RABU 23 MEI
25
TAHUN 2012
DZUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA’ SHUBUH 11.17 14.38 17.09 18.22 04.13
PPDB
Unas 70 Persen, Rapor 30 Persen BANYUWANGI - Menjelang pengumuman hasil ujian nasional (unas), kini para siswa harus mulai berburu sekolah baru. Nah, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SD, SMP, dan SMA/ SMK, akan dilaksanakan serentak mulai 29 Juni hingga 3 Juli 2012 mendatang. Ada tiga jalur yang bisa diakses para siswa untuk diterima di sekolah-sekolah tujuan, di antaranya melalui seleksi Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI), seleksi jalur regular online, dan seleksi jalur mandiri. Sekretaris Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi, Dwi Yanto mengatakan, seleksi RSBI dilaksanakan berdasar mekanisme yang sudah ditetapkan Direktorat Jenderal (Dirjen) Pendidikan. Seleksi jalur regular online menggunakan rumus 70 persen nilai unas ditambah 30 persen nilai rapor mulai semester awal ■ Baca Unas...Hal 35
ADA APA LAGI
ABDUL AZIZ /RaBa
TAMBANG EMAS: Bupati Abdullah Azwar Anas (kiri) menemui pengunjuk rasa di Balai Desa Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, pagi kemarin.
Warga Minta Saham Rakyat
GALIH COKRO/RaBa
RESIDIVIS: Sukarto (kiri) dan Mardiono diperiksa di Mapolres Banyuwangi kemarin.
Sebulan Dua Kali Curi Motor BANYUWANGI - Satu lagi pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil diringkus anggota Buru Sergap (Buser) Polres Banyuwangi kemarin (21/5). Mereka adalah Sukarto, 29, warga Dusun Panggang, Desa Nogosari, Kecamatan Sukosari, Bondowoso. Sukarto tertangkap merupakan hasil pengembangan yang dilakukan polisi. Sebelumnya, Mardiono, salah satu komplotan Sukarto, ditangkap saat akan menjual motor curian di salah satu hotel di Situbondo. “Mardiono tertangkap pada 21 April 2012 lalu,” terang Kasatreskrim Polres Banyuwangi, AKP Bagus Ikhwan C. Komplotan Sukarto sebenarnya berjumlah tiga orang. Selain Sukarto dan Mardiono, ada pelaku lain berinisial GIN yang hingga kini masih buron. Selama April 2012 ini, mereka sudah dua kali mencuri motor. “Pelaku berinisial GIN masih buron,” katanya ■ Baca Sebulan...Hal 35
BAGAIMANA INI...
PESANGGARAN - Warga dua kecamatan, yakni Pesanggaran dan Siliragung, berunjuk rasa di Balai Desa Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, kemarin (22/5). Mereka meminta saham rakyat atas usaha pertambangan di Gunung Tum-
pang Pitu yang dikelola PT. Indo Multi Niaga (IMN). Demo warga itu cukup mengagetkan para peserta dialog antara warga Pesanggaran dan Siliragung bersama Bupati Abdullah Azwar Anas. Saat itu, kebetulan bupati bersama jajaran fo-
rum pimpinan daerah (forpimda) sedang mengikuti kegiatan di balai Desa Sumbermulyo. Ratusan warga dari dua kecamatan tersebut mendadak berkonvoi naik kendaraan roda dua ke tempat acara ■ Baca Warga...Hal 35
Kejagung Periksa Empat Saksi Kasus Lapter dengan Tersangka Mantan Bupati Ratna BANYUWANGI - Tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) RI kembali datang ke Banyuwangi kemarin (22/5). Kali ini, tim dari Gedung Bundar tersebut kembali melanjutkan pengusutan dugaan korupsi pengadaan lahan lapangan terbang (lapter) Blimbingsari dengan tersangka mantan bupati Rat-
na Ani Lestari. Kedatangan tim penyidik Kejagung yang berjumlah tiga orang itu untuk melanjutkan pemeriksaan beberapa saksi tambahan. Kali ini, tujuh saksi dipanggil untuk dimintai keterangan di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi kemarin. “Yang dipanggil tujuh
SAKSI KASUS DUGAAN KORUPSI LAHAN LAPTER
saksi. Ini lanjutan pemeriksaan sebelumnya,” ujar Kepala Seksi Pidana Khusus (kasi pidsus) Kejari Banyuwangi, Firmansyah SH. Menurut Firmansyah, tujuh orang yang dipanggil kali ini termasuk 34 saksi yang pernah dipanggil beberapa waktu lalu ■ Baca Kejagung...Hal 35
DOK. RaBa
Ratna Ani Lestari
YANG HADIR KEMARIN 1. I Made De Sasmito 2. Asmara 3. H Bakhri 4. Dadang Suwangs SAKSI YANG MANGKIR 1. Drs Budi Hartono 2. I Wayan Agus 3. Abdul Muin SE
Komunitas HCC Daftar Kolektif Masih Belum Stabil, BANYUWANGI - Tim H2O-Wangi Cycling Community (HCC) akan meriahkan Gowes Bareng Pakde Karwo dan Gus Ipul di lapangan Taman Blambangan Minggu pagi mendatang (27/5). Pagi kemarin (22/5), tim yang dipimpin Eri Ramadian itu mendaftarkan secara kolektif 27 anggota komunitasnya. Eri mengaku, tim yang bermarkas di Perum Kalirejo itu sudah rutin latihan setiap Minggu pagi. Latihan tambahan dilaksanakan setiap Rabu dan Jumat sore. Mereka biasanya berlatih dengan rute Pendarungan, Kenjo, Gumuk, Pakel, Kelun, dan Tamansuruh. Latihan gowes terjauh yang pernah dijalani HCC adalah ke Bedugul, Bali. “Tujuan utama mengikuti gowes bersama ini yang utama adalah nyambung tali silaturahmi dan kumpulkumpul bareng teman. Badan juga menjadi lebih sehat. Dengan menikmati pemandangan, bisa membuat pikiran kita fresh, “ ujar Eri. Sementara itu, Gowes Bareng Pakde
Minta Ijen Disterilkan
BENNY SISWANTO/RaBa
BERHELM: Ketua HCC Banyuwangi, Eri Ramadian, mendaftarkan anggota timnya di kantor Radar Banyuwangi kemarin (22/5).
Karwo dan Gus Ipul sudah semakin dekat. Even mancal sepeda bersama duo petinggi Pemerintah Provinsi Jawa Timur itu akan dilaksanakan Minggu pagi tanggal 27 Mei mendatang ■ Baca Komunitas...Hal 35
BANYUWANGI - Keputusan para penambang belerang di Gunung Ijen yang nekat bekerja saat status gunung tersebut waspada (level II) menjadi atensi berbagai kalangan. Salah satunya adalah Forum Peduli Bencana Indonesia (FPBI) Banyuwangi. Ketua FPBI Banyuwangi, Zaenal Aris Masruchi, mendesak pemkab melakukan sterilisasi segala aktivitas manusia di radius satu kilometer (km) dari kawah gunung. Alasannya, pemkab selaku penanggung jawab penanggulangan bencana wajib melindungi warga dan kawasan dari segala bentuk ancaman bencana. “Itu sesuai Pasal 5, 6, dan 26, Undang-Undang (UU) Nomor 24 Tahun 2007 tentang penanggulangan bencana,” ujarnya ke-
marin (22/5). Zaenal menjelaskan, sterilisasi tersebut diperlukan untuk menghindari jatuhnya korban jiwa. Sterilisasi juga diperlukan untuk menghindari risiko bencana yang lebih besar yang sering kali datang tiba-tiba. “Selaku pemangku kepentingan, pemkab, BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam), dan PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi), wajib memberikan informasi yang benar kepada masyarakat luas tentang status Gunung Ijen yang masih fluktuatif,” kata dia. Zaenal juga mendesak alokasi satu persen Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) digunakan untuk meminimalkan risiko bencana ■ Baca Masih...Hal 35
GALIH COKRO /RaBa
BARU: Baliho di perempatan Cungking dimanfaatkan Pemkab Banyuwangi untuk sosialisasi penerbangan kemarin.
Baliho Digunakan untuk Sosialisasi Penerbangan BANYUWANGI - Baru dua hari lalu Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPPT dan PM) Banyuwangi menyatakan baliho di perempatan Cungking itu belum berizin. Namun, kemarin (22/5) baliho besar tersebut malah sudah dipakai pemkab untuk sosialisasi penerbangan. Saat dikonfirmasi kemarin, Kabag Humas Pemkab Djuang Pribadi belum bisa memberikan keterangan. “Saya belum tahu, Mas. Saya lagi takziah, kakak meninggal,” ujar Djuang. Sementara itu, sebelumnya, Plt Kepala BPPT dan PM Banyuwangi, Abdul Kadir, mengatakan bahwa pemkab sedang melakukan kerja sama dengan pihak ketiga untuk mendirikan dua papan reklame. “Baru satu yang sudah deal, sedang yang satunya belum,” terang Abdul Kadir saat itu ■ Baca Baliho...Hal 35
http://www.radarbanyuwangi.co.id
Laporan Perjalanan Direktur Radar Banyuwangi Choliq Baya ke Eropa (13)
Kencing pun Harus Bayar Rp 18 Ribu Lokasi wisata terkenal di Italia jumlahnya cukup banyak. Dua lokasi yang kami kunjungi kemarin adalah kota ‘’seribu kanal’’ Venezia dan menara miring Pisa. Biaya hidup di Venezia terkenal sangat mahal. Untuk kencing saja, kita harus mengeluarkan uang Rp 18 ribu. HARI pertama di Negeri Pizza, kami mengunjungi Venezia yang terkenal dengan julukan The Queen of The Adriatic. Dalam benak kami, sudah terbayang bakal menaiki gondola (perahu tradisional Venezia) menyusuri kanal-kanal yang di
kanan-kirinya terdapat bangunanbangunan kuno. Pasti berwisata di kota ‘’Seribu Kanal’’ yang berada di bagian timur laut Italia ini sangat indah dan mengasyikkan. Ternyata, bayangan kami agak meleset. Setelah bus yang mengantar kami sampai di tepi laut Adriatik, kami diantar ke pulau San Marco melalui Ferovia dengan bus air berkapasitas sekitar 25 orang. Dalam perjalanan sekitar 30 menit menuju San Marco itu terlihat tiga kapal pesiar cukup besar sedang bersandar di sebelah kiri kami. Sementara itu, di sebelah kanan terlihat bangunan-bangun kuno nan megah dan jembatan yang menandai adanya aliran kanal dari tengah kota ke laut Adriatik. Kota Venezia mengingatkan kami kepada sebuah nama, yaitu Marco
Ke Banyuwangi, tim Kejagung periksa empat saksi kasus lapter
Sudah hampir lupa, saking lamanya jadi tersangka KOTA AIR: Bangunanbangunan kuno masih berdiri megah di Venezia.
Masalah tambang emas, warga minta saham rakyat
Asal tidak tanam saham ke calon istri
DOK. CHOLIQ BAYA
Polo, seorang pedagang asal Venesia yang mengembara ke sejumlah
negara Asia ■
Baca Kencing...Hal 35 email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com