Radar Banyuwangi | 22 Oktober 2015

Page 1

Rujukan Informasi Terkini

KAMIS 22 OKTOBER TAHUN 2015

Eceran Rp.5.750

HALAMAN 29

Festival Ngopi Sepuluh Ewu

RENDRA KURNIA/RABA

UNJUK RASA NELAYAN: Nelayan berorasi di depan kantor Pemkab Banyuwangi. Sebagian dari mereka juga menggelar teatrikal tentang larangan menangkap lobster dan rajungan yang dikeluarkan Menteri Susi Pudjiastuti.

Ratusan Nelayan Turun ke Jalan n Datangi Pemkab, Tolak Larangan Menangkap Lobster dan Rajungan BANYUWANGI - Ratusan nelayan lobster asal Lampon, Pancer, dan Rajegwesi, menggelar unjuk rasa di depan kantor Pemkab Banyuwangi siang kemarin (21/10). Mereka mendesak Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Susi Pudjiastuti mencabut Peraturan Menteri KP Nomor 1 Tahun 2015 tentang larangan penangkapan lobster, kepiting, dan rajungan. Demonstrasi itu dilakukan sekitar 400 nelayan dari wilayah Banyuwangi Selatan. Mereka diangkut truk bak terbuka dan motor. Selama demo,

sebagian nelayan menggelar aksi teatrikal dan orasi menyoal larangan menangkap lobster, kepiting, dan rajungan. Mereka menilai peraturan Menteri KP tersebut sangat merugikan nelayan. Sebab, peraturan tersebut mengatur batas minimal ukuran lobster yang boleh ditangkap, yakni minimal ukuran delapan sentimeter n

Tuntutan Demo Nelayan Q Mereka mendesak Menteri Susi Pudjiastuti mencabut Peraturan Menteri KP Nomor 1 Tahun 2015 tentang larangan penangkapan lobster, kepiting, dan rajungan Q Peraturan tersebut mengatur batas minimal ukuran lobster yang boleh ditangkap, yakni minimal ukuran delapan sentimeter Q Selama ini nelayan yang mengandalkan penghasilan dari hasil berburu anak lobster alias benur Q Gara-gara aturan tersebut nelayan tidak berani berburu lobster. Mereka kini banyak yang menganggur

Q Penghasilan menangkap benur jauh lebih tinggi dibandingkan hasil menangkap ikan jenis lain. Harga benur usia lima hari bisa mencapai Rp 15 ribu sampai Rp 20 ribu per ekor. Dalam sehari, nelayan bisa meraup keuntungan Rp 3 juta.

Baca Ratusan...Hal 39

GEDUNG JUANG

Demo Militer lalu Joget Bareng KALIPURO - Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dr. Soeharso dengan nomor lambung 990 kembali sandar di Pelabuhan Tanjung Wangi kemarin. Datangnya kapal yang identik dengan rumah sakit berjalan ke Banyuwangi itu mengangkut 777 prajurit pendidikan pertama tamtama (Dikmata) dan 96 siswa Politeknik Maritim Negeri Indonesia (Polimarin). Mereka melakukan latihan berlayar dari Surabaya ke Banyuwangi. Para prajurit TNI AL tersebut juga melakukan bakti sosial di Banyuwangi, seperti bedah rumah,

tanam pohon, penyuluhan ke nelayan di Muncar, bersih-bersih sungai, dan aksi sosial lain. Begitu turun dari KRI dr. Soeharso, seluruh prajurit berjalan kaki dari Pelabuhan Tanjung Wangi menuju lapangan Stasiun Banyuwangi Baru. Di sana mereka melakukan demo keahlian militer n

Kades Badean Diganjar 1,4 Tahun Penjara Kasus Pungli Uang Prona BANYUWANGI - Nasib Kepala Desa nonaktif Badean, Mohamad Ikhsan, sebagai terdakwa kasus pungutan liar Prona semakin jelas. Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya kemarin, pria yang akrab disapa Ikhsan itu dijatuhi vonis penjara selama 1,4 tahun n

Baca Demo...Hal 39

Baca Kades...Hal 39 TAUFIK FERDIANSYAH/RABA

RENOVASI: Gedung Juang yang terletak di Jalan Veteran, Kelurahan Kepatihan, mulai dibongkar Rabu lalu (14/10).

TURUN DARI KAPAL: Prajurit TNI AL melakukan hormat senjata di Pelabuhan Tanjung Wangi, Kalipuro, kemarin. Selama berada di Banyuwangi , mereka melakukan latihan militer.

Kades Terjerat Prona n Terdakwa M.Ikhsan (Kades non-aktif Badean) n Vonis 1,4 tahun denda Rp 50 juta n Masih menyatakan pikir-pikir terkait putusan hakim n Sebelumnya oleh JPU dituntut 2 tahun n Ditetapkan tersangka sejak Oktober 2014. Total uang yang terkumpul dari hasil pungli Rp 50 jutaan. Uang itu diduga digunakan untuk kebutuhan pribadi.

Dibangun Tiga Lantai BANYUWANGI - Gedung Juang yang beralamat di Jalan Veteran, Banyuwangi, mulai berbenah. Sejak Rabu lalu (14/10) gedung tempat berkumpulnya para pejuang itu mulai direnovasi. Pembongkaran dilakukan karena kondisinya sudah tidak layak huni. Sesuai rencana, Gedung Juang yang baru akan dibangun tiga lantai. Renovasi itu digelontor dengan dana awal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) senilai Rp 2,6 miliar n Baca Dibangun...Hal 39

RAMALAN CUACA

Kemarau sampai Bulan Desember BANYUWANGI - Pada Oktober ini wilayah Banyuwangi dan sekitarnya masih kemarau. Panas menyengat dirasakan warga Banyuwangi, terlebih pada siang hari. Berdasar data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi, pada siang hari suhu udara di Banyuwangi bisa mencapai 33° celsius. Suhu udara tersebut tertinggi pada bulan Oktober ini n Baca Kemarau...Hal 39

RENDRA KURNIA/RABA

Aprilia dan Liling, Kakak-Adik Relawan Penyelamat Anjing

Demi Nyawa Anjing Rela Blusukan ke Gorong-gorong Kecintaan Apriliana Rosalita Panggabean, 37, terhadap anjing membuatnya tidak tega melihat banyaknya mamalia itu berkeliaran tak terurus. Begitu melihat anjing telantar, ibu tiga anak itu langsung membawanya pulang dan dirawat. FREDY RIZKI, Banyuwangi

http://www.radarbanyuwangi.co.id

SEKILAS tak tampak bahwa rumah bercat biru di Jalan Airlangga, Kelurahan Sobo, Banyuwangi, itu adalah sebuah tempat pengumpulan puluhan jenis anjing tak bertuan yang sering berkelia-

CHIEN JULIEN/RABA

PENYAYANG ANJING: Apriliana dan Liling memberi makan anjing di halaman belakang rumahnya kemarin.

ran di Banyuwangi. Barulah setelah memasuki halaman belakang rumah yang dikelilingi pagar tembok itu terlihat berbagai jenis anjing yang dikurung dan sebagian dilepaskan bebas. Pemilik rumah, Apriliana Rosalita Panggabean, mengatakan binatangbinatang itu adalah anjing yang ditemukan tak terurus, bahkan hendak dibunuh warga karena dianggap mengganggu. Aprilia atau yang akrab disapa Ocha itu mengaku sejak kecil memang sangat menyukai mamalia tersebut. Sementara itu, adiknya, Liling, 34, sudah terbiasa merawat anjing yang baru lahir sampai dewasa. Tak tanggung-tanggung, Ocha mengatakan bisa sampai belasan anjing yang diurus n

Pagu Rp 1,309 M hanya ditawar Rp 236 juta Yang nawar lagi kesurupan! Suhu udara panas sampai Desember Tensi politik diramal juga ikut naik!

Baca Demi...Hal 39 email: radarbwi@gmail.com / beritaraba@gmail.com


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.