KAMIS 17 MEI
25
TAHUN 2012
Catatan Perjalanan Direktur Radar Banyuwangi Choliq Baya ke Eropa (7)
Indahnya Tulip di Taman Bunga Terbesar Dunia Salah satu tujuan wisata terkenal di Belanda adalah Keukenhof, taman bunga terbesar di dunia. Kebetulan pada musim semi tahun 2012 ini, Keukenhof dibuka untuk wisatawan pada 22 Maret 2012 hingga 20 Mei 2012. Kami sangat beruntung berkesempatan mengunjungi taman bunga di Lisse, Belanda selatan, sebelum bertolak ke Belgia dan Prancis. RASANYA tak afdol bila ke negeri Kincir Angin tidak menikmati indahnya bunga tulip yang menjadi bunga kebanggaan negara tersebut. Meski ketika mengunjungi World Horticultural Expo Floriade
DZUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA’ SHUBUH 11.18 14.39 17.10 18.23 04.13
2012 di kota Venlo, saya sudah melihat bunga tulip, tetap tidak merasa puas. Sebab, hanya ada di beberapa pot, bukan dalam sebuah taman. Sementara itu, bunga tulip yang kami nikmati sekarang berada di taman terindah dan terbesar di dunia yang dalam 60 tahun terakhir sudah dikunjungi sekitar 44 juta wisatawan dari berbagai penjuru dunia. Perjalanan menuju Keukenhof hanya sekitar satu jam dari hotel Ibis, tempat kami menginap di kawasan Bandara Schiphol Amsterdam. Masuk ke Keukenhof, kami harus membeli karcis seharga 14,5 Euro atau sekitar Rp 174 ribu per orang. Khusus rombongan di atas 20 orang, tiket masuknya 12 Euro dan anak-anak 7 Euro. Pagi itu, wisatawan yang datang ke Keukenhof sudah cukup banyak, sehingga kami harus antre di dua pintu yang disediakan. Sebagian besar para
wisatawan datang secara rombongan menggunakan jasa biro perjalanan wisata. Dari bahasa yang digunakan, bentuk fisik dan bendera yang dibawa tour guide, saya bisa menebak asal negara mereka. Nah, yang bersamaan dengan rombongan kami saat masuk adalah rombongan dari India, China, Jepang, Albania, dan Amerika Latin. Begitu masuk, hamparan bunga warna-warni yang banyak didominasi aneka bunga tulip itu langsung menyambut kami. Wow… wonderful… kami dan para tamu lain langsung mengabadikan momen itu dalam kamera foto dan handycam, termasuk bermejeng ria dengan latar belakang bunga dan taman. Aneka gaya dan ekspresi kami peragakan di depan kamera tanpa malu-malu. Sebab, pengunjung lain juga melakukan hal yang sama n
JAWA POS FOTO
Baca Indahnya...Hal 35
WARNA-WARNI: Tulip di dalam pot di salah satu sudut Taman Bunga Keukenhof.
Bocah SD Sikat 1,7 Kg Perhiasan Masuk Toko Emas Lewat Genting
ADA APA LAGI
GALIH COKRO /RaBa
POT: Pekerja mempercantik median Jalan Gajah Mada, Banyuwangi, kemarin.
Rombak Median Jalan BANYUWANGI - Penataan wajah kota terus dilakukan. Setelah merombak beberapa taman kota, kini giliran beberapa ruas median jalan yang menjadi sasaran. Di tahun anggaran 2012 ini, median jalan yang direvitalisasi adalah median di sepanjang Jalan Brawijaya, Jalan Gajah Mada, dan Jalan Basuki Rachmat. “Penataan median jalan itu kita lakukan dengan konsep hijau dan ramah lingkungan,” ujar Plt Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Banyuwangi, Arief Setiawan. Menurut Arief, yang sedang dilakukan saat ini adalah memasang bunga dan rumput di median jalan. Sebelumnya, median pembatas di sepanjang Jalan Brawijaya dan Jalan Gajah Mada tersebut tidak ada bunga dan rumput n
ALI NURFATONI/RaBa
ANAK-ANAK: Komplotan bocah pembobol toko emas dengan barang bukti perhiasan di Mapolsek Purwoharjo kemarin.
Baca Rombak...Hal 35
Penerimaan Siswa Baru Mulai 29 Juni
HARI BUKU
GALIH COKRO/RaBa
JENDELA DUNIA: Pengunjung memilih buku bacaan di Perpustakaan Daerah kemarin (15/5).
Sehari Dikunjungi 125 Orang BANYUWANGI - Hari Buku Nasional yang diperingati setiap tanggal 17 Mei (hari ini) hendaknya menjadi pelecut bagi semua kalangan untuk lebih giat membaca. Apalagi saat ini, Pemkab Banyuwangi telah menyediakan berbagai fasilitas yang dapat memudahkan masyarakat mengakses buku yang notabene adalah jendela dunia. Terlebih, berbagai fasilitas untuk membaca itu dapat dimanfaatkan secara cuma-cuma. Kepala Tata Usaha (Ka TU) Kantor Perpustakaan, Arsip, dan Dokumentasi Banyuwangi, Pujianti mengatakan, sejak beberapa waktu lalu pemkab telah menyediakan lima unit mobil perpustakaan keliling. Satu mobil berkeliling ke perpustakaan desa dan perpus khusus yang tersebar di seantero Banyuwangi, sedangkan empat mobil lain keliling ke seluruh perpustakaan sekolah dan pondok pesantren (ponpes) di Bumi Blambangan n Baca Sehari...Hal 35
BANYUWANGI - Masa penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2012 akan tiba. Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi mulai mempersiapkan PPDB di semua jenjang pendidikan. Pelaksanaan PPDB tahun 2012 bagi sekolah non-rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) akan dilaksanakan 29 Juli hingga 3 Juli di semua jenjang, mulai TK, SD, SMP, hingga SMA. Sementara itu, khusus RSBI, penerimaan siswa baru akan dilaksanakan lebih awal daripada sekolah reguler. Kepala Dispendik Banyuwangi, Sulihtiyono mengatakan, pelaksanaan penerimaan siswa baru sekolah RSBI sudah
dilaksanakan sejak April lalu. Namun, hingga saat ini RSBI belum mengumumkan hasil seleksi, karena masih menunggu pengumuman unas SMP dan SD. “Pengumuman seleksi PPDB RSBI akan dilakukan setelah hasil unas SD dan SMP diumumkan,” tegas Sulihtiyono. Penerimaan siswa baru dilakukan melalui dua jalur, yakni jalur mandiri dan online. Melalui jalur online, salah satunya ditentukan prestasi akademis dan nilai rapor. Melalui jalur mandiri, kata Sulihtiyono, ditentukan prestasi nonakademis, kedekatan tempat tinggal dengan sekolah, dan tes potensi akademis n Baca Penerimaan...Hal 35
GALIH COKRO/RaBa
SUDAH TUA: Pasangan yang terjaring razia di hotel diamankan di Mapolsek Blambangan kemarin (16/5).
Jaring Enam Pasangan di Siang Bolong BANYUWANGI - Sebanyak 12 lelaki-perempuan diciduk aparat Polsek Blambangan kemarin (16/5). Mereka dirazia saat berduaan di kamar hotel, dan diketahui bukan pasangan suami istri. Menariknya, belasan orang yang terjaring razia tersebut rata-rata sudah berusia setengah abad lebih. Hanya sepasang yang usianya masih muda,
yakni perempuan berusia 25 tahun. Saat terjaring razia, dia berpasangan dengan laki-laki berusia 34 tahun. Diperoleh keterangan, 12 orang itu dijaring saat check in di Hotel Berlin Timur, Kelurahan Karangrejo, sekitar pukul 11.00. Kuat dugaan, mereka sengaja memilih berduaan di kamar hotel pada siang hari. Tujuannya, tentu menge-
labui aparat. Check in pada siang hari itu dilakukan sekaligus untuk menghindari kecurigaan suami atau istri masing-masing. Sepuluh dari 12 warga yang terjaring razia itu berasal dari luar Kecamatan Banyuwangi. Ada yang datang dari wilayah Kecamatan Kabat, Glagah, Licin, dan Kalipuro n Baca Jaring...Hal 35
In Memoriam Mantan Sekda Banyuwangi Is Soetrisno
Ingin Berikan Kado Buku Sejarah ke Pemerintah Salah satu putra terbaik Banyuwangi, Is Soetrisno, 83, telah pergi untuk selamanya. Hingga ajal menjemput, masih ada satu keinginan mantan sekretaris daerah (sekda) Banyuwangi pada dekade 1960-an sampai 1970-an itu yang belum terwujud. SIGIT HARIYADI, Banyuwangi SEBAGAI seorang prajurit yang ikut berjuang mengusir penjajah dari bumi pertiwi, nasionalisme dalam diri Letkol Infanteri Is Soetrisno tentu tidak perlu dipertanyakan lagi. Jangankan untuk
http://www.radarbanyuwangi.co.id
PURWOHARJO - Komplotan maling beraksi di toko emas Sumber Rezeki di pasar Dusun Curah Jati, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Ironisnya, para pelaku yang menggasak 1,7 kilogram perhiasan berbahan perak itu masih kategori anak-anak. Sejak ditangkap Selasa lalu (15/5), mereka Komplotan Maling Cilik masih mendekam di Sasaran: Toko Emas Sumber Rezeki sel tahanan Mapolsek Korban: Sugiyanto, 45 th. Purwoharjo hingga Alamat: Pasar Curah Jati, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo kemarin (16/5). Kehilangan: 1,7 Kg perhiasan Plafon di tempat keKerugian: Rp 39 juta jadian perkara (TKP) Tersangka: terlihat jebol. SebaInisial tersangka 1: JP gian genting di toko Umur: 9 th tersebut juga tidak Pendidikan: kelas 2 SD Alamat: Desa Purwoasri, Tegaldlimo ada di tempat. MeInisial tersangka 2: AH lihat hal itu, polisi Umur: 14 th menduga komplotan Pendidikan: kelas VIII SMP maling tersebut maAlamat: Desa Grajagan, Purwoharjo suk melalui genting. Saksi/Peran: - AL,14 th (batal ikut beraksi mencuri) Selain itu, polisi - WR, 15 th (tak tahu perhiasan itu menduga pelaku berhasil curian) badan kurus. Sebab, - DK, 17 th (tak berani menjual usai olah TKP, tidak perhiasan) ada satu pun kayu (reng) penopang genting rusak. Tembok di sekeliling toko juga tidak ada yang jebol. Dugaan polisi itu bisa dibuktikan. Tetapi, yang bikin polisi geleng-geleng adalah komplotan maling yang diduga kelas kakap itu ternyata masih pelajar. Bahkan, salah satu tersangka masih kelas dua SD. Dia adalah JP, 9, asal Desa Purwoasri, Kecamatan Tegaldlimo. Tersangka lain berinisial AH, 14, asal Desa Grajagan. Dia siswa kelas VIII di salah satu SMP di Kecamatan Purwoharjo n Baca Bocah...Hal 35
GALIH COKRO/RaBa
KENANGAN: Arif menunjukkan buku sejarah Banyuwangi versi DHC 45 yang dimotori alm. Is Soetrisno.
hal-hal penting, rasa cintanya pada bangsa dan negara juga dia tunjukkan pada hal-hal yang
terkesan sepele sekali pun. Tidak hanya itu, kontribusinya dalam proses pembangunan di Banyu-
wangi juga sangat besar. Maklum, semasa hidup, Is Soetrisno pernah menjabat sebagai sekda di kabupaten yang terletak di ujung timur Pulau Jawa ini. Kini, sosok yang dikenal memiliki kepedulian sosial yang tinggi itu telah tiada. Sejawat, kerabat, bahkan masyarakat umum, tidak sedikit yang merasa sangat kehilangan atas berpulangnya Purnawirawan TNI berpangkat Letkol Infanteri yang juga pernah bertugas sebagai Kepala Seksi Teritorial (Pasiter) Komando Distrik Militer (Kodim) 0825 Banyuwangi itu. Tak heran, ratusan orang rela berpanas-panasan untuk sekadar menghadiri prosesi pemakaman Is Soetrisno di Taman Makam Pahlawan (TMP) Wisma Raga Satria, Banyuwangi, Selasa siang (15/5) n
Polres buru cukong penambang emas Semoga tak cuma berani menyita gelondong kecil
Bocah SD sikat 1,7 Kg perhiasan Yang ini, kecil-kecil kelewat berani
Baca Ingin...Hal 35 email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com