±
±
CMYK
±
Terbit Sejak 1974 Sirkulasi: (0721) 788999 Layanan Umum: (0721) 783693 Iklan: (0721) 774111 SMS: 0815 4098 5000 Redaksi (0721) 773888 SMS: 0812 7200 999
www.lampungpostncom
senin, 23 juli 2012
Imsakiah 1433 H Bandar Lampung dan Sekitarnya
±
l No. 12504 l TAHUN XXXVII 23 Juli 2012
DINAMIKA MASYARAKAT LAMPUNG
Terbit 24 Halaman
i HARGA ECERAN : Rp3.000 KURS
24 Juli 2012
Imsak
04.40
Imsak
04.40
Subuh
04.50
Subuh
04.50
Zuhur
12.07
Zuhur
12.07
Asar
15.30
Asar
15.30
Magrib
18.03
Magrib
18.03
Isya
19.16
Isya
19.16
Bandar Lampung mendatangkan telur dari daerah lain... HLM. 9
Del Piero belum punya klub ... HLM. 17
n antara
n AP
1 US$ Rp9.478
±
jumat, 20 juli 2012 SUMBER BI
INDISIPLINER
Kejati Lampung Hukum 6 Jaksa BURAS H. BAMBANG EKA WIJAYA
Kabinet Partisan, Pemerintahan Cuma Sambilan!
±
“PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono pekan lalu mengimbau para menteri kabinetnya untuk fokus mengurus kementeriannya daripada mengurus partai politik yang dipimpinnya!” ujar Umar. “Teguran Presiden itu layak diapresiasi, karena kalau menteri-menteri yang di partainya sebagai tokoh sentral, tanpa kehadiran dirinya, partai bak tubuh tanpa kepala, jelas tugas kementerian terpaksa cuma bisa dilakukan secara sambilan!” “Kabinet partisan, kabinet yang terdiri dari tokoh-tokoh partai, konsekuensinya memang bisa menjadi pemerintahan sambilan!” timpal Amir. “Sayangnya, itu bukan cuma dilakukan sejumlah menteri yang juga ketua umum atau wakil ketua umum partai politik! Tak kepalang, presidennya juga tokoh sentral partai berkuasa yang emosionalitasnya terlihat lebih menonjol ketika bicara mengenai partainya ketimbang saat bicara soal pemerintahan!” “Ikatan emosional politisi lebih kuat pada partainya ketimbang jabatan formalnya di pemerintahan itu wajar!” tukas Umar. “Sebab, partai Banyak contoh merupakan sumber kekuasaan pertama dan utama baginya, politisi yang bagai sekoci yang ia kayuh kurang perhatian mencapai kapal besar—peme pada partainya, rintahan, baik eksekutif maupun legislatif! Banyak contoh politisi sekocinya yang kurang perhatian pada tenggelam dan partainya, sekocinya tengge akhirnya si politisi lam dan akhirnya si politisi ter tersingkir dari singkir dari percaturan politik nasional!” percaturan politik “Itu sebabnya, tak sedikit polinasional! tisi yang tidak kepalang dalam mengeksploitasi jabatannya di pemerintahan untuk kepentingan partainya!” timpal Amir. “Komitmennya pada partai itu bisa ditunjukkan dengan membangun kantor partainya yang megah di lokasi strate gis, dan itu sekaligus membuktikan pentingnya meraih jabatan pemerintahan demi kejayaan partai!” “Kecenderungan menteri kerja sambilan dan eksploitatif atas kekuasaan di pemerintahan itu juga merambat ke daerah, terutama pada ketua partai yang merangkap kepala daerah!” tegas Umar. “Artinya, dalam kekuasaan kaum partisan, selain menjadikan jabatan formal pemerin tahan sebagai sumber daya bagi pemenangan partainya, secara nasional tugas pemerintahan juga selalu cuma sambilan karena selalu lebih mengutamakan perhatian bagi kemenangan partainya pada pemilu!” “Itu mungkin salah satu penyebab penting kenapa kehidupan sosial ekonomi rakyat kebanyakan tak berkembang sepesat peningkatan jumlah anggaran negara dan daerah!” timpal Amir. “Karena, anggaran itu tak selalu mulus sampai ke rakyat, tapi lebih banyak berputar di proses politik!” ***
Add on: facebook.com/buraslampost
Follow on: @buraslampost
±
n ANTARA
Pelabuhan Merak Lengang. Dermaga I Pelabuhan Merak, Banten, yang biasanya sangat padat tampak lengang pada hari libur pertama awal puasa, Minggu (22-7). PT ASDP memprediksi puncak kesibukan arus mudik Lebaran di Merak terjadi pada H-3, bertepatan dengan 17 Agustus 2012.
Kisruh Proyek karena Banyak Permainan BANDAR LAMPUNG (Lampost): Kasus kekerasan dan aksi massa sering terjadi akibat panitia dan rekanan tidak mematuhi aturan main dalam pelaksanaan lelang proyekproyek pemerintah. “Kasus-kasus seputar tender tidak akan terjadi jika pelaksanaan tender dilaksanakan dengan lebih profesional,” kata Ketua Umum Gabungan Pengusaha Konstruksi Indonesia (Gapensi) Lampung Iskandar Hartawi, kemarin. Demi keterbukaan, ia mendukung semua proses tender dilakukan secara online. “Sebaiknya tidak ada lagi tender yang dilakukan secara manual. Transparansi pelaksanaan tender menjadi syarat mutlak yang tidak bisa ditawar,” kata dia, Minggu (22-7). Saat ini, kata Iskandar, baru 60% tender yang dilakukan secara online. Padahal, ujarnya, tender online sangat membantu pemerintah untuk menekan adanya permainan dalam proses tender. Seperti diketahui, karena persoalan
proyek, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Way Kanan Gino Vanolie dianiaya sejumlah pemborong di halaman Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Blambangan Umpu, Rabu (18-7). Beberapa bulan lalu, persoalan proyek juga memicu unjuk rasa di Kabupaten Pesawaran. Massa yang marah bahkan menyegel kantor Dinas Pekerjaan Umum setempat. Tetapi, kekerasan karena proyek juga sebenarnya merata terjadi di setiap kabupaten/kota di Lampung, termasuk proyek-proyek milik Pemprov Lampung. Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kota Bandar Lampung Fauzan Sibron menyayangkan terjadinya pemukulan terhadap Kadisdik Way Kanan itu. “Sangat disayangkan kalau pemukulan terjadi karena peserta tender tidak puas,” kata Fauzan. Kualitas Rekanan
Fauzan juga mendukung tender secara online karena menurutnya bisa menumbuh kan persaingan yang sehat. Karena itu, ia pun mengharapkan semua rekanan mening katkan kualitasnya. “Saat ini masih banyak kontraktor lokal yang tidak siap dengan
pelaksanaan tender online,” kata Fauzan. Dengan tender online memang tak ada lagi kasus satu pihak rekanan yang meng halangi rekanan lain untuk memasukkan dokumen lelang. Namun, upaya untuk mencegat rekanan lain tetap ada. “Kalau dihalangi saat mau klarifikasi berkas dan yang bersangkutan tidak bisa hadir, ya otomatis tetap gugur,” ujar seorang rekanan. Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Lampung Chaerullah Gultom juga berpendapat kasus-kasus kekerasan berkaitan dengan lelang proyek terjadi karena tidak ada transparansi. “Semestinya tender dilakukan terbuka. Jadi tidak, akan ada main curang atau bagi-bagi proyek. Kalau ada main curang atau bagi-bagi proyek, pasti bermasalah,” kata mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Lampung Chaerullah Gultom saat dimintai komentar tentang banyaknya aksi kekerasan dalam proses tender proyek pemerintah, kemarin. Gultom menegaskan aturan main harus dijalankan oleh kedua pihak, yakni panitia dan rekanan. Sebab, permasalahan tender juga akan berdampak kepada hasil pelaksanaan proyek itu sendiri. (KIS/WIN/R-2)
HARI RAYA
Muhammadiyah dan NU Idulfitri Bersama JAKARTA (Lampost): Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) akan mera yakan bersamaan hari raya Idulfitri 1 Syawal 1433 H bertepatan dengan 19 Agustus 2012. Sebelumnya, kedua ormas itu berbeda dalam penentuan awal puasa Ramadan 1433 H. “Idulfitri sama yaitu 19 Agustus karena 17 Agustus posisi hilal masih di bawah ufuk. Maka bulan baru, 1 Syawal, jatuh pada lusa harinya yaitu 19 Agustus,” kata Pimpinan Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah Marifat
Iman K.H., di Jakarta, Minggu (22-7). Marifat Iman yang juga anggota Komisi Fatwa MUI Pusat ini menegaskan lantaran posisi hilal seperti itu, semua umat Islam Indonesia sepakat untuk menetapkan awal bulan lusa harinya. Hal senada juga disampaikan Rais Syuriah PBNU K.H. Masdar F. Masudi. Menurut dia, kalender NU menetapkan awal 1 Syawal sama pada 19 Agustus 2012. “Sebenarnya NU juga memunyai hitungan hisab yang diperkokoh dengan rukyat atau melihat hilal atau bulan,”
kata dia. Masdar mengatakan kebersamaan menentukan 1 Syawal itu baik karena tidak membingungkan umat. “Ya, intinya baguslah kalau ada kesamaan sehingga tidak ada perbedaan.” Sementara pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) juga berharap perayaan Idulfitri berlangsung serempak pada 19 Agustus 2012. “Alhamdulillah, kita berharap dapat merayakan Idulfitri secara serempak,” kata Dirjen Bimas Islam Kemenag Abdul Djamil. (MI/R-1)
BA N DA R L A MPU NG (La mpost): Sejumlah jaksa di Lampung mendapat hukuman karena tidak mengikuti aturan sebagai pegawai negeri sipil (PNS) dan menaati kode etik jaksa dalam menjalankan tugas sepanjang Januari—Juni 2012. “Kami telah menjatuhkan hukum an kepada tujuh pegawai yang tidak mengikuti aturan,” kata Kajati Lampung Pohan Lasphy pada konferensi pers di Bandar Lampung, Minggu. Tujuh pegawai tersebut terdiri atas enam jaksa dan seorang pegawai tata usaha. Dari enam jaksa tersebut, dua jaksa yang terkena sanksi disiplin ringan, tiga jaksa terkena sanksi disiplin sedang, serta satu jaksa dan satu pegawai tata usaha (TU) yang terkena sanksi hukuman berat. Untuk hukuman disiplin tingkat ringan ia menegaskan berupa tegur an lisan dan hukuman administratif diberikan kepada para jaksa, semua hukuman sesuai dengan PP 53 Tahun 2010 tentang PNS. Sedangkan untuk hukuman disiplin tingkat sedang, lanjut Pohan, berupa penundaan kenaikan gaji berkala, penundaan kenaikan pangkat, dan penurunan pangkat setingkat lebih rendah masing-masing selama satu tahun. “Jika hukuman disiplin berat berupa pembebasan dari jabatan struktural dan pemberhentian dengan hormat atas permintaan sendiri sebagai pegawai negeri sipil,” kata dia. Sumber di kejati menyebutkan jaksa yang dipecat yaitu jaksa dari Blambang an Umpu dan seorang pegawai TU berinisial HP. “Nama jaksanya saya lupa,” ujarnya. Sedangkan yang diberhentikan sementara sebagai jaksa yaitu Ar dan Ts. Selain itu, ujarnya, ada juga jaksa yang turun pangkat yaitu WU, Sh, dan seorang jaksa dari Kejari Sukadana. Kejati menuturkan ada 687 PNS di lingkungan Kejati Lampung yang terdiri atas jaksa 286 orang dan pegawai tata usaha (TU) ada sekitar 401 orang. “Kejati Lampung pegawainya ada 169 orang, di mana jaksa 73 orang dan TU 96 orang, sisanya di masing-masing seluruh kejari di jajaran Kejati Lampung,” kata dia. Terkait dengan banyaknya lapor an tentang jaksa yang kurang baik, ia menjelaskan terdapat 20 laporan pengaduan masyarakat yang masuk ke Kejati Lampung. Dari pengaduan itu telah diklarifikasi oleh yang bersangkutan dan terdapat tiga jaksa yang terbukti atas laporan tersebut, sedangkan 17 lainnya tidak terbukti. “Laporan memang banyak yang masuk. Kami tidak langsung meyakini, butuh klarifikasi dari jaksa yang bersangkutan dan setelah ditanya langsung kepada yang bersangkutan, ternyata laporan itu ada yang benar dan ada yang tidak,” katanya. (ANT/R-2)
TAFSIR AL-MISHBAH
Pentingnya Kontrol Sosial
Quraish Shihab
n METRO TV
PEMBAHASAN Tafsir Al-Mishbah kali ini adalah Ayat 24 sampai 35 Surah Al-Anfaal (Harta Rampasan Perang). Kelompok ayat ini mengandung esensi tentang kuasa Allah dan hidup bermasyarakat. Ayat-ayat ini mengajak manu-
±
CMYK
sia menyesuaikan diri dengan kehenda k A lla h. Dijelaskan dalam Ayat 24, Allah membatasi antara seseorang dan hatinya, sedangkan hati adalah wadah keinginan dan cita-cita. Oleh karena itu, harus disadari bahwa tidak semua keinginan dapat terpenuhi. Allah kuasa mewafatkan manusia sebelum semua keinginannya terpenuhi. Setiap muslim hendak nya mel a k u k a n kont rol s osi a l . Masyarakat yang tidak mene gakkannya akan rapuh dan ini menjadikan semua anggotanya dapat ditimpa bencana. Tabrak an yang terjadi, merugikan juga yang ditabrak, kendati dia tidak
±
bersalah. Rasa aman adalah salah satu nikmat Allah terbesar. Ia hanya dapat diraih satu masyarakat, jika anggotanya hidup dalam suasana harmonis, ingat mengi ngatkan dan berupaya mencegah penganiayaan antarmereka. Ayat 30 bercerita tentang Allah menggagalkan upaya kaum kafir untuk menipu daya muslimin. Maksudnya, makar dan upayaupaya menghalangi tersebarnya agama Allah, berlanjut terus dan merupakan kewajiban umat Islam bekerja sama memben dungnya sambil memohon bantuan Allah. n n GEMA RAMADAN...Hlm.6-7
±
±
±