Kendari Pos Edisi 27 Juni 2012

Page 1

CALL CENTER Redaksi : 0401-3126515 Email: bumianoa@gmail.com Langganan Koran : 0813 4151 2090 Email : sirkulasi_kp@yahoo.com Iklan : 0853 3553 1111 Email: kendariposiklan@yahoo.com Fax : 0401-3123771

Rabu, 27 Juni 2012

Harga Eceran Rp. 3.500,-

Curhatan Wa Ode Ditolak Penulis Buku Lapindo Masih Hilang Jakarta, KP Penulis buku berjudul Lumpur Lapindo File: Konspirasi SBY-Bakrie, Ali Azhar Akbar, dilaporkan telah menghilang. Kabar itu terungkap setelah dia tidak hadir sebagai pembicara dalam acara bedah buku tersebut di Institut Teknologi Bandung (Jumat, 22/6) lalu. Hingga, kemarin, salah satu penggugat uji materi pasal pencantuman uang negara untuk korban lumpur Lapindo dalam UU APBNP 2012 itu belum juga ditemukan. Baik keluarga maupun kolega masih kehilangan kontak. “Kami belum bisa menghubungi Ali dan keluarganya,” kata anggota kuasa hukum Ali, M. Taufik Budiman, kepada wartawan dalam konferensi pers kemarin. Namun, Taufik masih menyimpulkan bahwa Ali cuma kehilangan kontak, bukan hilang dalam arti sebenarnya.

Jakarta, KP Sidang terdakwa kasus suap Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah (DPPID) dan pencucian uang Wa Ode Nurhayati kembali digelar di Pengadilan Tipikor. Kali ini giliran jaksa penuntut umum (JPU) menanggapi nota keberatan yang diajukan Wa Ode bersama kuasa hukumnya. JPU pun meminta agar majelis hakim mengabaikan seluruh eksepsi Wa Ode lantaran menurut penuntut yang dikoordinatori Kadek Wiradana itu hampir semua pembelaan

Wa Ode harus dibuktikan di persidangan. “ Eksepsi keberatan terdakwa yang setebal dua halaman, sebagaian besar adalah curahan hati terdakwa. di mana itu masih perlu dibuktikan dalam persidangan,” kata Kadek saat membacakan eksepsinya. Secara bergantian Kadek cs membaca secara bergantian membacakan tanggapan mereka secara poin perpoin. JPU menanggapi hal-hal yang

Baca won di Hal 7

NIP Honorer K1 Mulai Digarap Jakarta, KP Kabar baik bagi para tenaga honorer yang sudah tak sabar diangkat jadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Dalam rapat kerja dengan Komisi II DPR, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Azwar Abubakar menyebutkan, berkas untuk pembuatan Nomor Induk Pegawai (NIP) honorer kategori satu (K1) mulai diproses secara

Baca lapindo di Hal 7

bertahap. “Tapi yang mulai diproses itu hanya untuk data honorer K1 yang sudah clear ya. Artinya tidak ada masalah dan hasilnya sudah final, baik dari penilaian Badan Kepegawaian Negara (BKN) maupun Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan (BPKP),” terang Azwar, kemarin. Dijelaskan, awalnya usulan

Baca HonorEr di Hal 7

Hari Ini, KPK Garap Anas INDRA HARDI/RM

Tersangka kasus dugaan suap pengalokasian dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah (PPID) Wa Ode Nurhayati saat mengikuti sidang lanjutan di pengadilan tipikor, Jakarta, Selasa (26/06). Sidang lanjutan ini mengagendakan tanggapan jaksa penuntut umum atas eksepsi yang dilakukan tersangka.

PON RIAU

Sultra di Grup A SELEBRITI

Sudah Dicerai SOPHIA Latjuba (Sophie) akhirnya membenarkan isu perceraiannya dengan Michael Villareal. Bergaya santai tapi tetap serius, model papan atas ini seolah tak terganggu fakta rumah tangganya telah kandas. “Iya benar, saya dan Michael sudah resmi berpisah,” ucap Sophie saat ditemui, Senin lalu. Sayang, mantan istri musisi Indra Lesmana ini tak ingin memaparkan lebih jauh soal prahara yang menimpa rumah tangganya bersama Villareal. Terlebih, saat ditanya soal gosip perselingkuhannya dengan Simon Wojcik, Sophie lebih memilih untuk berkomentar masalah anakanaknya. “Saya sudah pisah dan sekarang anak-anak saya masih di LA. Sudah ya, saya nggak bisa

Sophia Latjuba

Pekanbaru, KP Tim sepakbola Sultra yang akan berlaga di PON ke-18 Riau berada di grup A bersama Papua, Jambi dan NTB. Grup ini dianggap menguntungkan Sultra karena hanya Papua yang diunggulkan. Pencabutn undian dilakukan official Tim, Dr Arsalim mewakili Drs H Imran Msi sebagai manajer. Melihat hasil undian itu, ketua Pengprov PSSI Sultra, Sabaruddin Labamba, langsung pasang target runner up grup. Sedangkan Arsalim menytakan tim yang sudah disiapkan sejak 6 bulan silam siap meraih prestasi terbaik. “Insya Allah tim kita bisa berbuat banyak di PON nanti,” kata Arsalim. Wartawan Kendari Pos, Hasanuddin dari Pekanbaru tadi malam melaporkan, suasana undian grup berlangsung sekitar 1 jam. Sultra sendiri akan memulai pertandingan pada tanggal 6 September 2012 melawan Jambi di Rengat.(han)

Hasanuddin/kP

Offisial Tim Sultra, DR Arsalim memperlihatkan nomor undian dalam pembagian grup cabang Sepakbola di PON ke 18 Riau.

Jakarta, KP Hari ini, Rabu (27/6), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal meminta keterangan dari Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum terkait penyelidikan proyek sport center Hambalang. “Anas dijadwalkan akan dimintai keterangan besok,” ungkap Johan Budi melalui pesan singkatnya, kemarin. Dia menyebutkan bahwa keterangan Anas Urbaningrum diperlukan untuk dimintai keterangan oleh KPK terkait penyelidikan proyek sport center Hambalang, yang menelan biaya hingga Rp1,1 triliun dan kemudian membengkak jadi Rp2,5 triliun. Seperti diketahui, dalam penyelidikan Hambalang KPK sudah meminta keterangan kepada 70 orang lebih yang dianggap tahu soal proyek terse-

but. “Sampai hari ini mungkin sudah 70 pihak yang diminta keterangan. Hal ini menunjukkan bahwa KPK serius,” kata Johan. Penyelidikan yang dilakukan KPK di Hambalang untuk mengetahui apakah dalam proses tersebut ada penyalahgunaan kewenangan atau tidak. Kemudian, apakah prosesnya sudah sesuai dengan yang telah dianggarkan. “Apakah ada mark up atau mark down,” ujar Johan Budi. Selanjutnya, apakah dalam proses pembangunan itu memang ada dugaan suap atau aliran dana.(Fat)

Andatu, Anak Badak Sumatera yang Lahir setelah 124 Tahun Penangkaran

Ayah dari Amerika, si Ibu Keguguran Dua Kali Taman Nasional Way Kambas (TNWK) di Kabupaten Lampung Timur berhasil mencatat sejarah. Itu menyusul kelahiran badak sumatera jantan Sabtu lalu (23/6) di pusat penangkaran badak yang dikelola Suaka Rhino Sumatera (SRS) TNWK. SEKARING RATRIDWI PRIHANTONO, Lampung KEBERHASILAN TNWK mengembangbiakkan badak sumatera patut menjadi catatan sejarah. Sebab, kelahiran badak di luar habitatnya tersebut baru kali pertama berhasil dilakukan di wilayah Asia selama

kemenhut for Jawa Pos

Ibu Badak Ratu, 12 tahun bersama anaknya, Andatu yang baru lahir di Taman Nasional Way Kambas pada Sabtu, 23 Juni lalu.

124 tahun terakhir. Selain itu, kelahiran badak jantan dari induk bernama Ratu dan pejantan bernama Andalas tersebut bertepatan dengan dicanangkannya tahun 2012 sebagai tahun badak. Anak badak yang baru berumur tiga hari tersebut kemarin dinamai Andatu yang merupakan gabungan dari nama Andalas dan Ratu. Anak badak itu diberi nama Andatu oleh Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan saat memberikan keterangan pers di Ruang Utama Manggala Wanabakti, Kemenhut, kemarin. Sebelum nama tersebut ditetapkan, ada tiga pilihan

nama yang diusulkan. Pertama, Abadi. Nama itu dipilih karena kelahirannya sudah ditunggu sejak lama. Kedua, Arjuna yang berarti anak dari Andalas dan Ratu yang lahir pada Juni 2012. Baru yang ketiga, Andatu. “Saya pilih nama Andatu yang merupakan buah kasih sayang Andalas dan Ratu serta anugerah dari Tuhan Yang Mahakuasa,” kata Zulkifli. Zulkifli menyebutkan, kelahiran badak sumatera itu menandai keberhasilan dalam konservasi badak sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap upaya

Baca andatu di Hal 7

Online Newspaper | Created by Taya


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.