l Sabtu Pahing l 23 Maret 2019 TAHUN KE-34 NO: 04
Harga Eceran Rp 3.000 Harga Langganan Rp 70.000
APEL: Apel kesiapsiagaan pengamanan Pemilu 2019 bersama TNI, Polri, hingga ormas berlangsung di Halim, Jaktim Jumat (22/3). Sekitar 100 Ribu personel TNI-Polri mengikuti apel tersebut.n Foto: detik
Solo jadi Perhatian Khusus n Pengamanan Pemilu 2019 SEMARANG - Lebih dari 35 ribu aparat TNI dan Polri dikerahkan untuk pengamanan jelang hari pemilu di Jawa Tengah. Solo Raya menjadi wilayah yang paling diantisipasi.
foto:dok
Condro Kirono
“Kekuatan di Jateng ini, untuk unsur Polri ada 23 ribu lebih. Kita mendapat perkuatan dari TNI 12 ribu lebih. Dan dari Pemprov, linmas-linmasnya, masing-masing TPS ada dua,” kata Kapolda Jawa Tengah, Irjen (Pol) Condro Kirono, usai apel gelar pasukan di Lapangan Simpang Lima Semarang, Jumat (22/3).
Pengacak-acak Masjid Diperiksa Kejiwaan BANYUMAS - Pelaku yang mengacak-acak Masjid Daarussalam, Banyumas telah ditangkap. Polisi menghadirkan pelaku yang bernama Anal Rojikun (31). “Berdasarkan hasil keteangan yang didapatkan dan keterangan saksi-saksi juga kita cocokkan semuanya.
Bersambung ke hal 7 kol 3
DITANGKAP: Inilah pelaku pengacak-acak masjid Daarussalam, Banyumas yang sudah ditangkap polisi dan kini masih dalam pemeriksaan.n Foto:detik
n Zona Rawan Sebelumnya Polres Rembang menyebut Kecamatan Sarang menjadi daerah yang rawan terjadi konflik saat pelaksanaan Pemilu 2019. Alasannya, kawasan yang menjadi lokasi Ponpes Al-Anwar asuhan KH Maimoen Zubair (Mbah Moen) itu berada di kawasan perbatasan daerah. Kapolres Rembang, AKBP Pungky Bhuana Santosa, memaparkan penetapan Kecamatan Sarang menjadi daerah rawan berdasarkan pertimbangan letak geografisnya. Kecamatan Sarang adalah wilayah perbatasan langsung antara Provinsi Jawa Tengah dengan Jawa Timur.
Bersambung ke hal 7 kol 3
Rommy Seret Nama Khofifah JAKARTA - Anggota DPR yang juga eks Ketum PPP, Romahurmuziy (Rommy), mengaku meneruskan aspirasi soal kelayakan Haris Hasanuddin, yang mengikuti seleksi sebagai Kakanwil Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Timur. Rommy menyebut nama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan seorang kiai. Meski meneruskan aspirasi, Rommy mengatakan tidak pernah mengintervensi proses seleksi pejabat pimpinan tinggi di Kemenag. Rommy menegaskan tak punya kewenangan mencampuri seleksi pejabat di Kemenag. “Tetapi proses seleksi mengikuti koridor, misalnya yang dilakukan Saudara Haris Kakanwil, apa yang saya terima referensi dari orang-orang tokoh
masyarakat dan tokoh agama yang sangat qualified dan tentu itu menjadi saya dukungan moral, ‘oh ini direkomendasikan orang berkualitas’, jadi kemudian saya sampaikan kepada pihak kompeten tidak menghilangkan proses seleksinya, proses seleksi saya tidak intervensi, proses seleksi dilakukan panitia yang sangat profesional,” kata Rommy kepada wartawan saat jeda pemeriksaan di gedung KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (22/3). Aspirasi soal kompetensi Haris Hasanuddin yang mengikuti seleksi untuk Kakanwil Kemenag Jatim, disebut Rommy, diterima dari Kiai Asep Saifuddin Halim dan Khofifah. DIPERIKSA KPK: Eks Ketum PPP, Romahurmuziy (Rommy), usai diperiksa KPK kemarin. n Foto: detik
Rumah Sakit ‘Berbenah’ Jelang Pemilu
Bersambung ke hal 7 kol 3
Siapkan Bangsal Khusus untuk Caleg Stres
Beraksi Lagi
SETELAH melahirkan, Donita memang lumayan lama menghilang dari dunia film. Tidak heran ketika syuting kembali sempat kaku ketika beraksi di depan kamera. ‘’Sempat kaku sedikit sih, untungnya sutradaranya sabar dan memahami kalau aku lama nggak akting. Jadi nggak di protes,” ujar Donita, di Jakarta. Beruntung di film bertajuk Rumput Tetangga besutan Guntur Soeharjanto itu ia mendapat lawan main yang syarat pengalaman seperti Titi Kamal, Asri Welas dan Jeremy Thomas. Sehingga ia gampang move on dan syuting langsung lancar. Donita mengatakan, kalau kembalinya ke dunia akting karena kedua buah hatinya Athariz Alfarizqi Svarga Nugroho dan Parcaiz Ferezell Shaquil Nugroho sudah bisa ditinggal untuk syuting.n buyil-skh
Untuk tingkat kerawanan, Kapolda menyebut Jawa Tengah masuk kategori aman, namun melihat dinamika kampanye, daerah Solo Raya menjadi yang paling diantisipasi keamanannya, kemudian ada daerah Kedu dan Banyumas yang juga diperhatikan. “Melihat dinamika kampanye yang sudah berjalan, intensitas kegiatan paling banyak itu di Solo
Raya. Kalau intensitas kegiatan itu meningkat, friksi potensi untuk konflik itu lebih besar. Oleh karenanya kami menempatkan wilayah Solo Raya ini menjadi wilayah yang menjadi perhatian,” jelas Condro. Babinsa dan Babinkamtibmas, lanjut Condro, juga turun langsung menjaga tensi politik di daerah masing-masing. Salah satu caranya dengan menggandeng ulama untuk menyuarakan anti hoax. “Babinsa, Babinkamtibmas, dengan kepala desa di daerah masing-masing untuk bisa menenang kan masyarakat, memberikan ketenangan warga masyarakat, dengan tokoh-tokoh ulama yang da di desa itu, bahwa isu-isu hoax itu jangan sampai memecah belah,” tandasnya.
Menjelang Pemilu 2019 sejumlah rumah sakit mulai ‘berbenah’. Rumah sakit baik di Jateng maupun daerah lain mulai menyiapkan ruang khusus bagi caleg yang stres karena kalah dalam Pemilu.
Foto: kpl
RSUD dr Loekmono Hadi Kudus, termasuk yang telah menyiapkan bangsal atau kamar, khusus bagi calon legislatif (caleg) yang terkena gangguan jiwa atau stres. Terutama untuk mereka yang gagal dalam pencalonan. Ada satu ruangan dengan fasilitas beberapa bed, yang telah disiapkan rumah sakit milik pemerintah
ini. Selain fasilitas, RSUD juga menyiagakan dua dokter spesialis kejiwaan dan 17 paramedis. Kabid Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Loekmono Hadi Kudus, Aris Jukisno menjelaskan, pihaknya menyediakan bangsal untuk para caleg stres. “Dalam rangka persiapan pileg ini, RSUD telah mempersiapkan beberapa kegiatan. Kita mempunyai sel khusus di Ruang Cempaka 1,” kata Aris di kantor RSUD dr Loekmono Hadi, Kudus, Jumat (22/3). Menurut dia, ruangan tersebut khusus untuk pasien dengan gangguan jiwa atau untuk orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Di ruangan itu, RSUD menyiapkan 38 tempat tidur. Tapi tidak menutup kemungkinan kalau misalnya nanti jumlah pasien terlalu banyak (overload). “Kalau masih overload, kita
masih bisa menyediakan 40-45 tempat tidur, bisa. Di situ, RSUD juga menyiapkan ruangan berAC. Ada yang kelas 3,2, dan 1,” kata dia. Kemudian, saat pasien caleg masuk, RSUD akan lebih dulu mengidentifikasi. Terutama de-
ngan bagaimana dengan gejalanya, dan keluhannya. “Tidak serta merta kita masukkan ke Cempaka (Ruang Cempaka 1),” imbuh dia. Jika pasien mengalami gejala pusing, tidakj bisa tidur dalam Bersambung ke hal 7 kol 1
PERSIAPAN: RSUD dr Loekmono Hadi Kudus melakukan persiapan untuk menampung para caleg stres di Pemilu mendatang. n Foto: detik