Radar Banyuwangi | 18 Juli 2012

Page 1

RABU 18 JULI

25

Pendorong Perubahan dan Pembaruan

TAHUN 2012

Cagar Budaya di Depan Mata Bupati Anas Surati KSAD, Danrem Tinjau Inggrisan GALIH COKRO/RaBa

SITUS: Danrem Baladika Jaya meninjau kawasan Inggrisan di Jalan Diponegoro, Banyuwangi, kemarin.

BANYUWANGI - Rencana Pemkab Banyuwangi menetapkan kompleks Inggrisan sebagai cagar budaya dan monumen sejarah

Banyuwangi tampaknya mendapat respons positif Mabes TNI AD. Komandan Korem (Danrem) 083 Baladika Jaya Malang, Kolonel (Armed) Muhammad Nakir, langsung meninjau kompleks bangunan kuno di Jalan Diponegoro yang masih digunakan sebagai asrama prajurit TNI itu kemarin (17/7).

Dalam RPJMD Banyuwangi 2010-2015, kompleks Inggrisan menjadi sasaran pengembangan pariwisata berbasis kearifan lokal. Untuk menindaklanjuti hal itu, Bupati Anas beberapa waktu lalu sudah menyampaikan langsung kepada KSAD Jenderal Pramono Edhi Wibowo ■ Baca Cagar...Hal 35

Diawali Miniatur Pesawat B ANYUWANGI - Rangkaian kegiatan HUT ke-67 Proklamasi Kemerdekaan RI di Banyuwangi diawali pawai sepeda hias tingkat SD/MI kemarin (17/ 7). Ada ribuan siswa SD/MI yang berasal dari 12 gugus sekolah yang mengikuti rangkaian kegiatan agustusan itu. Pawai sepeda hias itu dilepas Wakapolres Kompol Muhammad Aldian di depan kantor Pemkab Banyuwangi. Hadir dalam pembukaan kegiatan itu Plt Sekkab Slamet Karyono dan beberapa pejabat Pemkab dan Polres Banyuwangi ■ Baca Diawali...Hal 35

GALIH COKRO/RaBa

BARISAN PEMBUKA: Dua siswa SDN IV Penganjuran menaiki sepeda berbentuk miniatur pesawat terbang dalam pawai sepeda hias agustusan di Jalan A. Yani, Banyuwangi, kemarin.

Konflik MOST kian Meruncing BANYUWANGI - Konflik Pemkab

HUT RABA

Ingat, Nanti Malam Tembang Kenangan BANYUWANGI - Malam Tembang Kenangan akan diselenggarakan Jawa Pos Radar Banyuwangi di hall restoran Pondok Wina nanti malam (18/7). Semua undangan yang sudah mendaftar diharapkan mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Undangan bisa menyiapkan lagu yang akan dinyanyikan dan menjaga kualitas suara. Sebab, acara tersebut diperkirakan dihadiri seratus orang lebih ■ Baca Ingat,...Hal 35

Banyuwangi dan PT. Dian Graha Utama (DGU) selaku pengelola Mall of Sri Tanjung (MOST) kian meruncing. Tak hanya pemkab yang menggugat pengelola MOST tersebut. Kali ini, perusahaan pengelola mal tersebut juga menggugat balik pemkab. Pihak PT. DGU menganggap konflik itu berdampak pada calon karyawan Borobudur Departemen Store (BDS) yang menempati mal tersebut. Para karyawan yang sebagian besar warga Banyuwangi itu kini terancam di-

rumahkan setelah izin BDS tidak kunjung turun. “Izin Borobudur (BDS) tidak diturunkan pemkab, padahal punya izin nasional,” cetus Direktur Utama (Dirut) PT DGU, Slamet Agus Darminto, kemarin (17/7). Darminto menyebut, izin BDS yang tidak lekas turun itu karena ada miskomunikasi antara pemkab dan PT. DGU. Akhirnya, pemkab pun memilih jalur hukum untuk menyelesaikannya. “Kita juga sedang menggugat pemkab,” ungkapnya. BDS yang menempati MOST, jelas dia, sebenarnya salah satu investor

dan tidak ada hubungannya dengan persoalan yang sedang dihadapi pihak MOST dan pemkab. BDS akan mengembangkan usaha dan membuka lapangan pekerjaan baru. “Karyawan yang sudah direkrut sekitar 150 orang,” ujarnya. Di antara karyawan BDS yang dirumahkan, hampir setiap hari ada yang datang menanyakan pekerjaannya. Tetapi, karena izinnya belum ada, maka BDS belum bisa beroperasi. “Para karyawan ada yang akan demo segala,” paparnya ■ Baca Konflik...Hal 35

BAGAIMANA INI...

GALIH COKRO/RaBa

SUDAH KINCLONG: Interior di salah satu lantai Mall of Sri Tanjung, Banyuwangi kemarin.

Banyuwangi Lumbung Beras Produktivitas beras : 6,5 - 6,7 kw/ha Produktivitas nasional : 5,9 - 6,0 kw/ha Produksi Padi 2011 : 700 ribu ton GKG Produksi Padi 2012 : 360 ribu ton GKG (per April 2012) Prediksi akhir tahun 2012: 900 ribu ton GKG

Banyuwangi Dapat Penghargaan Presiden BANYUWANGI - Kerja keras Pemkab Banyuwangi di sektor pertanian mendapat apresiasi Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Penghargaan peningkatan produksi beras nasional (P2BN) dari Presiden SBY itu diberikan, karena Banyuwangi dinilai berhasil memberikan kontribusi pada produksi beras nasional. Banyuwangi dinilai berhasil meningkatkan produktivitas beras. “Kontribusi kita pada produksi beras nasional lebih dari lima persen,” ungkap Kepala Dinas Pertanian, Kehutanan, dan Perkebunan (PKP) Banyuwangi, Ikrori Hudanto, kemarin (17/7). Ikrori menjelaskan, Banyuwangi memberikan kontribusi cukup signifikan pada produksi beras nasional. Produktivitas beras Banyuwangi adalah 6,5

hingga 6,7 kuintal per hektare (kw/ha) sukses melampaui produktivitas nasional yang hanya 5,9 hingga 6,00 kw/ha. “Produktivitas Banyuwangi menyalip produktivitas tanaman padi nasional,” ujarnya. Pada tahun 2011, produksi tanaman padi menurun dibanding tahun sebelumnya. Pada tahun itu, produksi gabah Banyuwangi hanya sekitar 700 ribu ton gabah kering giling (GKG). Penurunan produksi gabah itu disebabkan serangan hama secara besar-besaran di Bumi Blambangan. Akibatnya, ratusan ha tanaman padi gagal panen karena terserang hama. Walau pada tahun 2011 produksi beras Banyuwangi anjlok, tapi produktivitasnya tetap naik ■ Baca Banyuwangi...Hal 35

Desy Education Juara Jambore PTK-PAUDNI Nasional

Kemendiknas Sokong Penerbitan Buku Inovasi Desy GALIH COKRO/RaBa

Orgil Gepeng Muncul Lagi SETELAH sekian lama aman, kawasan jantung Kota Gandrung kembali didatangi gelandangan, pengemis, dan orang gila (gepeng orgil). Seperti yang tampak di kawasan parkir selatan Taman Sri Tanjung, Banyuwangi, kemarin. Seorang gepeng orgil tampak pulas tertidur di atas trotoar. Bagaimana ini? (gal/bay)

Direktur Desy Education Banyuwangi, Handoyo Saputro, menjuarai lomba karya nyata dalam jambore PTK-PAUDNI tingkat nasional. Dalam waktu dekat, karyanya akan diterbitkan menjadi buku. SIGIT HARIYADI, Banyuwangi

NAMA Handoyo Saputra memang sudah tidak asing lagi di dunia pendidikan informal di Banyuwangi. Lembaga kursus bahasa Inggris yang dia pimpin memiliki reputasi mentereng. Kursus bahasa Inggris yang dikelolanya http://www.radarbanyuwangi.co.id

telah “melahirkan” ribuan alumni. Selain itu, Handoyo juga berhasil menyabet juara I kategori pengelola lembaga kursus tingkat nasional belum lama ini. Dalam lomba yang diikuti wakil dari 33 provinsi se-Indonesia itu, karya nyata yang dia susun ditetapkan sebagai yang terbaik. “Yang diuji adalah karya nyata, bukan hanya teori. Semua kita paparkan di depan dewan juri dengan bukti-bukti nyata,” ujarnya. Dalam waktu dekat, karyanya berjudul “Inovasi Pemasaran dengan Metode Desy” itu rencananya akan diterbitkan dalam bentuk buku. Pembuatan buku tersebut mendapat sokongan Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas). “Karya saya itu sudah menjadi aset nasional. Setelah diterbitkan, saya akan melakukan sosialisasi,” kata dia.

Cagar budaya Inggrisan di depan mata

Asalkan Panglima bilang ‘‘ya’’

Konflik Mall of Sri Tanjung kian meruncing

Berarti bentuk konfliknya mirip pensil

SIGIT HARIYADI/RaBa

INOVATIF: Handoyo (kiri) dan penghargaan nasional PTK-PAUDNI.

Karya nyata yang disusun berdasar pengalaman langsung Handoyo sebagai pengelola lembaga kursus itu di-

harapkan dapat dijadikan contoh bagi para pengelola lembaga kursus lain ■ Baca Kemendiknas...Hal 35

email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.