Radar Banyuwangi | 31 Mei 2012

Page 1

KAMIS 31 MEI

29

TAHUN 2012

Gayeng, Simak Terus Selama 3 Jam GAMBIRAN - Seminar bisnis bertema “Memacu Pembangunan Daerah dengan Mencetak Generasi Entrepreneur” berlangsung gayeng di aula Rumah Sakit (RS) Al-Huda, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, sore kemarin (30/5). Seminar dan bedah buku berjudul Dari Langit Turun ke Bumi (DLTB) itu berlangsung selama tiga jam. Sekitar 200 peserta terus menyimak paparan para narasumber. Ada tiga narasumber dalam acara tersebut. Yang pertama tampil adalah Bupati Abdullah Azwar Anas. Berikutnya adalah CEO RS AlHuda, dr. Faida, M.MRS. Dan puncaknya, Dirut PT. Temprina Media Grafika sekaligus penulis buku DLTB, Ir. H. Misbahul Huda. Ketiga narasumber semangat menyampaikan gagasan-gagasan tentang entrepreneur dan gaya kepemimpinan. Bahkan, ketiganya terlihat saling melengkapi. Misbahul Huda menyampaikan materi sekaligus menceritakan pengalamannya memimpin beberapa perusahaan. Dia menjelaskan, orang biasa selalu melihat masalah, seorang pemimpin adalah yang bisa menyelesaikan masalah. Entrepreneur adalah orang yang selalu melihat peluang dalam setiap masalah ■ Baca Gayeng...Hal 39

SEMINAR BISNIS: (Dari kiri) Ketua Asosiasi Pabrik Kertas Indonesia, Misbahul Huda; Bupati Abdullah Azwar Anas; dan CEO RS Al Huda, dr. Faida MMRS, di aula RS Al-Huda, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, sore kemarin. GALIH COKRO/RaBa

Disprindagtam Warning Agen Terkait Penjualan Elpiji Bersubsidi SPORT

BANYUWANGI - Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Pertambangan (Disprindagtam) merespons terkait elpiji 3 kilogram (kg) yang digunakan kalangan industri dan pedagang besar. Disprindag-

Bisa Menempuh Jalur Hukum

BANYUWANGI - Ratusan siswa kelas XI SMAN 1 Banyuwangi meninggalkan ruang kelas masingmasing kemarin (30/5). Pagi itu, mereka sengaja pindah lokasi belajar ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Wisma Raga Satria Banyuwangi. Hijrah lokasi belajar ke makam pahlawan itu merupakan bagian dari pembelajaran cooperativeadaptif learning di ruang terbuka. Belajar di ruang terbuka itu dilakukan untuk melatih kepekaan dalam menghubungkan teori yang diperoleh di sekolah dengan kenyataan di lapangan. Nilai historis TMP dimanfaatkan oleh para siswa untuk menghubungkan masa lalu dan masa kini, dalam konteks nilai luhur perjuangan bangsa ■

Baca Bisa...Hal 39

FemalE Ketagihan Bersepeda

http://www.radarbanyuwangi.co.id

Baca Belajar...Hal 39

kewenangan membina pangkalan. Oleh karena itu, pihaknya meminta agen menertibkan pangkalan yang menjual elpiji 3 kg tidak tepat sasaran. Elpiji 3 kg memiliki sasaran khusus, yakni keluarga sejahtera C1 saja. Oleh karena itu, pangkalan tidak diperbolehkan menjual elpiji 3 kg secara bebas ■ Baca Disprindagtan...Hal 39

Parkir Diringkus

SIGIT HARIYADI/RaBa

RUANG TERBUKA: Para siswa SMAN 1 Banyuwangi belajar di TMP Wisma Raga Satria Banyuwangi kemarin (30/5).

K ALIPURO - Kedapatan membawa narkotika tanpa dokumen sah, Lasmono, 39, warga jalan Jalak Putih Gang VII, Lingkungan Arum, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana, Bali, ditangkap Satuan Norkoba (Satnarkoba) Polres Banyuwangi kemarin. Lasmono diciduk di kawasan Pelabuhan Landing Craft Machine (LCM) Ketapang sesaat setelah bertransaksi dengan seseorang di Pelabuhan Gilimanuk, Bali. Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti (BB) berupa sabu-sabu (SS) seberat 0,2 gram yang disembunyikan dalam bungkus rokok, satu

GALIH COKRO/RaBa

Lasmono

unit telepon seluler (ponsel), dan sebuah jaket ■

Baca Bawa...Hal 39

Liku-Liku Mengungkap Pembunuhan Juragan Kerupuk di Genteng

Diminta Info, Warga Sekitar Lokasi Bungkam Mengungkap kasus pembunuhan bukan perkara mudah. Namun dalam kasus pembunuhan ibuanak di Dusun Pandan, Desa Kembiritan, polisi hanya butuh waktu empat hari untuk menangkap pelaku.

GALIH COKRO/RaBa

Baca Ketagihan... Hal 39

melalui pangkalan masing-masing. Yang berhak menentukan jumlah pangkalan, jelas Hary, adalah agen yang bersangkutan. “Kita minta agen yang mendistribusikan elpiji 3 kg memegang teguh kode etik niaga yang sudah disepakati,” pintanya. Pembinaan terhadap pangkalan, lanjut Hary, merupakan kewenangan penuh agen. Sebab, PT. Pertamina tidak memiliki

Belajar di Makam Pahlawan Bawa SS, Tukang

BANYUWANGI - Krisis finansial yang dihadapi Persewangi di pentas Divisi Utama PSSI mengundang keprihatinan banyak pihak. Tidak terkecuali KONI, sebagai induk pembina cabang olahraga di Banyuwangi. Sekretaris KONI Banyuwangi, Budianto, menyatakan prihatin atas kondisi yang dialami Persewangi dan para pemain saat ini. Baginya, dalam kondisi apa pun Persewangi harus diselamatkan ■

BERSEPEDA menjadi aktivitas baru yang dilakukan Karens saat ini. Ibu dua anak itu kini tengah asyik dengan hobi barunya tersebut. Bersama sang suami, perempuan 31 tahun itu selalu menyempatkan diri menyusuri jalanan Banyuwangi sambil duduk di atas sadel dan mengendalikan setir. Mengendarai sepeda memang bukan hal baru bagi pengusaha butik tersebut. Namun, euforia olahraga mancal tersebut di masyarakat saat ini, sedikit-banyak membuatnya ikut turun ke jalan. Pada awal gowes, Karens cukup kewalahan dan ngos-ngosan ■

tam menyurati semua agen agar menertibkan penjualan elpiji bersubsidi itu. Kepala Dinas Disprindagtam, Hary Cahyo Purnomo mengatakan, di Banyuwangi ada sekitar 13 agen elpiji 3 kg. Kontrak pembelian gas elpiji 3 kg itu dilakukan Pertamina dengan 13 agen tersebut. Pendistribusian elpiji 3 kg itu, ungkap Hary, merupakan kewenangan penuh agen

ABDUL AZIZ, Genteng

PEMBUNUHAN yang menimpa juragan kerupuk di Dusun Pandan,

Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, baru diketahui warga Selasa (22/5) sekitar pukul 23.00. Itu pun baru diketahui setelah ada seorang sopir yang akan meminta nota penjualan kerupuk ke Pulau Bali. Dia datang selama dua hari berturut-turut ke rumah korban. Selama dua hari itu, si sopir tidak bisa bertemu korban. Sebab, rumah juragan kerupuk tersebut selalu terkunci rapat, sehingga sopir tersebut memilih lapor kepada ketua RT setempat dan diteruskan ke Polsek Genteng. Hasilnya, setelah polisi datang ke tempat kejadian perkara (TKP) dan membuka paksa pintu rumah, juragan kerupuk, Jane Ariswati alias Yeni, dan anaknya, Sherly Kurniawati, ditemukan sudah tidak bernyawa dengan posisi tubuh menggantung.

Bawa SS, juru parkir ditangkap

Jukir multifungsi, memarkir kendaraan sekaligus memarkir narkoba

Arus pendek, tiga rumah ludes

Yang pendek saja begitu membakar, apalagi yang panjang

ABDUL AZIZ/RaBa

BB: Barang bukti tampar dan cobek yang digunakan membunuh korban diamankan di Mapolsek Genteng.

Tali tampar warna biru menjerat leher kedua korban. Sherly ditemukan dengan kondisi kedua kaki dan

tangan terikat tali rafia. Mulut korban juga dijerat tali serupa ■

Baca Diminta...Hal 39

email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.