Lampung Post Edisi Minggu 24 Juli 2011

Page 1

±

±

CMYK

Iklan: (0721) 774111 SMS: 0815 4098 5000 Redaksi (0721) 773888 SMS: 0812 7200 999

Terbit Sejak 1974 Harga Eceran Rp3.000/Eks Sirkulasi: (0721) 788999 Layanan Umum: (0721) 783693

Hal. 10

Hal. 17

“Steak on Rock Grill” Matang di batu panas.

± www.lampungpost.com

Hal. 20

Busana Turki ambu dan kafftan tren tahun ini.

Puasa teratur sehatkan jantung.

Nazaruddin Dominasi Rakornas

H. BAMBANG EKA WIJAYA

BOGOR (Lampost): Ulah mantan Bendahara Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin mendominasi topik rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Partai Demokrat. Kader yang tidak bersih dipersilakan meninggalkan partai itu.

Skype Nazaruddin Lebih Gamblang dari Deep Throat! “SKYPE (komunikasi video online ) Nazaruddin dengan Iwan Piliang—wartawan Pantau—yang rekamannya ditayangkan Metro TV (22-7) lebih gamblang dari informasi Deep Throat, sumber berita reporter Washington Post Bob Woodward dan Carl Bernstein yang mengungkap skandal Watergate hingga Presiden Nixon jatuh 9 Agustus 1974!” ujar Umar. “Deep Throat hanya memberi sepotong informasi atau nama yang harus dicari sendiri kaitannya oleh wartawan! Sedang Skype Nazaruddin, menunjuk aneka dokumen, kejadian, nama-nama, tempat, dan petunjuk lain untuk pembuktian!” “Deep Throat itu siapa tak diketahui oleh kedua wartawan Washington Post! Bahkan setelah Nixon jatuh!” timpal Amir. “Tapi karena setiap informasi dikonfirmasi faktanya relevan, rangkaian tulisan mereka mendorong Senat membentuk komite impeachment terhadap Presiden Nixon!” “Tapi Senat tak ujug-ujug membentuk komite itu! Komite yang dimatangkan oleh serial laporan Washington Post itu peningkatan dari komite penyidikan yang dibentuk Senat setelah Hakim John Sirica dalam vonisnya terhadap empat maling yang tertangkap 17 Juni 1972 di kantor Komisi Nasional Demokrat di Hotel Watergate, menyebut ada konspirasi politik di balik itu!” tegas Umar. “Jadi informasi Deep Throat yang sepotong-sepotong itu baru punya makna dan kebenaran setelah dirangkai dengan keseluruhan fakta menjadi sebuah kejadian yang komprehensif!” “Berarti, potongan-potongan informasi dari Nazaruddin yang disampaikan lewat SMS, BBM, wawancara dengan Majalah Tempo, wawancara siaran langsung dengan Metro TV, dan TV One, lalu komunikasi Skype dengan Iwan Piliang, faktanya harus disaring dan dirangkai secara komprehensif kejadian suap Wisma Atlet dan Hambalang Sport Center!” timpal Amir. “Masalahnya siapa yang bisa menjalankan peran Woodward dan Bernstein untuk menggali faktafakta dalam puzzle yang diberikan Deep ‘Nazaruddin’ Throat itu!” “Di Indonesia mungkin tak ada wartawan segila Woodward dan Bernstein yang berani menyelidiki informasi terkait dengan rahasia kecurangan kubu juru kampanye presiden, sekalipun berdasar informasi Nazaruddin yang jauh lebih gamblang dari Deep Throat!” tegas Umar. “Idealnya aparat hukum yang berusaha untuk itu! Tapi, bahkan di Amerika pun, terkait dengan pusat kekuasaan FBI juga waktu itu bungkam! Maka itu ada Deep Throat—31 Mei 2005 W. Mark Felt, mantan Direktur FBI 1971—1973, mengaku dirinya Deep Throat!” (Wikipedia) ***

n REUTERS

RAKORNAS DEMOKRAT. Ketua Dewan Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum saat tiba di arena Rakornas Partai Demokrat di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (23-7). Rakornas berlangsung di tengah serangan masif Nazaruddin terhadap Anas dan sejumlah kader Demokrat.

PRA-PIALA DUNIA 2014

Indonesia Tahan Turkmenistan

OASis

Optimisme Cegah Stroke

±

Selalu berpandangan positif dalam hidup memiliki banyak keuntungan. Salah satunya menurunkan risiko terserang stroke. Setidaknya itu yang didapat dari penelitian terbaru yang dirilis Journal of the American Heart Association. Dalam penelitian itu, peneliti mengobservasi 6.044 orang berusia 50 tahun ke atas. Kemudian tingkat optimisme mereka dinilai dalam skala 16 poin. Setiap kenaikan poin menandakan penurunan 9% risiko terserang stroke akut selama dua tahun. “Optimisme tampaknya memiliki dampak perubahan yang cepat pada stroke,” ujar Eric Kim, pemimpin penelitian sekaligus mahasiswa program doktoral di bidang psikologi klinis University of Michigan. Optimisme menghasilkan efek perlindungan bagi perilaku seseorang, seperti mengonsumsi vitamin, diet sehat, dan berolahraga. Selain itu, beberapa fakta menunjukkan berpikir positif berdampak baik pada kondisi biologis seseorang. (R-3)

ASHGABAT (Lampost): Meskipun bermain di kand a n g l a wa n dengan kondisi lapangan buruk, Indonesia menahan imbang 1-1 tuan rumah Turkmenistan pada leg pertama Pra-Piala Dunia di Olympic Stadium, Ashgabat, Sabtu (23-7). Hasil ini menjadi keuntungan bagi Indonesia yang akan menjamu Turkmenistan pada leg kedua 28 Juli, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Turkmenistan membuka peluang emas pertama pada

menit ketiga. Sepakan keras pemain tuan rumah yang memanfaatkan umpan tendang­ an bebas masih bisa ditepis Ferry Rotinsulu. Buruknya kondisi lapangan membuat bola memantul tidak sempurna. Namun, Ferry masih bisa menepis sepakan tersebut dan bola meninggalkan lapangan setelah sepakan susulan pemain Turkmenistan melebar. Turkmenistan unggul 1-0 ketika pertandingan memasuki menit ke-11 melalui tendangan bebas Krendelev Vyaceslavpada. Dari sisi kiri kotak penalti Indonesia, Vyaceslavpada menembakkan

bola ke tengah gawang Ferry Rotinsulu dan masuk. Indonesia menyamakan kedudukan melalui Muhammad Ilham pada menit ke-30. Berawal dari tusukan di sisi kiri yang menembus pertahanan Turkmenistan, bola bergulir liar ke dalam kotak penalti tuan rumah sebelum akhirnya disam­ bar Ilham untuk mengubah kedudukan menjadi 1-1. Indonesia sempat kesulitan mengembangkan permainan pada awal laga. Baru setelah menit ke-25, Indonesia bisa le­ bih baik dalam penguasaan bola dan secara gradual mening­ katkan level permainan. (O-2)

PERAWATAN TUBUH

Apa pun demi Cantik Luar-Dalam BANDAR LAMPUNG— Tampil sehat dan cantik saja tak cukup. Penampilan harus ditopang tubuh bugar. Gaya hidup ini membuat setiap detail tubuh butuh perawatan. Tak ada limit biaya. Apa pun dilakukan untuk perawatan berbagai organ tubuh, seperti rambut, kulit, wajah, hingga organ intim. Tuntutan ini membuat lusinan pusat perawatan tubuh muncul di berbagai sudut Bandar Lampung dan kota/kabupaten. Sebut saja Klinik Esther House Of Beauty (EHOB), Klinik Dr. Rodhy, Natasha Skin Care, Health and Sport Center, Rachel Klinik, London Beauty Center, City Spa, Klinik ERHA, Klinik dr. Secret, dan

±

±

minggu, 24 JuLi 2011 | No.12152 | TAHUN XXXVi | 20 HALAMAN

DINAMIKA MASYARAKAT LAMPUNG

BURAS

±

±

CMYK

CMYK

Belezza Salon. Semua tempat perawatan ini mengakomodasi kebutuhan menjaga kesehatan, kecantikan, dan kebugaran. Dokter konsultan kulit yang juga Pimpinan Esther House Of Beauty dr. Yuliana mengatakan fenomena muncul sejak lima tahun terakhir. Geliatnya tidak hanya merambah remaja, ibuibu rumah tangga pun antusias merawat tubuh. “Perawatan tubuh untuk kesehatan dan kecantikan bukan ikut tren, melainkan kebutuhan pokok, terutama bagi wanita,” kata Yuliana, Sabtu (23-7). Namun, tak selamanya tampil sehat, cantik, dan bugar butuh biaya besar. “Sebenarnya, kebugaran itu tidak mahal. Untuk bugar, tidak perlu pakai uang,

±

cukup jalan kaki secara rutin, minimal lima hari berturutturut sudah cukup. Terpenting untuk bugar itu adalah niat dari dalam diri sendiri,” kata instruktur aerobik Vicky Burky, ketika berkunjung ke Lampung Post, Sabtu (23-7). Vicky yang juga artis Ibu Kota ini menambahkan kebugaran dalam hidup seseorang sangat penting. Dengan kondisi bugar, terbentuk pola pikir positif dan merasakan manfaat kebugaran. “Intinya, harus mencoba mendisiplinkan diri menjadi bugar. Paling penting, rutinitas berolahraga harus dijalankan. Meskipun hanya sebentar, harus berkualitas,” kata dia. (YAR/R-3) Tak Harus Mahal... Hlm. 2

Saat membuka rakornas di Sentul City, Bogor, Sabtu (23-7), Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudho­yono (SBY) dan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengatakan Demokrat sedang diuji. Secara khusus SBY mengingatkan saat didirikan 10 tahun silam, politik Demokrat bertumpuh di atas tiga pilar, yakni politik yang bersih, cerdas, dan santun. “Karena itu, siapa saja di antara kita yang tidak mau dan tidak sanggup menjalankan prinsip etika perjuangan partai, khususnya politik bersih, lebih baik meninggalkan partai ini,” kata SBY. Terkait dengan itu, SBY mempersilakan kader Demokrat secara baik-baik mengembalikan kartu anggota partai. “Meskipun sedih karena berpisah tetapi nama baik, citra, dan kehormat­ an partai di atas segalanya.” Rakornas berlangsung di te­ ngah serangan masif Nazaruddin terhadap Anas serta sejumlah kader Demokrat yang ditu­ ding menerima dana ilegal dari proyek-proyek yang dibiayai APBN. Nazaruddin, tersangka kasus dugaan suap proyek pembangunan Wisma Atlet, kini menjadi buron Interpol. SBY menyerukan lagi agar Nazaruddin kembali ke Tanah Air . Saat memberikan pengarahan kepada peserta rakornas, Anas mengatakan Demokrat mencium konstelasi gerakan yang menginginkan agar Presiden

Yudhoyono tidak sampai tahun 2014. Anas menambahkan gerak­ an itu menginginkan agar SBY selesai tahun 2012. Sebab itu, dia minta agar kampanye tersebut dicermati sungguh-sungguh. Ancaman terhadap SBY, kata Anas, dimulai dari kasus Bank Century, kemudian terbit buku Gurita Cikeas, dan Cikeas Semakin Menggurita. Bahkan antiSBY mulai dikampanyekan di kampus-kampus dengan tema negara gagal. Namun, Anas tidak menjelaskan siapa yang memimpin gerakan tersebut dan dari elemen mana. Nazaruddin di Argentina Terkait dengan perburuan Nazaruddin, anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Ahmad Mubarok memastikan saat wawancara dengan Iwan ­Piliang melalui saluran Skype dan ditampilkan Metro TV, Jumat (22-7), Nazaruddin berada di Argentina. Mubarok mengaku mendapatkan informasi tersebut dari pakar telematika Roy Suryo dan Kapolri Jenderal Timor Pradopo. Saat itu, polisi mencoba meng­ hubungi Nazaruddin, tapi alat komunikasi yang digunakan langsung dimatikan. Menurut Mubarok, Nazaruddin sering berpindah-pindah tempat. Dia yakin tidak lama lagi buron­ an KPK tersebut tertangkap. Mubarok menduga Nazaruddin telah pindah dari Argentina, menuju wilayah lain. “Saat Tempo wawancara kan ada di Kamboja,” kata Mubarok. (R-3)

±

DUGAAN KORUPSI

KPK Tangkap Aktor Herman Felani JAKARTA (Lampost): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap aktor Herman Felani terkait dengan kasus dugaan korupsi di proyek iklan Pemprov DKI di sebuah daerah di Jawa Barat, Sabtu (23-7) pukul 20.00. Penangkapan dilakukan karena aktor pada era 1980-an itu berusaha melarikan diri. Penyidik menjerat Herman Pasal 2 Ayat 1 dan Pasal 3 UU Pemberantasan Tipikor. Penetapan ini merupakan pengembangan penyidikan dari mantan Kepala Biro Hukum DKI Journal Effendi Siahaan yang divonis 8 tahun oleh Pengadilan Tipikor. Keterlibatan Herman dalam kasus itu terkait dengan dimenangkannya perusahaan milik Herman, yakni PT Raditya Putra Bahtera dan PT Sandi Perkasa, se-

bagai rekanan Pemda DKI dalam pembuatan filler iklan tahun 2006 dan 2007. Pada 2006, Herman mengantongi kontrak pengadaan filler senilai Rp1,86 miliar yang dibiayai ABT tahun 2006. Namun, jaksa menduga proses lelang hanya rekayasa dan ada aliran uang Rp387 juta dari PT Raditya Putra Bahtera ke Journal. Pada 2007, PT Sandi Perkasa mengantongi kontrak pembuatan filler Rp2,23 miliar dari Biro Hukum DKI. Setelah uang proyek dibayarkan, perusahaan itu memberi kompensasi Rp569 juta ke Journal. Ada lima televisi yang menayangkan iklan layanan masyarakat itu. Dalam kontrak disepakati 200 tayangan, namun realisasinya hanya 100 tayangan. (R-3)

n LAMPUNG POST/MG4

PERAWATAN RAMBUT. Seorang pengunjung merawat rambut di Salon Belezza, Bandar Lampung, Sabtu (23-7). Pusat-pusat perawatan tubuh menjamur seiring makin tingginya kesadaran dan kebutuhan tampil menarik dan bugar.

CMYK

±

±


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.