KAMIS
KORAN MADURA
16 JANUARI 2014 | No. 0281 | TAHUN III ECERAN Rp. 3.500 LANGGANAN Rp. 70.000
1
0328-6770024 KAMIS 16 JANUARI 2014 | No. 0281 | TAHUN III www.koranmadura.com
Kubu Akil Anggap Mahfud Lebay Hal 2
MANADO
Juga Terendam Beberapa petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Sulut membantu warga menyeberangi banjir di Kelurahan Wenang, Manado, Sulawesi Utara, Rabu (15/1). Akibat hujan deras mengakibatkan sedikitnya delapan kecamatan di Manado terendam banjir. ant/fiqman sunandar
Delapan Kecamatan Sudah Terendam, Hujan Masih Terus Turun MANADO- Hingga Rabu malam (15/01) pukul 21.00 Wita hujan terus mengguyur Kota Tomohon Sulawesi Utara. Akibatnya Warga setempat mengaku sangat cemas dan khawatir Sungai Tataneyan akan meluap dan menggenangi rumah mereka. “Kami masih khawatir. Apalagi pada subuh tadi rumah kami dan beberapa rumah lainnya terendam banjir sedalam hampir setengah meter. Bahkan satu rumah lainnya rusak ringan karena
luapan sungai,” kata Nelly N, warga Kelurahan Kinilow Satu, Rabu. Beruntung menurut dia, volume air sempat berkurang karena hujan sempat terhenti beberapa jam lalu, dan kemudian mengguyur lagi beberapa jam kemudian. “Untuk sementara waktu saya tidak bermalam di rumah dan memilih menetap di rumah anak. Tetangga dekat juga untuk sementara menumpang di rumah saudara,” katanya. Kekhawatiran warga juga semakin menjadi, karena selain hujan yang disertai angin, terjadi pemadaman aliran listrik oleh PLN sejak pukul 22.30 Wita, sehingga warga terpaksa menggunakan lilin sebagai penerang.
Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, Stasiun Meteorologi Manado,
BANJIR-LONGSOR MANADO Satu Orang Tewas Akibat Longsor Listrik Dipadamkan Sejak Pukul 22.30 Wita Warga Hanya Bisa Menggunakan Lilin Sebagai Penerangan
Sulawesi Utara, Ratih Prasetya mengatakan, kecepatan angin permukaan diperkirakan bertiup
hingga 40 kilometer per jam, sementara angin di ketinggian 3.000 kaki diperkirakan dengan kecepatan maksimal hingga 60 kilometer per jam. “Potensi hujan lebat diperkirakan masih terjadi hingga beberapa hari ke depan,” katanya. Hujan yang mengguyur Kota Tomohon sejak Selasa (14/1) malam hingga Rabu (15/1) mengakibatkan longsor di beberapa titik ruas jalan Tomohon-Manado. Tak hanya itu, longsor yang disertai banjir bandang di ruas jalan itu merenggut nyawa satu orang, dan diperkirakan belasan lainnya masih tertimbun setelah rumah tempat berteduh anjlok dan terseret hingga ke jurang.
Waspada Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Stasiun Meteorologi Manado, Sulawesi Utara, mengimbau warga di bantaran sungai bersiaga terhadap kemungkinan naiknya permukaan air. “Peluang hujan lebat masih bisa terjadi. Bahkan, diprediksi sampai beberapa hari ke depan,” kata prakirawan Ratih Prasetya di Manado, Rabu. Hujan dengan intensitas lebat serta angin kencang yang mungkin terjadi, kata dia, juga harus diwaspadai warga yang membangun permukiman di daerah berbukit atau curam karena berpotensi longsor. = ANT/KAREL