Rujukan Informasi Terkini
JUMAT 20 NOVEMBER TAHUN 2015
Eceran Rp.5.750
HALAMAN 29
Pengerjaan Dermaga MB II Molor KALIPURO - Penyelesaian proyek pengerjaan rehabilitasi demaga movable bridge (MB) II di Pelabuhan ASDP Ketapang ditargetkan akan selesai pada tanggal 16 November 2015 atau 22 hari sejak proses pengerjaan awal, yakni pada 26 Oktober 2015 lalu. Namun, sampai saat ini proses pengerjaan masih belum selesai. MB II masih belum bisa beroperasi karena proses pengerjaan masih berlangsung hingga Kamis (19/11) kemarin.
Manajer Operasional PT. Indonesia Ferry (Persero) ASDP Ketapang, Wahyudi Susianto, mengatakan molornya pengerjaan dermaga MB II itu disebabkan adanya kendala teknis yang membuat proses pengerjaan dermaga menjadi lebih lama dari target awal. Namun, pihaknya tidak bisa menyebutkan secara rinci kendala teknis apa saja yang terjadi, sehingga membuat pengerjaan dermaga MB II menjadi lebih
lama dari target awal. ”Seharusnya 22 hari sejak pembangunan awal dermaga memang harus selesai. Tetapi, karena ada faktor teknis, makanya pembangunan masih belum rampung-rampung,” jelas Wahyudi n Baca Pengerjaan...Hal 39 BELUM BEROPERASI: Pembangunan dermaga MB II Pelabuhan ASDP Ketapang dari kapasitas 20 ton menjadi 40 ton masih berlangsung kemarin. TAUFIK FERDIANSYAH/RABA
SAMSUDIN ADLAWI/RABA
PILIHYANGTERBAIK:Tim juri dari JP-RaBa, Dinas PU Pengairan, dan fotografer profesional, memilih 100 foto terbaik di Seblang Room JP-RaBa kemarin.
Terpilih
Jember Pemasok Treks dan Dekstro Edarkan 46 Ineks Diganjar 7 Tahun
Panen Tangkapan Pil Koplo
Seratus
Tersangka Andri Wibowo Q Umur 29 tahun, warga Jalan Ikan Wijinongko, Kelurahan Sobo. Q Ditangkap pukul 22.30, Selasa (17/11) Q Barang bukti 900 butir pil treks dan 800 butir pil dekstro, 6 bendel platik klip kecil,1 bendel plastik klip besar, sebuah HP merek Hammer, serta uang tunai Rp 1 juta. Q Asal barang dari Jember dijual kepada anak-anak pelajar Tersangka Agung Bayu Prasetya Q Umur 33 tahun, warga Perum Griya Permai Asri Blok G-1 Desa/Kecamatan Pesanggaran Q Barang bukti 82 butir pil Trihexyphenidil, 154 butir pil dekstro, satu unit HP Oppo dan uang tunai Rp 250 ribu. Q Bayu mendapat pasokan barang farmasi tanpa izin edar dari pemasok berinisial EP asal Kecamatan Purwoharjo. Q Obat didapat setelah melakukan transaksi di perempatan Desa Karetan, sekitar 50 meter dari Mapolsek Purwoharjo.
Foto Terbaik KALIPURO - Lomba foto yang digelar Dinas PU Pengairan bersama Jawa Pos Radar Banyuwangi mendapat respons luar biasa peserta. Pada hari terakhir pengumpulan ada 443 karya foto yang masuk 2 meja panitia. 0 Kemarin (19/11) ratusan 1 5 foto itu dinilai tim juri di Foto Pengairan Seblang Room kantor JP-RaBa Jalan Yos Sudarso 89 C Banyuwangi. Tim juri itu terdiri atas JP-RaBa, Dinas PU Pengairan Banyuwangi, dan fotografer profesional. Penjurian itu untuk memilih 100 foto terbaik dari 443 karya foto dari peserta yang sudah terkumpul n Baca Terpilih...Hal 39 RENDRA KURNIA/RABA
BANYUWANGI - Kalangan pelajar rupanya masih menjadi sasaran empuk bagi para pengedar pil treks dan dekstro. Hal itu diperlihatkan jajaran kepolisian yang kembali mengamankan seorang pelaku penyalahgunaan obat daftar G kemarin. Dia adalah Andri Wibowo, 39, warga Jalan Ikan Wijinongko, Kelurahan Sobo, Banyuwangi. Dari tangannya, polisi mengamankan sedikitnya 900 butir pil treks dan 800 butir pil dekstro. Andri diduga sebagai pengedar di wilayah Banyuwangi. Sebab, saat penangkapan berlangsung, polisi turut mengamankan enam bendel plastik klip dan satu bendel besar yang diduga dijadikan bungkus pil tersebut. uang Rp 1 juta dari hasil penjualan obat daftar G juga diamankan. Selain Andri Wibowo, polisi juga menciduk satu warga Perum Griya Permai Asri, blok G-1 Desa/Kecamatan Pesanggaran, siang kemarin. Tersangkanya adalah Agung Bayu Prasetya, 33. Dia ditangkap karena diduga memiliki 82 pil treks, 154 butir dekstro, dan uang Rp 250 ribu. Andri ditangkap polisi di rumahnya karena diduga sebagai pengedar obat yang masuk daftar resep dokter tersebut n Baca Jember...Hal 39
REZA FAIRUZ/RABA
Tak Terdaftar di DPT Bisa Nyoblos
SPIRIT JUMAT OLEH
KH TOHA MUNTAHA
Aung San Suu Kyi WALAUPUN tampilan wanita nyaris sempurna, self esteem selalu menjadi masalah domestik yang sulit dihindari. Konon survei menghadirkan data bahwa 33% wanita mengaku tidak bahagia dengan bentuk fisiknya. Apalagi, saat akil balig tiba wanita sering gagap jika ditanya tentang kelebihannya, tapi tangkas mengurai perihal kekurangannya. Rutin pula hadir tiap bulan pre menstrual syndrome yang biasa disertai dengan labilitas emosi, sakit kepala, dan nyeri di beberapa bagian tubuh n Baca Aung...Hal 39
BANYUWANGI - Ketua KPU Banyuwangi, Syamsul Arifin, angkat bicara terkait gugatan citizen law suit yang dilayangkan Amrullah, warga Pondok Nongko, Kecamatan Kabat. Syamsul menegaskan nama Amrullah sudah masuk dalam DPT pilbup. Kalau toh namanya tidak masuk DPT, yang bersangkutan tetap bisa nyoblos pada pilbup 9 Desember nanti. Sebab, bagi warga yang belum terdaftar masih ada kesempatan dimasukkan DPT lagi. “Warga yang tidak masuk
daftar pemilih tetap atau DPT tetap bisa menggunakan hak pilihnya pada pilbup dengan menunjukkan kartu identitas kependudukan,’’ tegas Syamsul dihubungi tadi malam. Oleh karena itu, lanjut Syamsul, warga tidak perlu khawatir tidak bisa mencoblos. Jika memang sudah memenuhi syarat pemilih, mereka tetap bisa mencoblos dengan cara menunjukkan kartu identitas kependudukan. Menurut dia, seluruh warga Banyuwangi yang telah memenuhi syarat
sebagai pemilih pada pilbup bisa menggunakan hak pilihnya atau mencoblos. Bagi mereka yang tidak terdaftar dalam DPT bisa menunjukkan kartu identitas, seperti KTP, paspor, kartu keluarga, atau kartu identitas ke pendudukan resmi lainnya. “Mereka yang memilih dengan menunjukkan kartu identitas kependudukan resmi akan masuk dalam DPT tambahan dua,” imbuhnya n Baca Tak...Hal 39
Warga yang tidak masuk daftar DPT tetap bisa menggunakan hak pilih nya pada pilbup dengan me nunjukkan kartu identitas kependudukan” Syamsul Arifin Ketua KPU Banyuwangi
Aktivitas Pemoles Batu Akik di Kala Sepi Pesanan
Beralih Memproduksi Pancing untuk Musim Cumi-cumi Booming batu akik tak berlangsung lama. Pelanpelan pamor bisnis batu akik mulai redup. Lesunya bisnis batu akik itu membuat sebagian besar pemainnya beralih mencari kesibukan lain. Di Kelurahan Lateng, Banyuwangi, beberapa pemoles akik membuat perkumpulan untuk memproduksi alat pancing cumi-cumi. FREDY RIZKI/RABA
FREDY RIZKI, Banyuwangi http://www.radarbanyuwangi.co.id
BERWARNA: Sa’ari (kiri) memperlihatkan hasil garapannya berupa udangudangan untuk memancing cumi-cumi.
BULAN purnama dianggap menjadi waktu yang paling pas bagi para pemancing untuk mencari cumi-cumi. Begitu juga yang dipikirkan para pencinta akik yang tinggal di wilayah Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi. Sepinya order penggosokan maupun pembelian batu akik, membuat kelompok yang terdiri atas tujuh orang itu merasa perlu banting setir. Melihat peluang adanya musim cumi-cumi, tujuh orang yang terdiri atas Supriyadi, Saari, Didin, Deni, Yusuf, Yons DD, Selamet, dan Surip, sepakat membuat udang-udangan (kail untuk memancing cumi). Sejenak mereka meninggalkan mesin gerinda dan batu-batu alam yang selama ini akrab dengan kehidupan mereka n
Debat pertama cabup angkat tema kemiskinan Cabup termiskin langsung bisa menjiwai! Tak terdaftar di DPT tetap bisa nyoblos Asal bawa KK dan KTP, bukan Kartanu!
Baca Beralih...Hal 39 email: radarbwi@gmail.com / beritaraba@gmail.com