2 minute read
Masuk Semifinal Miami Open
MIAMI–Petenis nomor satu dunia
Carlos Alcaraz dan petenis nomor lima dunia Daniil Medvedev membukukan tempat mereka di semifinal
Miami Open. Mereka meraih kemenangan meyakinkan atas lawan mereka asal Amerika di Stadion Hard Rock, Miami, Jumat (31/3). Alcaraz mengalahkan unggulan kesembilan Taylor Fritz 6-4, 6-2, sementara Medvedev mengakhiri laju impresif petenis kualifikasi Christopher Eubanks dengan kemenangan 6-3, 7-5 di perempat final.
Alcaraz hanya membutuhkan 78 menit untuk menyingkirkan Fritz.
Petenis Spanyol itu kembali mendominasi dengan servis kerasnya dan menyerang petenis Amerika itu sejak awal.
Alcaraz tampil kuat dengan mematahkan servis gim pertama Fritz, dan dia melakukan hal yang sama lagi di awal set kedua untuk memenangi gim. Petenis berusia 19 tahun itu kembali mematahkan servis Fritz untuk unggul 5-2 dan memastikan kemenangan tanpa kehilangan satu poin pun di gim terakhir.
Selanjutnya, Alcaraz akan melawan unggulan kesepuluh asal Italia Jannik Sinner untuk upaya menyabet gelar
“Sunshine Double” menyusul kemenangannya atas Medvedev di Indian Wells.
Di pertandingan perempat final lainnya, Eubanks menahan dua servis dan tampil percaya diri menghadapi Medvedev. Namun, jeda hujan setengah jam mengganggu momentum Eubanks, servis pertama petenis 26 tahun itu dipatahkan setelah pertandingan kembali dimulai yang membuat Medvedev memimpin 4-3.
Medvedev justru tampil lebih baik setelah jeda. Dia berhasil merebut set pertama, tetapi Eubanks tidak menyerah begitu saja atas petenis Rusia itu.
Pada gim keenam set kedua, Medvedev memenangi reli di net untuk unggul 4-2, tetapi Eubanks kembali menunjukkan karakternya untuk bangkit. Namun, Medvedev memadamkan semangat Eubanks dan mengakhiri perlawanannya.
Petenis Amerika, yang akan naik dari peringkat 119 ke 85 di peringkat ATP, itu mengatakan Medvedev menunjukkan permainan di atas levelnya.
“Hal-hal kecil, peluang yang hilang, yang mungkin di beberapa turnamen yang pernah saya mainkan di masa lalu atau (melawan) beberapa lawan sepertinya bukan masalah besar,” kata Eubanks, seperti disiarkan AFP, Jumat (31/3).
Medvedev kini telah memenangi 22 dari 23 pertandingan terakhirnya, merebut gelar di Rotterdam, Doha, dan Dubai, dan mencapai final di Indian Wells, di mana dia kalah dari petenis nomor satu dunia Carlos Alcaraz.
“Saya tidak pernah memiliki awal musim yang bagus. Banyak pertandingan yang saya menangi, turnamen yang saya menangi. Saya sangat senang,” ujar Medvedev.
“Saya kecewa di Indian Wells ketika pukulan saya berakhir, tetapi satusatunya hal yang dapat Anda lakukan adalah memulai pukulan baru dan saya senang saya bisa membawa performa saya ke Miami.” Medvedev, yang mencapai semifinal di Miami untuk pertama kalinya, akan menghadapi sesama petenis Rusia Karen Khachanov untuk memperebutkan satu tempat di final.(*)
(MOTOGP.COM)
PENGGANTI: Jonas Folger saat masih membalap bersama Tech 3 Yamaha.
Gantikan Pol Espargaro
TERMAS DE RIO HONDO–Proses pemulihan cedera Pol Espargaro yang membutuhkan waktu panjang mengharuskan timnya GASGAS menurukan pembalap pengganti untuk seri ketiga MotoGP di Amerika Serikat 16 April. Pembalap yang bakal diturunkan adalah Jonas Folger. Pembalap 29 tahun tersebut saat ini berperan sebagai pembalap cadangan KTM bersama Dani Pedrosa dan Mika Kalio. GASGAS adalah tim satelit KTM di MotoGP.
Dalam regulasi MotoGP, pembalap utama hanya boleh absen di dua balapan tanpa ada pengganti. Nah, Pol sudah absen di balapan pembuka GP Portugal dan GP Argentina akhir pekan ini.
Cedera Pol didapat saat mengalami kecelakaan hebat di sesi latihan bebas hari pertama GP Portugal. Dia juga menjadi rider MotoGP pertama yang mengalami crash musim ini.
Folger sendiri bukan nama baru di MotoGP.
Dia sudah pernah debut di kelas premium pada 2017 bersama Tech 3 Yamaha.
Dia bahkan merengkuh podium setelah finis runner up di balapan kandangnya GP Jerman. Namun musim debutnya terhenti setelah menderita sakit Gilbert’s Syndrome. ”Pertama, aku berharap Pol (Espargaro) bisa pulih secepatnya,” ujarnya dilansir Crash, ”Aku yakin dia ditangani orang-orang yang tepat.”
”Dari aku sendiri, aku berharap bisa membalap lagi dan tiba di Texas (GP Amerika Serikat) dan bertemu semua orang di tim lamaku (Tech 3 saat ini GASGAS).”
”Aku tahu ini akan menjadi tugas berat bagiku. Meski begitu, ini adalah kesempatan besar dan cepat menemukan kecepatanku,” tutupnya.(jpc)