SENIN
KORAN MADURA
12 MEI 2014 | No. 0359 | TAHUN III ECERAN Rp 3.500 LANGGANAN Rp 70.000
1
0328-6770024 SENIN 12 MEI 2014 | No. 0359 | TAHUN III www.koranmadura.com
antara foto/muhammad adimaja
RELAWAN PEDULI PAPUA DUKUNG JOKOWI. Masyarakat Papua yang tergabung dalam Relawan Peduli Papua Bangkit (RPPB) menggelar aksi di Bunderan HI, Jakarta, Minggu (11/5). Mereka mendukung capres dari PDI Perjuangan, Joko Widodo maju menjadi presiden pada pemilu mendatang.
Papua pun Dukung Jokowi Sentimen Jawa-Luar Jawa Sudah Pupus
JAKARTA - Sentimen Jawa dan luar Jawa rupanya sudah tidak lagi menjadi faktor dukungan terhadap capres-cawapres. Terbukti, Minggu (11/5) Komunitas Relawan Peduli PAPUA Bangkit (PPB) menyatakan dukungan terhadap Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon presiden. “Rakyat Papua cinta damai, tidak menyukai cara-cara berbau kekerasan, apalagi kalau sampai menculik. Papua yakin, Jokowi akan memberi kemerdekaan untuk bebas dari kemiskinan,� kata Benny Lefan dalam orasinya di Bundaran HI Jakarta. Secara konkrit, Dalam aksi
tersebut Benny juga membacakan 7 manifesto sebagai bentuk komiten untuk mendukung Jokowi sebagai Presiden Ripublik Indonesia . Pertama, Komunitas Relawan Peduli Papua Bangkit mendukung perubahan melalui Jokowi menjadi Presiden RI 2014. Kedua, Masyarakat Papua
yakin, Jokowi akan mendorong pemerataan ekonomi, termasuk mendayagunakan kekayaan Papua untuk memajukan masyarakat Papua dan Indonesia. Ketiga, Masyarakat Papua yakin, Jokowi akan menjamah daerah-daerah tertinggal dan memperlakukan masyarakat secara manusiawi dalam bingkai bineka tunggal ika. Keempat, Masyarakat Papua memaknai kemunculan Jokowi sebagai pengembalian kedaula-
tan rakyat, dan tetap berada bersama rakyat. Kelima, Masyarakat Papua mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk menghemat uang negara dalam pembiayaan Pilpres 2014, dengan memastikan kemenangan mutlak satu putaran untuk Jokowi Presiden. Keenam, Menjadikan Papua tanah damai, jangan lagi diwarnai dengan darah dan air mata, sebab masyarakat Papua sendiri selama ini sudah bosan dan marah atas penginjakinjakan hak asasi manusia (HAM)
di Tanah Papua dan seluruh daerah di Indonesia. Ketujuh, Masyarakat Papua akan kembali mempersembahkan tarian menyambut raja, ketika Jokowi mendaftar ke KPU sebagai Capres. Inilah simbol kebulatan tekad masyarakat Papua, tidak akan tergoda oleh apa pun. Manifesto itu ditandatangani John Johanes Warisyu, Petrus Reffasie Mike, Willy Kogoya, Ismail Asso, Daniel Wenda, Hans Renyan, Miss Ammy, Anneke Kabiyai, Abriyani Heremba, dan Benny Lefan. =GAM/ABD