±
±
CMYK
± facebook.com/lampungpost @lampostonline @buraslampost
I
24 Hlm. minggu 1 februari 2015
TERUJI TEPERCAYA
i TAHUN XL Terbit Sejak 1974 i Rp.3000 No. 13390
www.lampost.co
±
Bom Waktu
Villarreal Siap Jegal Barca TUAN rumah Barcelona akan memanfaatkan laga kandang menghadapi Villarreal dengan sebaik mungkin agar dapat mengejar selisih jumlah poin dengan pemuncak klasemen sementara, Real Madrid. Meski demikian, Villarreal tidak akan menyerah begitu saja. Salah satu kunci kemenangan Villarreal di laga tandang adalah barisan pertahanan mereka. Di sepuluh laga tandang, mereka hanya kemasukan 8 gol dan menjaga gawang bersih dari kebobolan tidak kurang dari empat kali kesempatan. Kekuatan ini mengartikan Villarreal merupakan tim dengan barisan pertahanan terbaik kedua di laga tandang di La Liga, tepat di belakang Blaugrana yang hanya kemasukan lima gol dalam pertandingan tandangnya. Barcelona memang belum pernah kalah dalam pertemuan dengan Villarreal sejak musim 2007-2008 dan kali ini sudah memenangi tiga pertemuan sebelumnya di Camp Nou. Villarreal, Senin (1/2) dini hari WIB, akan mendatangi Camp Nou
Bernama Sampah Salah satu masalah besar kota metropolitan adalah sampah. Pengelolaan sampah yang tidak bersungguh-sungguh bisa menjadi bom waktu. Meza Swastika
B
EGITU juga dengan Bandar Lampung. Kota yang berkembang pesat ini sudah mulai terlihat ngos-ngosan dalam mengelola sampah. Walaupun dari sisi distribusi pengangkutan sampah di jalan-jalan protokol sudah lebih baik ketimbang beberapa tahun lalu. Dua pemulung terlihat mengais-ngais di gunungan sampah di sudut PKOR Way Halim. Mereka seolah tak menghiraukan bau menyengat yang menyeruak dari sampah-sampah yang bertumpuk itu. Wahyudi, warga Kelurahan Way Halim, yang tinggal tak jauh dari tumpukan sampah di kompleks PKOR Way Halim, mengaku sudah lelah mengingatkan para petugas kebersih an yang membuang sampah di sudut kompleks PKOR Way Halim.
“
Ini bisa jadi masalah serius yang akan bisa menjadi bom waktu untuk Kota Bandar Lampung.
±
“Kami sudah capek ngasih tahu ja ngan buang sampah di situ, tapi masih saja. Malah sekarang bukan cuma petugas kebersihan, warga pun semaunya saja membuang sampah di sini,” katanya menunjuk tumpukan sampah yang terus menggunung itu. Perlahan tapi pasti, Bandar Lampung kini tengah mengalami darurat sampah, setiap hari berton-ton bahkan bermeter kubik sampah dihasilkan oleh warga Bandar Lampung.
Tingkatkan Kesadaran Berdasarkan hasil penelitian Lembaga Penelitian Unila, beberapa waktu lalu, menunjukkan jika rata-rata per hari setiap warga di Bandar Lampung menghasilkan sebanyak 2,5 liter sampah padat, sehingga jika dikalkulasikan terdapat 3.082.562 meter kubik
sampah setiap harinya. Angka ini bahkan melonjak drastis dari tahun ke tahun. Tahun sebelumnya volume sampah diperkirakan sebanyak 2.086,71 meter kubik dengan asumsi setiap warga menghasilkan sampah 0,43 kilogram/hari. Ironisnya, tak semua tumpukan sampah itu bisa terangkut. Meskipun Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Bandar Lampung telah berupaya maksimal mengangkut sampah-sampah itu. Aktivis lingkungan, Anfan Yunada, menyebut dari sekian banyak sampah yang dihasilkan warga Kota Bandar Lampung, tak semuanya bisa terangkut oleh petugas kebersihan. Ia menyebut pentingnya meningkatkan kesadaran terhadap masyarakat, termasuk pula mulai membangun persepsi yang sama dalam hal pemanfaatan sampah. “Ini bisa jadi masalah serius yang akan bisa menjadi bom waktu untuk Kota Bandar Lampung,” katanya.
Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Bandar Lampung Budiman, beberapa waktu lalu, menyebut banyak faktor yang menimbulkan semakin besarnya volume sampah tersebut. Mulai dari pertumbuhan penduduk sampai konsumsi penduduk dan masih rendahnya tingkat kesadaran terhadap sampah. “Kami sudah berupaya maksimal den gan petugas-petugas kebersihan untuk mengatasi sampah ini,” ujar Budiman.(SAG/*7/M2)
dengan berbekal sejumlah angka yang mengesankan. Villarreal yang dikenal dengan nama Kapal Selam Kuning ini belum pernah kalah di kandangnya sendiri, El Madrigal. Tim ini total sudah menang empat kali, seri lima kali, dan satu kali kalah dari tim Unai Emery. Tim asuhan Marcelino Garcia Toral ini telah memenangi banyak laga di tempat yang sulit, seperti yang mereka lakukan di Vicente Calderon mengalahkan Atletico Madrid dengan skor 1-0. Sementara itu, setelah hengkang dari 12 tahun kebersamaan di Barcelona, Jonathan Dos Santos akan menghadapi mantan timnya saat Villarreal berkunjung ke Camp Nou. Santos mengata kan dirinya mantap bersama Villarreal dan memberikan pandangannya mengenai perkembangan tim asuhan Luis Enrique. Menurutnya, laga melawan Barca akan sangat keras, seperti semua laga yang dimainkan di Camp Nou. Apalagi, Barcelona sangat kuat di kandangnya. Tapi timnya sedang dalam performa yang bagus dan yakin bisa meraih tiga poin. “Kami tahu Barcelona bisa sangat mematikan dan kami harus sangat hati-hati dengan setiap detailnya. Kami datang ke Camp Nou untuk menang,” kata dia. (MTVN/O2)
Lima Laga Terakhir Barcelona
Lima Laga Terakhir Villareal
29 Jan 2015 Copa del Rey Atl. Madrid 2-3 Barcelona 25 Jan 2015 La Liga Elche 0-6 Barcelona 22 Jan 2015 Copa del Rey Barcelona 1-0 Atl. Madrid 19 Jan 2015 La Liga La Coruna 0-4 Barcelona 16 Jan 2015 Copa del Rey Elche 0-4 Barcelona
� AFP/JOSEP LAGO
mezaswastika@lampungpost.co.id
±
Neymar
11
5
7
12
15 133
14
2
21 6
±
6
8
10 9
18
25 Jan 2015 La Liga Villarreal 1-0 Levante 22 Jan 2015 Copa del Rey Villarreal 1-0 Getafe 18 Jan 2015 La Liga Villarreal 2-0 Ath. Bilbao 15 Jan 2015 Copa del Rey Sociedad 2-2 Villarreal 11 Jan 2015 La Liga Malaga 1-1 Villarreal
5
19 15
3 2
1
18
Villarreal (4-4-2)
Barcelona (4-3-3) 13-Bravo, 2-Montoya, 3-Pique, 15-Bartra, 18-Alba, 6-Xavi, 12-Rafinha, 5-Busquest, 9-Suarez, 10-Messi, 11-Neymar
Sorot... Hlm. 14
Pelatih: Luis Enrique
1-Asenjo, 18-Costa, 15-Ruiz, 5-Musacchio, 2-Gaspar, 19-Gomez, 21-Bruno, 14-Trigueros, 6-J dos Santos, 7-Vietto, 8-Uche
Pelatih: Marcelino
Siaran langsung RCTI, Senin (2/2) Pukul 03.00 WIB
oasis
Jam Biologis dan Performa Atlet
n INT
±
PARA peneliti dari Universitas Birmingham Inggris mengata kan kemampuan fisik se seorang dalam berolahraga juga ditentukan jam biologis tubuh. Beberapa aspek kemampuan olahraga dianggap mencapai puncaknya pada sore hari, tetapi studi yang diterbitkan di jurnal Current Biology itu menunjukkan kebiasaan tidur masing-masing memiliki dampak kuat terhadap performa atlet. Penelitian ini dilakukan terhadap 20 pemain hoki wanita yang diminta berlari sejauh 20 meter di enam periode waktu berbeda, antara pukul 07.00—22.00. Hasilnya menunjukkan puncak performa setiap orang berbeda-beda bergantung waktu tidur mereka. Atlet yang bangun pagi mendapatkan puncak performa saat jam makan siang. Sedangkan yang tidur larut mencapai puncak performa saat petang. (MI/R5)
±
BNN Bidik 100 Ribu Penyalah Guna Narkoba HINGGA akhir Januari 2015, jumlah penyalah guna narkotika dan obat-obatan terlarang yang siap direhabilitasi baru mencapai 18 ribu atau sekitar 10% dari target Badan Narkotika Nasional (BNN) sebanyak 100 ribu. Kepala BNN Komjen Anang Iskandar saat deklarasi Gerakan Rehabilitasi 100 Ribu Penyalah Guna Narkoba di Lapangan Bhayangkara, Jakarta, Sabtu (31/1), mengatakan gerakan ini sebagai tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo yang ingin Indonesia bebas narkoba. Menurut Anang, target 100 ribu penyalah guna narkoba yang direhabilitasi masih jauh dari target Presiden yang mencapai 400 ribu per tahun. Ia menambahkan ada beberapa kendala yang menyebabkan target tahunan baru bisa menyentuh angka 100 ribu. “Kendala seperti infrastruktur, fasilitas, alat-alat pendukung, dan sumber dayanya saja belum mencukupi. Karena itu diharapkan program rehabilitasi bisa dirangkul agar bisa membuat program yang lebih spektakuler dibanding tahun ini karena prevalensi saat ini sudah 4 juta,” kata Anang. Untuk memaksimalkan ketersediaan fasilitas rehabilitasi narkoba, BNN akan menggandeng TNI dan Polri. “Kami akan menggandeng TNI dan Polri ka rena barak-barak milik TNI, Polri yang tidak terpakai akan kami gunakan untuk fasilitas rehabilitasi.” BNN juga akan bersinergi dengan Kementerian Kesehatan untuk memfungsikan sebagian fasilitas rumah sakit-rumah sakit jiwa di seluruh Indo-
DEKLARASI REHABILITASI NARKOBA. Grup band Slank beraksi menghibur penonton saat deklarasi Gerakan Rehabilitasi 100.000 Penyalah Guna Narkoba di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (31/1). Kegiatan tersebut merupakan upaya pemerintah bersama berbagai lembaga dan organisasi masyarakat untuk mewujudkan masyarakat Indonesia bebas narkoba.
CMYK
±
nesia untuk digunakan menjadi tempat rehabilitasi. Pihaknya juga mendorong masyarakat agar bahu-membahu membangun tempat rehabilitasi di lingkung an masing-masing. Menurutnya, dengan rehabilitasi para penyalah guna narkoba bisa pulih dan tidak dipidanakan. Namun, lebih dari itu, rehabilitasi juga dapat menekan angka permintaan narkoba ke titik paling rendah dan menjadikan para pengedarnya gulung tikar sehingga terusir dari Tanah Air. Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyarankan program
ini disosialisasikan ke daerah agar bisa mengingatkan masyarakat untuk menjauhi narkoba. Ia berpendapat jika tugas dari Presiden merehabilitasi 400 ribu penyalah guna setiap tahunnya, berarti butuh waktu 10 tahun targetnya rampung. “Tapi kalau hanya 100 ribu per tahun, berarti butuh kurang lebih 40 tahun untuk bisa merehabilitasi para penyalah guna. Itu pun kalau tidak ada jumlah penyalah guna baru. Bisa dibayangkan Indonesia tidak akan pernah lepas dari bayang-bayang narkoba,” kata Khofifah. (MI/R5)
n ANTARA/SIGID KURNIAWAN
DJP Kejar Penunggak Pajak Tiap Bulan DIREKTORAT Jenderal Pajak (DJP) menggiatkan gijzeling atau paksa badan kepada wajib pajak setiap bulan. Tahap awal, gijzeling dilakukan di Jawa dan Sumatera pada pekan depan. “Ke depan akan tertib setiap bulan. Minggu besok akan kami lakukan di Jawa dan Sumatera,” ujar Direktur Pencegahan dan Pemeriksaan DJP Kementerian Keuangan Dadang Suwarna kepada Media Indonesia (grup Lampung Post), Sabtu (31/1). Menurutnya, sejak dulu pemerintah sudah melakukan gijzeling, tetapi belum terekspos media. Setiap tahunnya Dadang mengaku menangkap sedikitnya 400 wajib pajak. Untuk gijzeling yang biasa juga disebut penyanderaan, pada Jumat (30/1), menurutnya sudah patut dilakukan. Hal itu karena SC (61) dari PT DGP atau perusahaan perdagangan kulit yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak Penanaman Modal Asing Tiga (PMA 3) tidak mengindahkan upaya persuasif dan surat paksa yang telah diberikan pemerintah. Menurut keterangan resmi yang dikeluarkan DJP, setelah melakukan imbauan, DJP meng irimkan surat teguran kepada SC dari 2005—2007 lalu surat paksa dari 2007—2009, dan
disusul surat perintah melakukan penyitaan pada 2012. Namun, semuanya tidak direspons hingga dilakukan pemblokiran harta penanggung pajak yang tersimpan di bank untuk ditujukan kepada 99 bank pada 2012 hingga 2014. Te r a k h i r, p e m e r i n t a h melakukan pencegahan SC agar tidak ke luar negeri dengan Keputusan Menteri Keuangan No.472/KMK.03/2007 tanggal 26 November 2007 karena penanggung pajak terlihat melakukan perjalanan ke luar negeri tanpa keinginan untuk melunasi pajak. Unt u k m e n i n d a k l a n j u t i penanggung pajak yang berada di luar negeri, pemerintah akan bekerja sama dengan kepolisi an setempat. Sembari terus menindaklanjuti penanggung pajak yang lain, Dadang meng aku akan terus bekerja sama dengan tim penanganan wajib pajak bekerja sama dengan Bareskrim. Dadang menambahkan potensi dari penagihan dengan cara pencekalan dan gijzeling mencapai Rp5 triliun. “Secara keseluruhan piutang yang bisa ditagih tahun ini Rp21 triliun dengan target penerimaan dari wajib pajak 2015 Rp20 triliun,” kata dia. (MI/R5)
±
±