CALL CENTER Redaksi : 0401-3126515 Email: bumianoa@gmail.com Langganan Koran : 0813 4151 2090 Email : sirkulasi_kp@yahoo.com Iklan : 0853 3553 1111 Email: kendariposiklan@yahoo.com Fax : 0401-3123771
Selasa, 5 Juni 2012
Harga Eceran Rp. 3.500,-
2 Mantan Kadis PU Muna di Ambang Sel kendari, kP Delapan dari 12 tersangka dugaan korupsi proyek penimbunan laut Lagasa, Muna sudah lebih dahulu ditahan. Tahapan penahanan kedelapan orang ini dilakukan dalam dua gelombang. Gelombang pertama sebanyak lima orang, dan gelombang pertama se-
banyak tiga orang. Empat orang tersangka yang belum ditahan dalam kasus dugaan korupsi proyek penimbunan laut Lagasa, dua diantaranya adalah mantan Kepala Dinas Kimpraswil (PU) Muna, yakni La Ode Muuri dan Hasilwin Maani. Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Moh
Fahrurrozi menjelaskan, Polda Sultra terus melengkapi berkas perkara dugaan korupsi para proyek penimbunan laut Lagasa. Delapan orang kini telah mendekam di jeruji besi dan empat orang lagi masih dibutuhkan pemeriksaan tambahan. Sedangkan dari hasil audit BPKP Sultra, total kerugian Rp
10 milyar lebih. AKBP Fahrurrozi mengatakan, sampai saat ini pihak penyidik telah menyelesaikan delapan berkas perkara kasus Lagasa. Tinggal empat orang lagi maka kasus ini sudah dinyatakan sempurna. “Kalau sudah selesai maka kami akan langsung berkoordinasi
Dahlan Iskan Soal Kemungkinan Petinggi BUMN Terlibat Korupsi
Belum Siap Nikah MiNggu lalu, Yuni Shara berulang tahun ke-40. Dia mengadakan acara di Singapore Restaurant, Jakarta. Dihadiri oleh Krisdayanti (KD) dan Raffi Ahmad. “Hari ini saya berulang tahun yang ke-40, angka yang saya lihat dulu aduh, ternyata saya masukin juga. Mudahmudahan di angka 40 saya bisa menjalani, punya harapan dan spirit baru untuk segala hal, pekerjaan dan hidup,” tutur Yuni. Tua, bagi wanita kebanyakan merupakan satu hal yang menakutkan. Tapi tidak demikian buat Yuni. Pacar Raffi itu tidak malu mengakui usianya kini sudah memasuki kepala empat. “Nggak takut, yang ditakutin tetap Tuhan. Umur 40 itu sudah sepatu, separuh tua. Banyak perempuan yang nggak suka dibilang 40 tahun, tapi saya dengan senang hati bilang usia saya 40,” cetusnya. Lantas kapan menikah? Yuni menjawab tak tahu. Ia
Baca nikaH di Hal 7
Baca lagasa di Hal 7
Oktober, Sultra Punya 6 Bupati Baru
“Tangkap Saja”
Selebriti
dengan pihak kejaksaan dan dimungkinkan bulan ini kasusnya sudah berstatus P21,” katanya, kemarin. Diperoleh informasi, dua mantan Kadis PU Muna ini benar-benar diambang sel meng-
Jakarta, kP Wakil Ketua Komisi II DPR RI Ganjar Pranowo menegaskan bahwa paling telat Oktober, 19 daerah baru akan dimekarkan. Dari 19 daerah itu, 6 di antaranya berada di Sultra yakni, Muna Barat, Kota Raha, Konawe Kepulauan (Wawonii), Kolaka Timur, Buton Tengah dan Buton Selatan. Menurut Ganjar seluruh calon calon kabupaten baru tersebut telah menjalani p ro s e s verifikasi sesuai ketentuan dari pemerintah, dan layak dimekarkan. “Angka 19 ini bukan angka tiba-tiba. Syarat yang dari komisi II justru dibuat oleh Mendagri. Kelengkapannya sudah memenuhi semua,” tegasnya. Dengan begitu, khusus untuk Sultra, praktis pada Oktober nanti akan memiliki lima penjabat (Pj) Bupati dan satu Pj Walikota. Mereka adalah Pj Bupati Muna Barat, Pj Walikota Raha, Pj Bupati Konawe Kepulauan, Pj Bupati Kolaka Timur, Pj Bupati Buton Tengah dan Pj Bupati Buton Selatan dan semua itu tergantung gubernur.
Jakarta, kP Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan membuka pintu bagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurut Dahlan, pegawai maupun petinggi BUMN yang terlibat korupsi harus diproses hukum. “Tangkap saja, itu harus ditangkap,” kata Dahlan di KPK, Senin (4/6), menjawab pertanyaan wartawan soal dugaan banyaknya pegawai BUMN yang terlibat korupsi. Sebagaimana diketahui belakangan ini banyak kasus korupsi yang melibatkan perusahaan BUMN seperti proyek Hambalang, PON Riau dan kasus-kasus lainnya. Kasus-kasus itu kini tengah didalami KPK.
Baca tangkap di Hal 8 Dahlan Iskan tiba-tiba duduk dengan wartawan foto sebelum acara diskusi anatomi korupsi di BUMN. Diskusi itu merupakan acara bulanan yang diselenggarakan oleh Humas KPK dengan pesertanya adalah wartawan, 4 Juni 2012. RAKA DENNY/JAWAPOS
Baca oktobEr di Hal 7
Menelusuri Tempat Wisata Wakatobi
Menemukan Surgaisme pada Setitik Panorama Bawah Laut Segerombol ikan-ikan beraneka ragam bentuk dan warna “berlari-lari” naik turun mengitari sebuah terumbu karang. Di antara ikan-ikan itu ada yang segera masuk lubang batu karang, di bagian lain dari karang berbeda, keluar seekor ular laut berwarna hitam putih bak zebra dengan panjang kurang lebih 25 cm. Di sisi terumbu karang lainnya lagi tampak helaian menyerupai kain bludru warna merah bata melambai-lambai karena didorong arus laut yang tidak begitu dalam. Semua itu bisa disaksikan dengan terang benderang, ketika Anda melakukan selam dangkal (skin diving) atau snorkeling di perairan Pantai Cemara, Pulau Wangiwangi, Wakatobi.
Laporan: M Djufri Rachim
DJUFRI RACHIM/KP
Pantai Cemara dari udara, salah satu tempat snorkling yang indah
SEMAkiN lama waktu melakukan snorkeling (selam dangkal) tentu akan semakin banyak pula menyaksikan bentuk dan warna-warni batu karang berikut biota penghuninya. Dan sepanjang itulah Anda akan terbius oleh keindahan alam bawah laut Taman Nasional Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Nama Wakatobi diambil dari empat pulau utama, yaitu Wangiwangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko. Wangiwangi adalah ibukota kabupaten itu. Saya sendiri baru kali ini, Sabtu (2/6/2012), mencoba snorkeling. Saya berani melakukannya karena tidak sendirian se-
bagai pemula, melainkan ada kawan-kawan relasi Kendari Pos dari Jakarta dan Surabaya. Hanya sekitar dua jam kami berendam menikmati setitik panorama keindahan bawa laut Wakatobi, namun sudah bisa berkesimpulan bahwa surga dunia ada di bawah laut Wakatobi. “Luar biasa, ternyata memang sangat indah melihat bawah laut Wakatobi. Tidak salah disebut surga bawah laut,” teriak Haerulloh dari Sharp Jakarta ketika mendongakan kepala ke permukaan laut, usai menyelam. Itu bukan pujian pertama. Sebelumnya pujian serupa sudah bertubi-tubi dari para
Baca wakatobi di Hal 7
Online Newspaper | Created by Taya