Eceran Rp 2.000
Langganan Rp 55.000
16 Halaman
www.metrobanjar.co
SELASA
13 OKTOBER 2015
NO 5.504 TAHUN XVI ISSN 0215-2987
Ratusan Pinus Pun Hangus
BANJARMASIN POST GROUPRAHMADHANI
BEBERAPA petugas berusaha keras memadamkan api di hutan pinus, Senin siang.
BANJARBARU - Ratusan pohon pinus di Hutan Pinus II di Kelurahan Mentaos Banjarbaru, hangus terbakar pada Senin (12/10) siang. Diduga, kebakaran itu akibat seorang warga sekitar yang membakar sampah di pinggir areal hutan yang dikelola PDAM Intan Banjar tersebut. Kondisi pohon pinus yang
sebagian besar kering dan berusia tua, membuat api mudah merembet. Dari mulanya di pinggir, api menjalar hingga ke bagian tengah hutan pinus seluas 22 hektare itu. Sejumlah armada pemadam kebakaran langsung berupaya memadamkan. Mereka cukup terbantu adanya hidran-hidran yang disediakan pengelola hutan
pinus, sehingga tak kesulitan mendapatkan sumber air. Namun, cuaca panas dan angin yang cukup kencang, membuat api cepat melebar dan sulit dikendalikan. Hingga kemarin petang, petugas pemadam masih berjaga karena titik-titik api terus bermunculan. BERSAMBUNG KE HAL 8
MAMA JANGAN MENANGIS YAA...
Al Ghazali
Renny Ingin Dipegang Al CEWEK bernama Renny Andini penasaran terhadap sosok Ahmad Al Ghazali atau kerap dipanggil Al (18). Padahal, putra musisi top Indonesia, Ahmad Dhani tersebut sudah dua kali tampil di Banjarmasin, sebagai disc jockey (DJ). BERSAMBUNG KE HAL 8
Polisi Tembak 2 Pemulung
BERITAJATIM
MARTAPURA - Buat mamaku sayang. Asri berterima kasih banget sama mama udah membesarkan Asri sampai sekarang. Tapi Asri terpaksa meninggalkan mama. Mama jangan pernah menangis yaa... Begitulah sebait kalimat
yang tertulis pada secarik kertas yang yang ditinggalkan Asri Noor (31) sebelum dia mengakhiri hidup dengan cara tragis di kediamannya, Kompleks Bima Land Blok A No 8RT 12 Kelurahan Sungai
Lulut, Kecamatan Sungai Tabuk, Senin (12/10) siang pukul 12.30. Surat yang ditemukan tidak jauh dari jasadnya yang tergantung tali itu, berisi ucapan terima kasih Asri ke-
pada ibu dan saudaranya yang terlah berbuat baik kepadanya selama ini. Tak hanya itu. Beberapa kalimat di kertas tersebut BERSAMBUNG KE HAL 8
BANJARMASIN - Bendiy (25) dan Dede (19) tampak murung. Personel Satreskrim Polresta Banjarmasin membekuk kedua pemulung itu karena mencuri sepeda motor di wilayah Banjarmasin Utara. Kepada Metro, Senin (12/ 10), Dede Kusayeri, warga Jalan Trans Kalimantan Kompleks Persada Permai Baru Jalur 4 Kabupaten Batola, mengaku hanya bertugas mengawasi situasi saat Bendiy beraksi. Dede mengaku baru kenal Bendiy. Mereka samasama pemulung barang bekas. Kerap berputar-putar melakukan aktivitas di Jalan HKSN Kompleks AMD Permai, Kelurahan Alalak Utara. Hingga akhirnya keduanya berencana mencuri sepeda motor di kawasan itu. Karena sudah hafal, mereka mudah saja BERSAMBUNG KE HAL 8
Langsung Lihai Motret PRODUK kamera kian canggih, namun bukan berarti hanya untuk mereka yang sudah mahir atau profesional. Bagi yang pemula /beginner pun tersedia. Salah satunya Nikon D3300 lensa 18-55 VR yang bisa didapatkan di Borneo Digital Jalan Kuripan Banjarmasin. “Kamera itu dirancang untuk pemula, dengan fitur bantuan yang memudahkan pemakainya,” ujar owner Borneo Digital, Tjandra, Senin (12/10). Dia menyebutkan, keunggulannya adalah tidak memakai low pass filter yang membuat foto lebih tajam hasilnya, full HD movie
BANJARMASIN POST GROUP/KURNIAWAN
DUA pemulung yang mencuri di Kompleks AMD Permai saat diperlihatkan kepada media, kemarin.
Rahasia Sepatu Aneh MUNGKINtak banyak yang memperhatikan dan penasaran ingin tahu,
BIODATA Nama
Hansamu Yama (kiri) dan Ahmad Noviandani
BERSAMBUNG KE HAL 8
: Hansamu Yama Pranata (Hansamu) Tempat Lahir : Mojokerto Tanggal Lahir : 16 Januari 1995 Kebangsaan : Indonesia Klub : Barito Putera Posisi : Bek No Punggung : 16 Tinggi : 180 cm Ibu : Endang Riwayati Ayah : Fuji Saudara : Sulung dari Dua Bersaudara
kenapa pemain bek kesebelasan Barito Putera Banjarmasin, Hansamu Yama Pranata (20), pernah memakai sepatu bola beda warna antara sebelah kanan dan kiri, saat berlaga membela Timnas Indonesia U-23 pada Mei 2015 lalu? Jawabnya, ternyata Yama bukannya ingin tampil lain dan menjadi pusat perhatian di lapangan hijau. Melainkan itu tuntutan bagi seorang pesepak bola profesional seperti dia. “Iya mas, waktu itu memang disengaja. Sponsor yang khusus menyediakannya,” tutur Yama kepada Metro, BERSAMBUNG KE HAL 8
SPORTANEWS.COM
1310/M1