Radar Banyuwangi | 31 Oktober 2015

Page 1

Rujukan Informasi Terkini

SABTU 31 OKTOBER TAHUN 2015

Eceran Rp.5.750

HALAMAN 29

Polisi pun

Berharap Hujan BANYUWANGI - Dampak kemarau panjang bukan hanya dirasakan para petani. Polisi juga berharap hujan segera turun karena tidak kuat dengan suhu yang terus membakar wilayah Banyuwangi. Doa dan harapan segera turun hujan itu dirupakan dalam salat istisqa di halaman Mapolres Banyuwangi pagi kemarin. Ratusan polisi mulai perwira hingga bintara berbaur dalam salat istisqa. Bertindak sebagai khotib adalah Ahmad Sidiq, penyuluh agama dari Kemenag Banyuwangi. Peserta salat ada yang mengenakan seragam dinas dan sebagian lagi berbusana serba putih. Jamaah tampak khusyuk menjalankan ibadah. Sidiq dalam khotbahnya mengatakan, salat istisqa digelar disarankan mengenakan pakaian yang lusuh. Itu sebagai tanda bahwa yang menjalankan ibadah sangat mengharap turunnya hujan. “Berhubung anggota polisi sudah telanjur berpakaian dinas tidak jadi soal. Yang utama sesuai tuntutan,� katanya n Baca Polisi...Hal 39

SALAT MINTA HUJAN: Anggota polisi menggelar salat istisqa di halaman Mapolres Banyuwangi di Jalan Brawijaya pagi kemarin. NIKLAAS ANDRIES/RABA

o

PERJUDIAN

Suhu Siang Hari 33 Celcius Kota Diprediksi Hujan Pertengahan Desember

NIKLAAS ANDRIES/RABA

LICIN DAN LIHAI: Mohandi saat berada di Mapolsek Giri kemarin.

Mohandi Mojoroto Kesandung Togel

Baca Suhu...Hal 39

Songgon

Giri

Sempu Kalibaru

Glagah

S

Banyuwangi Kabat

Nov I

Kab. Jember

Singojuruh Rogojampi Tegalsari

am

era

Muncar

Purwoharjo

In d o n

: 1-10 Desember

Des II : 11-20 Desember Des III : 21- Akhir Desember

Bangurejo

ud

: 1-10 November

Nov II : 11-20 November Des I

Srono Cluring

Pesanggaran

Q Topografi sangat berpengaruh. Semakin tinggi daerah hujan semakin besar peluang hujan Sumber : Q Prakiraan Musim Hujan 2015/2016 Q Peta RBI Badan Infrmasi Geospasial Tegaldlimo

esia

10

0

10

20 Kilometers

Baca Lagi...Hal 39 REZA FAIRUZ / RABA

Kemudi Rusak, Kapal LCT Cipta Nyaris Hanyut

Baca Mohandi...Hal 39

KEPEGAWAIAN

Baru 75 Persen yang Registrasi BANYUWANGI - Sistem Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil Elektronik atau yang biasa disebut e-PUPNS ditargetkan tuntas akhir tahun ini. Di Banyuwangi sampai saat ini sudah lebih 75 persen—dari 13.267 pegawai negeri sipil (PNS)—yang telah menyelesaikan registrasi ePUPNS. Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Banyuwangi, Sih Wahyudi, mengatakan sejak Agustus lalu sudah diadakan pelatihan bagi operator seluruh SKPD. Dua pekan kemudian pelatihan untuk seluruh operator. Kemudian, pada akhir September seluruh PNS di Banyuwangi telah menyelesaikan registrasi. Saat ini masuk tahap perbaikan berkas untuk para PNS, seperti sertifikat-sertifikat atau ijazah bagi mereka yang baru menyelesaikan pendidikan. Selain itu, juga perbaikan bagi para PNS yang salah memasukkan data. “Semua sudah tuntas registrasi, tinggal perbaikan n Baca Baru...Hal 39

http://www.radarbanyuwangi.co.id

SEMENTARA itu, kebakaran kembali melalap lahan Perhutani Banyuwangi Utara di kawasan hutan lindung lereng Gunung Merapi Rabu (28/10). Pihak Perhutani menyebut, kebakaran yang mengarah ke arah selatan itu melalap lahan di Petak 80 seluas dua hektare. Wakil Kepala Administrattur Perhutani Banyuwangi Utara, Fajar Arief Wicaksono, mengatakan lahan yang terbakar kemarin adalah lahan yang ditumbuhi tanaman bambu hutan yang mengering KEBAKARAN HUTAN akibat musim kemarau. �Yang terbakar kebanyakan tanaman bambu,� jelasnya. Fajar tidak bisa memastikan apa yang menjadi penyebab kebakaran lahan itu kembali terjadi. Sebab, berdasar pantauan di lapangan bersama beberapa petugas lain, pusat api yang membakar lahan lereng Gunung Merapi kemarin jaraknya cukup jauh dari kebakaran sebelumnya n

Awal Musim Hujan :

Genteng

Glenmore

E

Keterangan : Batas Kabupaten Batas Kecamatan

Licin

Siliragung

Yustoto Windiarto Prakirawan BMKG Banyuwangi

W

Kalipuro

Gambiran

Waktu hujan tergantung topografi suatu daerah. Jika topografi suatu daerah lebih tinggi, maka peluang terjadinya hujan akan lebih cepat�

N

Wongsorejo

Kab. Bondowoso

S

GIRI - Satu tahun lancar menjalankan praktik judi toto gelap (togel) rupanya membuat Mohandi, 61, lupa diri. Dia begitu leluasa menjalankan bisnis judi permainan tebak angka tersebut. Hingga akhirnya warga Jalan Mahakam, Lingkungan Mojoroto, Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri, itu tidak sadar gerak-geriknya diawasi polisi. Puncaknya sore kemarin, pria itu terpaksa dicokok polisi di rumahnya. Dari tangannya diamankan satu buah hand phone, uang Rp 80 ribu, dan dua lembar kertas bertulisan angka togel. “Dia ditangkap di rumahnya pukul 15.30. Pelaku sudah lama masuk pengawasan petugas dalam praktik perjudian togel,� beber AKP Sudariyono, Kapolsek Giri, kemarin n

BANYUWANGI - Musim kemarau panjang makin menggila. Hujan pun tak kunjung turun. Salat istisqa (minta hujan) digelar di manamana. Bahkan, sebagian masyarakat ada yang menggelar ritual tiban (saling sabet pakai lidi aren) untuk meminta hujan. Mereka rela tubuhnya berdarah-darah demi hujan segera turun. Panas menyengat kini dirasakan masyarakat Banyuwangi dan sekitarnya, terutama pada siang hari n

Lagi, Dua Hektare Lahan Perhutani Dilalap Api

Prakiraan Awal Musim Hujan Banyuwangi Sekitar

Kab. Situbondo

KALIPURO - Kapal LCT Cipta Harapan XII milik PT. Bahtera Ferry Sentosa yang mengangkut puluhan kendaraan nyaris hanyut terbawa arus laut di Selat Bali sekitar pukul 18.00 Kamis (29/10) malam kemarin. Musibah itu terjadi lantaran kapal tersebut mengalami trouble kemudi n Baca Kemudi...Hal 39 DIPERBAIKI: Kapal LCT Cipta Harapan XII setelah ditarik tugboat dari Gilimanuk ke Pelabuhan LCM Ketapang kemarin. TAUFIK FERDIANSYAH/RABA

Duka Agus Rubiyantoro, Honorer DKP yang Rumahnya Ludes Dilalap Api

Tak Punya Uang, Terpaksa Tidur di Bawah Jedor Musala Si jago merah meluluhlantakkan rumah Agus Rubiantoro, 37, Kamis kemarin (29/10). Bangunan rumah seisinya ludes dilalap api. Pasca-kebakaran, rumah berdinding gedhek (anyaman bambu) tersebut rata tanah. Agus bersama anak dan istrinya kini tak punya tempat tinggal lagi.

TAK PUNYA TEMPAT TINGGAL: Agus Rubiyantoro bersama istri dan anaknya sementara tinggal di musala.

FREDY RIZKI, Kalipuro TAK ADA yang tersisa di kediaman Agus Rubiyantoro akibat kebakaran yang terjadi pada Kamis siang kemarin.

Su-Si tolak ikut jalan sehat pilbup Maunya diajak makan bareng dan nobar! Kemarau panjang, polisi pun berharap hujan Kalau sering hujan 86-nya juga lancar!

FREDY RIZKI/RABA

Yang tampak hanya arang kayu dan puing genting di tanah seluas 9X8 meter di Lingkungan Krajan, Kelurahan Kalipuro, Kecamatan Kalipuro, tersebut.

Agus bersama empat anak dan istrinya terlihat menggelar tikar di musala tak jauh dari kediamannya. Pria yang bekerja sebagai pegawai harian

lepas (PHL) di Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Banyuwangi itu dengan sigap menyambut n Baca Tak Punya...Hal 39 email: radarbwi@gmail.com / beritaraba@gmail.com


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.