Lampung Post Edisi,Senin 2 April 2012

Page 1

± ±

± ±

CMYK CMYK

Terbit Sejak 1974 Sirkulasi: (0721) 788999 Layanan Umum: (0721) 783693 Iklan: (0721) 774111 SMS: 0815 4098 5000 Redaksi (0721) 773888 SMS: 0812 7200 999

www.lampungpostncom

senin, 2 april 2012

± ±

CMYK

l No. 12396 l TAHUN XXXVII

DINAMIKA MASYARAKAT LAMPUNG

Terbit 24 Halaman

i HARGA ECERAN : Rp3.000 KURS

± ±

Biaya akta kelahiran di Bandar Lampung memberatkan... HLM. 2

Jadi tersangka, KPK belum juga tahan Miranda-Angie.... HLM. 5

BURAS H. BAMBANG EKA WIJAYA

Penguasa Tak Paham Penderitaan Rakyat!

± ±

“HEBOH penaikan harga BBM dari protes di jalanan seantero negeri sampai paripurna DPR memberi isyarat, pengua­sa tak memahami penderitaan rakyatnya!” ujar Umar. “Standar penguasa untuk pemenuhan kebutuhan hidup rakyat selalu di bawah survival—tak cukup untuk hidup! Misalnya, anggaran panti asuhan 3 ons beras dan uang seikat bayam/orang/hari, berlaku seumur-umur!” “Dalam kenaikan harga BBM terakhir menilai kompensasi Rp150 ribu/bulan/keluarga cukup untuk menutupi kekurangan akibat kenaikan harga BBM 33%!” timpal Amir. “Jadi, Rp5.000/hari/keluarga, kalau rata-rata keluarga mempunyai empat jiwa Rp1.250/ orang, untuk menambah ongkos angkot atau ojek dua anak ke sekolah yang ikut naik harga BBM, tak cukup! Bagaimana harus menutupi kekurangan belanja dapur dan kebutuhan pokok lainnya yang harganya naik terkatrol Alhasil, setiap harga BBM, tak ada solusi! Akhirnya, kualitas dan kuantitas konsumsinya membuat yang dikurangi, hingga penderitaan kebijakan rakyat yang sudah serbakekurangan penguasa nian jadi semakin parah!” “Hal itu terjadi oleh kebiasaan dihadang demo penguasa melihat segala sesuatu lewat angka-angka kuantitatif!” tegas Umar. “Sebenarnya kebiasaan itu tak buruk, bahkan standar hidup bagi pemimpin modern! Celakanya, angka-angka kuantitatif itu di negeri terbelakang sering diperoleh lewat proses yang tereduksi berbagai kepentingan! Akibatnya, angka yang dihasilkan jauh dari realitas sebenarnya, hingga ketika dijadikan dasar membuat kebijakan oleh penguasa, menjadi tak manusiawi!” “Contoh angka kuantitatif yang tereduksi berbagai kepenting­an itu, pengangguran!” timpal Amir. “Seseorang tak masuk kategori penganggur jika dalam seminggu be­ kerja selama dua jam! Kalau artis satu minggu sekali manggung dua jam mungkin honorariumnya lebih Rp5 juta! Kalau pekerja serampangan di kampung, seminggu kerja dua jam itu mungkin memperbaiki genteng rumah tetangga bocor, hasilnya paling cuma secangkir kopi! Jelas tidak manusiawi kalau barisan warga ini tak masuk kelompok penganggur, tak kebagian distribusi bantuan negara buat penganggur!” “Jadi, terlihat jika penguasa tak memahami soal penderitaan rakyatnya bukan akibat keterbatasan pengetahuan dirinya, tapi terbentuk lingkungan kekuasaannya—laporan bawahan asal bapak senang (ABS), informasi politisi terdekatnya yang sudah tereduksi kepentingan politik (power tend to corrupted), serta angka-angka dari publik yang tereduksi berbagai kepentingan pula!” ujar Umar. “Alhasil, setiap membuat kebijakan penguasa dihadang demo atas nama penderitaan rakyat di seantero negeri!” ***

Add on: facebook.com/buraslampost

Follow on: @buraslampost

OASis

Arumi Bachsin tambah jam terbang di layar lebar... HLM. 16

Polres Lambar sita 3,4 ton premium... HLM. 24

1 US$ Rp9.180

±

jumat, 31 Maret 2012 SUMBER BI

MK Siap Uji UU APBN-P JAKARTA (Lampost): MK bersiap menguji UU tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2012 terhadap konstitusi karena dinilai bertentangan dengan UUD 1945. Pasalnya, meskipun harga BBM tidak naik per 1 April, pemerintah bisa menaikkan harga sesuai harga dunia. “Silakan kalau mau diajukan ke MK, tentu akan diproses,” kata Ketua MK Mahfud M.D. di Yogyakarta, Minggu (1-4). Mahfud memastikan menangani kasus itu tanpa tekanan opini publik, demonstrasi, DPR, dan pemerintah. MK akan membuat putus­ an sesuai kewenangan dan konstitusi. Pada 15 Desember 2004, MK membatalkan Pasal 28 (2) UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi (Migas). Dalam pertimbangan, MK menyatakan penentuan harga BBM dalam negeri tidak boleh diserahkan kepada mekanisme harga pasar bebas karena bertentangan dengan Pasal 33 UUD 1945. Mahfud menjelaskan putus­ an MK pada 2004 itu bermakna harga BBM tidak boleh di­ serahkan ke mekanisme pasar, pemerintah harus ikut campur menentukan harga BBM. “Merundingkannya dengan DPR itu bentuk turut campur agar tidak ikut mekanisme pasar sepenuhnya,” kata dia. Namun, yang harus dibuktikan adalah apakah betul dilaksanakan untuk kemakmuran rakyat sesuai Pasal 33 Ayat (3) UUD 1945. “Itulah yang harus diuji.” Rapat paripurna DPR yang berla ngsu ng Ju mat (30 -3) hingga Sabtu (31-3) dini hari sepakat menunda penaikan harga BBM pada 1 April 2012.

n ANTARA

AKSI PENOLAKAN HARGA BBM. Massa Front Perjuangan Rakyat (FPR) mendorong motor dalam aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM di depan Istana Negara, Jakarta, Minggu (1-4). Aksi ini menuntut pemerintah agar membebaskan seluruh korban yang ditangkap polisi, mengecam sidang paripurna DPR, dan menolak penaikan harga BBM. Sidang paripurna menyetujui penambahan Ayat (6a) dalam Pasal 7 RUU tentang APBN-P 2012 yang menyatakan pemerintah bisa menyesuaikan harga BBM jika harga rata-rata minyak mentah di Indonesia (ICP) naik atau turun hingga lebih dari 15% dalam waktu enam bulan.

M

erundingkannya dengan DPR itu bentuk turut campur

Ajukan Pengujian

Pakar hukum Yusril Ihza Mahendra berencana mengajukan permohonan pengujian Pasal 7 Ayat (6a). “Saya sudah telaah, Pasal 7 Ayat (6a) nabrak Pasal 33 UUD 45 seperti ditafsirkan MK,” kata Yusril, melalui e-mail yang diterima Antara di Jakarta kemarin. Menurut Yusril, pengujian tidak hanya materiel, karena bertentangan dengan Pasal 33 dan Pasal 28D Ayat (1) UUD 1945. Tetapi formal, karena menabrak syarat formal pembentukan UU

sebagaimana diatur UU No. 12 Tahun 2011. “Norma Pasal 7 Ayat (6a) selain mengabaikan kedaulatan rakyat dalam mene­ tapkan APBN. Selain itu, mengabaikan asas kepastian hukum dan keadilan sehingga potensial dibatalkan MK,” ujar Yusril. Dalam perkembangan lain, Pertamina menetapkan harga terbaru BBM jenis pertamax Rp10.200/liter sejak 1 April atau lebih mahal Rp5.700 ketimbang premium. Disparitas harga itu mempercepat jebol kuota BBM bersubsidi. Harga jual pertamax naik Rp650 dari sebelumnya Rp9.550 per liter, sedangkan pertamax plus naik dari Rp8.850 per liter menjadi Rp10.350 per liter. Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Harun di Jakarta, kemarin, menjelaskan penaik­ an harga pertamax dan pertamax plus itu juga untuk seluruh Indonesia. Di Lampung, pembatalan penaikan harga BBM tidak berpengaruh pada harga di tingkat eceran. Hingga kemarin, harga premium di berbgai desa masih tinggi, yakni Rp7.000/liter. (U-1)

pajak progresif

PKB Membingungkan BANDAR LAMPUNG (Lampost): Penerapan tarif progresif pajak kendaraan bermotor (PKB) masih membingungkan. Setelah terkendala sistem di awal pene­ rapannya, sejumlah pemilik kendaraan juga bingung dengan kenaikan tarif. Informasi yang dihimpun Lampung Post pekan lalu menyebutkan sejumlah pembayar pajak yang mendapat kendaraan dari perusahaan harus menanggung beban kenaikan. Pasalnya, kendaraan yang masih atas nama perusahaan itu dihitung sebagai penambahan kendaraan dan pemilik harus menanggung biaya kenaikan. Petugas Samsat yang mendapat komplain dari pembayar pajak juga tidak dapat menjelaskan keberatan tersebut. “Saya mendapat kendaraan dengan cara mencicil dari kantor. Tapi, kenaikan pajaknya harus saya tanggung, karena perhitungan

pajak dihitung milik perusahaan, bukan milik saya,” kata Aan, warga Bandar Lampung. Sekretaris Dinas Pendapatan (Dispenda) Lampung Firman Burmansyah menjelaskan tarif berlaku untuk kendaraan pelat hitam dengan jenis kendaraan, nama, dan alamat pemilik yang sama. Kendaraan pertama dikenakan PKB 1,5% dari nilai jual kendaraan bermotor (NJKB), sedangkan PKB kendaraan kedua naik menjadi 2%, kendaraan ketiga 2,5%, dan kendaraan keempat dan seterusnya 3%. A nggota Komisi III DPR D Lampung Imer Darius, Ming­ gu (1-4) malam, menjelaskan sejak diberlakukan pada 12 Maret 2012 belum ada laporan berapa jumlah kendaraan yang kena tarif progresif itu hingga akhir Maret 2012. Namun, Imer menga­k ui sejak pemberlakuan tarif progresif masih banyak kendala di lapangan. (WAH/LIN/U-1)

±

‘Triclosan’, Racun Pasta Gigi

± ±

Meskipun studi tentang bahan kimia antimikroba mendorong Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat mengakui dampak negatif triclosan terhadap kesehatan manusia, bahan ini masih dibolehkan menjadi bahan sabun, alat kecantikan, deodoran, pasta gigi, dan berbagai produk perawatan diri lainnya. Penelitian terbaru efek triclosan terhadap kesehatan menemukan bahan ini mengubah proses hormon dan bertindak sebagai racun tiroid. Seperti dilansir Rodale, Minggu (1-4), bebera­ pa data lain juga menemukan bahan ini bisa menyebabkan peningkatan resistensi terhadap antibiotik. Bahkan, penelitian terbaru lainnya mengaitkan triclosan dengan alergi. (U-1)

), Ayegbeni Yakubu (Blackburn Rovers), headshot hot Steve Kean (Blackburn Rovers), headshot wasit,

(EPL) EPL)

PL)

PL) PL) nited (Liga Eropa) mwich (EPL) lbao (Liga Eropa)

5-Lowe, 12-Pedersen, 15-NZonzi, 21-M.Olsson,

nes, 18-Young, 22-Scholes, 16-Carrick,

± ±

CMYK CMYK

LIGA PRIMER

OPINI

Saatnya MU Jauhi Kejaran City

Negara BBM (Benar-Benar Mabuk)

BL ACK BUR N —Manchester temuan terakhir keduanya, Setan tungan bagi Wayne Rooney United membawa misi melebar- Merah lebih unggul dengan me- dkk. Ditambah hasil imbang kan selisih poin dengan Man- menangkan 2 laga dengan 2 lain- City, mental para penggawa chester City saat bertandang nya berakhir imbang dan 1 laga The Red Devils pastinya akan ke markas Blackburn Rovers, milik tuan rumah. Ewood Park berlipat untuk bisa memenangEwood Park, Selasa (3-4) dini juga sangat bersahabat dengan kan laga. hari WIB. Selain itu, menuntas- MU karena kekalahan terakhir Namun, tidak akan mudah kan dendam saat dipermalu- mereka terjadi pada 2006. bagi MU untuk bisa membawa Selain itu, penampilan MU pulang 3 poin. Kemenangan kan The Rovers di Old Trafford, dalam performa baik dengan juga diincar pasukan Steve akhir tahun lalu. Laga ini menjadi penting memenangkan tiga laga tera- Keane untuk bisa melepaskan bagi Setan Merah untuk terus khir di Liga Primer. Sebaliknya, diri dari jeratan degradasi. menambah perbedaan poin di laga terakhir Blackburn di Mere­k a memiliki modal me­ kandang Bolton. dengan Cit y yang secara raup 7 poin di tiga Ini memang menjadi keun- laga terakhir. (O-2) mengejutkan diimbangi Sunderland Siaran langsung di Et i had StaMNCTV, Selasa (3-4), Pukul 02.00 WIB dium. KemeManchester United (4-4-2) Blackburn (4-2-3-1) nangan akan VS membawa 4 25 pasukan 3 Jones Valencia 23 Sir Alex Olsson Hoilett 10 Ferguson 16 16 6 Rooney Carrick Dann 15 berselisih Evans NZonzi 1 24 10 1 6 angka de­ Robinson Formica Yakubu De Gea 22 ngan The 19 5 31 Welbeck Scholes Ferdinand Citizens. Hanley 12 Pedersen Jika me21 18 35 3 nilik rekor M.Olsson Young Lowe Evra Wayne Rooney Ayegbeni Yakubu lima per-

± ±

MELIHAT perjalanan demonstrasi di berbagai daerah dan dilakoni berbagai elemen plus jalannya paripurna tergambar bahwa negara ini sedang benarbenar mabuk akibat BBM. BBM m a k n a s e s u n g g u hnya adalah bahan bakar mi­ n y a k , s a n g at lek at den g a n keh idupa n k ita seha r i-ha r i. Ta n p a BBM , a k t i v it a s k it a akan macet. Oleh sebab itu, dalam kajian politik internasional, minyak bumi menjadi isu strategis. Bahkan, perang konven siona l ker ap d ipic u perebutan ­m inyak bumi. Beragam polemik kepentingan pengguna BBM ada di kasta mana? Borjuiskah atau proletar, tetap saja menurut saya lebih dari sebulan terakhir BBM membuat seluruh elemen di negara ini benar-benar mabuk. Kondisi ini kemudian dipakai politisi untuk membuat dagelan mabuk-mabukan dengan menyatakan bahwa saat

±

Arizka Warganegara Pengajar Ilmu Politik Universitas Lampung

ini harga BBM tidak naik, tetapi memberi peluang enam bulan ke depan untuk naik. Di berbagai negara yang dilanda konflik politik, political asylum identik dengan fearless (ketakutan). Begitupun keinginan pemerintah menaik kan harga BBM dan berikut argumentasinya membuat sebagian masya ra kat sea ka n terkena gejala lunatic asylum (penyakit kehilangan konsentrasi diri atau hilang orientasi). n

CMYK

Bersambung ke Hlm.12

± ±


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.