Redaksi Penerbit Aliansi Organis Indonesia (AOI) Penanggungjawab Direktur Eksekutif AOI Pemimpin Redaksi Sri Nuryati Redaksi Ahli Indro Surono, Rasdi Wangsa Staf Redaksi Lidya Inawati, Sucipto Kusumo Saputro, Elisabeth Louise Johnston, Ani Purwati, Lidya Ariesusanty
Desain Grafis Said Abdullah
Iklan Elly Yusnawati, Imam Hidayat
Distribusi Nurdin Hermawan
Alamat Redaksi Jl. Kamper, Blok M No.1, Budi Agung, Bogor. Telp/fax: +62 251 8316294 email: organicindonesia@organicindonesia.org
website: www.organicindonesia.org
Dari Redaksi
Secara historis, kontribusi perempuan yang sangat besar dalam pertanian menjadikan perempuan mampunyai kemampuan alami dalam menjaga kearifan sistem pertanian tradisional yang selaras alam. Namun besarnya tekanan perubahan terhadap sistem pertanian tradisional yang dibungkus dengan gerakan “Revolusi Hijau� telah menghilangkan hak petani perempuan terhadap dunia pertaniannya, bahkan hak kesehatan reproduksinya. Sebelum masa pertanian modern, perempuan menguasai sekitar 60% proses produksi mulai dari seleksi benih hingga panen. Kaum perempuan khususnya keluarga miskin menghidupi keluarga dengan memperoleh pekerjaan selama panen, sehingga menyumbang kepada pemasukan rumah tangga secara berarti. Pertanian modern (revolusi hijau) menggusur perempuan dari peran mereka di sawah, sementara anggapan bahwa lakilaki adalah pemimpin rumah tangga mengakibatkan banyak informasi tentang program ini tidak menyentuh kaum perempuan. Belum lagi tipe padi dan teknologi yang digunakan secara sistematik mengabaikan perempuan, input produksi juga menyimpan residu kimia dalam tubuh perempuan. Sehingga perempuan dipaksa meninggalkan pertanian, namun untuk memenuhi tanggungjawabnya sebagai tiang pangan keluarga mereka menjadi tenaga kerja di luar negeri seperti pekerja seks, pekerja rumah tangga, buruh pabrik, dan lain-lain yang rentan dengan pelecahan dan diskriminasi. Petani perempuan sesungguhnya merupakan pelaku penting dalam kesinambungan dan keberlanjutan kehidupan, sehingga upaya-upaya untuk melestarikan kembali kearifan pertanian, merupakan upaya untuk mengembalikan hak-hak petani yang hilang. Dan pertanian organik merupakan salah satu upaya untuk mengembalikan hak petani perempuan tidak hanya menyangkut proses pertaniannya, tetapi juga mengandung nilai-nilai sosial-budaya petani. Pertanian organik tidak hanya mengembalikan hak reproduksi terhadap petani perempuan, tetapi juga menjamin kualitas hidup keluarga petani itu sendiri.
Foto Cover: ayip-kinjengdomstudio
Selamat Membaca....
ORGANIS diterbitkan oleh Aliansi Organis Indonesia (AOI), sebuah organisasi masyarakat sipil yang dibentuk oleh beberapa LSM, akademisi, organisasi tani, koperasi, peneliti dan pihak swasta yang bergerak di bidang pertanian organik dan fair trade.
2