JUMAT 1 JUNI
TAHUN 2012
33
Pendorong Perubahan dan Pembaruan
Dipukul Pakai Cobek, Lalu Digantung Reka Ulang Pembunuhan Juragan Kerupuk
WARDAN/RaBa
Nabrak Fuso di Pasuruan
GENTENG - Kasus pembunuhan Jane Ariswati alias Yeni dan Sherly Kurniawati, ibu dan anak asal Dusun Pandan, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, ternyata sudah direncanakan lebih dulu oleh para pelaku. Sebelum digantung, korban lebih dulu menerima perlakukan sadis. Mulai dipukul, disekap, hingga lehernya dijerat tampar plastik. Kronologis pembunuhan sadis itu kemarin diperagakan tiga tersangka. Mereka adalah Dimas Yudo Pranoto, 25, warga Dusun Sawahan, Desa Genteng Kulon; Bayu Trilakasana Putra, 21, warga Dusun Cangaan, Desa Genteng Wetan, dan Yazid. Pembunuhan sadis itu memakan waktu satu jam ■ Baca Dipukul...Hal 43
CATATAN
ABDUL AZIZ/RaBa ABDUL AZIZ/RaBa
BERTERIAK: Yazid dan Bayu memeragakan cara mencekik leher Sherly.
Ijen Dibuka untuk Wisatawan Aktivitas Pariwisata Dibatasi Radius 1 Km
Oleh:
MH. Qowim
LEHER DIIKAT: Posisi kedua korban saat digantung pelaku menggunakan tampar plastik.
BANYUWANGI - Ada kabar gembira bagi masyarakat yang penasaran dengan keindahan Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen. Mulai hari ini, lokasi wisata di Desa Jambu,
Kecamatan Licin, itu telah dibuka lagi untuk kepentingan wisata. Sebelumnya, selama lima bulan kawasan Gunung Ijen tertutup bagi wisatawan karena berstatus siaga dan waspada. Kabar dibukanya kembali Tempat Wisata Alam Kawah Ijen disampaikan oleh Kepala Bidang Konservasi Sum-
ber Daya Alam (KSDA) Wilayah III, Ir. Sunandar Trigunajasa N., melalui surat edaran yang dikirim ke kantor redaksi Jawa Pos Radar Banyuwangi di Jalan Yos Sudarso 89C, kemarin. “Hari ini wisata Gunung Ijen kita buka secara terbatas,” ujar Sunandar dalam surat edarannya ■
Baca Batu...Hal 43
ELPIJI
Belum Ada Regulasi GALIH COKRO/RaBa
Baca Belum...Hal 43
BAGAIMANA INI...
■ Mulai 8 Desember 2011: Dari waspada naik siaga (level III). ■ Akhir Januari 2012-sampai awal Februari 2012 Aktivitas gunung api aktif tersebut menurun. ■ 8 Februari 2012 Status diturunkan dari siaga menjadi waspada. ■ 12 Maret 2012 Statusnya kembali dinaikkan menjadi siaga. ■ Mei 2012 Penurunan status dari siaga menjadi waspada (level III). ■ 1 Juni 2012 Ijen dibuka kembali untuk wisatawan.
Penambang Emas Edarkan Sabu-Sabu
SYAHDAN, kelulusan sekolah tingkat SMA diumumkan. Alhamdulillah hampir semua lulus, hanya tiga yang tidak lulus. Pengajian Tulisan Tidak Menggurui (TTM) prihatin atas itu. Namun demikian, kita harus tetap bersyukur, karena begitulah agama mengajarkan. Pun begitu, yang tidak lulus harus tetap bersyukur walau itu kepahitan. Maka tampillah sekolah-sekolah saling klaim. Katanya muridnya lulusan terbaik ■
subsidi 3 kilogram (kg) tampaknya masih akan berlangsung lama. Sebab, hingga saat ini belum ada regulasi yang mengatur hukuman bagi para pelaku penyalahgunaan gas bersubsidi tersebut. Sales Representative LPG Rayon VI Region V Pertamina, Herdi Surya Indrawan mengatakan, Pertamina tidak memberi hukuman apa pun kepada pelaku penyalahgunaan gas elpiji 3 kg. Sebab, sampai sekarang belum ada ketentuan hukum yang mengatur penyalahgunaan. Selama ini, ungkap Herdi, Peraturan Presiden (Perpres) 104 Tahun 2007 tidak mengatur hukuman bagi pelaku penyalahgunaan gas elpiji bersubsidi 3 kg ■
Buka Tutup Gunung Ijen
Baca Ijen...Hal 43
Batu Jadi Permata
BANYUWANGI - Penyalahgunaan gas elpiji ber-
SEMENTARA itu, dalam perjalanan dari Kota Pasuruan ke Malang, tepatnya di Kebun Raya Purwodadi, pikap yang mereka kendarai menabrak truk Fuso. Usai kecelakaan, ketiganya balik arah. Namun, sesampai di Wonorejo, mereka berhenti dan meninggalkan mobil itu di tepi jalan raya. Selanjutnya, ketiganya naik taksi menuju Terminal Arjosari Malang, lalu naik bus menuju Jember. Sampai di Jember, mereka naik kereta api jurusan Stasiun Banyuwangi Baru (Ketapang). Saat sampai di stasiun kereta api Kali Setail, Kecamatan Sempu, Yazid turun dan pulang ke rumahnya di Genteng. “Sedangkan Bayu dan Dimas terus melanjutkan perjalanan sampai akhirnya pada tanggal (26/5) keduanya kita tangkap di Hotel Ganeza di Jalan Subak I 2A, Kota Mataram, Lombok Barat,” ujar Kapolsek Genteng, Kompol Bambang Heru Koeswoto, ketika memimpin rekonstruksi kemarin ■ Baca Nabrak...Hal 43
GAYENG: Kadispendi Sulihtiyono (kanan) menyimak acara seminar dan bedah buku di aula RS Al Huda, Gambiran.
Dari Seminar dan Bedah Buku DLTB
Jadikan Agama Sebagai Spirit GAMBIRAN - Ada ajakan menarik dari Ketua Asosiasi Pabrik Kertas Indonesia, Misbahul Huda, saat menjadi narasumber dalam seminar bisnis di aula Rumah Sakit Al-Huda, Kecamatan Gambiran, Rabu kemarin (30/05). Dalam seminar dan bedah buku berjudul Dari Langit Turun ke Bumi (DLTB) tersebut, Misbahul Huda mengajak para peserta menjadikan agama bukan hanya sebagai ritualitas belaka. Pria lulusan Universitas Gajah Mada, Jogjakarta, itu juga mengajak
peserta menjadikan agama sebagai spirit dalam berbagai sisi kehidupan. Huda menuturkan, selama ini banyak orang yang masih menjadikan agama sebagai kegiatan ritual, dan sangat jarang yang menjadikannya sebagai spiritualitas dalam kepemimpinan di pemerintahan, perusahaan, dan berbagai sisi kehidupan. Sehingga, hal itu kemungkinan besar adalah penyebab mundurnya Indonesia dibanding negara lain ■ Baca Jadikan...Hal 43
KALIBARU - Satnarkoba Polres Banyuwangi terus menyatakan perang terhadap narkoba. Kemarin anak buah AKP Watiyo itu berhasil menangkap seorang pengedar berinisial KTN, 46, warga Dusun Tanjungrejo, Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo. KTN sehari-hari adalah penambang emas tradisional di Gunung Tumpang Pitu, Kecamatan Pesanggaran. Dia ditangkap polisi saat melintas di jalan raya Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru. Dari tangannya, polisi menemukan narkoba jenis sabu-sabu (SS) seberat 3,44 gram. “SS itu disimpan di jaket dan saku ce-
lana,” ujar Kapolres AKBN Nanang Masbudi melalui Kasatnarkoba AKP Watiyo. Selain SS, juga ditemukan barang bukti (BB) lain berupa satu pipet kaca dan satu buah sumbu dibungkus tisu, satu buah tutup botol dengan dua lubang, dan satu buah handphone (HP) merek Nokia. Polisi juga menyita satu bungkus rokok, satu buah korek api, dan motor Honda Vario bernopol P 6004 YK. “Tersangka dan BB kita amankan di polres,” tandas Watiyo. KTN ditangkap sekitar pukul 20.00 di jalan raya Desa Kalibaru Manis ■ Baca Penambang...Hal 43
BARANG BUKTI: Peralatan untuk nyabu yang disita dari tersangka KTN, warga Kebondalem.
Sering Terbentur Regulasi Baca Halaman 34
AGUS BAIHAQI/RaBa
The Usingers Raih Juara Umum Drum Band Se-Jatim GALIH COKRO BUWONO/RaBa
AMBLES: Jalan Piere Tandean yang bolong oleh warga di tanami pohon jagung.
Jalan Bolong Ditanami Jagung BANYUWANGI - Hampir dua pekan ini jembatan di Jalan Piere Tandean, Banyuwangi, ambles. Bahkan, badan jalan yang setiap hari padat arus lalu-lintas (lalin) itu juga berlubang. Agar tidak membahayakan para pengguna jalan yang melintas, jalan yang berlubang karena jembatan amblas itu oleh warga ditanami pohon jagung. “Sudah dua minggu ini jalan ambles,” ujar Munah, salah satu penjual jangkrik di sekitar jalan yang bolong tersebut. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang Banyuwangi, Mujiono, berjanji akan segera memperbaiki jalan rusak tersebut. “Hari ini akan kita cek dan langsung kita perbaiki,” janjinya. (abi/c1/aif) http://www.radarbanyuwangi.co.id
Jelang Kejuaraan Latihan Sampai Larut Malam The Usingers, begitu nama grup drum band yang satu ini. Beberapa hari lalu, grup drum band asal SD Negeri Model Banyuwangi itu memborong gelar juara pada KDS Display and Playpass Competition tingkat Jatim. SIGIT HARIYADI, Banyuwangi
TIDAK ada prestasi dan kesuksesan yang datang begitu saja dari langit. Perlu tekad kuat, kesungguhan, dan kerja keras. Hal itu tergambar dari rekam jejak para personel The Usingers hingga sukses
berbicara banyak di kejuaraan drum band tingkat SD se-Jatim akhir bulan lalu. Setiap pekan, para personel grup drum band yang satu ini menggelar dua kali latihan, yakni Senin dan Kamis. Setiap berlatih, grup dengan 55 personel tersebut minimal melahap waktu selama dua jam. Tidak berhenti sampai di situ, setiap menjelang kejuaraan, seluruh personel The Usingers berlatih setiap hari. Bahkan, latihan yang dihelat pada siang hari tersebut kadang bisa berlangsung hingga malam hari. “Tetapi, karena kami memang suka drum band dan bertekad menampilkan kemampuan terbaik, kami melakoni (latihan) dengan senang hati,” ujar Firsta Yufi Amarta Putri, 11, gitapati The Usingers. Siswa kelas V B di SD yang saat ini
Penambang emas edarkan sabu-sabu
Pantesan siang malam nggak pernah istirahat.
Gunung Ijen dibuka lagi untuk wisatawan
Penambang belerang dijamin nggak bakal demo lagi deh!
SIGIT HARIYADI/RaBa
SARAT PRESTASI: Para personel The Usingers memamerkan belasan piala yang direbut dalam satu kejuaraan.
berstatus rintisan sekolah berstandar internasional (RSBI) tersebut menambahkan, rata-rata rekan-re-
kannya menggeluti drum band sejak masih TK ■
Baca Jelang...Hal 43 email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com