CALL CENTER Redaksi : 0401-3126515 Email: bumianoa@gmail.com Langganan Koran : 0813 4151 2090 Email : sirkulasi_kp@yahoo.com Iklan : 0853 3553 1111 Email: kendariposiklan@yahoo.com Fax : 0401-3123771
Senin, 16 Juli 2012
Harga Eceran Rp. 3.500,-
La Ode Ida Tetap Berharap di Golkar
Suwarjono/KP
Aburizal Bakrie bersama Ridwan BAE dalam suatu acara Partai.
Nurdin Halid:
Cagub Golkar (Pasti) Ridwan Kendari, KP Keputusan DPP Partai Golkar yang menetapkan Ridwan BAE sebagai Cagub Sultra periode 2013-2018 dari Partai Golkar sudah hampir final. Itu sudah ditetapkan dalam pleno DPP Golkar yang digelar Jumat (12/7) lalu yang dipimpin Wakil Ketua Umum DPP Golkar, Fadel Muhammad dan Korwil Pemenangan Pemilu Golkar, Nurdin Halid. Pengesahannya kini menunggu kepulangan
Aburizal Bakrie, Ketum DPP Golkar dari AS. “Sedang diproses (pengesahannya), DPD II se Sultra memang mengusulkan Pak Ridwan, kini kami menunggu Ketum pulang dari Amerika,” kata Waketum DPP Golkar, Fadel Muhammad, menjawab pesan singkat Kendari Pos yang dikirimkan, siang kemarin. Penetapan Cagub Golkar, tegas Fadel, belum dilakukan karena masih menunggu kepulang Ical-- sapaan akrab Aburizal Bak-
rie dari Amerika. Ia akui sudah melakukan pertemuan dengan pengurus-pengurus Golkar kabupaten se Sultra termasuk meminta pertimbangan pada Ketua Golkar Kabupaten/Kota. Dalam forum ini, nama Nur Alam (Cagub Sultra Incumbent) sempat dibahas termasuk kemungkinan Ridwan BAE dipasang di posisi Wakil Guberur. “Kesimpulannya, untuk menduetkan dengan Nur Alam sulit sekali karena DPD II dan kader,”
KPK Cabang Daerah Masih Sulit Terealisasi
SELEBRITI
Gebet Cucu Ibnu Sutowo MiSteRi cinta Luna Maya dan Ariel ‘Peterpan’ makin seru saja. Keduanya dikabarkan positif putus dan satu sama lain sudah ‘bergerilya’ cari pacar baru. Ketimbang Ariel, Luna nampaknya lebih aktif bergerak. Luna dikabarkan gebet Juno Adhi Sutowo, cucu Ibnu Sutowo, salah satu pengusaha terkaya di Indonesia. Ini dibuktikan salah satunya dengan beredarnya di internet foto Luna bersama keluarga Juno. Kabar Luna gebet Juno direaksi negatif para followernya di twitter. “Sebentar lagi image lo akan rusak di mata orang-orang, dan karier lo akan segera tamat, hahaha. Stop nebeng ngetop lagi sama idola gue”, kicau account @fibby_permata. Dalam sebuah wawancara dengan infotainment, Luna merahasiakan identitas pacar terbarunya. Katanya, dia baru kenal si Mr X satu bulan dan masih dalam penjajakan.(any)
jakarta, KP Semester pertama 2012 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diwarnai dengan penangkapan pelaku korupsi dan suap yang berasal dari daerah. Sebut saja Bupati Buol Amran Batalipu, Suap Pon Riau, dan terbaru penangkapan AS, Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Bogor. Bukti bahwa pelaku tidak lagi didominasi oleh orang-orang pusat saja. Meski demikian, Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas mengaku rencana pembuatan KPK cabang daerah ternyata masih sulit. Padahal, fakta membuktikan kalau pelaku di daerah sudah makin banyak dan mengkhawatirkan. “Sudah kami sampaikan ke pimpinan DPR, tapi ditolak mentahmentah,” ujarnya. Lebih lanjut dia menjelaskan, alasan penolakan sebenarnya klise. Lagilagi, masalah anggaran yang dianggap termasuk upaya pemborosan. Entah
kenapa, DPR suka membenturkan KPK dengan anggaran sama seperti permintaan untuk pembuatan gedung baru yang hingga kini masih digantung parlemen. Memang, jumlah pegawai KPK yang hanya 700 orang dinilai masih sangat terbatas kalau dibandingkan dengan luasnya wilayah Indonesia. Perkembangan juga menunjukkan kalau koruptor dan tukang suap di daerah makin berani. Sehingga, mau tak mau institusi pimpinan Abraham Samad itu harus keluar Ibu Kota untuk melakukan penangkapan. “DPR bilang untuk menyerahkan kasus-kasus di daerah ke Polisi dan Jaksa saja,” imbuhnya. Sebenarnya, dia berharap bisa menyampaikan banyak argumen kepada parlemen. Namun, itu tidak bisa karena dewan bersikukuh kalau tugas di daerah diserahkan pada in-
Baca kPk di Hal 7
tidak mau. Ketua-ketua Golkar kabupaten/kota di Sultra, lanjutnya, atas nama kesolidan menginginkan figur internal yakni Ridwan. “Demi kesolidan itulah yang kini jadi kadian DPP untuk dilaporkan ke Ketum (Ketua Umum Golkar) kalau nanti pulang,” jelas Fadel. Soal hasil survey, Fadel juga menjelaskan bahwa DPP tetap mengakomodir Ali Mazi dan La Ode Ida. Tetapi, katanya, hasil survey
Baca golkAR di Hal 7 ketiganya tidak terlalu lebar perbedaannya dan masih dalam konteks selisih margin error, jadi DPP agar kader yang jadi prioritas. “Kesimpulannya, kecenderungan DPP memang ke Ridwan, selain demi menjaga kesolidan partai, juga dari sisi elektabilitas tidak terlalu jauh bedanya dengan AM (Ali Mazi) dan Ida. Tapi semua nanti terpulang pada
Baca cAgub di Hal 7
Bawa Pistol Ilegal
Karyawan Tambang Ditangkap andoolo, KP Seorang karyawan perusahaan tambang di Desa Koeno, Kecamatan Palangga Selatan, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) ditangkap. Karyawan itu diidentifikasi bernama Ocki Oktavianus Slamet. Ia ditangkap akibat membawa pistol secara gelap alias tanpa dokumen. Ocki ditangkap akhir pekan lalu dalam sebuah patroli yang dipimpin langsung Kasat Sabhara Polres Konsel AKP Basiruddin. Senpi laras pendek ini jenis revolver kaliber 38 dan enam butir peluru aktif turut diamankan. Setelah dilakukan interogasi, suratsurat kepemilikannya dari Perbakin sudah tidak berlaku, sehingga Polisi menyimpulkan bahwa kepemilikan Senpi tersebut illegal. “Senjata bersama pemiliknya ditahan di Mapolres Konsel untuk penyidikan lebih lanjut. Penahanan tersebut berdasarkan UU Darurat NO.12 Tahun 1951 Pasal 1 LN NO 78 Tahun,” ujar Kapolres Konsel AKBP Anjar Wicaksana didampingi Kasat Sabhara
Basiruddin, akhir pekan lalu di Mapolres Konsel. Menurut Anjar Wicaksana, pemilik senpi jenis pistol yang beralamat di Taman Aries Blok F.11/14 RT.09/06 Kel . Meruya Utara Kec. Kembangan, Jakarta Barat tersebut terancam hukuman 20 tahun penjara sesuai UU darurat tahun 1951 tentang kepemilikan senjata ilegal. “Dia (Ocki Oktavianus Slamet-red) ditangkap saat Kasat Sabhara melakukan patroli di wilayah tambang di Kecamatan Palangga Selatan, tepatnya di Desa Koeno. Saat patroli, polisi melihat ada pistol di pinggang,” katanya. Saat diinterogasi itulah, senjata yang dibawa tersebut surat-suratnya dari Perbakin sudah berakhir sejak 18 Januari 2011. “Ocki yang keberadaannya di Palangga Selatan sebagai pemasuk kendaraan untuk pertambangan di Palangga Selatan itu kami tahan bersama barang buktinya di Mapolres Konsel,” tandasnya. (era/ong)
Dari Peringatan Hari Koperasi ke-65 Palangkaraya
Wapres: Pak Gubernur Selamat Yah, Kita Langganan Hari koperasi di Indonesia diperingati setiap tanggal 12 Juli. HUT Koperasi ke-65 tahun ini, perayaannya dipusatkan di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Peringatan tahun ini memiliki nilai khusus bagi geliat koperasi di Sultra, khususnya Gubernur Nur Alam yang mendapat penghargaan Satyalancana Pembangunan atas jasanya dalam pembangunan koperasi di daerah ini. Sawaluddin Lakawa, Palangkaraya
Luna Maya
Kendari, KP Salah satu kandidat Cagub Sultra yang digadanggadang masuk via pintu Golkar, La Ode Ida ternyata masih memegang teguh Deklarasi Grand Awani. Deklarasi yang disaksikan Ketua Umum Golkar, Aburizal Bakrie itu, salah satu keputusannya adalah, siapa yang tertinggi elektabilitasnya dalam survey, dialah yang akan jadi cagub Golkar. “Mengenai perkembangan di Golkar, saya belum tahu yang pasti di Golkar seperti apa, tetapi 27 Juli 2011, Golkar telah deklarasi (Deklarasi Grand Awani,red) berdasarkan hasil survey dan belum dibatalkan, sehingga kalau tidak konsisten dengan kesepakatan itu maka Golkar jangan didengar lagi karena membohongi rakyat, Karena itu Golkardiharapkantetapkonsistendengan kesepakatan awal,” tegas La Ode Ida.
Wajah Wakil Presiden (Wapres) Boediono terlihat cerah, senyum khasnya mengembang sesaat setelah menye-
Sawaluddin Lakawa/KP
Gubernur Nur Alam disambut oleh panitia HUT Koperasi ke-65 di Bandara Tjilik Riwut, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kamis (12/7).
matkan tanda penghargaan Satyalencana Pembangunan di dada Gubenur Sultra, Nur Alam. Bersamaan dengan itu, terlihat bercakap satu dua kata kepada penerima penghargaan. Nadanya pelan, sehingga hanya beberapa orang di sekitar penerima penghargaan yang mendengar. “Pak gubernur selamat, kita langganan ya,” kata Wapres Boediono, seraya menyalami Nur Alam. Setelah itu, Wapres kemudian berlalu untuk memasangkan penghargaan serupa kepada Gubernur Sumatra Barat, dan penghargaan lainnya kepada sekitar 30-an bupati, walikota, akademisi dan komponen lainnya yang dianggap berjasa dalam pengembangan koperasi di tanah air.
Gubenur Nur Alam adalah satu dari tiga gubenur---bukan empat seperti berita sebelumnya yakni, Sultra, Jawa Barat dan Sumatra Barat yang mendapat penghargaan Satyalancana Pembangunan. Posisi penghargaan ini, menurut Kadis Koperasi Sultra, Ir H Abdul Madjid MBA MM, nilainya lebih tinggi dari penghargaan Satyalancana Pembangunan. Bukan saja seleksinya yang dilakukan secara ketat oleh Sekretarian Militer (Sekmil) Presiden, tetapi para penerimanya juga harus claer and clean dari berbagai kasus hukum, baik pidana, perdata, Narkoba ataupun pelanggaran lainnya. “Penerimanya
Baca WAPRES di Hal 7