Metro Banjar Minggu 3 April 2016

Page 1

Eceran Rp 2.000

Langganan Rp 55.000

www.metrobanjar.co

16 Halamann

MINGGU

NO 5.677 TAHUN XVI ISSN 0215-2987

3 APRIL 2016

RAMPOK TEBAS LEHER NENEK KASWA Kalung Emas Milik Korban Dirampas KUALAKAPUAS - Luka di leher Kasmawati membuat perempuan sepuh berusia 61 tahun ini mengembuskan napas terakhirnya. Luka itu didapat akibat tebasan parang rampok yang menyatroni rumahnya, Jumat (1/4) malam. Suami Kasmawati, Anwar (71) turut terluka, namun lolos dari

kematian. Perampok berjumlah empat orang itu merampas perhiasan berupa kalung emas 99 karat, juga melukai kedua korbannya yang merupakan pasangan suami istri. Kaspul Anwar mengalami luka tusuk di bagian dada. Kasmawati mengalami luka tebas pada bagian leher. Aksi perampokan sadis itu terjadi di Pasar Jumat RT 09, Desa Terusan, Kecamatan Bataguh, Kabupaten

Kapuas, Kalteng, Jumat (1/4) tengah malam sekitar pukul 23.50 WIB. Korban sehari-hari berdagang kelontong, menjual soto sekaligus tinggal di kios tempatnya berjualan. Informasi diperoleh di Polsek Selat, pasutri itu BERSAMBUNG KE HAL 8

Satu Pelaku Ditembak KAPOLRES Kapuas AKBP Hendra Rochmawan Sabtu (2/4) mengatakan, berkat cepatnya laporan warga, maka kasus perampokan di Desa Terusan, Kecamatan Bataguh, cepat pula terungkap. Setelah mendapatkan informasi ciri-ciri empat pelaku, aparat Buser Polres Kapuas dan Polsek Selat

langsung melakukan pencarian. Satu persatu pelaku berhasil dibekuk. Semula hanya tiga orang yang ditangkap, yakni Abd alias Dullah (17) warga Desa Terusan Raya Baru, Handil Mawar RT 12, Kecamatan BERSAMBUNG KE HAL 8

BANJARMASINPOST GROUP/ISTIMEWA:GRAFIS/RIZALI RAHMAN

Duet dengan

Perutnya Ada Bekas Lindasan

Sahabat

PENYANYI asal Banua, Eka Rose tengah senang dan berbahagia. Dia baru saja mendapat perpanjangan kontrak menyanyi reguler di Hotel Rodhita Banjarbaru. “Ya, sangat bahagia masih diberi kesempatan berkarier dan masih dipercaya mengisi di Zwageri Coffeeshop, Rodhita Banjarbaru. Menyanyinya tetap di Eka Rose

ISTIMEWA

KORBAN - Aditya Noor Pratama, diduga korban tabrak lari saat berada di kamar jenazah RSUD Ulin Banjarmasin.

BERSAMBUNG KE HAL 8

MARTAPURA - Duka menyelimuti keluarga Aditya Noor Pratama saat berada di RSUD Ulin Banjarmasin, Sabtu (2/4) pagi. Seorang pamannya yang ikut ke kamar jenazah tak mampu membendung air matanya. Ya, kesedihan dirasakan lelaki yang mengenakan kemeja bergaris biru putih itu lantaran melihat keponakannya yang sudah tak bernyawa. Aditya Noor Pratama, merupakan warga Kompleks Wengga IV Blok B Nomor 516 RT 2 Liang BERSAMBUNG KE HAL 8

Susul Jejak Ayah BARITO Putera menyeleksi beberapa pemain asing dan juga pemain lokal sebagai persiapannya mengarungi Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016. Di antara pemain lokal yang diseleksi adalah BERSAMBUNG KE HAL 8

Marshell Huwae DOK/BPOST

ISTIMEWA

Keluarga Pengedar Sabu Dibekuk KOTABARU - Tragis bagi Fadatul Laila dan Nanang. Kakak beradik ini menyusul ayahnya masuk penjara karena terkiat peredaran sabu. Mereka tak dapat mengelak saat aparat Satuan Resnarkoba Polres Kotabaru meringkus, Jumat (1/4) siang. Polisi menemukan sabu dari kakak beradik itu. Pertama aparat menangkap Fadatul Laila di rumahnya di Jalan Pangeran Diponegoro, Kelurahan Kotabaru Tengah, Kecamatan Pulaulaut Utara. Ditemukan dua bungkus diduga berisi sabu seberat 0,51 gram, disimpan Laila di dalam kamarnya. Turut disita sebuah handphone milik Laila. Telepon selular tersebut menjadi petunjuk ISTIMEWA

Boka,Fadatul Laila dan Nanang

BERSAMBUNG KE HAL 8

Jenazah Prada Arman Dipulangkan ke Solo BANJARBARU - Sebuah pohon di tepi Jalan Jalan A Yani kilometer 18 Liang Anggang, Banjarbaru, jadi ‘saksi’ kerasnya tabrakan sepeda motor yang dikendarai prajurit dua (Prada) Arman Suryadi. Batang pohon itu sampai terkelupas. Sementara nyawa Arman tak tertolong. Peristiwa Sabtu (2/4) sekitar pukul 06.00 Wita itu sempat bikin heboh kawasan setempat. Warga BERSAMBUNG KE HAL 8

LAKA TUNGGAL Anggota BPK Landu dibantu warga setempat ketika mengevakuasi korban laka tunggal, Prada Arman Suryadi menuju Rs Auri Sjamsudinnor Banjarbaru, Sabtu (2/4) pagi.

Bajaj di Titik Nadir BAJAJ merupakan moda transportasi alternatif di Kota Banjarmasin. Sempat mengalami masa jayanya di era 80 hingga 90-an, kini alat transportasi umum ini berada di titik nadir. Jumlah penggguna menurun seiring persaingan dengan banyaknya kendaraan pribadi. Peremajaan menjadi satu solusi agar bisa bertahan. Baca: Banjarmasin Post

ISTIMEWA

0304/M1


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.