WAWASAN 22 MARET 2019

Page 1

l Jumat Legi l 22 Maret 2019 TAHUN KE-34 NO: 03

Harga Eceran Rp 3.000 Harga Langganan Rp 70.000

SIDANG TUNTUTAN: Idrus Marham saat menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (21/3). Idrus dituntut 5 tahun penjara.n Foto: detik

Hak Politik Idrus Marham Tak Dicabut JAKARTA - Tak hanya sekali Idrus Marham mengernyit. Kepalanya juga tampak beberapa kali menggeleng ketika jaksa KPK membacakan surat tuntutan atas dugaan perbuatan haram yang didakwakan padanya. Posisi duduk mantan Menteri Sosial (Mensos) itu tidak tegak lurus ke arah majelis hakim, lebih banyak ke arah jaksa di sebelah kirinya. Sesekali dia membariskan ulang pernyataan jaksa itu pada buku catatan yang dibawanya ke ruang sidang. Salah satu gestur Idrus yang terbaca itu terjadi ketika jaksa memaparkan aliran uang dari pengusaha bernama Johanes Budisutrisno Kotjo kepada mantan anggota DPR Eni Maulani Saragih. Uang itu, menurut jaksa, diarahkan Idrus untuk kepentingan Munaslub Partai Golkar. “Ada penerimaan Rp 2,25 miliar kepada terdakwa melalui Tahta Maharaya (mantan staf Eni) yang Bersambung ke hal 7 kol 3

Pemilu dan Persaudaraan Oleh Ahmad Rofiq

Istri Otaki Pembunuhan Bos Tembakau

n Tiga Pelaku Ditangkap

TEMANGGUNG - Satreskrim Polres Temanggung bersama Polsek Parakan dan Tim Jatanras Polda Jateng, berhasil membongkar kasus pembunuhan berencana terhadap seorang pengusaha tembakau bernama Tjiong Boen Siong (64), warga Jalan Kosasih Nomor 59 RT 1 RW 6 Kelurahan Parakan Kauman, Kecamatan Parakan, Temanggung. Tiga tersangka sudah dibekuk aparat kepolisian, satu di antaranya istri korban sendiri bernama Nurtafia (26) dan satu lagi buron. Kapolres Temanggung, AKBP Wiyono Eko Prasetyo melalui Kasatreskrim Polres Temanggung

AKP Dwi Haryadi mengungkapkan, kasus ini sebelumnya masih misteri, karena semula hanya berdasarkan laporan warga mengenai berita orang hilang di Polsek Parakan pada Selasa (12/3) lalu. Bersambung ke hal 7 kol 1

BERI KETERANGAN : Kasatreskrim Polres Temanggung AKP Dwi Haryadi memberikan keterangan kepada awak media di Mapolres Temanggung, Kamis (21/3). n Foto: SMN M Abdul Rohman

Wakil Ketua Umum MUI Jateng SATU bulan lagi, 17/4/2019 bangsa Indonesia yang memiliki hak pilih, akan menentukan pilihannya, memilih presiden-wakil presiden, anggota DPR-RI, DPD-RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota secara serentak di seluruh Indonesia. Pemilu serentak ini, ini model baru dalam sejarah pemilu di Indonesia. Biasanya pemilu legislatif dulu dilakukan, dan hasilnya partai apa yang perolehan kursinya memenuhi ambang batas untuk mengajukan calon presiden-wakil presiden, ataukah harus berkoalisi dalam mengusung pasangan calonnya. Masa kampanye pemilu serentak ini 6,5 bulan, durasi waktu yang sangat lama, menghabiskan energi dan meBersambung ke hal 7 kol 3

BOYOLALI - KPU Boyolali mencoret lima calon legislatif (caleg) yang akan berkonstestasi dalam Pemilu 17 April mendatang. Sehingga kelima caleg tersebut praktis kehilangan kesempatan untuk mendulang perolehan suara. Menurut Komisioner KPU Boyolali, Divisi Hukum dan Pengawasan Maya Yudayanti, caleg atas nama Ranindya Candra Kartika harus dicoret setelah dipecat keanggotaanya oleh partai pengusung, PKB. Caleg dari Dapil

4 Boyolali itu pun dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS). Begitu juga dengan Joko Waluyo selaku caleg dari PPP. Caleg nomor urut 2 Dapil 5 Boyolali juga diberhentikan dari partai. Caleg lain, Leni Susilowati dari Partai Berkarya juga dicoret dari Daftar Calon Tetap (DCT) karena meninggal dunia. Selain itu, KPU juga mencoret dua caleg dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari DCT. Basuki dari Dapil 4 Boyolali dicoret karena kasus pidana pemilu yang

Kisah Pemulung Kaya di Purworejo

sudah memiliki kekuatan hukum tetap. Selanjutnya, Mahmudi yang juga dari PKS dicoret karena kasus pidana umum lainnya. ‘’Caleg Mahmudi dicoret karena kasus pelanggaran pidana lalu lintas. Kasus hukum yang ancaman hukumannya lebih dari 5 tahun itu sudah inkrah atau berkekuatan hukum tetap,’’ ujar Maya. Dijelaskan, pencoretan kelima nama caleg dari DCT itu berdasarkan 72/PL.01.4-KPT/3309/KPU-Kab/III/2019 tentang peru-

n Klarifikasi Maya menyatakan sangat berhati-hati sebelum mencoret kelima nama tersebut. Klarifikasi Bersambung ke hal 8 kol 1

Kantongi Duit Rp 46 Juta, Punya Emas 22 Gram

Ikutan Ngevlog

TITI KAMAL ikutan main media sosial (medsos). “Lagi belajar ngevlog neh, mudah-mudahan diminati warga net ya,” ujarnya, usai launching poster film terbarunya, bertajuk Rumput Tetangga, Kamis (21/3). Titi Kamal pun terus merekam dan mengumpulkan video-video menarik yang sekiranya bisa mengundang warga net penasaran dan kemudian mengunjungi vlog miliknya. “Yang nonton mulai banyak, meski belum profesional banget. Sambil jalan, sambil terus berlayar sama ahlinya. Biar vlog kita makin diminati,” jelas pelantun tembang Mendadak Dangdut ini. Soal film terbarunya yang bertajuk Rumput Tetangga, Tikam mengaku langsung jatuh cinta dengan sekenario yang disodorkan Raffi Ahmad selaku produser RA Picture. n buyil-skh

KPU Coret Lima Caleg

bahan kedua atas keputusan KPU Kabupaten Boyolali Nomor : 85/PL.01.4-KPT/3309/KPUKab/IX/2018 tentang penetapan DCT anggota DPRD Kab Boyoalli untuk pemilu 201972/PL.01.4KPT/3309/KPU-Kab/III/2019 tentang perubahan kedua atas keputusan KPU Kabupaten Boyolali Nomor : 85/PL.01.4KPT/3309/KPU-Kab/IX/2018.

Kondisi Sutarman (62) dan keluarganya yang selama ini hidup di rumah yang dipenuhi barang-barang bekas atau rosok mengundang keprihatinan banyak pihak untuk membantu. Warga Dusun Tawangrejo, Desa Keseneng, Kecamatan/Kabupaten Purworejo ini sehari-hari memang berprofesi sebagai pencari ronsok.

Foto: Buyil

GUNA membantu Sutarman dan keluarganya, anggota Koramil 01 Purworejo bersama anggota Polsek, Dinas Sosial, Komunitas S3, Satpol PP, dan masyarakat sekitar bekerjabakti membersihkan tumpukan sampah dan barang bekas yang tidak laku di jual untuk dibuang ke tem-

pat pembuangan akhir (TPA) sampah, Rabu (20/3). Rencananya, setelah bersih rumah pemulung dengan dua anak ini

akan dibangun agar lebih layak huni. “Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian anggota TNI

MEMBERSIHKAN: Anggota Koramil 01 Purworejo bersama anggota Polsek, Dinas Sosial, Komunitas S3, Satpol PP, dan masyarakat sekitar bekerjabakti membersihkan rumah Sutarman di Dusun Tawangrejo, Desa Keseneng, Kecamatan/Kabupaten Purworejo, Rabu (20/3).n Foto: SM/dok

dan instansi yang lain terhadap warga dengan kondisi rumah dan lingkungannya yang perlu mendapatakan perhatian,” ungkap Komandan Koramil (Danramil) 01 Purworejo, Kapten Infanteri Ahmad Kurdi. Ke depan, lanjut Danramil, pihaknya akan berkerjasama dengan instansi lain untuk merehab kembali rumah yang tidak layak huni ini tersebut agar kembali layak huni. Dengan demikian keluarga Sutarman memiliki kehidupan sebagaimana orang lain pada umumnya. Dalam proses pembersihan tersebut, tidak disangka ternyata ditemukan uang puluhan juta, perhiasan emas, dan buku tabungan. Uang dan barang berharga itu ditemukan setelah dilakukan pembongkaran barangbarang dan tumpukan kain milik Bersambung ke hal 8 kol 1


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.