Kendari pos edisi 12 september 2013

Page 1

2013

IPMA

Harga Eceran Rp. 4.500,-

Pengaduan dan Langganan 0401-3126515/082193377789

Kendari Pos |Kamis, 12 September 2013

Lagi, Jawa Pos

CAPRES

Terbaik

Se-Asia Pasifik Penghargaan Ketiga dalam Dua Tahun Berturut-turut Bangalore,KP Tepuk tangan menghiasi ballroom Hotel Vivanta, Bangalore, India, yang berisi ratusan delegasi media se-Asia Pasifik tadi malam (11/9). Itu terjadi saat Jawa Pos diumumkan sebagai penerima penghargaan sebagai koran dengan desain halaman depan terbaik dalam ajang 12th Asian Media Awards WAN-IFRA 2013 di India. Penghargaan tersebut merupakan yang ketiga diterima koran terbesar di Indonesia dengan jaringan lebih dari 200 penerbitan itu selama dua tahun berturut-turut. Dalam seremoni penghargaan, mantan Presiden WAN-IFRA

Dino Patti Djalal

Dino Disarankan Mundur dari PNS Jakarta,KP Anggota Komisi I DPR Evita Nursanty mempertanyakan keikutsertaan Mantan Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat (AS) Dino Patti Djalal dalam konvensi calon presiden Partai Demokrat. Masalahnya Dino Patti Djalal masih berstatus pegawai negeri sipil (PNS). “Kita buka-bukaan saja, mengenai status Pak Dino Patti Djalal. Beliau kan peserta konvensi calon presiden Partai Demokrat. Sementara beliau sendiri masih PNS dan duta besar,” kata Evita Nursanty, dalam rapat kerja Komisi I DPR yang dihadiri Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, di gedung DPR, Senayan Jakarta, Rabu (11/9). Pertanyaan ini sengaja diutarakan Evita. Alasannya, sebagai abdi negara, PNS harus mundur jika telah berafiliasi dengan partai politik tertentu apalagi sampai terlibat politik praktis. “Kalau memang di perbolehkan, kami dari PDIP nanti tahun depan, ingin tetap mengangkat Pak Baca CALOn di Hal. 2

foto: dokumentasi/JP

Pemimpin Redaksi Jawa Pos, Leak Kustiya empat dari kiri, saat menghadiri ajang 12th Asian Media Awards WAN-IFRA 2013 di India, berpose bersama crew Jawa Pos.

Baca WInneR di Hal. 11

Ribuan Honorer K1 Gagal Kantongi nIP Gara-gara Tak Ada Bukti Transfer Gaji Jakarta,KP Sebanyak 49 ribu honorer kategori satu (K1) jangan gembira dulu. Pasalnya, meski sudah dinyatakan memenuhi kriteria

(MK) oleh tim auditor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan sudah mendapatkan formasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, bukan jaminan lantas bisa mendapatkan Nomor Induk Pegawai (NIP). Terbukti hingga Selasa (10/9) sudah

ribuan honorer K1 yang menerima formasi pada 19 Desember 2012, gagal mendapatkan nomor induk pegawai (NIP). Ini lantaran Badan Kepegawaian Negara (BKN) menolak menerbitkan NIP para honorer K1. “Data BKN per Agustus 2013 ada 1.586 honorer K1 tidak mendapatkan NIP. Jumlah

tersebut hari ini terus bertambah, namun angka pastinya saya belum tahu,” ungkap Kabag Humas BKN Tumpak Hutabarat kepada JPNN, Rabu (11/9). Penolakan BKN ini, lanjutnya, didasarkan pada ketidaktersediaan data Baca CPnS di Hal. 2

dokumentasi/kp

Salah satu rapat akbar yang dipimpin Buhari Matta ketika masih aktif menjadi Ketua Partai PPP Sultra beberapa waktu lalu, yang digelar di salah satu hotel di Kendari. Buhari kini harus menjalani masa hukumannya atas vonis yang diterima.

Muswilub

PPP Digulirkan

Kendari, KP Hukuman 4 tahun, 6 bulan yang dijatuhkan majelis hakim pengadilan Tipikor Kendari terhadap Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (DPW-PPP) Sultra, Buhari Matta berimbas pada konstalasi politik di internal partai tersebut. Kader-kadernya di daerah

SELEBRITI Miley Cyrus

Bugil di Klip Video Dunia pernah mengenal Lady Gaga yang suka tampil nyeleneh. Lampu sorot yang menyinari penyanyi berjuluk Mother Monster itu, tampaknya, tengah bergeser. Yang menjadi sasaran sekarang adalah Miley Cyrus. Penyanyi 20 tahun itu sukses menciptakan kontroversi yang mencuri perhatian penikmat musik internasional melalui tingkahnya yang sedikit nakal. Yang terbaru, tunangan aktor Liam Hams Baca ARTIS di Hal. 11

mulai gelisah mengenai kesolidan menjelang Pemilu 2014 nanti. Mereka kini butuh pemimpin baru yang bisa menakhodai partai itu menghadapi hajatan demokrasi tahun depan, tanpa ada masalah hukum. “Sudah lama partai ini tersandera oleh persoalan hukum Ketua DPW. Sudah saatnya DPP memperhati-

kan masalah ini dan menyiapkan Musyawarah Luar Biasa (Muswilub) PPP,” kata Syarif, Sekertaris DPC PPP Bombana, kemarin. Katanya, mereka butuh pemimpin yang bisa menyelematkan partai ini dan membawanya menang di Pemilu nanti. Tanpa ada pemimpin yang “bebas”, sulit bagi kader untuk mengonsolidasikan diri

menuju kemenangan. “Kami minta DPP secepatnya mengisi kekosongan Ketua DPW dan kemudian menggelar Muswil. Sudah setahun terakhir kami mencoba bersabar dengan kemelut hukum, sembari berharap agar Pak Buhari Matta bisa bebas dari jerat hukum, tapi putusan hakim membuat kami

Pompa Membran Ajaib Karya I Gede Wenten yang Go International

Mampu Olah Air Comberan Jadi Layak Minum Warga korban banjir atau kekeringan kini tidak perlu bingung mencari air bersih. Berkat pompa berteknologi membran karya I Gede Wenten, air comberan pun bisa disulap menjadi air layak konsumsi. “Pompa ajaib” itu mengantarkan penciptanya meraih B.J. Habibie Technology Award 2013. ZALZILATUL HIKMIA, Jakarta BeLASAn pipa jumbo berjejer rapi di ruangan 40 x 50 meter persegi. Pipa-pipa satu meteran itu sudah dikemas dalam plastik. Sejumlah pipa lebih kecil, setinggi setengah meteran, juga disimpan di ruang workshop di kompleks rumah I Gede Wenten, kawasan Cimahi, Kabu-

paten Bandung, Jawa Barat, itu. Pipa-pipa tersebut merupakan bentuk mini instalasi pompa air milik PDAM (perusahaan daerah air minum). Dengan pipa berdiameter 6 inci, pompa portabel (bisa dibawa ke mana-mana) tersebut bisa dimanfaatkan untuk mengolah air mentah menjadi air siap minum. Bahkan, air comberan bisa disulap menjadi air layak minum sesuai dengan standar Kementerian Kesehatan. Air yang dihasilkan pompa-pompa ajaib itu mempunyai tingkat kekeruhan di bawah 5 NTU (nephelometric turbidity unit), memiliki Ph netral, bebas virus dan bakteri, serta steril dari zat kimia berbahaya. Baca JUARA di Hal. 11

KARYA BESAR: I Gede Wenten dengan pompa air berteknologi membran karyanya. Gede wenten for JAWA POS

semua berkesimpulan harus ada langkah strategis untuk menyelamatkan partai ini ke depan. Muswil sudah menjadi hal yang niscaya,” timpal Eric Lawid, Wakil Ketua DPC Kota Kendari. Katanya, ada banyak agenda partai Baca MUSWIL di Hal. 11


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.