CALL CENTER Redaksi : 0401-3126515 Email: bumianoa@gmail.com Langganan Koran : 0813 4151 2090 Email : sirkulasi_kp@yahoo.com Iklan : 0853 3553 1111 Email: kendariposiklan@yahoo.com Fax : 0401-3123771
Kamis, 28 Juni 2012
Harga Eceran Rp. 3.500,-
Muhammadiyah Puasa Mulai 20 Juli Jakarta,Kp Pimpinan Pusat Muhammadiyah tampaknya telah menyepakati permulaan puasa yang dimulai tanggal 20 Juli. Bahkan, Muhammadiyah menyatakan tidak akan mengikuti sidang isbat, yang merupakan pertemuan sejumlah organisasi keagamaan dalam menentukan awal bulan Puasa atau Hari Raya Idul Fitri. “Kita sudah memutuskan, Insya Allah 20 Juli hari pertama puasa dan 19 Juli mulai shalat tarawih. Tapi kami tidak ikut sidang isbat,”ujar Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin saat ditemui di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), kemarin (27/6). Menurut Din, sidang isbat hanya mengutamakan pandangan pemerintah. Dia menilai sidang isbat kerap berjalan tidak objektif. Selain itu, dalam sidang isbat tidak terdapat upaya musyawarah yang melibatkan banyak pihak. “Pada pikiran Muhammadiyah, itu (sidang isbat) tidak perlu. Karena itu hanya pikiran subjektif pemerintah dan biasanya tidak ada musyawarah dan tidak ada diskusi,”jelas Din. Dalam sidang isbat, lanjut Din, pemerintah tidak pernah menampung perbedaan pendapat dari masyarakat, khususnya umat Islam. Karena itu, Muhammadiyah telah menolak mengikuti sidang isbat
pKS Coret Ali Mazi Bariun: Kami Tak Mendaftar,Kok Kendari,Kp Ali Mazi yang dikabarkan akan menggunakan PKS sebagai kendaraan politiknya di Pilgub, ternyata batal. Entah apa yang terjadi, namun mantan gubernur Sultra itu tidak masuk dalam skoring DPP. Menurut salah satu simpatisan Ali
Mazi, Bariun, masih banyak partai yang akan digunakan selain PKS. “Yang Jelas kami tak mendaftar di PKS. Kalau pun awalnya mereka memasukan, ya itu hak mereka,”tukas mantan anggota DPRD Sultra ini semalam. Tidak masuknya nama Ali Mazi dalam daftar balon yang diusung ke DPP diungkapkan Kabid Pemenangan Pilkada dan Pemilu PKS Sultra, Achmad Sunarko.
“Masih banyak partai yang akan digunakan selain PKS. Kami tak mendaftar di PKS. Kalau pun awalnya mereka memasukan, ya itu hak mereka,” Bariun SH, Simpatisan Ali Mazi
Baca PKS di Hal 7
Kejati Tangkap Bendahara Umum Konut Diduga Korupsi Dana Air Bersih Rp 2,5 M Kendari, Kp Masih hangat di benak kita, juru bayar Setda Konawe Yuniartin dijebloskan ke tahanan karena dugaan korupsi, giliran mantan Kuasa Bendahara Umum Daerah Konawe Utara (Konut), Muh. Akbar, SE., M.Si yang masuk ke jeruji besi. Muh Akbar dijebloskan ke jeruji besi, kemarin malam, sekitar pukul 21.00 Wita. Penangkapan itu terkait dugaan penyalagunaan dana bantuan air bersih tahun 2009. Kerugian negara mencapai Rp 2,5 miliar. Muh Akbar ditangkap di rumahnya di BTN Perumahan PNS Watubangga, Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari sekitar pukul 19.00 Wita oleh tim dari Kejaksanaan Tinggi (Kejati) Sultra dan Kejari Kendari.
Baca PuaSa di Hal 8
Arifuddin/KP
Baca Konut di Hal 7
Arundono/JPNN
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum akhirnya keluar dari kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah diperiksa selama kurang lebih 8 jam, Jakarta, rabu (27/6). Anas diperiksa terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek pembangunan fasilitas olahraga di Hambalang, Jawa Barat. Pemeriksaan ini merupakan pemeriksaan yang pertama kali sebagai saksi dalam kasus tersebut.
SELEBRITI
Terlalu Seksi KEHADIRAN WAGs di stadion tidak sekadar memberikan dukungan kepada suami atau pacar masingmasing yang tengah bertanding layaknya penonton lain. Tapi, mereka juga memanjakan mata para penonton laki-laki. Salah satunya adalah Lena Gercke. Gercke nyaris tidak pernah absen dalam setiap laga Jerman mengingat statusnya sebagai kekasih gelandang bertahan Sami Khedira. Tapi, kehadiran Gercke terkadang mengalihkan perhatian penonton karena dandanan model 24 tahun tersebut yang superseksi. Selama menonton laga-laga Euro, Gercke juga ditemani saudara Khedira, Rani, yang juga masih bawah 17 tahun. Begitu pula orang tua Khedira, sang ayah yang asal Tunisia dan ibu asal Jerman. Keberadaan orang tua Khedira pun seolah menepis rumor apabila mereka memiliki hubungan kurang harmonis dengan Gercke. Selengkapnya di Halaman EuRo
Anas Dicecar KPK Soal Jeroan Demokrat Jakarta,Kp Anas Urbaningrum kemarin menghadiri poemeriksaannya di KPK. Ketum Partai Demokrat itu diperiksa selama 7 jam lebih terkait proyek sport center Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Dia mengaku ditanya penyelidik soal struktur kepartaian di Demokrat.
“Pemeriksaan agak lama, karena yang ditanya soal struktur kepartaian di Demokrat,” ujar Anas yang melayani pertanyaan wartawan sembari duduk di tangga gedung KPK, sekitar pukul 17.35 Wib, Rabu (27/6). Struktur kepartaian itu menurut Anas meliputi
Baca anaS di Hal 7
Mantan bendahara umum di Konawe Utara, Akbar SE saat dimasukan ke bui Kejari Kendari, kemarin malam. Dia terlihat mendar-mandir di balik terali besi.
Dua Korban Tewas Ditemukan Kendari,Kp Akhirnya tim penyelam Basarnas dan TNI AL Kendari, berhasil menemukan dua korban bernama Sugiono (41) dan Supardi (62) warga Jawa Timur. Korban ditemukan sudah tidak bernyawa. Korban juga sudah dikenali karena sebagian tubuhnya membengkak. Sedangkan empat lainnya
Baca dua di Hal 7
Yuniartin, Tersangka SPPD Fiktif yang Kebanjiran Tamu
Ingin Terkenal seperti Angelina Sondak Kalimat kesal itu terlontar dari bibir Yuniartin ketika bosan melindungi wajahnya dari jepretan wartawan koran ini, sembari mengambil pose bak artis yang dijepret fotografer. Punggung dibuat tegak. Tatapan tajam ke kamera, sedikit sinis. Hasruddin Laumara, Unaaha SEpERtINyA Angelina Sondak mengihlami Yuniartin untuk berbuat “nakal” di Setda Konawe. Karenanya, dia pun harus inap di gotel prodeo. Setiap dijempret kamera wartawan, dia pun tak sungkan memasang eksen layaknya
Yuniarti berhadapan dengan penyidik saat menjalani pemeriksaan. Dia sengaja membelakangi sejumlah wartawan yang membidiknya.
selebritis. Ia pun menyebut-nyebut biar tenar seperti Angei-sapaan Angielina Sondak. Ulah Yuniartin itu dipertontonkan saat di ruang Kasipidsus Kejari Unaaha, kemarin. Paham bahwa wartawan membidiknya dari balik jendela kaca dan berbagai sudut, Yuniartin sedikit bersolek, lalu memalingkan kepalanya kearah lain dan membelakangi jendela. Plh. Kejari Unaaha Mahatma Sentanu SH MH membuktikan ucapannya bahwa akan mengejar aset Yuniartin, tersangka kasus dugaan korupsi SPPD fiktif 2009. Kemarin, Pidsus Kejari Unaaha kembali memeriksa Yuniartin. Agendanya, untuk menginput informasi dari
Baca yuniartin di Hal 7 lAUMArA/KP
Online Newspaper | Created by Taya