Rujukan Informasi Terkini
SELASA 13 OKTOBER TAHUN 2015
Eceran Rp.5.750
HALAMAN 37
Sugiatik Dihabisi Suaminya Leher Dijerat Tali, Seolah Bunuh Diri GLAGAH - Polisi bergerak cepat mengungkap kematian Sugiatik, 35, yang sejak awal disebut gantung diri. Setelah melakukan penyelidikan dan didukung hasil otopsi, polisi meyakini kematian warga Dusun Tembakon, Desa Banjarsari, Kecamatan
Suami Jerat Istri sampai Mati
Glagah, itu sengaja dibunuh. Siapa pelakunya? Dari serangkaian pemeriksaan saksi dan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi yakin pelakunya adalah Istriyono yang tak lain adalah suami Sugiatik. Begitu cukup bukti, pria berusia 42 tahun itu langsung ditetapkan sebagai tersangka. “Tersangka langsung kita tahan n
Jengkel Lantaran Istrinya Banyak Tagihan Utang
SELAIN berhasil menguak aksi pembunuhan terhadap Sugiatik, polisi juga berhasil menemukan motif di balik kejadian yang menggegerkan warga Dusun Tembakon, Desa Banjarsari, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, tersebut. Pengakuannya di hadapan penyidik, Istriyono mengaku jengkel lantaran perempuan pujaan hatinya itu memiliki banyak utang. Menurut keterangan warga sekitar, pasangan suami istri itu sering cekcok n Baca Jengkel...Hal 47
Baca Sugiatik...Hal 47
2
Lima menit kemudian Istriyono bangun untuk mengambil tali tampar sepanjang 3 meter. Tali itu lantas diikatkan pada kayu blandar di atap kamar depan dengan posisi tergantung.
1
3
5
Pukul 05.40 Istriyono melihat korban berada dalam kamar depan sedang duduk di tepi ranjang.
6
Setelah itu Istriyono melilitkan tali itu ke leher istrinya 3 lilitan. Tali ini dijeratkan sampai korban meninggal dunia seketika.
Istriyono lantas membuat sandiwara dengan memeluk Sugiatik sambil berteriak minta tolong seolah-olah istrinya bunuh diri
Sabtu (10/10) pukul 04.30, .30, 30, Sugia Sugiatik atik terbangun dari ari tidur lalu pergi ke kamar mandi. ndi. S Setelah Set etelah itu Sugiatik Su tidur lagi bersama ma suami s dan anaknya di depan an TV di ruang te ten tengah.
4 Saat itu Istriyono belum mengeksekusi istrinya. Dia terlebih dulu membangunkan putranya, Abdul Marik, 7, dan M m mengajaknya mandi.
GRAFIS: REZA FAIRUZ / RABA
BWI CERDAS
Start Pukul 08.00, Selesai Pukul 11.00
Dispendik Jamin Beasiswa Lancar BANYUWANGI - Penerima beasiswa pendidikan tidak perlu cemas menyusul terbitnya Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 900/4627/SJ. SE tersebut berisi dana hibah hanya bisa diberikan kepada lembaga yang memiliki badan hukum. Terkait turunnya SE tersebut, para penerima beasiswa sempat ketar-ketir karena tidak akan mendapatkan sokongan dana dari pemerintah n Baca Dispendik...Hal 47
KUCUR
NGOPAI
Penasaran Masakan Baru MESKI sudah menjadi owner Pesona Ikan Bakar, Marsono tampaknya tidak puas begitu saja. Hingga kini dia masih sering mencicipi menu masakan baru di berbagai rumah makan lain. Harapannya, dia bisa menciptakan inovasi baru mengenai menu masakan n Baca Penasaran...Hal 47 TAUFIK FERDIANSYAH/RABA
NIKLAAS ANDRIES/RABA
SEMBUNYIKAN WAJAH: Kapolsek Ketut Redana memberikan nasihat kepada tiga pasangan yang terjaring di sebuah hotel di pusat kota kemarin.
Siang Bolong Mesum di Hotel Tiga Pasangan Terjaring Razia BANYUWANGI - Aparat Polsek Banyuwangi mengamankan tiga pasangan yang asyik ngamar di sebuah hotel di pusat kota Banyuwangi siang kemarin.
Para lelaki dan perempuan yang terjaring razia itu berstatus bukan suami istri. Selain itu, mereka juga tidak memiliki kartu identitas, seperti kartu tanda penduduk (KTP). Kehadiran petugas mengejutkan pasangan yang sedang kasmaran
itu. Beragam alasan dikemukakan saat polisi memeriksa dokumen mereka di dalam kamar. Ada yang mengaku menjenguk saudara, bahkan sekadar mampir di kamar hotel n
Geliat Komunitas Perajin Batu Akik Banyuwangi
Andalkan Sisi Historis Bernilai Magis Perajin, penggemar, dan kolektor batu akik di Banyuwangi semakin meluas. Mereka terus menggali potensi batu khas dari Bumi Blambangan. Rupanya beberapa batu di Banyuwangi memiliki kualitas yang layak bersanding dengan batu bacan dan batu berkelas lain.
KEBERADAAN batu akik berkontribusi dalam menggerakkan perekonomian mikro. Bagaimana tidak, transaksi jual-beli batu akik bisa me-
CHIN JULLIEN/RABA
PUNYA NILAI MISTIS: Batu macan tutul dan kelabang yang diperoleh dari Gua Istana, Alas Purwo.
http://www.radarbanyuwangi.co.id
nambah penghasilan bagi beberapa kalangan. Sayang, pertumbuhan transaksi tersebut tidak diiringi persaingan positif. Justru persaingan harga antar perajin tidak sehat. Tidak adanya standar harga membuat harga batu akik di pasaran kacau. Berangkat dari kondisi itu, segelintir masyarakat Banyuwangi membentuk wadah bagi perajin batu akik. Komunitas tersebut bernama Kumbang atau kepanjangan dari Komunitas Batu Akik Banyuwangi. Ketua Kumbang, Edi Suryadi, mengatakan komunitas tersebut merupakan salah satu cabang dari Asosiasi Kerajinan Kaus Aksesori dan Batik (AKRAB) Banyuwangi yang merupakan binaan Disperindagtam Banyuwangi n
Golkar kubu Hidayat aktifkan kantor Bahasa kasarnya kudeta! Sugiatik dihabisi suaminya sendiri Sandiwara gantung diri itu akhirnya terkuak!
Baca Andalkan...Hal 47
' ( ) * " + ,-) #
. .
! " # $ % &
Baca Start...Hal 47
Baca Siang...Hal 47
CHIN JULLIEN, Banyuwangi
BANYUWANGI - Seminar “Fenomena Gangguan Pada Ginjal dan Solusinya� persembahan Jawa Pos Radar Banyuwangi di Hotel Ketapang Indah pada Sabtu mendatang (17/10) dijadwalkan berlangsung tiga jam. Kegiatan seminar itu akan dimulai pukul 08.00 dan sudah tuntas pukul 11.00. Oleh karena itu, untuk memaksimalkan kesempatan peserta dalam memperoleh solusi dan pemaparan masalah ginjal dari DOK.RABA dokter Roger Tan Roger Tan Choon Hian Choon Hian MBBS, panitia menyarankan peserta mempersiapkan pertanyaan untuk pakar ginjal tersebut. Sementara itu, masalah ginjal tidak dimungkiri secara perlahan tumbuh secara masif di Banyuwangi. Tak hanya masyarakat berusia lanjut yang terkena penyakit tersebut n
' (* " + 3 #
& ' ( ! ) * " # +, $,
.4 0
' (* " + -/ +
! " # $ %
01 2
email: radarbwi@gmail.com / beritaraba@gmail.com