengimpor batu bara terbesar dari Indonesia.
jalan-jalan juga menjadi pemandangan rutin setiap musim hujan. Tidak jauh berbeda dengan Jakarta atau Surabaya. Namun, siang itu (15/9), Kota Chennai cukup menyengat. Matahari bersinar dengan sempurna. Sudah dua hari Chennai tidak diguyur hujan. Jalanjalan yang semula basah dan banyak genangan kering kerontang siang itu. Bahkan, debu beterbangan di sekitar proyek pembangunan Metro (sebutan MRT, mass tapid transit, di India) Chennai yang diharapkan tahun depan bisa rampung. Dharani, sopir taksi yang membawa Jawa Pos berkeliling Kota Chennai, mengungkapkan, kondisi jalan berdebu bakal lama dihirup warga. Sebab, belum ada kepastian kapan proyek Metro bakal selesai. “Kabarnya tahun depan sudah bisa Baca INDIA di Hal. 11