FAJAR BALI EDISI 04 SEPTEMBER 2014

Page 1

FAJAR BALI

KAMIS, 4 SEPTEMBER 2014 l Tahun XV

Harga Eceran: Rp 3.000,-

KELUHAN

Selamat Pagi

Ratusan Warga Yeh Embang Kesulitan Air

Pak Gubernur Mohon Bantuan Pakaian dan Bedah Rumah

Banyak hal ya n g b i s a menjatuhkanmu. Tapi satu– satunya hal yang benar dapat menjatuhkanmu adalah sikapmu sendiri. R.A Kartini

DOMPET Dana Punia (Izin Gubernur Bali : 460/08928/III/BPMP/2014) UNTUK membantu masyarakat Bali yang sebagian masih miskin dan memerlukan bantuan, atas izin Gubernur Bali Nomor: 460/08928/III/ BPMP/2014, Tertanggal: 27 Maret 2014, Harian Umum Fajar Bali bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Bali, BK3S Provinsi Bali dan PT. Bank Pembangunan Daerah Bali terhitung mulai tanggal 2 April 2014 membuka Dompet Dana Punia Fajar Bali, yang terbuka untuk umum. Bantuan Anda berupa uang/barang (natural) lainnya, dapat kami terima melalui dompet ini, dengan langsung ke Kantor Harian Umum Fajar Bali Jl. Indra Jaya No.8 Ubung Kaja Denpasar Telpon (0361) 411283 atau melalui Bank BPD, Nomor rekening: 050.02.02.02377-7 atas nama PT. ARTHA MEDIA FAJAR BALI UTAMA PRESS. Semua bantuan anda kami akan muat di Surat Kabar Fajar Bali, dan pada saatnya nanti, kami salurkan secara terbuka kepada masyarakat Bali yang memerlukan. Penyaluran bantuan, baik berupa uang maupun barang (natural), akan kami pertanggungjawabkan secara rutin tiap 3 bulan sekali. Kami mohon uluran tangan Anda, untuk dapat membantu anggota masyarakat yang masih memerlukan uluran tangan kita bersama, dengan menyisihkan sebagian dari apa yang kita miliki. Terima kasih. Penerbit Jumlah Yang Diterima Hari ini Rp 500,000 Saldo Per 03 September 2014 Rp 105,588,000 Total Keseluruhan Rp 106,088,000

Daftar penyumbang selengkapnya di halaman 2

Dewan Bali Singgung Orientasi ke Jakarta DENPASAR-Fajar Bali Untuk kali pertama pasca dilantik, anggota DPRD Bali menggelar rapat gabungan internal. Sesuai komitmen ketua dan wakil ketua DPRD sementara, kelompok kerja (Pokja) tata tertib dan kode etik pun jadi prioritas. Tak sekadar pembentukan tim, dewan juga merancang perjalanan dinas perdana ke Jakarta. Yakni dalam rangka mengikuti orientasi dari Departemen Dalam Negeri. Berbeda dengan rapat internal dewan periode sebelumnya, rapat kali ini dimulai dengan perkenalan seluruh anggota dewan. Bukan hanya mengucap nama, tapi juga anggota keluarga. Kontan saja, situasi yang sebelumnya canggung, berlahan mencair dengan guyonan sejumlah anggota dewan. Sesuai dengan jadwal yang dipaparkan oleh Ketua DPRD Bali sementara, Gde Kusuma Putra, penyusunan tatib dan kode etik ditarget tuntas bulan September ini. Tepatnya pada tanggal 29 ke hal. 11

026/VI/W-020

ONLINE: www.fajarbali.com

Demokrat Bali Kaget

Mudarta: Jero Wacik Wajib Mengundurkan Diri

Harta Rp 11,6 M dan 423.000 Dollar AS

Demokrat Bali terkejut ketika Komisi Pemberantasan Korupsi melalui surat perintah penyidikan tanggal 2 September 2014 menetapkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik sebagai tersangka. Wacik disangka melakukan pemerasan terkait posisinya sebagai Menteri ESDM dalam kurun waktu 2011-2012. Nilai uang yang diduga dikorupsi Wacik sekitar Rp 9,9 miliar.

JAKARTA-Fajar Bali Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik tercatat melaporkan harta kekayaannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi pada 1 Februari 2012. Menurut laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) yang disampaikannya tersebut, harta Jero sekitar Rp 11,6 miliar dan 430.000 dollar AS. Petinggi Partai

DENPASAR-Fajar Bali Kader Partai Demokrat di Bali kaget dengan penetapan Jero Wacik sebagai tersangka oleh KPK. Tak terkecuali Ketua DPD Demokrat Bali I Made Mudarta. Ketika mendengar Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat ini ditetapkan tersangka, dirinya mengaku sangat terkejut. Lantaran menurut Mudarta, Wacik dikenal sebagai orang yang sederhana, lurus dan jujur. “Kesehariannya Jero Wacik itu jujur dan lurus. Hidup sederhana. Cukup kaget juga,”

T

Pesan Inspiratif

ke hal. 11

/IS

ke hal. 11

FB/DONY

PROYEK DIGARAP LAGI-Puluhan hektar sawah di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Tabanan yang belasan tahun mangkrak kini mulai digarap. Kabarnya investor Ciputra akan membangun hotel berbintang lima di pesisir yang bersebelahan dengan Pantai Yeh Gangga.

ke hal. 11

FB

Potret kemiskinan masih muncul di Kabupaten Buleleng. Meskipun Pemerintah Provinsi dan Daerah sedang gencar merealisasikan program pengentasan kemiskinan, namunFB/AGUS masih saja ada warga Nyoman Linter miskin yang belum tersentuh. Salah satunya adalah Nyoman Linter (84) warga Dusun Marga Garuda, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak. Linter harus meratapi hidupnya di bawah gubuk yang terbuat dari anyaman bambu (bedeg) dengan lantai tanah. Selama ini Linter hidup sebatangkara. Linter sangat berharap mendapat bantuan bedah rumah dari Pemerintah Provinsi Bali, melalui Gubernur Bali Made Mangku Pastika.

NEGARA-Fajar Bali Ratusan warga di Dusun Kaleran, Desa Yeh Embang, Kabupaten Jembrana, terpaksa memakai air dari saluran irigasi, karena air dari PDAM tidak mengalir. “Semua warga di dusun ini pelanggan PDAM, tapi sudah sekitar satu bulan terakhir tidak mengalir. Kami terpaksa mengambil air dari saluran irigasi,” kata Made Sudar, salah seorang warga setempat, Rabu (3/9). Menurutnya, untuk mengambil air di saluran irigasi, warga harus menempuh jarak sekitar satu kilometer baik dengan berjalan kaki, maupun sepeda motor. Ia mengatakan, air tersebut digunakan warga untuk mandi, mencuci serta memasak, namun tidak untuk air minum, karena warga membeli air mineral. “Untuk kebutuhan air bersih, kami sangat tergantung pada PDAM. Kondisi seperti

Demokrat itu tercatat memiliki harta tidak bergerak berupa lahan dan bangunan yang nilai totalnya Rp 8,2 miliar. Lahan dan bangunan itu tersebar di sejumlah wilayah, di antaranya di Kabupaten Tangerang, Kabupaten Tabanan Bali, serta Kota Depok. Jero juga diketahui memiliki harta bergerak berupa mobil, yakni mobil Mercedes Benz E230 tahun 1997 senilai Rp 200 juta dan Nissan Serena tahun 2004 seharga Rp 175 juta. Harta bergerak lain yang dimiliki Jero berupa logam mulai senilai Rp 200 juta, batu ke hal. 11

Saya Tetap Berada di Indonesia JAKARTA-Fajar Bali Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggelar konferensi pers setelah rapat kerja terkait penetapan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik sebagai tersangka. Mulanya, sejak siang wartawan dikabarkan bahwa konferensi pers akan digelar pukul 18.00 WIB dengan Wakil Men-

teri ESDM sebagai pembicaranya. Setelah menunggu beberapa jam, akhirnya konferensi pers digelar pukul 19.30 WIB. Tak diduga, ternyata Jero yang muncul didampingi para pejabat Kementerian ESDM. Wartawan pun sempat kaget akan kehadiran Jero Tersebut. Setelah berada didepan wartawan, Jero menyampaikan pernyataan pertamanya

setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam keterangannya itu, Jero hanya memberikan pernyataan selama 1 menit 30 detik. Tidak banyak yang dia katakan kepada wartawan, dia hanya menegaskan akan berada di Indonesia untuk mengikuti semua proses huke hal. 11

Gung Rai Siap Maju Cabup Badung MANGUPURA-Fajar Bali Nama-nama yang dijagokan untuk mengisi bursa bakal calon Bupati Badung pada perPILBUP helatan Pilkada BADUNG 2015 mendatang sudah mulai bermunculan. Tak hanya dari kalangan politisi maupun birokrat, namun juga muncul dari praktisi pariwisata. I Gusti Ngurah Rai Surya Wijaya, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badung ini namanya mencuat di

kalangan praktisi pariwisata. Surya Wijaya dijagokan untuk maju dalam Pilkada Badung 2015 mendatang. “Waktu diskusi dengan para akademisi dan tokoh masyarakat sekitar dua bulan lalu, kami sepakat mendukung Gung Rai (IGN Rai Surya Wijaya, red) untuk maju menjadi bakal calon Bupati Badung,” ungkap salah seorang tokoh pariwisata Bali Made Suryawan Rabu (3/9). Menurut Suryawan, sebagai daerah yang menggantungkan hidup pada sektor pariwisata, sudah

ke hal. 11

FB/IST

I Gusti Ngurah Rai Surya Wijaya

Ranting Batur Utara Merapat ke Gianyar

BANGLI-Fajar Bali Gelombang dukungan terus bergerak ke arah Made Gianyar (Bupati Bangli) untuk Cabup Bangli 2015. SetePILBUP lah Forkom BANGLI Perbekel se-Kintamani berikan dukungan ke Gianyar, kini Ketua Ranting PDIP Desa Batur Utara, Kintamani, I Wayan Masadana menyatakan dukungannya kepada

Gianyar. Bahkan dia menyebut AMG (Asal Made Gianyar). “Saya dukung Pak Made Gianyar untuk melanjutkan Cabup 2015, siapapun Cawabupnya kami tak mau tahu, terpenting Cabupnya Pak Made Gianyar, pokoknya AMG (Asal Made Gianyar),”ujar Masadana. Alasan dirinya mendukung Gianyar, karena dia melihat pemerintahan dapat berjalan dengan baik. Desa-desa sebagai ujung tombak pembangunan telah diberdayakan, dengan memberi-

kan alokasi dana yang lebih besar berupa ADD. Dengan demikian desa dapat lebih berdaya, berkreasi dan berinovasi. Selain itu kepemimpinan Made Gianyar taat aturan, tak ada cacat, dengan penampilan sederhana dan bersahaja. Masadana berharap pada PDIP, baik DPC dan DPD bahkan sampai DPP agar mendengar suara di bawah seperti suara ranting-ranting. Menurut dia ranting yang paling tahu soal

ke hal. 11

014/VI/KTR

Gerindra Tugaskan ‘De Gajah’ Wakil Ketua Dewan DENPASAR–Fajar Bali Setelah menunggu hampir dua pekan sejak pelantikan anggota DPRD Kota Denpasar hasil Pileg 2014, pada 19 Agustus lalu, akhirnya DPP Partai Gerindra memutuskan salah seorang kadernya Made Muliawan Arya menempati salah satu posisi sebagai wakil ketua DPRD Kota Denpasar periode 2014-2019. Kepastian ditunjuknya Made Muliawan Arya alias ‘De Gajah’ menempati posisi Wakil Ketua DPRD Denpasar, tertuang dalam SK DPP Partai Gerindra bernomor 08-0341/Kpts/DPPGerindra/2014. Turunnya SK tersebut juga sekaligus menjawab teka-teki yang selama ini bergulir terkait penempatan kader Gerindra pada jabatan pimpinan di dewan. Dalam SK tersebut juga menetapkan kader Partai Gerindra lainnya, Ketut Budiarta yang akrab disapa Ketet yang ditunjuk menempati posisi ketua Fraksi Gerindra. “Saya baru kembali dari Jakarta, menjemput SK penugasan dari DPP untuk menempati posisi wakil ketua di DPRD Kota Denpasar,” ungkap (De Gajah) Muliawan Arya, Rabu (3/9) kemarin. Sedangkan rekannya Ketut Layouter: dejerie

FB/CAR

Made Muliawan Arya (De Gajah)

Budiarta yang juga sebagai Sekretaris DPC Gerindra Denpasar yang sebelumnya santer disebut-sebut akan menjadi Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, oleh DPP Partai Gerindra ditunjuk sebagai Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Denpasar. “SK penugasan saya dengan Pak Budiarta jadi satu. Artinya hanya satu nomor namun berupa dua lampiran. Dalam SK itu menerangkan saya sebagai wakil ketua dewan, dan Pak Budiarta sebagai ketua fraksi,” imbuh lelaki yang suka tampil plontos ini. Dengan ditetapkannya nama ke hal. 11

join facebook.com/fajar.bali


METRO KOTA

2

Polda Bali Sepi Tangkapan Narkoba

DOMPET Dana Punia DAFTAR NAMA PENYUMBANG NO.

NAMA

FAJA R BALI

KAMIS, 4 SEPTEMBER 2014 l Tahun XV

JUMLAH

2960 Pimpinan Beserta Staf Rp 500,000 Dinas Pariwisata Prov. Bali Total Rp 500,000 Jumlah Yang Diterima Hari ini Rp 500,000 Saldo Per 03 September 2014 Rp 105,588,000 Total Keseluruhan Rp 106,088,000

BPR Pasarraya: Supardi Mantan Dirut DENPASAR-Fajar Bali Kasus perbankan yang sempat membelit PT. BPR Pasarraya Kuta memang sudah berakhir di pengadilan. Bahkan dua orang mantan petinggi BPR tersebut sudah dinyatakan terbukti melanggar Pasal 49 ayat (2) huruf b UU No. 7 tahun 1992 yang telah diubah menjadi UU No. 10 tahun 1998 tentang Perbankan Jo pasal 55 ayat 1 KUHP. Namun terkait pemberitaan di media yang menyebut terdakwa Supardi sebagai Dirut, dibantah oleh PT. BPR Pasarraya Kuta. Melalui surat elektroniknya, PT. BPR Pasar Raya Kuta melalui Sudarto, yang saat ini menjabat sebagai Ditektur Utama (Dirut) mengatakan bila, terdakwa Supardi sejak tahun Juli 2008 sudah tidak menjabat lagi sebagai Direktur Utama (Dirut) PT. BPR Pasarraya Kuta. Hal ini sesuai dengan Lampiran Surat No. 116/DIR-BPRK/HRD/IX/2014. Dalam surat elektronik itu dijelaskan pula bahwa, sejak tahun 2012 sampai sekarang yang menjabat sebagai Dirut adalah Sudarto. Selain itu, dalam pemberitaan dimedia yang menyebut bahwa Ida Bagus Mahaputra adalah Kepala Bagian Kredit juga dibantah oleh PT. BPR Pasarraya Kuta. Dikatakanya, Ida Bagus Mahaputra, saat ini bukan lagi sebagai Kabag Kredit di PT. BPR Pasarraya Kuta. Artinya, pemberitaan dimedia masa yang menyebut Supadi adalah Dirut PT. BPR Pasarraya Kuta adalah tidak benar. Tapi dalam surat elektronik itu, membenarkan bahwa Supadi sebagai mantan Dirut sudah dinyatakan terbukti bersalah oleh Pengadilan Negeri Denpasar. W-007

Mayat Tanpa Identitas Mengapung

DENPASAR-Fajar Bali Warga yang tinggal di Pantai Padanggalak, Sanur, dikejutkan penemuan mayat tanpa identitas tepatnya di sebelah timur areal luar Pura Campuhan Pantai Padanggalak, pada Rabu (03/09) sore hari. Mayat berjenis kelamin pria itu ditemukan mengapung dalam kondisi mulut berbusa dan hidung berdarah. Menurut Kapolsek Dentim Kompol M Ikhwan Lazuardi, penemuan mayat tanpa identitas itu berlangsung sekitar pukul 15.30 Wita, disaat warga melintas di TKP. Mayat ditemukan oleh saksi bernama Wayan Sudiarta (40) tinggal di Jalan Akasia XVI Gang Manggis nomor 6 Dentim. Saksi awalnya melihat ada orang mengapung di sebelah timur areal luar Pura Campuhan Pantai Padanggalak, Sanur. “Saksi mengira ada yang sedang berenang di pantai, dia mendekati pinggiran pantai untuk melihat dari dekat,” jelas Kapolsek. Derasnya ombak di pantai Padanggalak, membuat sosok mayat tersebut semakin merapat ke pantai. Setelah didekati oleh saksi, ternyata orang tersebut sudah meninggal dunia dan dilaporkan ke Polsek Dentim. “Tidak ditemukan identitas di tubuh korban alias Mr X,’ terangnya. Sosok mayat tersebut berjenis kelamin laki- laki diperkirakan berusia 30 tahun. Memiliki ciri-ciri antara lain mengenakan celana panjang jeans warna abu-abu, baju kemeja sembahyang warna putih, selendang warna hitam putih (poleng). Tinggi badan sekitar ±165cm, perawakan sedang, rambut agak ikal, kulit putih. “Saat ditemukan mayat dalam posisi terlentang, kepala berada disebelah selatan, mulut mengeluarkan busa dan darah, serta hidung mengeluarkan darah, nihil identitas. Tidak ada tanda tanda kekerasan ditubuh mayat,” terangnya. Selanjutnya, mayat tersebut dikirim ke kamar jenasah RSUP Sanglah dengan menggunakan mobil ambulan BPBD Kota Denpasar. Kapolsek Lazuardi mengatakan, pihaknya menduga mayat Mr X itu diduga orang Bali yang sedang melukat (pembersihan diri, red) di pantai. Mengingat ada gelang benang tridatu di pergelangan tangannya, dan memakai selendang. R-005

Istri Sipir Tepergok Selingkuh

DENPASAR-Fajar Bali Rusaknya hubungan rumah tangga kerap dipicu orang ketiga. Itulah yang menimpa MP (29), seorang pegawai sipir lapas Kerobokan, yang tinggal diseputaran Denpasar. MP memergoki istrinya, PAW (29), berselingkuh ria dengan pria idaman lain, IAT (27) di kamar kosan di Jalan Tukad Yeh Aya, Panjer, Denpasar, pada Selasa (02/09) dini hari. Awal cerita, MP mengaku sudah pisah ranjang dengan istrinya PAW, sejak 3 bulan lalu. PNS petugas sipir Lapas Kerobokan ini menduga selama pisah ranjang tersebut, istrinya berselingkuh dengan IAT, asal Jombang Jawa Timur. Rasa ingin tahu kemana selama ini sang istri pergi, MP pun mengikuti istrinya yang keluar tanpa pamit. Setelah dibuntuti, MP melihat sang istri masuk ke sebuah rumah kosan di Jalan Tukad Yeh Aya, Panjer, Denpasar sekitar pukul 02.00 dinihari. Kecurigaan MP pun terbukti dan melaporkannya ke Polsek Densel untuk bersama sama melakukan pengerebekan. Setibanya di kamar kosan, MP dan polisi langsung menggedor pintu. Awalnya tidak dibuka dari dalam kamar. Setelah didesak, pasangan sejoli yang ada di dalam kamar itu akhirnya membuka pintu kamar. “Setelah kamar digerebek, petugas menemukan keduanya di dalam kamar masih menggunakan pakaian lengkap. Mereka belum berhubungan badan,” ungkap sumber yang enggan disebut namanya itu. Sementara itu menurut Kapolsek Densel Kompol Nanang Pri Hasmoko, karena belum berhubungan badan, kedua pasangan mesum itu dibebaskan. Alasan ini menguat setelah hasil visum et revertum dari rumah sakit, tidak membuktikan adanya persetubuhan, tandas Kapolsek. R-005

DENPASAR-Fajar Bali Jajaran Dit Narkoba Polda Bali tidak pernah bersemangat menangkap dan menahan pelaku penyalahgunaan narkotika. Buktinya, dari Bulan July hingga Agustus lalu, jajaran Dit Narkoba Polda hanya menangkap 10 pemakai narkoba. Sementara, pengedar dan bandarnya masih bebas berkeliaran. Beda yang dilakukan jajaran Sat Narkoba Polresta Denpasar yang setiap pekan menangkap 6-7 pelaku narkoba dengan jumlah barang bukti yang tidak sedikit. Hasil rilis yang disampaikan Bid Humas Polda Bali, tangkapan yang berlangsung dari July hingga Agustus itu sebenarnya berjumlah 12 orang. Namun dari 12 tersangka, dua lainnya merupakan tangkapan dari Petugas Bea dan Cukai beberapa pekan lalu, salah satunya warga asing, VC (41) asal Lithuania. Tersangka VC (41) tertangkap menyelundupkan hampir 4 kg sabu sabu. Pun demikian, jajaran Dit Narkoba Polda Bali mentok mengembangkan kasus ini tanpa alasan yang jelas. Menyusul kemudian tersangka SI (56) asal Malang ditangkap di terminal kedatangan Bandara Ngurah Rai dengan barang bukti 506 gram sabu. Sementara, 10 tangkapan narkoba itu hanya meliputi warga local dan perannya pun sebagai pemakai. Mereka masing-masing, KT ML (32) asal Banyuwangi, ditangkap di rumahnya di Jalan Imam Bonjol Gang Batan Cangin nomor 19 Denpasar dengan barang bukti 0,72 gam sabu. Di kamar kosan yang sama, petugas juga YP (32)

dengan barang bukti 21.64 gram sabu. Tersangka ketiga yakni PS (32) ditangkap di kamar kosannya di Jalan Gunung Sari Gang Ratu nomor 3 Pemogan Denpasar dengan barang bukti 1,32 gram sabu dan 5 butir esktasi. Keempat, tersangka SKW (39) dengan barang bukti 20,99 gram ganja kering di rumahnya di Jalan Nakula Gang Batas Sari, Kuta. Dilokasi yang sama, petugas

menangkap tersangka SDK (31) asal Klungkung di Jalan Nakula Gang Batas Sari Kuta, dengan barang bukti 17,85 gram ganja kering. Dua tersangka lainnya ditangkap bersamaan di Jalan Sunset Road nomor 138 depan Indomaret, Kuta. Mereka adalah tersangka ARF (44) asal Pekanbaru diringkus dengan barang bukti 23,73 gram ganja kering dan tersangka DS (38) asal Jakarta ditangkap dengan barang

DENPASAR-Fajar Bali Malang benar nasib pencuri yang satu ini, Mohamad Nur Khalim (30) tinggal di Jalan Pendidikan Gang Sastra, Sidakarya, Denpasar. Lelaki asal Krajan Banyuwangi Jawa Timur ini ditangkap korbannya setelah ketahuan mencuri tas gendong berisi kamera dan surat surat milik korbannya, Reiner Gloekner (59), warga Negara Jerman. Pencurian itu terjadi di lokasi proyek di Jalan Tirtaning no 9, Sanur pada Jumat (29/08) pagi. Kapolsek Densel Kompol Nanang Pri Hasmoko mengatakan, pencurian yang dilakukan tersangka Khalim berlangsung sekitar pukul 10.45 Wita.

Dikala korban korban, Reiner datang ke proyek di Jalan Tirtaning nomor 9, Sanur. Kebelet buang air kecil, Reiner yang tinggal sementara di Sidayu Nyuh Ayu Desa Takmung, Banjarangkan, Klungkung ini pergi ke toilet. Dia menaruh tas gendongnya di tas meja pos satpam. Setelah kembali dari toilet, korban kaget tas gendongnya hilang di atas meja satpam. “Korban melihat ada orang yang mengambil tasnya dan diteriaki maling,” jelas Kompol Danang. Dalam pengejaran tersebut, tersangka Khalim berhasil ditangkap oleh korbannya. Ditengah jalan, korban bertemu

dengan petugas patroli Sabhara Polsek Densel dan tersangka pun akhirnya dikeler. Selain itu, ikut diamankan barang bukti berupa tas gendong curian berisi satu buah kamera merek kodak warna silver, buku dan berkas2 proyek. Dipemeriksaan, tersangka Khalim yang tinggal di Jalan Pendidikan Gang Sastra Sidakarya ini mengaku telah beraksi di 9 TKP. Hingga kini, Polisi masih melakukan pengembangan terhadap tersangka. “Dia mengaku melakukan pencurian di 9 TKP. Masih kami dalami keterangan tersangka,” ujar mantan Kapolsek Kuta Selatan ini. R-005

12 tersangka narkoba ditangkap jajaran Dit Narkoba Polda Bali sebulan lalu.

Warga Jerman Tangkap Maling 9 TKP

PN Keluarkan Permohonan Lelang, Dinilai Cacat Hukum

DENPASAR-Fajar Bali Kepastian hukum sepertinya jauh panggang dari api. Setidaknya, itu yang dialami Perkasa Kentjana Putra yang merasa dirinya terzolimi setelah adanya penetapan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar untuk mengangkat atau mencabut sita persamaan yang telah berkekuatan hukum tetap. Begitu juga laporan di Polresta bulan Oktober 2011 dan September 2012, tentang dugaan tindak pidana pemalsuan dalam proses lelang, sampai saat ini tidak ada tindaklanjut ataupun kepastiannya. Diceritakan Kentjana Putra, apa yang dialami ini berawal dari hutang piutang Linda Asih kepada dirinya sebesar Rp900 juta. “Hutang tersebut karena Linda Asih tidak mampu membayar orderan barang barang yang dipesan dari saya,” jelas Kentjana. “Saya kemudian mengugat Linda Asih di PN Denpasar, dan mengajukan sita persamaan atas asset milik Linda Asih di Jalan Gunung Agung Denpasar,” lanjutnya. Ketika dalam proses persidangan, majelis hakim mengabulkan permohonan Kentjana Putra dengan mengeluarkan penetapan untuk penyitaan penyesuaian sebidang tanah dan bangunan di Jalan Gunung Agung No. 130, Desa Padang

Sambian, Denpasar. Tanah tersebut terdiri atas tiga sertifikat hak milik atas nama Kusyadi. Selain itu dalam putusan gugatan yang diajukan Kenjana Putra, majelis hakim mengabulkan sebagian gugatannya. Dan menyatakan Linda Asih berhutang pembelian barang-barang kepada penggugat dan menghukumnya untuk membayar kewajibannya tersebut serta sita penyesuaian adalah sah. Diakuinya, asset Linda Asih tersebut menjadi angunan di Bank dan telah dilelang. Ketika proses persidangan gugatannya sedang berjalan, tepatnya 29 Juli 2009, pemenang lelang mengajukan permohonan eksekusi riil dan juga pengangkatan sita penyesuaian. Eksekusi dilakukan PN Denpasar tanggal 10 Nopember 2009 dan selanjutnya, 25 Nopember 2009, PN Denpasar mengeluarkan penetapan pengangkatan sita penyesuaian yang ditetapkan sebelumnya dalam perkara Kentjana Putra. Lebih lanjut dikatakan Kentjana, penetapan yang dikeluarkan PN Denpasar dengan mengabulkan permohonan pemenang lelang adalah catat hukum. Pasalnya, permohonan pemenang lelang tersebut dilakukan sepihak tanpa melibatkan dirinya. Selain itu, ada putusan Pengadilan Tinggi Denpasar, 14 Januari 2009 yang menyatakan, pemo-

hon sita persamaan memiliki hak yang sama terhadap harta kekayaan milik tersita. Dengan modal putusan itu, Kentjana mengajukan gugatan perlawanan terhadap pemenang lelang, awal Desember 2013 lalu. Alasannya, selain dinilai dikabulkan permohonan pengangkatan sita penyesuaian dan eksekusi cacat hukum karena tidak melibatkan dirinya sebagai pemohon sita penyesuaian yang telah berkekuatan hukum tetap juga proses lelang asset Linda Asih diduga ada penyimpangan. Dijelaskan Kentjana Putra, sebagai pemenang dan pemohon sita penyesuaian, dirinya bersifat menunggu sisa hasil penjualan lelang dari sisa pembayaran hutang kepada pemohon lelang. Ditenggarai, ada kesengajaan dengan meniadakan sisa pembayaran dengan menetapkan harga limit tidak berdasarkan NJOP (Nilai Jual Objek Pajak). “Diduga penetapan harga limit terendah hanya cukup untuk membayar hutang terhadap pemohon lelang,” ungkap Kentjana Putra. Menurutnya, sesuai dengan SPPT aset tanah dan bangunan milik Linda Asih tersebut, NJOP saat lelang dilakukan senilai Rp8,8 miliar lebih. Anehnya, pelepasan harga dalam penjualan lelang hanya Rp3.850 miliar. W-007

bukti 47,68 gram ganja kering. Sementara tersangka WDT (34) asal Gianyar ditangkap di areal parkir depan minimarket CN-N Mini di Jalan Tukad Petanu nomor 27 Panjer Denpasar dengan barang bukti 0,64 gram sabu. Pasangan sejoli juga ditangkap petugas di kamar nomor 18 lantai III Apartemen Jalan Batang Hari VII nomor 10X, Sanur. Mereka adalah tersangka WTN (29) dengan barang bukti 40,64 gram sabu dan setengah

FB/RD

butir ekstasi. Tersangka WTN ditangkap bersama pacarnya berinisial LN asal Jakarta. Kasubid Penmas Polda Bali AKBP Sri Harmiti mengatakan, barang bukti yang diamankan dalam sebulan itu meliputi sabu, ganja, ekstasi dan methamphetamine. “Belasan tersangka saat ini masih diperiksa untuk dilakukan pengembangan menangkap pelaku lainnya,” terangnya, pada Rabu (03/09) kemarin. R-005

FB/HS

Setelah dikejar korbannya, maling tas gendong ditangkap dan kemudian diserahkan ke Polsek Densel.

Gugatan Ditolak, Diharuskan Nafkahi Anak DENPASAR-Fajar Bali Menyusul putusan cerai pada Pengadilan Negeri (PN) Denpasar Nomor 608/Pdt.//2012/ PN.Dps tanggal 30 April 2013 yang dikuatkan putusan Pengadilan Tinggi (PT) Denpasar Nomor 127/PDT/2013/PT.DPS tanggal 6 November 2013 dan telah berkekuatan hukum tetap, Cencen Kurniawan (41) mengajukan gugatan perdata, namun ditolak oleh majelis hakim. Selain itu, dalam persidangan di PN Denpasar, Rabu (3/9), majelis hakim yang diketuai Indria Miryani, yang dihadiri penggugat (Cencen Kurniawan) diwakili tim penasehat hukumnya FX Joniono Raharjo dan I Gusti Putu Putra Yudhi Sanjaya, serta tergugat Rina Nurjaya (40) diwakili tim penasehat hukumnya Nyoman Wisnu dkk. Menyatakan, sebidang tanah seluas 751 meter persegi bersama bangunan yang berdiri di atasnya di Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung sebagaimana dimaksud dalam SHM Nomor 1493/Kel. Kerobokan Kelod surat ukur tanggal 30-122004 nomor 1154/Kerobokan Kelod/2004 atas nama Rina Nurjaya. Juga, sebidang tanah seluas 5.500 meter persegi beserta

bangunan yang berdiri di atasnya di Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung sebagaimana dimaksud dalam SHM Nomor 5344/Desa Ungasan, surat ukur tanggal 18-12-2001 nomor 1377/2001 atas nama Rina Sanjaya, bukan sebagai harta bersama (maritale beslag) tapi harta bawaan dari tergugat. Selain itu, majelis hakim menyatakan harta bersama (maritale beslag) atau harta kekayaan yang diperoleh selama perkawinan antara penggugat dan tergugat yang dimaksud adalah sebuah mobil Nissan X-TRL 2.5 CRV XT/AT warna hitam tahun 2010 Nopol DK 1793 IW, sebuah mobil Toyota Alphard warna putih tahun 2008 Nopol DK 15 C dengan BPKB atas nama Rina Nurjaya, dan sebuah mesin pembuat kopi atau coffee machine, sebagaimana disebut dalam gugatan. Lebih lanjut, dinyatakan majelis jika anak hasil pernikahan antara penggugat dan tergugat ikut pada tergugat sebagai pihak yang berhak mengasuhnya hingga bisa mandiri. Sedangkan penggugat diwajibkan memberi nafkah kepada anak tersebut hingga dapat mandiri setiap bulannya Rp25 juta. W-007

 Pemimpin Umum/Penanggung Jawab: IGMA Wisnu Mataram  Pemimpin Redaksi: Emanuel Dewata Oja  Redaktur Pelaksana & Koordinator Liputan: Agung Paramita (Penanggung Jawab Hal. Utama & Jurnalis Sekolah)  Redaktur: Gde Carmyaka (Penanggung Jawab Hal. Daerah), Hence Silalahi (Penanggung Jawab Hal. Otomotif & Metrokota), IB. Kresna Dhana (Penanggung Jawab Hal. Politik & Bali Mandara) , Supriyono (Penanggung Jawab Hal. Kota Plus & Kesehatan), I.B. Putu Bagus (Penanggung Jawab Hal. Ekonomi & Pendidikan)  Desain Grafis/Tata Letak: Dejerie, Somayasa, Wiadnyana, Baiq Sohra  Staf Redaksi: Eliazar Patun, Blasius Besu, Hery Subagyo, Rony P Bagus, Ketut Suarja, A.A. Gede Agung, I.G.A. Diah Niti (Pemprov Bali)  Manajer Administrasi & Sekretaris Redaksi: IGKA Mertha Yoga  Daerah: Putu Puspa Artayasa (Gianyar), Gede Sarjana (Klungkung), Made Doni Darmawan (Tabanan), Wayan Sumertha (Bangli), Ketut Budiasa (Karangasem), IB. Wisnaya (Buleleng), Pramono (Negara)  Direktris: IGA Galuh Ardhaningrat  Keuangan: IGPA Putri Juliawati  Manajer Pemasaran dan Sirkulasi : IB. Sudarsana  Rekening: Bank BPD Bali Cabang Mangupura No.: 009.01.11.000160, Bank BRI KCP Gatot Subroto Denpasar No.: 0572-01-000064-30-0 a/n PT. ARTHA MEDIA FAJAR BALI UTAMA PRESS  Alamat Redaksi Sirkulasi/Iklan: Jl. Indrajaya No. 8, Ubung Kaja, Denpasar. Telepon: (0361) 411283 (hunting), Fax.: (0361) 411283, e-mail: berita_fajar@yahoo.co.id, berita_fajar@fajarbali.co.id. Tarif Iklan: Umum BW: Rp. 35.000 mm/klm, Umum FC: Rp. 55.000 mm/klm, Keluarga/Sosial: Rp. 20.000 mm/klm, Iklan Lelang/Neraca: Rp 15.000,-/mmk, Advertorial: Rp. 15.000 mm/klm, Baris: Rp. 20.000/baris, Tarif Iklan Jaket (Coat Ad): Rp 225.000/mmk.  Penerbit: PT. Artha Media Fajar Bali Utama Press  Percetakan: PT. Temprina

WARTAWAN FAJAR BALI DALAM MELAKUKAN KEGIATAN JURNALISTIK SELALU DIBEKALI KARTU PENGENAL DIRI, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA IMBALAN DALAM BENTUK APAPUN. Layouter: Soma


FAJA R BALI KAMIS, 4 SEPTEMBER 2014 l TAHUN XV

Indonesia Berdonor RRI Denpasar Kumpulkan 105 Kantong

FB/SUPRI

DONOR DARAH- Pelaksanaan donor darah serangkaian Peringatan Hari Radio ke-69 di RRI Stasiun Denpasar, Rabu (3/9) kemarin.

DENPASAR-Fajar Bali Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Bali, I Gusti Bagus Alit Putra menegaskan bagi masyarakat yang memerlukan darah bisa langsung koordinasi dengan PMI, tanpa dipungut biaya. Kalau pun harus membayar, dana tersebut sebagai pengganti uji laboratorium. Demikian ditegaskan I Gusti Bagus Alit Putra, pada Indonesia Berdonor, Hari Radio ke-69, di RRI Stasiun Denpasar, Rabu (3/9) kemarin. Darah yang sudah siap di PMI, kata Alit Putra terlebih dahulu diuji kelayakannya dan proses kelayakan tersebut atau uji laboratorium diperlukan dana. “Sekali lagi, tak ada jual beli darah di PMI,” tegasnya. Sementara itu, Kepsta RRI Denpasar, Made Ardika menyambut baik keterlibatan instansi pemerintah, TNI, Polri, mahasiswa dan masyarakat di gelaran ini. Sebanyak 105 orang terlibat di acara donor darah Hari Radio ke-69. Dari kegiatan itu terkumpul 12 kantong golongan darah A, golongan darah B sebanyak 32 kantong, darah O terkumpul 46 kantong dan darah AB sebanyak 15 kantong. “Kami mengucapkan terimakasih kepada pendonor yang dengan iklas menjalankan kegiatan kemanusiaan,” jelasnya. R-007

3 KOTAPLUS Satpol PP “Berangus” Ratusan Lapak dan Rombong PKL Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar, IB. Alit Wiradana, kembali memimpin pasukannya melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima (PKL). DENPASAR–Fajar Bali Operasi penertiban yang digelar Rabu (3/9) kemarin, dimulai dari Pesanggaran menuju Pegok dan sepanjang Jalan Raya Sesetan. Alhasil, ratusan lapak dan rombong pedagang kaki lima yang berjualan di atas trotoar dan telajakan toko terpaksa ditertibkan dan ditindak tegas. Kepala Satpol PP Kota Denpasar IB Alit Wiradana, S.Sos M.Si., mengatakan, keberadaan rombong dan lapak PKL di atas trotoar ini dinilai sangat mengganggu pejalan kaki. Di samping itu banyak terdapat bangunan yang tidak permanen menyerobot badan trotoar sehingga membuat wa-

Karang Taruna dan I-PSM Duta Petang Dinilai

FB/HERY

PENILAIAN-Kadisosnaker Badung Luh Suryaniti menerima profil dari Ketua Karang Taruna saat lomba Karang Taruna dan Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat tingkat Kabupaten Badung tahun 2014 di Balai Banjar Sekar Mukti, Desa Pangsan, Petang

MANGUPURA – Fajar Bali Guna memupuk kreativitas generasi muda dan mendidik untuk dapat mengemban tanggungjawab sosial kemasyarakatan serta usaha kesejahteraan sosial, Pemkab. Badung melalui Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Disosnaker) menggelar lomba Karang Taruna dan Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (I-PSM) tingkat Kabupaten Badung tahun 2014. Pembukaan dan penilaian pertama dilakukan terhadap Karang Taruna Catur Buana dan I-PSM Desa Pangsan duta Kecamatan Petang, Selasa (2/9) lalu di Balai Banjar Sekar Mukti, Desa Pangsan, Petang. Lomba tersebut dibuka Kadisosnaker Badung Luh Suryaniti

ditandai dengan pemukulan gong. Menurut Luh Suryaniti, lomba karang taruna dan IPSM merupakan momentum yang sangat baik untuk menghimpun dan menyatukan visi misi dalam rangka menumbuhkembangkan kegiatan karang taruna dan I-PSM secara profesional. “Karang Taruna dan I-PSM merupakan mitra dari pemerintah Desa/Kelurahan dalam menangani penyandang masalah kesejahteraan sosial dan bersama-sama menggerakkan semua potensi sumber kesejahteraan sosial sebagai pendukung pembangunan kesejahteraan sosial,” jelasnya. Melalui lomba tersebut Luh Suryaniti mengharapkan

kepada para Camat, Perbekel/ Lurah dapat merevitalisasi keberadaan karang taruna dan I-PSM di wilayah kerja masing-masing. Selain itu memberikan bantuan peningkatan kinerja untuk melaksanakan rencana dan peningkatan kerja bidang kesejahteraan sosial serta mendukung pendanaan sesuai kemampuan keuangan masing-masing. Ketua Karang Taruna Catur Buana IB. Nyoman Yudiartha melaporkan, tujuan dari karang taruna Catur Buana adalah untuk pertumbuhan dan perkembangan menuju generasi muda yang berkualitas. Tugas karang taruna yakni bersama-sama pemerintah dan komponen masyarakat lainnya dalam menanggulangi berbagai masalah kesejahteraan sosial. Hal senada disampaikan Ketua I-PSM Desa Pangsan IGN Waras Yadnya. Menurutnya, kegiatan yang dilakukan I-PSM Desa Pangsan yakni bekerjasama dengan pemerintahan Desa Pangsan dalam penanggulangan para penyandang permasalahan sosial. Seperti membantu penyandang cacat serta memediasi keluarga kurang mampu untuk mendapatkan bantuan peningkatan kualitas rumah sehat. Secara rutin juga melakukan pembinaan kepada para lansia serta membantu dengan usaha ekonomi produktif. W-014

100 Siswa Badung Dibekali Wawasan Kebangsaan, Perdamaian dan LH

FB/HERY

PELATIHAN-Kadisdikpora I Ketut Widia Astika menyematkan tanda kepada peserta pelatihan wawasan kebangsaan, perdamaian dan lingkungan hidup bagi siswa siswi tingkat SMP, SMA dan SMK se-Badung

MANGUPURA – Fajar Bali Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban serta suasana damai di lingkungan Kabupaten Badung, dibutuhkan kesadaran dan pemahaman makna wawasan kebangsaan, dengan meningkatkan kesadaran dan memahami makna wawasan kebangsaan. Guna mewujudkan hal tersebut Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) menggelar pelatihan wawasan kebangsaan, perdamaian dan lingkungan hidup (LH) bagi siswa siswi tingkat SMP, SMA dan SMK se-Badung. Pelatihan yang diikuti sebanyak 100 orang peserta tersebut dibuka Kadisdikpora I Ketut Widia Astika di Hotel Batukaru Garden, Selasa (2/9) lalu. Dalam sambutannya, Kadisdikpora Widia Astika menekankan upaya peningkatan wawasan

kebangsaan di Indonesia perlu dilakukan secara intensif dengan melibatkan semua komponen masyarakat strategis, karena setelah lebih sepuluh tahun reformasi terasa ada sesuatu yang terabaikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Usaha peningkatan wawasan kebangsaan itu perlu dilakukan secara intensif melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan yang berorientasi pada upaya mengembalikan empat pilar kehidupan bangsa dan bernegara, yakni Pancasila, Undangundang Dasar (UUD) 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika,” jelasnya. Widia Astika mengharapkan melalui pelatihan tersebut dapat mendorong tumbuhnya kepekaan para peserta didik dan generasi muda untuk meningkatkan prestasi serta peran aktif pemuda dalam membangun dirinya yang berwawasan kebangsaan dan cinta tanah air. Sementara itu Kabid Pendidikan Luar Sekolah Pemuda dan Olah Raga I Nyoman Punia selaku ketua panitia melaporkan tujuan pelatihan untuk memberikan pengetahuan tentang cara pandang generasi muda Indonesia mengenai jati diri sebagai bangsa yang bernegara dengan berpedoman pada Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhineka Tunggal Ika dan keragaman budaya, etnis, suku, agama serta kompleksitas pemahaman bangsa diharapkan tidak terseret oleh berbagai masalah bangsa yang bersifat SARA dan sektoral. Pelatihan diikuti 100 orang terdiri dari 50 siswa SMP dan 50 siswa SMA/SMK. Pelatihan berlangsung selama 3 hari dengan menghadirkan para penyaji materi dari Bappeda dan Litbang Badung, Disdikpora Propinsi Bali, Kesbangpol Linmas Badung, Kodim 1611 Badung, Polres Badung, BLH Badung, Kantor Kementrian Agama Badung dan Pengawas Sekolah. W-014

jah kota kumuh dan merusak keindahan. Untuk itu pihaknya melakukan tindakan tegas kepada para PKL yang membandel berjualan di atas trotoar serta toko-toko. Selain itu keberadaan lapak dan rombong pedagang kaki lima melanggar Perda No. 3 Tahun 2000 tentang Kebersihan dan Ketertiban Umum. “Lapak dan rombong pedagang kaki lima yang berjualan di atas trotoar sangat mengganggu para pejalan kaki,” ungkapnya. Penertiban diakuinya berjalan lancar karena melibatkan anggota TNI, Polri, Desa/Kelurahan terkait. Penertiban kali ini berhasil mengangkut empat truk lapak dan rombong dagangan yang berjualan di atas trotoar dan di pinggir jalan. Semua lapak dan rombong pedagang kaki lima diangkut dan dibawa ke kantor Dinas Satpol PP Kota Denpasar untuk dijadikan bukti tindak pidana ringan. Supaya pedagang kaki lima tidak ada yang melanggar lagi, untuk antisipasi pihaknya juga

FB/CAR

BERANGUS-Jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (SatPOl PP) Kota Denpasar memberangus ratusan lapak dan rombong PKL saat penertiban yang digelar dari Pesanggaran-Pegok dan sepanjang Jalan Raya Sesetan, kemarin

akan melakukan penertiban di malam hari, agar para pedagang memiliki rasa jera. Ia juga mengimbau kepada para pedagang kaki lima agar tidak berjualan di atas trotoar. Karena penertiban ini akan dilakukan

secara berkelanjutan untuk tetap menjaga Kota Denpasar bersih dan indah. Lurah Sesetan, Nyoman Agus Marhardika menambahkan, pihaknya sejatinya telah melakukan pembinaan kepada para

Sambut HUT Mangupura ke-5

pedagang kaki lima, namun mereka tetap membandel. Untuk itu pihaknya meminta bantuan Satpol PP Kota Denpasar untuk menindak tegas. “Agar mereka memiliki rasa jera dan tidak melanggar lagi,” ungkapnya. R-004

Budayakan “Sadar Arsip”, Badung Lombakan Kearsipan Antar SKPD MANGUPURA – Fajar Bali Penyelenggaraan kearsipan telah menjadi urusan wajib dan menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah Kabupaten Badung yang secara teknis dilaksanakan oleh Kantor Arsip Daerah. Dengan semakin kompleksnya tugas dan fungsi pemerintahan serta tugas dan fungsi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), maka permasalahan kearsipan juga akan terus mengalami pertumbuhan dan perkembangan secara akumulatif. Jika hal tersebut dibiarkan pada akhirnya sumber informasi akan sulit ditemukan atau memerlukan waktu yang cukup lama dalam pencariannya. Hal tersebut disampaikan Staf Ahli Bidang Pemerintahan I Made Witna, saat membuka pembinaan dan penilaian lomba kearsipan di ruang pertemuan Diskoperindag Badung, Selasa (2/9) lalu. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Kantor Arsip Daerah A.A Ngurah Arimbawa, Pejabat Arsiparis Prov. Bali, Pejabat Arsiparis Universitas Udayana dan SKPD terkait. Bupati Badung dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Bidang Pemerintahan I Made Witna menyampaikan, sehubungan dengan pentingnya peran arsip sebagai salah satu sumber informasi dalam menunjang kegiatan pemerintahan, maka diperlukan suatu sistem pengelolaan dan manajemen yang tepat dengan

didukung oleh tenaga-tenaga yang profesional dan terampil dalam bidang kearsipan. Selain itu yang tidak kalah penting, adanya komitmen dan budaya “Sadar Arsip” dari para kepala SKPD dan staf untuk mengamankan dan menyelamatkan arsip. Lomba kearsipan juga diperluas dengan dilaksanakannya lomba kearsipan antar desa. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya arsip sebagai bahan pertanggung jawaban baik kepada atasan, masyarakat, dan lembaga pemeriksa sehingga di kemudian hari tidak berakibat pada permasalahan hukum. Ditambahkan, guna menunjang pengelolaan kearsipan, Pemkab. Badung telah mengambil kebijakan strategis yakni dengan dibangunnya gedung kantor arsip dan depo arsip baru yang cukup megah, representatif dan tahan api yang berada di kawasan Puspem Badung. Hal tersebut dilakukan agar dokumen-dokumen arsip yang vital dan arsip statis yang merupakan rekam jejak pemerintahan dapat tersimpan dengan baik. Tentunya keseriusan pimpinan dalam pengamanan dan penyelamatan arsip harus diikuti oleh para kepala SKPD untuk menata dan mengelola arsipnya dengan baik sesuai ketentuan yang ada. “Kami harapkan melalui lomba kearsipan ini dapat menjadi momentum untuk menata

FB/HERY

PEMBINAAN-Staf Ahli Bidang Pemerintahan I Made Witna didampingi Kepala Kantor Arsip Daerah A.A Ngurah Arimbawa saat membuka pembinaan dan penilaian lomba kearsipan di ruang pertemuan Diskoperindag Badung

dan mengelola arsip dinamis di masing-masing SKPD dan lomba ini bukan semata-mata mencari juara, namun yang terpenting komitmen dari masing-masing SKPD untuk mewujudkan arsip sebagai urusan wajib yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya. Kepala Kantor Arsip Daerah Kab. Badung A.A. Ngurah Arimbawa melaporkan, lomba ini dilaksanakan dalam rangka menyambut HUT Kota Mangupura yang ke-5 yang akan jatuh pada bulan November mendatang. Peserta lomba diikuti 10 SKPD yang ada di lingkungan Pemkab Badung. Kantor Arsip Badung juga telah melaksanakan lomba arsip desa di

PKS Dapat Lampu Hijau

tingkat Prov. Bali yang diwakili oleh Desa Getasan Petang dan memperoleh juara II. Dalam lomba kali ini, tim penilai berasal dari pejabat arsiparis prov Bali, pejabat arsiparis Universitas Udayana dan tim fasilitator dari pejabat struktural kantor arsip daerah Kab. Badung. Penilaian dimulai tanggal 1-11 September 2014. Arimbawa mengharapkan dengan dilaksanakannya penilaian ini dapat meningkatkan kualitas tenaga pengelola arsip di masing-masing SKPD dan dapat memberikan spirit, motivasi kepada SKPD sesuai tugas dan fungsinya agar secara konsisten dan berkelanjutan terus melakukan pengelolaan dan penataan arsipnya sesuai ketentuan yang ada. W-014

Gerindra Tunggu Permohonan Resmi dari PKS DENPASAR–Fajar Bali Keinginan para kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang lolos ke DPRD Kota Denpasar untuk merapat ke Fraksi Partai Gerindra akhirnya mendapat “lampu hijau” dari DPP Partai Gerindra. Hanya saja, Gerindra masih menunggu permohonan secara resmi (tertulis) yang diajukan ke DPC Partai Gerindra Kota Denpassar. Salah seorang kader Partai Gerindra, Made Muliawan Arya, mengungkapkan, setelah melakukan konsultasi ke DPP Partai Gerindra, ternyata DPP tidak mempermasalahkan. Partai apa saja boleh bergabung dengan Gerindra dalam membentuk fraksi di DPRD. “Dari DPP tidak mengeluarkan SK untuk menerima partai yang hendak bergabung. Semua itu diserahkan ke DPD atau DPC masing-masing daerah karena sudah bisa membentuk fraksi sendiri,” terang Made Muliawan Arya, dibenarkan rekannya sefraksi, I Kompyang Gede dan I Wayan Narsa, Rabu (3/9) kemarin. Hanya saja, lelaki plontos yang akrab disapa “De Gajah” ini mengaku dari PKS diminta untuk mengajukan permohonan secara resmi ke induk partainya minimal ke DPC Partai Gerindra Kota Denpasar. “Kami sudah tidak ada masalah. Sekarang tinggal

FB/CAR

Hilmun Nabi

PKS mengajukan permohonannya. Memang sebelumnya sudah ada pembicaraan informal.Tapi secara resminya, secara tertulis kami belum menerima suratnya,” imbuh De Gajah yang mengaku baru saja kembali dari Jakarta untuk menjemput SK penugasannya sebagai salah seorang wakil ketua DPRD

Kota Denpasar. Terkatung-katungnya PKS untuk berlabuh ke salah satu fraksi yang telah ada di DPRD Kota Denpasar, ternyata juga berpengaruh terhadap kinerja anggota Dewan terutama pimpinan sementara untuk membahas tata tertib serta alat kelengkapan Dewan. Mengingat untuk melakukan program tersebut terlebih dahulu harus terbentuk fraksi. Praktis selama sekitar dua pekan sejak pelantikan pada 19 Agustus lalu, Dewan anyar ini belum dapat menjalankan aktivitasnya, hanya karena belum bisa terbentuknya fraksi. Terutama belum adanya kepastian PKS bergabung dengan salah satu fraksi. Salah seorang kader PKS, Hilmun Nabi, ketika dikonfirmasi, membenarkan belum menyerahkan permohonannya secara resmi ke Gerindra. Hal itu semata dikarenakan pihaknya masih menunggu kepastian terbentuknya struktur kepemimpinan di Fraksi Gerindra. “Setelah ada kepastian pimpinan fraksi, surat permohonan secara resmi akan segera kami ajukan. Drafnya sudah ada. Paling tidak besok (hari ini, red) surat itu akan kami ajukan ke DPC Partai Gerindra,” terang mantan ketua Fraksi Gabungan pada periode lalu. R-004 Layouter: Soma


DAERAH

4

RSBI Dihapus

KRAMA

Bertekad Raih WTP SEMARAPURA-Fajar Bali Wabup Klungkung, Made Kasta menyebutkan di tahun mendatang Pemkab Klungkung bertekad meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh BPK. Langkah untuk meraih predikat terbaik dalam laporan tata keuangan pemerintah itu dengan terus mengevaluasi kinerja SKPD. ”Langkah FB/SARJANA pertama adalah meninMade Kasta daklanjuti semua temuan BPK, bila ada masalah tidak perlu menunda untuk menyelesaikannya,” terang Made Kasta, Rabu (3/9) kemarin. Kasta menjelaskan, temuan BPK sama sekali tidak ada yang berhubungan dengan temuan penyimpangan penggunaan keuangan. ”Temuan BPK tidak ada menemukan penyimpangan penggunaan keuangan, namun semuanya persoalan administrasi,” terang Made Kasta. Bahkan untuk menyikapi persoalan tersebut, Made Kasta, mengumpulkan beberapa SKPD untuk membahas temuan BPK tersebut. Diantara SKPD yang dipanggil untuk menindaklanjuti temuan BPK tersebut adalah Disdikpora, Dishubkominfo, Dinas Peternakan Perikana dan Kelautan, PU dan Inspektorat. “Diantara temuan yang paling banyak tersebut adalah di Disdikpora dan PU,” jelas Kasta. Terkait temuan di Disdikpora, Made kasta menjelaskan bahwa temuannya itu lebih banyak persoalan administrasi yang berhubungan dengan aset di Disdikpora. ”Kita ketahui banyak sekolah yang lahannya belum disertifikatkan, karena dulu sewaktu membangun didasarkan hibah antara pemilik lahan dengan pemerintah,” terang made Kasta. Persoalan lainnya yang ditemukan di PU adalah proyek-proyek yang sudah terlaksana, namun pelaporannya belum ditindaklanjuti dengan membuat laporan. ”Ada proyek yang sudah selesai, namun belum dilaporkan sehingga menjadi temuan BPK,” papar Made Kasta lagi. Yang sering menjadi persoalan oleh Wabup Made Kasta adalah rapat penting yang membahas persoalan temuan BPK atau lainnya, seringkali SKPD yang dipanggil menugaskan Kabid untuk menghadiri rapat. Sehingga persoalan yang semestinya bisa diselesaikan pada saat itu juga, akhirnya tertunda karena Kabid harus memberi laporan dulu ke atasannya. ”Ya kalau langsung dilaporkan ke atasannya, ini juga bikin masalah. Saya tidak ingin penyelesaian masalah ditunda,” tegasnya. Disamping itu, kepada Inspektorat diminta agar segera menginventarisasi petunjuk oleh BPK yang sampai saat ini belim ditindaklanjuti. ”Setiap ada kesempatan saya akan evaliuasi, kita bertekad di tahun 2015 mendapat predikat WTP, sebelumnya kita belum pernah mendapat prestasi ini,” tutup Made Kasta.W-010

Dewan Harap Bangli Punya Sekolah Unggulan Dihapusnya sekolah RSBI di Bangli memicu kekhawatiran kalangan DPRD Bangli akan mutu pendidikan di daerah ini. Ketiadaan RSBI berdampak pada lemahnya daya berkompetisi antar siswa dan antar sekolah, hal ini bisa menurunkan prestasi akademis. Untuk meningkatkan mutu pendidikan diharapkan ada sekolah unggulan. BANGLI-Fajar Bali Anggota DPRD Bangli, Made Bawa, Rabu (3/9) mengaku khawatir kadar berkompetisi antar siswa dan antar sekolah melemah, dan bermuara pada rendahnya mutu pendidikan. Sistem perekrutan yang selektif, me-

nyebabkan sekolah mendapatkan siswa yang baik, hingga mudah juga menghasilkan out put yang baik atau berkualitas. Sebaliknya di sekolah regular, cendrung sekolah main tampung (tampung siswa sebanyakbanyaknya), karena terbentur

jaan bangunan palinggih tersebut dimulai sejak tahun 2005 dan rampung di tahun 2013 dengan total biaya sebesar Rp.1 Milyar. Dana tersebut diperoleh dari bantuan Provinsi Bali dan Pemkab Gianyar. Sementara untuk persiapan pelaksanaan Karya sendiri dimulai sejak Juni 2014. Biaya dari pelaksanaan karya tersebut diperoleh dari urunan warga Desa Pakraman Sawe Gunung sebanyak 95 KK sebesar Rp. 1,7 juta per KK serta punia dari para donatur. Bupati Gianyar, A A Gde Agung Bharata menyampaikan apresiasi atas kebersamaan dan semangat gotong royong yang tinggi dari masyarakat setempat sehingga pelaksanaan pembangunan dan karya dapat berjalan dengan lancar. Hal ini menunjukkan masyarakat telah

sistem rayon. Akibatnya, kualitas terabaikan. Untuk dapat meningkatkan mutu pendidikan, Made Bawa berharap Bangli dapat mewujudkan sekolah unggulan, baik untuk tingkat SMP dan SMA. Dia juga sepakat untuk mewujudkan sekolah Bali Mandara di Bangli, sehingga anakanak miskin tetapi cerdas dapat ditampung di sana. Dia melihat di Bangli banyak anak tidak mampu, tetapi memiliki kecerdasan yang tinggi. Sekolah Bali Mandara yang dia harapkan yakni SMK, bukan SMA. Karena siswa miskin tentu lebih

berharap mereka setelah lulus siap di sektor kerja.Sangat kecil kemungkinan mereka mampu untuk melanjutkan ke jenjang lebih tinggi. “Kalau lulusan SMK mereka kan siap pakai, karena sudah dibekali skil, untuk mereka yang miskin itulah yang cocok”, ujar politisi asal desa Siakin, Kintamani ini. Kadisdikpora Bangli, I Nyoman Sumantra menyambut baik soal harapan Dewan tentang sekolah unggulan. Untuk merealisasikan itu diperlukan payung hukum atau aturan yang mengaturnya. Untuk hal itu mesti melalui

Antisipasi Saat Musibah di Laut

pembahasan yang matang antar dewan pendidikan dan DPRD. Terkait rencana SMK Bali Mandara, Sumantra mengaku sudah ada persiapan untuk itu. Ditarget tahun 2015 terwujud. Namun diharapkan ada komitmen Pemprov untuk mewujudkan itu. Kini pihaknya tengah fokus pada persiapan lahannya. “Untuk sekolah Bali Mandara kita butuhkan SMK-nya untuk mengakomodir siswa miskin tetapi cerdas, tetapi kita masih perlu proses pembahasan prasarana tanahnya,” ujar Sumantra. W-002*

Bupati Suwirta Serahkan Bantuan Life Jacket

SEMARAPURA-Fajar Bali Mengantisipasi terjadinya kecelakaan yang menyebabkan tenggelamnya baik penumpang dan awak kapal, Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta menyerahkan bantuan life jacket dan life buoy kepada sejumlah penyedia jasa penyebrangan, Rabu (3/9) kemarin. Acara penyerahan ini dilaksanakan di Pantai Tri Buana, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan

didampingi Kadishubkominfo Klungkung dan Kepala Bagian Operasional Jasa Raharja (Persero) Cabang Bali, Iskandar Sukmana. Penyerahan alat keselamatan penumpang sebanyak 50 buah life jacket dan 40 life buoy diserahkan kepada 16 penyedia jasa penyebrangan menuju ke Nusa Penida. Penyerahan bantuan ini merupakan kerjasama dengan Jasa Raharja (Persero) Cabang Bali. Ke-16 penyedia jasa penyebrangan sampan dan boat ini antara lain, Restu Kembar Dewata Expres, Celebrity, Gangga Expres, KSU Walet Sari, Boroq Expres, Isnul Bahar, Restu Dirgahayu Putra Kembar, Segara Susu, Sri Merta Sari, Barakah, Cahaya Ali, Mutiara, Tegar, Panca Putra, Lembongan Tour dan Nusantara. Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Klungkung, Nengah Sukasta menjelaskan bantuan yang bekerjasama dengan Jasa Raharja (Persero) Cabang Bali ini berjumlah 90 buah, terdiri dari life jacket 50 buah dan life buoy 40 buah. Selanjutnya, diharapkan kepada penyedia jasa penyebrangan agar bantuan life jacket dan life buoy ini ditempatkan pada tempat yang mudah dijangkau penumpang, sehingga dengan mudah diambil apabila terjadi sesuatu hal dalam

penyebrangan. “Nantinya ini agar ditempatkan pada tempat yang mudah dijangkau,” tandasnya. Kepala Bagian Operasional Jasa Raharja (Persero) Cabang Bali, Iskandar Sukmana menghimbau kepada penyedia jasa penyebrangan atau nakhoda agar benar-benar menaati peraturan pelayaran yang diterapkan instansi terkait yang menangani pelayaran. Terkait bantuan ini, Iskandar Sukmana mengharapkan untuk dapat dipergunakan dengan baik dalam pencegahan kecelakaan. “Gunakanlah sarana pencegahan kecelakaan semaksimal mungkin,” ujarnya. Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta menghimbau kepada pengelola, pembawa atau pemilik perahu jasa penyebrangan agar mematuhi aturan dalam pelayaran, jangan sampai melebihi daya muat. “Dishub sikapi hal ini, jangan sampai terjadi kejadian yang tidak diinginkan dalam pelayaran,” harap Suwirta. Terkait bantuan tersebut, Bupati juga mengingatkan penyedia jasa angkutan laut untuk selalu menyediakan alat keselamatan, sehingga keselamatan dan kenyamanan penumpang tetap terjaga. “Manfaatkan bantuan ini untuk keselamatan penumpang,” imbuhnya.W-010

SEMARAPURA-Fajar Bali Polres Klungkung bersama Disdikpora Klungkung untuk kedua kalinya melakukan sidak ke sekolah-sekolah menyasar siswa yang menyimpan video dan poto porno dalam handphone milik siswa. Sidak Rabu (3/9) kemarin dipimpin langsung Kasat Binmas Polres Klungkung, AKP Made Sudartawan dan Kasat Sabhara Polres Klungkung, AKP Cokorda Gede Agung Puspagana didampingi Kadisdikpora Klungkung, Nyoman Mudarta menyasar SMK Yaparindo dan SMA PGRI Dawan. Sesampainya di sekolah, aparat polisi bersama staf Disdikpora

langsung menuju ruang sekolah dan menggeledah setiap HP yang dibawa siswa. Pada SMK Yaparindo ini, ditemukan dua siswa dari kelas XII dalam HP terdapat gambar porno. Sedangkan di SMA PGRI Dawan, aparat menemukan empat siswa yang di dalam HPnya menyimpan gambar dan video porno dalam HP siswa kelas 10 tersebut. Bahkan gambar porno tersebut disimpan oleh siswi di sekolah tersebut. “Selama ini banyak terjadi laporan dari orangtua siswa yang melaporkan putra-putrinya menghilang, hal ini akibat teknologi juga,” terang Sudartawan. Penyebab lainnya juga karena antar siswa

berhubungan melalui HP dan bertukar gambar dan kemudian menjalin hubungan. Temuan gambar porno dan video porno di HP milik siswa tersebut kemudian diserahkan kepada kepala sekolah yang bersangkutan dan mendapatkan peringatan. Pada kesempatan itu juga siswa tersebut mendapat peringatan dari aparat tentang bahayanya perilaku seksual di bawah umur. Kepala sekolah yang mendapati sekolahnya di sidak oleh aparat dan Disdikpora memahami dan mengerti, karena dengan video dan gambar porno tersebut akan memberikandampaknegativepada perkembangan siswa. W-010

FB/SARJANA

Bupati Suwirta menyerahkan bantuan alat keselamatan penyeberangan laut kepada pengusaha angkutan di Kusamba

Bupati Hadiri Upacara Mapedagingan di Pura Dalem Sawe Gunung

GIANYAR- Fajar Bali Bupati Gianyar, A A Gde Agung Bharata menghadiri Upacara Mecaru, Melaspas dan Mapedagingan di Pura Dalem Desa Pakraman Sawe Gunung, Desa Pejeng Kelod, Rabu, (3/9). Upacara tersebut merupakan rangkaian dari Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padususan Agung, Mapaseleng, Tawur Padanan dan Ngusaba Dalem. Karya dipuput oleh Ida Pedanda Griya Sanur, Pejeng, Ida Pedanda Buda Griya Santian, Peliatan serta Ida Pedana Simpangan, Pejeng. Panita Karya, Dewa Putu Alit mengatakan Karya ini dilaskanakan setelah rampungnya pengerjaan beberapa bangunan palinggih seperti Gedong Dalem dan Piyasan – Piyasan. Proses penger-

FAJA R BALI

KAMIS, 4 SEPTEMBER 2014 l Tahun XV

6 Pelajar Kedapatan Simpan Video Porno

FB/ARTAYASA

Bupati Agung Bharata hadiri upacara di Pura Dalem

menerapkan konsep Tri Hita Karana dengan baik. Bupati berharap dengan telah rampungnya pembangunan dan pelaksanaan karya dapat lebih meningkatkan rasa menyabraya, segulug segilig sabayantaka dan mendatangkan kesejahteraan dan keselamatan bagi seluruh warga.

Gapura Desa

Dalam kesempatan itu, Bupati Agung Bharata juga menyerahkan dana punia yang diterima oleh panitia karya. Turut hadir dalam upacara tersebut Wakil Gubernur Bali, I Ketut Sudikerta, Camat Tampaksiring dan tokoh – tokoh masyarakat setempat. W-005*

Sangga Pembangunan untuk Kesejahteraan Masyarakat Desa

Hutan Bambu Pengelipuran Bersolek Untuk Kalpataru Dipayungi awig-awig, serta sanksi bagi penebang liar BANGLI-Fajar Bali Hutan bambu di desa Pengelipuran, Bangli kini tetap lestari. Selain lestari, luas arealnya juga tidak menyusut dari luas 75 hektar dengan 16 varietas (jenis) bambu. Melestarikan hutan bukan pekerjaan yang mudah, di tengah kebutuhan ruang yang kian bertambah seiring pertambahan penduduk. Patut diacungi jempol upaya pelestrian hutan (hutan bambu) di lingkup wilayah adat (Desa Pakraman) Pengelipuran. Komitmen desa Pengelipuran untuk melestarikan hutan ini dipayungi dengan awig-awig. Siapa yang coba-coba melakukan ilegal logging, maka ancamannya tak main-main. Pelaku bakal dikenakan sanksi adat tersebut. Komitmen desa Penglipuran untuk melestarikan hutan, tentu berangkat dari pemikiran bahwa begitu pentingnya kelestarian hutan untuk upaya konservasi dan pelestarian ekosistem. Hutan ini berandil dalam penyimpanan air hujan, kemudian dikeluarkan pada saat kemarau. Hutan ini tentu juga menyumbangkan oksigen,sehingga tumbuhan lain, hewan dan

manusia hidup dalam kecukupan oksigen. Tapi hutan sesungguhnya bukan tempat untuk menyembunyikan hal-hal buruk, seperti sampah. Bukan juga untuk menaruh bayi orok. Dan bukan juga untuk tempat bermesum. Sayang,hutan bambu Pengelipuran kini didera isu sebagai tempat mesum. Apakah isu itu benar, apa sekadar isu. Benar atau tidak sampai sekarang masih dicari-cari kebenarannya dan menelusuri motif isu tersebut. Tak sedikit para wartawan , beramairamai berangkat menuju hutan bambu, atas isu adanya mesum dua sejoli. Tetapi kerja keras wartawan untuk mendapatkan kebenarannya tidak berhasil, karena isu itu dimentahkan sejumlah tokoh masyarakat seperti I Nengah Sudibia dan I Wayan Subur. Ketika dua tokoh itu dimintai tanggapi adanya isu mesum muda-mudi, dia malah mengatakan heran atas munculnya isu yang silih berganti. “Siapa bilang ada isu mesum, wah ga ada. Kalau ada pasti disikapi desa pakraman, bisa

FB/SUMERTA

Hutan bambu desa Pengelipuran

kena sanksi”, ujar Sudibia. Keheranan atas isu itu juga muncul dari tokoh lainnya, I Wayan Subur. Akhirnya Sudibia yang menjabat Kadisperindag Bangli berharap mewaspadai isu tersebut. Dia mengatakan isu itu terus melanda hutan bambu, tetapi apa benar apa tidak memang dia tak berani jamin. Tetapi sampai sekarang

belum ada bukti atas isu tersebut. Memang hutan itu dikunjungi banyak warga dan turis, untuk berrekreasi. Terkadang bagi muda-mudi, mereka msuk sampai ke dalam, sambil mendokumentasikan kunjungannya. “Apa karena mereka berdua di tempat sepi, lalu divonis mesum”, tanya warga lain yang rembug soal isu saat itu. Bendesa Pakraman Pengleipuran, I Wayan Supat, menjelaskan bahwa keberadaan hutan itu bakal tetap lestari, karena dipayungi awig-awig, serta sanksinya bagi mereka yang melakukan penebangan liar. Luas hutan 75 hektar, terdiri hutan di atas tanah desa pakraman 45 hekar, dan 30 hektar milik masyarakat yang diatur awigawig. Jenis hutan yang dipelihara mencapai 16 jenis. Tahun 1995 hutan itu mendapat penghargaan Kalpataru dari Kementerian Lingkungan Hidup RI. Untuk kelestarian hutan pihak pemerintah kata dia terus melakukan langkah-langkah serta evaluasi-evaluasi. Dikatakan sampai kini penghargaan Kalpataru masih disandang. W-002 Layouter: Soma


FAJA R BALI KAMIS, 4 SEPTEMBER 2014 l Tahun XV

POTRET FAJAR BULELENG

DAERAH

5

Evaluasi Dua Tahun Kepemimpinan PAS-Sutjidra

PAS, Pelaksanaan Festival untuk Promosi Buleleng Kepemimpinan Bupati Putu Agus Suradnyana bersama Wakil Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra (PASSutjidra) tak mau terlena atas upaya perbaikan yang dilakukan sejak 2013 lalu. Sebagai dasar melangkah lebih baik, petinggi Buleleng menggelar dialog evaluasi kepemimpinan selama dua tahun.

FB/Agus

AKSI SOSIAL-Donor darah serangkaian HUT TNI ke-69

HUT TNI, Jabarkan Program Sosial Sejumlah anggota TNI, POLRI, AL dan mahasiswa saat mengikuti acara donor darah serangkaian HUT TNI ke-69 di Rumah Sakit TNI AD belum lama ini. Kegiatan sosial tersebut juga dihadiri beberapa petinggi TNI yang ada di Kabupaten Buleleng. W-008

Gedung Kertia Simpan Ribuan Lontar

SINGARAJA-Fajar Bali Gedung Kertia yang bertempat di sebelah Timur Lembaga Permasyarakatan (LP) Singaraja menyimpan ribuan lontar dan buku peninggalan zaman penjajah Belanda. Tercatat sebanyak 1757 ribu lontar ribuan buku peninggalan penjajah Belanda. Bukan hanya gedung peninggalan penjajah Belanda itu juga menyipan buku hasil alih aksara sebanyak 7.211 buku serta alih bahasa dari lontar sebanyak 25 buku. Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Gedung Kertia Singaraja Putu Gede Wiryasa saat di konfirmasi Fajar Bali, Rabu (3/9) kemarin menjelaskan jumlah buku alih bahasa lontar lebih banyak dibanding jumlah lontar hal itu diakibatkan ada beberapa lontar milik masyarakat langsung dilakukan penyalinan di rumahnya. ”Memang jumlah buku alih aksaranya lebih banyak karena lontar milik masyarakat disalin kemudian buku alih aksaranya disimpan disini sedangkan lontarnya disimpan dirumah pemilik lontar,”katanya. Sedangkan pemeliharaan lontar dan buku peninggalan itu pihaknya mengaku masih dilakukan dengan jalan sederhana, dengan menggunakan kunir yang dibakar hingga menjadi arang kemudian digosok menggunakan minyak gas yang berfungsi untuk menahan keutuhan lontar agar tidak dimakan semut dan binatang sejenisnya. ”Cara pemeliharaannya masih sederhana kami juga menggunakan minyak gas untuk menghindari semut dan sesek (kutu buku-red) sehingga lontar bisa bertahan hingga sekarang,”terangnya.W-008

SINGARAJA-Fajar Bali Dialog berlangsung di Puri Seni Sasana Budaya, Rabu (3/9) kemarin Bupati Agus Suradnyana didampingi Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sekkab Buleleng Dewa Ketut Puspaka, serta sejumlah pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lainnya. Bupati tak menampik muncul kritik, menyangkut Buleleng Festival tahun ini, dan beberapa gelaran festival lainnya seperti Festival Danau Buyan, Buleleng Festival, Buleleng Endek Car-

naval, hingga Festival Lovina yang dilangsungkan September mendatang. ”Festival itu kan untuk promosi. Seperti halnya Buyan Festival supaya Buleleng lebih tersohor. Dulu kan banyak eceng gondok disana, tapi coba sekarang lihat, nggak ada. Memang masih ada pendangkalan, dan sudah kita programkan untuk pengerukan,”kata PAS. Sedangkan Buleleng Festival capaiannya memajukan kesenian dan kebudayaan khas Buleleng, termasuk mening-

FB/Agus

EVALUASI-Dialog menyangkut plus minus duet kepemimpinan PAS-Sutjidra selama dua tahun

katkan derajat status industri kuliner yang ada di Kabupaten Buleleng. Agus mengklaim kini sudah mulai bermunculan warung-warung kuliner yang

Siswa Kembali Kesurupan

Kepala UPTD Gedung Kertia Putu Gede Wiryasa menunjuk lontar yang tersimpan

Truk Tertahan di Samsam

FB/Doni

OUT CONTROL-Truk pengangkut dari Gilimanuk ke Denpasar terguling di Tanjakan Samsam, Kerambitan, membuat jalur utama Denpasar–Gilimanuk macet.

TABANAN-Fajar Bali Truk Hino dengan nomor polisi P 9187 UV yang mengangkut palen-palen, melintang di tengah jalan jurusan Denpasar- Gilimanuk, Rabu (3/9) kemarin. Selain melintang, muatan truk yang tumpah di jalur Denpasar-Gilimanuk tepatnya di tanjakan Samsam II Pd KM 25.1, Kecamatan Kerambitan, kemarin sempat membuat jalur utama macet. Sekitar dua jam dilangsungkan evakuasi truk dan jalur pun kembali normal. Sebelumnya, truk yang dikemudikan oleh Sastro Irawan (33) asal Banyuwangi datang dari arah Gilimanuk menuju Denpasar. Tiba di TKP dengan jalan tanjakan, di depan truk ada sejenis Truck Colt Diesel berjalan pelan. Karena mengangkut palen palen yang berat, truk yang dikemudikan oleh Irawan juga lambat. Dan tidak kuat nanjak. Tak pelak Truk Irawan itu mundur ke kanan lanjut terbalik melintang di tengah jalan. Muatan truk juga jatuh berserakan di tengah jalan. Jalur lalulintas pun terganggu dan macet hingga dua jam. Tergulingnya truk tersebut diakibatkan karena out of control. Meski demikian tidak ada korban dalam lakalantas tersebut. Sopir truk dalam keadaan selamat. W-004

yang gemar hiburan dan festival itu 95 persen, hanya lima persen saja yang mengkritik. Boleh disurvey langsung ke semua masyarakat,”ucap Bupati Putu Agus Suradnyana. W-008

Pihak Sekolah Lakukan Pecaruan

SINGARAJA-Fajar Bali Untuk ketiga kalinya siswa yang ada di Sekolah Menangah Atas (SMA) Negeri 1 Sukasada

kesurupan. Bedanya kesurupan sebelumnya tergolong massal, tapi pada kejadian bersamaan sekolah melakukan upacara pecaruan

Rabu (3/9) kemarin menimpa dua siswa perempuan yang membantu membawa banten. Dalan dialognya siswa itu meminta agar pihak sekolah menyiapkan gong baleganjur, sehingga pihak sekolah langsung menyiapkan perangkat gong dan memanggil beberapa siswa yang bisa memainkan gong. Kepala SMAN 1 Sukasada (Smansada) Putu Dana menyatakan upacara pecaruan mulai pukul 11.00 Wita dilakukan untuk membersihkan leteh. Sekaligus memohon maaf kepada makhluk halus yang ada di sekitar sekolah mereka.”Kami tetap melakukan upacara pecaruan dan besok (hari ini,red) dari pemilik tanah yang melakukan pecaruan. Kami mohon supaya tidak diganggu lagi,” jelasnya. W-008

NEGARA-Fajar Bali Perbaikan atau renovasi lapangan basket yang berada bersebelahan dengan Lapangan Dauhwaru di Kelurahan Dauhwaru Kecamatan Jembrana dicek oleh Wakil Bupati Jembrana, didampingi Kadis PU Jembrana, IGP Mertadana, Rabu (3/9) kemarin. Selain mengecek atau sidak hasil perbaikan lapangan basket, Kembang juga melakukan pengecekan pembangunan venues sepak takraw di Kelurahan Sangkaragung Kecamatan Jembrana. Disamping lapangan basket, ada tiga venue yang dibangun di antaranya Indoor sepak takraw, speed track panjat tebing dan venue sepeda BMX. Peningkatan perbaikan dan pembangunan sarana olahraga ini, untuk mempersiapkan sebagai tuan rumah Pekab Olahraga Provinsi (Porprov) Bali, dua tahun mendatang. Kembang menaruh perhatian serius pada perbaikan lapangan basket tersebut. Di lapangan basket tersebut ter-

dapat dua lapangan. Tahun sebelumnya lapangan sisi barat mendapat perbaikan, sedangan untuk di lapangan sebelah timur dilakukan tahun ini. Perbaikan lapangan basket sekaligus pertamanan dan kualitas lantainya serta bangunan pendukungnya menelan anggar Rp 296 juta. Lantainya terbuat dari bahan granit. Tak hanya itu, Kembang juga meminta supaya bangunan sekretariat basket yang kondisi gentengnya sudah rusak supaya diperbaiki. “Lampulampunya juga perlu ditambah, supaya para atlet, dapat berlatih serta bermain malam hari,” ujar kembang. Kemudian pembangunan sarana sepak takraw yang menelan anggaran Rp 490 juta, dibuat secara tertutup (indoor). Setelah dicek, Kembang meminta supaya atap gedungnya lebih dinaikan lagi, karena biasanya pertandingan sepak takraw, bolanya sering melambung tinggi. “Kami juga membangun venues baru, seperti sepak takraw, sepeda BMX dan

speed track panjat tebing. Ini dibangun untuk meningkatkan prestasi atlet Jembrana serta untuk mempersiapkan sebagai tuan rumah porprov, dua tahun mendatang,” terangnya. Disela-sela pengecekan tersebut, Ketua Pengcab Persatuan Sepak Takraw Indonesia (Persetasi) Jembrana, I Wayan Susrawan mengatakan cabang olah raga ini masuk unggulan di Jembrana. Selama ini katanya, memang agak sulit untuk mencari sarana berlatih. Meskipun sudah disediakan GOR Krsna Jvara, tetapi sarana tersebut kurang maksimal, karena dipakai juga oleh cabor lain. “Sekarang dengan dibangunnya venues sepak takraw yang baru, maka prestasi sepak takraw di Jembrana akan lebih meningkat dan maju,” ujarnya dengan nada yakin. Selain itu,dia juga menuturkan ada sebanyak enam atlet sepak takraw yang diseleksi, empat diantaranya mewakili Bali, lolos ke oliimpiade sepak takraw tingkat nasional. W-003

FB/Agus

Pelaksanaan pecaruan yang dilakukan di SMA Negeri 1 Sukasada

Wabup Cek Perbaikan Lapangan Basket

FB/Agus

menjual menu masakan khas Buleleng.”Sekolah-sekolah, kan ekstra kurikulernya mulai hidup, karena festival ini salah satu wadah mereka tampil, jadi mereka semangat belajar. Kami prediksi

Baju Kekecilan, Dewan Ramai-ramai Kembalikan Pakaian

SINGARAJA–Fajar Bali Lantaran baju kekecilan membuat beberapa anggota DPRD Kabupaten Buleleng harus mengembalikan pakaian baru yang dijatah dari Sekretariat DPRD Kabupaten Buleleg. Pengembalian pakaian anggota dewan itu terjad, Selasa (26/8) pekan lalu.anggota DPRD Buleleng, Wayan Masdana, mengeluhkan kualitas pakaian yang sesak, dan menyebabkan sulit bergerak. Ia pun memprotes pihak sekretariat karena pengadaan yang dianggap bermasalah alias kain pakaian yang diduga dilakukan penyunantan.”Saya heran dalam pembagian jatah pakaian kenapa bisa seperti ini? Bahkan kami sudah menginformasikan lewat jalur resmi, bicara dengan sekretariat, bicara dengan PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis

Kegiatan-Red). Tapi kok saya yang disuruh ke rekanan untuk ukur ulang. Apakah ini tidak salah,”kata Masdana saat ditemui di Puri Seni Sasana Budaya, Rabu (3/9) kemarin. Ia menyebutkan pakaian yang sesak itu adalah Pakaian Seragam Resmi (PSR) yang biasa digunakan untuk rapat-rapat resmi. Namun ada pula sejumlah anggota dewan yang Pakaian Seragam Harian (PSH) dan Pakaian Seragam Lapangan (PSL) tak bisa dipakai. Konon kualitas pakaian yang digunakan saat Sidang Paripurna Istimewa pelantikan DPRD Buleleng periode 2014-2019 lalu juga dikeluhkan. Tak hanya baju, anggota dewan juga mengeluhkan dasi jatah yang diberikan sudah robek, padahal baru dua kali dikenakan.

Demikian pula dengan ukuran sepatu yang tidak muat. Akibatnya sejumlah anggota dewan memutuskan mengembalikan pakaian mereka ke Sekretariat DPRD Buleleng. Pihak rekanan juga telah mengukur ulang pakaian seragam anggota dewan dan menyediakan pakaian itu selambat-lambatnya pada pekan depan.”Sebenarnya yang melakukan protes bukan saya saja banyak anggota dewan yang mengalami protes,”katanya. Menurut Ketua DPRD Kabupaten Buleleng sementara Gede Supriatna saat di konfirmasi terpisah membenarkan dengan kondisi yang terjadi. Hanya saja Supriatna menegaskan anggota dewan yang pakaian dan sepatu kekecilan dikembalikan untuk dilakukan perbaikan dan diganti.W-008

FB/PRAMONO

MUBAZIR : Kios-kios yang dulunya dipergunakan untuk pasar oleholeh, kini tak lagi difungsikan dan mangkrak, Rabu (3/9).

Bekas Pasar Oleh-Oleh Mangkrak NEGARA-Fajar Bali Bangunan berupa ruko-ruko di wilayah Desa Tegalcangkring Kecamatan Mendoyo, yang dulunya sebagai pasar oleh-oleh Jembrana, kini kondisinya tak berfungsi lagi alias mangkrak. Pasar oleh-oleh warisan dari pemerintahan mantan Bupati Jembrana I Gede Winasa tersebut, tak ada yang menggunakannnya sebagai tempat berjualan. Awalnya, kios-kios tersebut merupakan bangunan SDN 5 Tegalcangkring Mendoyo, yang berdiri di lahan sekitar 10 are. Bangunan tersebut berada memang dekat dengan rumah kediaman Winasa. Saat itu, digagas program pembangunan sekolah dasar satu atap, sehingga SDN tersebut dipindah ke areal SMKN 3 Negara di wilayah Kelurahan Tegalcangkring. Selanjutnya dibangun sejumlah ruko atau kios, untuk difungsikan sebagai pasar oleholeh, sekitar tahun 2008/2009. Informasi diperoleh, dari 12 kios, ternyata dulunya hanya difungsikan sebagai tempat usaha atau bisnis, diantaranya untuk praktek salah satu dokter, kantor prosesing daging dan penjualan barang seni. Namun sekarang tidak ada lagi. Parahnya lagi, bangunan kios tersebut mulai tak terawat dan keropos, sejak tahun 2010.

Terkait masalah tersebut, Lurah Tegalcangkring IB Eka Ariana dikonfirmasi Rabu (3/9) kemarin membenaran bangunan yang mangkrak. Tak ada orang yang mau berjualan di tempat itu. “Sebelumnya memang dipakai untuk pasar oleh-oleh, tetapi kini sudah lama tak diisi sebagai tempat berjualan,”ujarnya. Dia mengaku tak paham, apa alasannya dibuatkan pasar oleh-oleh di Tegalcangkring. Ditambah lagi, kondisinya kini tak terawat. Padahal pihaknya sudah mempersilakan kepada masyarakat yang mau memanfaatkan bangunan kios tersebut. Tetapi tetap membayar listrik serta air. Upaya itu tidak berhasil, karena belum ada yang mau untuk menempati. Mereka tak mau, karena penghasilannya sedikit, bila berjualan di tempat itu. Dari pihak Banjar Baler Bale Agung, mengusulkan untuk dipinjam pakai sekitar dua hektar, yang akan diperuntukan sebagai balai banjar. Kemudian sisanya diajukan untuk disertifikatkan. Sementara di tempat terpisah, Kabag Perlengkapan Pemkab Jembrana, Made Ariana membenarkan adanya pengajuan dari Kelurahan Tegalcangkring, untuk mengelola bangunan yang tak lagi berfungsi tersebut. W-003

NEGARA-Fajar Bali Lima kantin Sekolah Dasar (SD) di wilayah Kecamatan Mendoyo, disidak oleh tim petugas dari Bidang Perdagangan Dinas Perindagkop Jembrana, Rabu (3/9) kemarin. Sidak tersebut untuk mengantisipasi adanya kasus keracunan makanan pada siswa, sehingga sangat perlu dilakukan pemeriksaan bagi makanan yang telah kadaluarsa dan makanan dan minuman yang kurang higenis. Petugas bidang perdagangan, ketika melakukan sidak mendapati beberapa pedagang di kantin sekolah yang kurang memperhatikan atau menjaga kebersihan. Selain itu, masih ada ditemukan makanan serta minuman yang kurang higenis. Kurang higenis atau kurang menjaga kesehatan, karena banyak makanan siap saji yang dijual, dalam kondisi

tidak tertutup. Petugas juga banyak mendapatkan makanan ringan yang tak menyertakan tanggal kadaluarsa. Hal ini, perlu mendapat pembinaan, agar jangan menjual makanan yang tak ada tanggal kadaluarsanya. Kasi Perlindungan Konsumen Bidang Perdagangan, Dinas Perindagkop Jembrana, Wayan Suriatmaja mengatakan dari hasil pemeriksaan kantin, ternyata masih banyak ditemukan makanan yang dijual kurang memperhatikan kesehatan, karena tidak ditutup. “Kami meminta kepada p a ra p e d a ga n g d i ka n t i n sekolah, agar selalu menjaga kebersihan makanan yang dijual,” harapnya. Pihaknya juga, memberikan teguran keras, supaya jangan ada lagi yang menjual makanan tanpa tanggal kadaluarsa.W-003

Kantin Sekolah Disidak

Layouter: Soma


6

KAMIS, 4 SEPTEMBER 2014 | TAHUN XV

EDISI MEMBANGUN DESA Salah Satu Upaya Pengentasan Kemiskinan di Desa

S

MEMPERJUANGKAN PEMBANGUNAN JALAN USAHA TANI

arana infrastruktur jalan menuju ke daerah pertanian di wilayah Desa Taman, masih banyak yang perlu mendapat sentuhan perbaikan/ pengaspalan. Padahal sarana jalan menjadi salah satu akses dalam memperlancar aktivitas ekonomi, khususnya dalam bidang pertanian. Hal itu disampaikan Sekretaris Desa (Sekdes) Desa Taman, Ketut

Sidiarja didampingi Perbekel Desa Taman, Gusti Made Sudarpa, Rabu (3/9). Ketut Sidiarja menyampaikan, dengan perbaikan akses jalan menuju daerah pertanian diharapkan bisa memberikan ekses positif terhadap peningkatan hasil pertanian di Desa Taman. Karena menurut dia, selama ini yang menjadi kendala di lapangan yakni perbaikan jalan desa yang

Pembukaan Jalan Baru Hasil Sinergi 2 Desa

Berangkat dari inisiatif Desa Taman dan Desa Bongkasa Pertiwi, dibukalah akses jalan baru di antara Kedua Desa tersebut. Akses jalan yang lebarnya 10 meter dan panjangnya lebih dari 1 kilometer ini merupakan hasil swadaya masyarakat. Dimana Desa Taman menyediakan tanahnya, sedangkan Desa Bongkasa Pertiwi membiayai pengerjaannya. Alasan dibukanya akses jalan itu, lebih dikarenakan selama ini masyarakat yang tinggal di sekitar jalan tidak memiliki akses, baik itu masyarakat yang ada disisi timur dan barat wilayah Bongkasa Pertiwi, dan masyarakat di sisi Barat Desa Taman, sama-sama belum ada akses jalan, makanya dibukalah jalan tersebut. Dengan dibukanya akses yang

diawali dari swadaya masyarakat, Pemerintah Kabupaten Badung, diharapkan sesegera mungkin bisa membantu kepentingan dari Kedua Desa ini. Dan menurut Perbekel Desa Taman dan Sekdes Taman, dinas Binamarga sebenarnya sudah sempat menjenguk lokasi pembangunan jalan itu. Menurut mereka, saat ini pihak Binamarga sempat menyatakan kekagumannya karena masyarakat mau mengorbankan tanahnya, dimana lebar tanah yang disumbangkan masyarakat cukup besar nilainya. Kembali ditegaskan, kedepannya semua jalan yang telah dibuka oleh masyarakat, akan sepenuhnya diserahkan ke Pemerintah Kabupaten Badung untuk didaftarkan menjadi asset Pemda Badung.

FB/REDY

menjadi akses jalan menuju daerah pertanian. “Perbaikan sampai pengaspalan untuk jalan desa, sulit kami realisasikan mengingat anggaran yang dimiliki desa sangatlah minim,” ujarnya. Untuk itu, lanjut Sidiarja, demi kemajuan pertanian di Desa Taman, sejatinya memperhatikan perbaikan jalan desa yang notabane banyak dijadikan akses jalan

menuju daerah pertanian menjadi hal yang patut untuk ditindaklanjuti, mengingat wilayahnya memiliki lahan pertanian cukup luas. Gusti Made Sudarpa juga menambahkan, Desa Taman memiliki luas wilayah 759 hektar, terdiri dari lahan pertanian basah 215 hektar, lahan pertanian kering 450 hektar, sisanya merupakan perumahan dan sarana umum lain-

Jalan Alas Arum Jalan Alas Arum, dulunya merupakan jalan setapak dan hanya dilalui oleh pejalan kaki saja. Jalan ini di buka pada tahun 2008, dengan pelebaran 6 meter dan panjang 1,8 kilometer. Setelah dibuka, jalan itu kini bisa dilakukan kendaraan beroda 4. Kedepannya, masyarakat Desa Taman pun kembali berharap dibantu pengaspalannya oleh dinas terkait di Pemerintahan Kabupaten Badung. Untuk produksi pertanian yang ada di daerah tersebut, adalah kelapa dalam, KKO, ketela pohon, pertanian pada umumnya. Tujuan dibukanya akses jalan itu masih berkaitan untuk memperlancar hasil produksi yang ada seputar jalan tersebut. Kronologi awal pembukaan jalan tersebut juga memakai dana APBDes, dan dengan swadaya masyarakatnya dengan mengorbankan sebagian tanahnya untuk dijadikan jalan. Bentuk sumbangan masyarakat,

FB/REDY

berupa tanah seluas 6 meter x 1800 meter. Kelanjutan dari pembangunan jalan itupun kini juga masih menunggu komitmen Pemerintah Kabupaten Badung melalui dinas terkaitnya. Seperti disampaikan Perbekel Gusti Sudarpa, dulu jalan tersebut sudah penah diukur oleh Dinas PU Kabupaten Badung, saat itu bahkan Wakil Bupati Badung (sekarang wakil Gubernur Bali) Pak sudikerta sempat datang mengunjungi bongkaran jalan tersebut. Versi Perbekel, saat itu Dinas Binamarga sempat diperintahkan oleh Pak Sudikerta untuk mengukur dan mengkajinya. Hanya saja, sampai saat ini belum tuntas dan belum ada kabar tindak lanjutnya. Jalan ini sendiri berada di lokasi Br. Batu Bayan. Dimana akses jalan itu akan memutar di sepanjang banjar tersebut, dan akan membuka akses menuju Pura Alas Arum dan ke Puskesman IV Abiansemal.

nya. “Maka seharusnya menjadi sebuah program prioritas untuk perbaikan jalan menuju daerah pertanian. Itu semua tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan taraf hidup para petani kita, yang dampak positif berikutnya tentunya dapat mengurangi angka kemiskinan di Desa kami yang kini mencapai angka 559 RTS,” jelasnya. Lebih lanjut dijelaskan Gusti

Sudarpa, dengan sarana jalan yang lancar otomatis petani pun tidak merasa terganggu ketika akan pergi menjual hasil pertaniannya. Dan tentunya akan lebih bisa menarik investor untuk datang ke Desanya. Lantas jalan mana saja yang diharapkan mendapat bantuan dari Pemerintah Kabupaten Badung melalui instansi terkait? Berikut ulasannya.

Jalan Campuhan

Untuk Jalan Campuhan, tahap pertama diawali dari pembukaan jalan pada tahun 2013 lalu. Jalan yang menghubungkan Banjar Jempeng ke Banjar Pegongan ini dibangun agar dapat menjadi akses warga untuk mengeluarkan hasil produksi pertanian mereka. Target berikutnya adalah untuk memperlancar aktivitas keluar masuk warga, karena selama ini belum ada jalan tembus dari jempeng ke pegongan. Lebar jalan 6 meter badan jalan plus got, panjangnya sekitar 1,8 km. Pembukaan awal akses jalan tersebut merupakan prakarsa dari masyarakat yang di back up dana APBDes 2013. Karena ke te rb a t a s a n d a n a A P B d e s , pihak Desa Taman berharap bantuan ke Pemkab Badung melalui dana APBD nya. Walaupun sudah diperjuangkan melalui Musrenbang Kecamatan tahun 2013 lalu, kelanjutan dari pen-

gaspalan jalan ini belum bisa masuk sepenuhnya. Informasi yang didapat pihak Desa Taman, kabarnya pengaspalan di akses jalan itu akan dilakukan secara bertahap di tahun-tahun berikutnya. Dengan belum dibukanya akses jalan tersebut, masyarakat mengaku kesulitan mengeluarkan hasil produksi pertaniannya. Dampaknya produksi akan dibebani biasa transport angkut dengan menggunakan tenaga manusia, biayanya pun disebutkan jauh lebih tinggi. Dan bahkan 30 persen dari produksi menjadi biaya angkut karena jauhnya mengeluarkan produksi hasil pertanian. M e n u r u t S e k d e s Ta m a n , Ketut Sidiarja, jalan ini pernah mendapat bantuan dari pemerintah pusat. Melalui dana PPIP di tahun 2013 lalu, jalan itu mendapat bantuan pembangunan jembatannya senilai Rp 250 juta.

FB/REDY

Jalan Pondok Ketogan Akses jalan Ketiga yang kini juga masih diperjuangkan untuk mendapat bantuan dari Pemkab Badung melalui Dinas terkaitnya, adalah Jalan Pondok Ketogan. Dari jalan yang lebarnya 6 meter dan panjangnya sekitar 800 meter ini, juga masih diharapkan akan membuka akses atau memperlancar mengeluarkan produksi pertanian yang ada di daerah tersebut. Menurut Gusti Sudarpa,

dulunya disana sama sekali belum ada akses jalan, hingga mengakibatkan hasil produksi pertanian di daerah tersebut tidak bisa berkembang sesuai harapan masyarakat petani. Masih di jalan Pondok Ketogan, selain akan membuka akses mengeluarkan hasil pertanian, juga akan mempermudah masya ra ka t m e n u j u P u ra A l a s Arum dan menuju Puskesmas IV Abiansemal. W-014

FB/REDY

I Ketut Sidiarja (kiri) dan I Gusti Made Sudarpa (kanan)

FB/REDY


KAMIS, 4 SEPTEMBER 2014 | TAHUN XV

Mengharapkan Bantuan Bibit Jambu Kristal Siapkan 1 Hektar untuk Percontohan Perkebunannya

FB/REDY

Perbekel Desa Taman saat menunjukkan lahan milik warga yang dipersiapkan untuk percontohan perkebunan jambu kristal Tanaman pokok di wilayah Desa Taman, Abiansemal diantaranya, padi, kelapa, jagung, ketela dan tanaman holtikultura lainnya. Tak cukup dengan tanaman pokok tersebut, kedepannya di Desa Taman ingin mengembangkan jenis tanaman bernilai lebih ekonomis lainnya. Salah satu yang kini sedang diperjuangkan adalah

pengembangan Jambu Kristal. Untuk merealisasikannya, pihak Desa Taman pun berharap agar Pemkab Badung melalui Dinas terkaitnya, dapat memberi bantuan bibit Jambu Kristal. Menurut Perbekel Desa Taman, Gusti Made Sudarpa, b e n t u k ke s e r i u s a n wa r g a mengembangkan jambu Kristal di wilayahnya adalah, masyara-

kat telah menyiapkan lahan seluas 1 hektar lebih, tepatnya berada di banjar Tabah, untuk dijadikan percontohan perkebunan jambu Kristal tersebut. “Itu keinginan kita, mengajak masyarakat atau membuka mata, bahwa disisi lain ada tanaman yang mempunyai nilai ekonomis lebih dan perlu dilirik. Intinya, kita ingin motivasi

Tingginya harga pakan dan kurangnya pendampingan dari Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan (Disnakanlut) Badung, menjadi salah satu keluhan masyarakat Desa Taman, Abiansemal. Melalui Perbekelnya, Gusti Made Sudarpa, berharap instansi terkait berkenan memberikan solusi, agar kelompok ternak yang ada di desanya dapat eksis dikemudian hari. Keluhan itupun langsung mendapat atensi Kadisnakanlut Badung, Made Badra. Saat dihubungi Koran ini, Badra memastikan pihaknya akan segera menurunkan tim, memantau langsung potensi yang ada di Desa Taman. Dari hasil pantauan nanti, akan dilanjutkan dengan pengkajian dan kemudian menetapkan langkah apa saja yang akan segera dilakukan. “Akan segera kita cek langsung ke lapangan (Desa Taman). Akan kita turunkan tim, kita lihat potensi dulu dan akan kita kaji. Tentu selanjutnya langsung akan kita tentukan langkah apa saja yang perlu segera dilakukan,” kata Made

Badra, Senin (1/9). Lantas bagaimana dengan keinginan warga, agar di Desanya dibangunkan pabrik pakan ternak, yang tujuannya untuk memudahkan kelompok ternak mendapatkan pupuk berharga lebih murah? Untuk keinginan warga yang satu ini, Badra mengaku belum bisa memberikannya. Alasannya, untuk pembangunan pabrik pupuk tentunya akan memerlukan waktu dan pengkajian yang mandalam. Terlebih lagi, anggaran pembangunan pabrik pupuk juga belum dialokasikan oleh Dinakanlut Badung. “Solusinya, masyarakat diharapkan bisa memanfaatkan lahan kosong yang ada untuk ditanami rumput sebagai bahan pakan ternaknya. Untuk caranya bagaimana, silahkan Perbekelnya atau perwakilan kelompok ternak dari Desa Taman berkoordinasi langsung ke Dinakanlut Badung,” jelasnya. Sebagaimana kembali dijelaskan Badra, berkaitan dengan peternakan, Desa Taman sendiri sebenarnya sudah memiliki prestasi nasional.

Dimana Desa Taman ditetapkan sebagai sentra pembibitan dan pengembangan ayam buras terbesar se-Bali. “Pemerintah bahkan sudah menetapkan Desa Taman, sebagai sentra pengembangan ayam buras terbesar di Bali. Selain dari Provinsi, Reward juga diberikan langsung dari Pusat tepatnya dari Dirjen Peternakan,” imbuh Badra. Meskipun telah ditetapkan sebagai pusat pengembangan ayam buras, kedepannya tidak menutup kemungkinan akan dikembangkan pula ternak Sapi Bali di Desa Taman. Kemungkinan itu sangat terbuka lebar, mengingat program bantuan ternak sapi yang saat ini dikembangkan di Desa Sobangan, tujuannya adalah disebarkan kepada seluruh masyarakat di Badung, yang tergolong tidak mampu agar bisa mengangkat kesejahteraannya. “Sesuai arahan Bupati Badung AA Gde Agung, harus disebarkan ke masyarakat yang mempunyai po-

masyarakat untuk berkembang, dengan tentunya juga masih tidak melupakan potensi awal,” kata Gusti Sudarpa. Dengan tetap tidak melupakan potensi yang lainnya, diharapkan kedepannya masyarakat petani juga bisa menikmati hasil lebih dari mereka bertani di tanaman lainnya. “Semoga bisa kita perkenalkan (jambu Kristal) ke masyarakat kita, dimana saya juga yakin pasar juga sudah menantinya. Dengan demikian, harapannya tentu perekonomian rumah tangga petani kita juga akan meningkat,” jelasnya. Lantas bagaimana dengan kesiapan masyarakat petani di Desa tersebut? Menurut Gusti Sudarpa, dari hasil beberapa kali pertemuan dengan para petani, sebagian besar sudah merespon dengan baik. Bahkan salah satu masyarakat yang ada di Banjar Tabah, disebutnya sudah menyediakan lahan seluas 1 hekter lebih untuk nantinya dijadikan percontohan perkebunannya. “Ada masyarakat yang sudah menyiapkan lahan Demplot 1 hektar lebih. Di lahan itu nantinya untuk belajar bersama. Dan ketika itu sudah berjalan, saya yakin warga lainnya juga akan tertarik untuk mengembangkan

potensi jambu Kristal dimaksud,” tegasnya. Jika kemudian menyoal pertanian, Desa Taman sendiri sebenarnya juga sangat berkomitmen menjaga kewajibannya untuk mempertahan perlindungan mata air, pertanian dalam arti luas. Dan tidak kalah pentingnya adalah mengunci alih fungsi lahan. “Kita di Badung Utara, sampai hari ini sudah mengambil langkah berkaitan dengan pengamanan mata air,” imbuh Gusti Sudarpa. Sebagaimana dijelaskan Gusti Sudarpa, Desa Taman juga sepatutnya bangga dengan penghargaan yang pernah diberikan Kementerian Lingkungan Hidup, dimana Desa Taman sebagai desa Pro Klim. Dari penghargaan itu, Desa Taman ingin mengkombinasikannya dengan mengembangkan peternakan dan kombinasi penggunaan biogas. “Meskipun usaha kita terlihat kecil, namun dengan mengurangi pencemaran, memanfaatkan pertanian dan peternakan diolah menjadi biogas, maka itu sudah menjadi salah satu bentuk nyata kami untuk menjaga lingkungan. Harapannya Desa Pro Klim kedepannya bisa tetap kita sandang,” tutupnya. W-014

tensi mengembangkan sapi. Maka akan kami lihat dulu potensinya, jika memang memungkinkan, maka masyarakat harus menyiapkan lahan dan kandang n y a ,” tutup Made Badra. S e -

bagaimana diberitakan sebelumnya, melalui Perbekelnya, masyarakat Desa Taman berharap instansi terkait berkenan membantu kelompok peternak, agar kedepannya dapat berjalan dan mampu eksis. Keluhan masyarakat setempat selama ini, berkaitan dengan tingginya harga pakan, serta kurangnya pendampingan. W-014

Disnakanlut Badung Atensi Keluhan Masyarakat Peternak

BPMD Pemdes Berkoordinasi Lintas Instansi

Perihal tingginya angka Rumah Tangga Sasaran (RTS) di Desa Taman, Abiansemal diakui oleh Kepala BPMD Pemdes Badung, Putu Gede Sridana. Menurut dia, untuk menekan angka RTS di desa tersebut, pihaknya telah melakukan koordinasi lintas intansi. Dan perihal tingginya RTS di Desa Taman sendiri, menurut Sridana, sudah ditemukan sejak tahun 2008 lalu. Namun seiring waktu, angka RTS di desa tersebut sebenarnya sudah mengalami penurunan yang cukup signifikan. “Penurunannya sudah cukup signifikan. Selanjutnya kita juga sudah melaksanakan beberapa kegiatan disana dengan instansi terkait. Dengan lintas instansi, sebagian besar kegiatan kita arahkan kesana (Desa Taman). Seperti bedah rumah, kegiatan sosial, pemberian bantuan usaha ekonomi produktif, sampai ke bidang pendidikan dengan bea siswa miskinnya juga masuk disana. Kalau dari BPMD Pemdes sendiri juga sudah buatkan Bumdes, serta pasar desanya juga sudah kita perbaiki,” kata Sridana.

Putu Gede Sridana

FB/DOK

Meskipun angka RTS nya sudah turun jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, namun komitmen untuk terus menurunkan RTS masih terus berjalan. Salah satu caranya adalah dengan bersinergi ke berbagai pihak untuk menggempur persoalan yang ada di desa tersebut. Selain membantu RTS dari dana APBDesnya, pihaknya juga mengarahkan bantuan-bantuan atau kegiatan apa saja untuk pengentasan kemiskinan yang bersumber dari Propinsi, juga diarahkan ke Desa Taman. “Harapannya angka RTS nya bisa semakin kecil,” sebut dia. Lantas pola apa yang disiapkan untuk depannya? Pola kedepan, melalui tim penanggulan kemiski-

nan tetap berkoordinasi antar instansi. Sejauh ini sinergitasnya cukup bagus, akan kita tingkatkan lagi kedepannya. Kedua, sekarang sudah punya perda tentang tanggung jawab sosial dari pihak ketiga, dalam hal ini dana CSR. Kalau para pengusaha bisa membuat forum, maka akan kita siapkan data Desa mana saja yang layak mendapat bantuan, salah satu nya Desa Taman. “Data itulah yang akan kita berikan ke forum CSR tadi, untuk kemudian bisa diarahkan ke Desa yang membutuhkan bantuan. Intinya kita menginginkan perusahaan yang ada di Badung juga peduli dan memiliki tanggung jawab sosial kepada lingkungannya,” lanjut Sridana. Bentuk bantuan dari CSR sendiri sangat bervariatif, tergantung apa yang diperlukan. Menurut Sridana, bantuan bisa berbentuk pendampingan, bedah rumahnya, atau menjadi bapak angkat yang dapat menjamin bisa memberi pekerjaan ke masyarakat kita yang kurang beruntung. “Tentunya semua itu juga perlu peran aktif dari Perbekel dan Kelian masing-masing. Mereka yang bertanggung jawab mendata masyarakatnya. Dan juga yang tak boleh terlupakan adalah, bantuan juga berdasarkan by name by address,” tutup Sridana. W-014

Selamat Pagi

PAK BUPATI Mohon Diatensi Keluhan Para Petani Pa ra p e t a n i di Banjar Adat Tabah, Desa Taman, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung ku ra n g b e r s e m a n ga t . S a l a h satu faktornya karena bingung memasarkan hasil pertaniannya. Keluhan l a i n d a r i Pe t ani di Desa Taman, khususnya di Banjar Adat Ta b a h , a d a l a h pemasaran yang FB/HERY kurang bagus I Wayan Arsana, lantaran akses Kelian Banjar Adat Tabah jalan menuju tempat pertanian sangat memprihatinkan. Harapan kami ke Pemerintah, agar akses jalan yang selama ini masih jalan tanah bisa diperbaiki, dan kalau memungkinkan di aspal. Kalaupun harus mengandalkan anggaran APBDes untuk pengaspalan, menurut informasi dana tersebut tidak mencukupi bila diperuntukan mengaspal akses jalan pertanian. “Kami berharap bantuan dari Pemkab, untuk membantu pengaspalan jalan. Sehingga memudahkan petani membawa hasil pertanianya,” kata Wayan Arsana. Disamping itu Arsana yang pernah mengikuti pelatihan pertanian di Nagrak, Jatim ini juga ingin membangkitkan pertanian zaman dulu dengan pertanian organik. Sebab pertanian organik hasil yang diperoleh lebih bagus. “Pertanian organik akan menghasilkan beras yang lebih bagus dan banyak hanya saja kita harus berusaha keras dalam pengolahannya. Terlebih lagi pupuk organik yang disediakan di koperasi di desa kami bisa diambil gratis” jelas Arsana. Kembali dijelaskan Arsana yang juga pernah mengikuti lomba pertanian tingkat Provinsi Bali, akan berusaha membujuk para petani lain untuk mengikutinya. “Pertanian sekarang kebanyakan menggunakan bahanbahan kimia yang akan mencemari kesuburan tanah, maka dari itu diperlukannya sistem dua kali tanam padi dan satu kali palawija,” jelasnya sembari menambahkan, diharapkan sistem tersebut bisa diterapkan para petani yang lain. Arsana bapak dari 4 anak ini meminta perhatian khusus dari pemerintah agar memperhatikan para petani yang sudah bekerja keras, agar kinerjanya terbayar atau mendapatkan hasil dengan pantas. “Banyak petani yang berubah profesi dikarenakan merasa rugi jadi petani, hasil yang diterima tidak pantas dengan kerja kerasnya.” tutup Arsana. W-014

Bantuan Pengaspalan Jalan, Melalui Mekanisme Musrenbang

Ir. I Made Badra, MM.

FB/DOK

Komitmen Menurunkan RTS di Desa Taman

7

Dinas Pertanian dan Perkebunan Siap Bantu Syaratnya Melalui Permohonan, by Name, by Address Keinginan masyarakat petani Desa Taman untuk mendapatkan bantuan bibit jambu Kristal, langsung diatensi Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Badung. Menurut Kadistanhutbun Badung, IGAK Sudaratmaja, pihaknya akan segera turun ke lokasi (Desa Taman), untuk melakukan kajian lokasinya, apakah lahanFB/DOK nya cocok untuk ditanami Sudaratmaja jambu Kristal atau tidak. Jika memang kemudian hasil kajiannya cocok, maka tidak menutup kemungkinan pihaknya akan memberikan bantuan bibit jambu Kristal dimaksud. “Segera kami turunkan tim untuk melihat lokasinya, melihat lahannya seperti apa dan apakah cocok ditanami jambu Kristal,” kata IGAK Sudaratmaja. Ketika nantinya memang dinilai cocok untuk ditanami Jambu Kristal, maka pihaknya berharap Perbekel Desa Taman atau melalui kelompok petaninya, agar segera mengusulkan permohonan bantuan ke Dinas Pertanian dan Perkebunan Badung. Bentuk permohonannya, lanjut dia, harus berdasarkan by name, by address. “Dengan catatan memohon dan berkoordinasi, by name by address. Setelah menulis permohonan ke dinas pertanian, maka pasti kita akan membantu,” terang dia. Kembali ditambahkan Sudaratmaja, pihaknya diakuinya pernah juga membantu masyarakat petani di Desa Taman, dimana belum lama ini sesuai permohonan dari desa tersebut, yakni membantu memberikan bimbingan teknis tentang cara pengembangan tanaman buah manggis. “Artinya, kami selalu siap membantu jika memang sudah melalui mekanisme yang ada. Selain membantu bibit, kami juga siap membantu pendampingannya,” tutup Sudaratmaja. W-014

Membangun Jalan Usaha Tani menjadi salah satu program prioritas di Desa Taman, untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat petani setempat. Perjuangan masyarakat membuka akses jalan baru, diperjuangkan ke Pemerintah Kabupaten Badung melalui instansi terkait. Menanggapi hal ini, Kadis Binamarga Kabupaten Badung, IB Surya Suamba menjelaskan, sesuai dengan ketentuan, semua kegiatan yang dilakukan pemerintah, berkaitan pelaksanaan pembangunan melalui prosedur Musrenbang. “Dan untuk penyerahannya, dilengkapi dengan surat pernyataan bahwa lahan itu diserahkan ke Pemerintah Kabupaten Badung. Dan nantinya, melalui mekanisme musrenbang akan dikoordinir tim anggaran. Baru setelah itu akan muncul prioritas mana saja yang harus dilakukan peningkatan pengaspalan. Intinya mekanisnya melalui usulan Musrenbang Desa, Musrenbang Kecamatan, dan Musrenbang Kabupaten,” kata Surya Suamba. Jika dikemudian hari, jalan yang diperjuangkan masyarakat untuk mendapatkan bantuan pengaspalan sudah ditetapkan sebagai prioritas dikerjakan, maka, lanjut Surya Suamba, pihaknya pun pasti akan melakukan survey untuk membuat kajian. “Artinya, kita dari dinas mengerjakan berdasarkan usulan melalui Musrenbang Kabupaten. Jadi masyarkat terlebih dahulu mengusulkan melalui musrenbang desa, melanjutkan ke Kecamatan, bertemu dengan dinas di Musrenbang Kabupaten. Begitu setidaknya prosedur atau mekanis yang harus dilalui untuk mendapatkan bantuan pengaspalan,” t e g a s Soerya Suamba. W-014 IB Surya Suamba FB/DOK

Layouter: Wiadnyana


PENDIDIKAN & BUDAYA

8

FAJA R BALI

KAMIS, 4 SEPTEMBER 2014 l Tahun XV

Akbid Kartini Bali Telorkan 242 Lulusan

Alumni Barometer Kesarjanaan Sejati

WISUDAWAN-Direktur Akbid Kartini Bali, Damayanti didampingi dosen dan sejumlah wisudawan pada prosesi wisuda

Lulus Akademi Kebidanan (Akbid) Kartini Bali harus berikan yang terbaik di tengah masyarakat merupakan barometer keserjanaan yang sejati. Lulusan AKKB juga harus mampu berkompetitif pada era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang dimulai Desember 2015. Pada era MEA tenaga kerja Indonesia boleh bekerja di luar negeri, dan tenaga kerja asal luar negeri boleh bekerja di Indonesia.

DENPASAR-Fajar Bali AKKB sudah menyiapkan lulusannya, karena nilai kompetensi kelulusan mencapai 98 persen, karena yang lain belum mencapai nilai kompetensi seperti AKKB. Penjelas itu dikemukakan Direktur AKKB, Ni Made Damiyanti,S.S.T. S.Keb. pada prosesi wisuda VII Program Transfer Alih Kredit Nilai dari D1 ke D3 dan regular, Akbid Kartini Bali di Inna Bali Beach Hotel Rabu (3/9). Hadir pada wisuda tersebut, Ketua Yayasan Kartini Bali, Dr. Ni Wayan Karthi dan Sekretaris, Ni Wayan Suri. Lulusan yang diwisuda, 242 orang, secara rinci, Program Transfer Alih Kredit Nilai D1 ke D3 Kebidanan, 63 orang dan regular, 179 orang.

Peraih nilai terbaik I, Ni Gede Murniasih, dengan IPK, 3,62. Terbaik II, Ni Luh Made Sriadnyani dan A.A. Made Mahendri dengan IPK, 3,61. Terbaik II, Ni Wayan Noni Erliyani dengan IPK, 357. Program Reguler, terbaik I, Ni Kadek Ayu Juni Artini dengan IPK,3,69. Terbaik II, Ni Wayan Desi Suryaningsih dengan IPK, 3,68. Terbaik III, Ni Luh Ayu Pradina Saras dengan IPK, 3,53. Kepada lulusan Damayanti mengingatkan,walau pun secara fisik dari institusi Akbid Kartini Bali, tetapi hubungan psikis, emosional masih tetap ada dimana pun lulusan berada. Lulusan telah bergabung dengan Ikatan Alumni Akbid Kartini Bali (IAKB).

Oleh : dr. Ni Made Nudi Arthana

10-15% pada bayi. Komplikasi yang dapat terjadi abses serebral, trombosis serebral, endokarditis dan kemungkinan perdarahan.

FB/BLAS

Untuk mendukun proses pembelajaran di Akbid Kartini Bali, saat ini Akbid Kartini Bali memiliki, 12 dosen S2, baik S2 Kebidanan mau pun yang serumpun. Selain itu 2 dosen sedang tugas belajar di S2 Kebidanan Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung dan Universitas Brawijaya (Unbra) Malang, dan 11 dosen sedang izin belajar S2 Program Studi (Prodi) Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana (Unud). Terdapat juga dosen sedang izin belajar di S3 Ilmu Kedokteran Reproduksi Unud. Tahun lalu 2 dosen sudah menyelesaikan studi di S3 Unbra. Tahun 2015 seluruh dosen Akbid Kartini Bali sudah memiliki kualifikasi minimum S2. Sementara itu Yayasan Kartini Bali juga mengangkat tenaga instruktur klinik dengan latar belakang pendidikan D4 Kebidanan Klinik 6 orang, yang ditugaskan di Klinik Akbid Kebidanan Kartini Bali dan memberi bimbingan di Rumah Sakit (RS) dan Puskemas tempat mahasiswa praktik. Damiyanti juga menuturkan, Akbid Kartini Bali memperoleh Beassiwa Pendidikan

Mahasiswa Miskin (Bidikmisi) diberikan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti), 33 orang hingga menyelesaikan pendidikan. Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) dan Bantuan Biaya Pendidikan Peningkatn Prestasi Akademik (BBP-PPA) dari Ditjen Dikti 95 orang, ujar Damiyanti. Pada kesempatan itu, Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah VIII Bali dan Nusa Tenggara, Prof. Dr. I Nyoman Sucipta mengatakan, wisuda merupakan suatu bentuk pengakuan akademik terhadap prestasi akademik yang telah diraih wisudawan. Tetapi juga sekaligus menjadi tolok ukur keberhasilan dalam menyelenggarakan pendidikan tinggi. Oleh karena itu peristiwa wisuda hendaknya menjadi satu kebanggaan dan kebahagiaan yang mesti disyukuri dan maknai. Gelar yang diraih, maka lulusan memiliki kesempatan lebih banyak untuk dapat berkiprah, meniti karir dan menatap masa depan yang lebih baik, serta berperan aktif dalam membangun bangsa dan negara. W-001

kadang-kadang terlihat sianosis, tergantung pada besarnya aliran darah ke paru. Sering kali gagal jantung merupakan gejala awal. Sianosis biasanya mula-mula ringan. Diagnosis dan penangannya adalah dengan kateterisasi jantung/angiografi dengan menunjukkan tekanan ventrikel kanan sama dengan ventrikel kiri dan tekanan trunkus. Penatalaksanaan penderita trunkus arteriosus terdiri atas penatalaksanaan medis dan bedah. Gagal jantung harus diatasi bila terjadi. Tanpa operasi diperkirakan 75% penderita meninggal karena gagal jantung.

Sindroma Hipoplasia Jantung Kiri Sesuai dengan namanya pada penyakit ini, bagian kiri jantung tidak berkembang (hipoplasik). Gejala gagal jantung dapat timbul dalam 2-3 hari setelah lahir. Gejala menunjukkan bahwa bayi dapat normal ketika lahir tetapi dalam satu hari pertama bayi mengalami sesak nafas dan sedikit sianosis. Kadang-kadang pasiennya sedikit kencing, pucat dan nadi tidak teraba. Penatalaksanaan dengan operasi belum memberikan hasil yang memuaskan. Terapi pendukung dengan obat PGE1 untuk mempertahankan duktus arteriosus sebelum dilakukan operasi. Walaupun dilakukan operasi, angka kematian masih tinggi. Orang tua yang mempunyai anak dengan penyakit jantung bawaan memerlukan konsultasi menyangkut kemungkinan terjadinya jantung yang cacat pada anak berikutnya. Angkaangka berikut adalah risiko yang didasarkan pada populasi dan bukan dibuat untuk dicocokan pada fakta dari suatu famili khusus: Risiko penyakit jantung bawaan pada populasi umum adalah mendekati angka 1%. Sesudah kelahiran anak denga PJB, risiko untuk anak berikutnya melompat menjadi 2-6%. Sesudah kelahiran anak kedua dengan PJB, risiko PJB untuk anak berikutnya membubung menjadi 20-30%. Diagnosis genetik dan konsultasi dianjurkan untuk seluruh keluarga denga PJB, tidak perduli apakah mereka merencanakan atau tidak untuk mempunyai anak lagi. RLS

Penyakit Jantung Bawaan Sianotik

Sekarang mulai banyak penyakit genetik yang muncul akibat paparan radikal bebas. Penyakit jantung bawaan (PJB) dapat terjadi karena diturunkan oleh orang tua secara langsung sebagai akibat dari kelainan genetik, atau berhubungan langsung dengan efek toksin lingkungan (misalnya, alkohol, obat-obatan, infeksi saat kehamilan), atau hasil dari interaksi antara pengaruh genetik dan lingkungan (multifaktorial) sangat sulit untuk mencari penyebab tunggal. Salah satunya penyakit jantung bawaan (congenital heart disease) adalah keadaan struktur jantung yang memiliki perbedaan dibandingkan dengan struktur jantung normal dan terjadi sejak lahir. Penyakit jantung terberat jika kelainan jantung tersebut memunculkan gejala sianosis (membiru) pada kulit, mukosa mulut, dan ujung jari penderitanya disebut kelainan jantung bawaan s i a n o s i s . P reva l e n s i P J B diperkirakan 8 per 1000 kelahiran hidup dan PJB sianotik diperkirakan 1/3 dari seluruh PJB. Beberapa penyakit jantung bawaan sianosis beserta gejala dan penangannya adalah : Tetralogi Fallot Tetralogi Fallot meliputi kira-kira 7-10% dari seluruh PJB. Terdapat empat kelainan anatomi yaitu : defek septum ventrikel, stenosis pulmonal, overriding aorta dan hipertrofi ventrikel kanan. Sianosis merupakan gejala utama, namun kadang-kadang belum menyolok pada masa neonatus. Jika stenosis pulmonal ringan yang terlihat adalah warna “pink” sehingga ada yang menyebut sebagai Pink Fallot atau Atypical Fallot. Pada anak lebih besar dapat ditemukan jari tabuh (Clubbing of the fingers). Selain itu dapat juga ditemukan anemia (kekurangan darah) relatif dan polisitemia. Pada Tetralogi Fallot berat pada anak kurang dari 1 tahun dilakukan terapi pengobatan dan setelah 1 tahun baru dilakukan operasi. Mortalitas secara umum berkisar 1-8% pada anak, dan ONLINE: www.fajarbali.com

Atresia Trikuspid (AT) Kelainan ini diperkirakan 2% dari seluruh penyakit jantung bawaan sianotik. Pada keadaan ini tidak terdapat hubungan antara atrium kanan dan ventrikel kanan. Ini menyebabkan ventrikel kanan menjadi hipoplastik. Sianosis timbul pada minggu pertama dan biasanya berat bila tanpa kelainan lain yang membantu darah ke paru. Penangannya dengan kateterisasi jantung dan angiografi akan memastikan kelainan anatomi yang ada, dimana ventrikel kanan tidak dapat dilalui kateter kemudian dilakukan operasi paliatif dan korektif.

Transposisi Arteri Besar (TAB) Jenis ini ditemukan kirakira 3,8-5% dari seluruh penyakit jantung bawaan. Sebagian kasus mempunyai riwayat ibu yang menderita diabetes mellitus (kencing manis). Gejala klinis yang terlihat pada bayi setelah lahir dengan sianosis. Mula-mula ringan, lalu sianosis bertambah pada hari-hari berikutnya. Untuk mendiagnosis perlu dilakukan kateterisaso jantung dan angiografi dan pengobatannya dengan obatobatan, septotomi atrium dan operasi. Tanpa operasi penderita akan meninggal 95% dalam tahun pertama. Dengan operasi harapan hidup penderita menjadi lebih baik (tergantung fasilitas rumah sakit).

Trunkus Arteriosus Kelainan ini diperkirakan 0,5-2% dari seluruh penyakit jantung bawaan. Pada trunkus arteriosus terdapat pembuluh darah tunggal yang keluar dari jantung yang menampung darah dari kedua ventrikel dan mengalirkan darah ke sirkulasi sistemik, paru dan koroner. Gejala penderita trunkus arteriosus pada masa bayi mirip gejala ventrikel septal defect (nafas cepat, tidak kuat menyusui), sering infeksi saluran nafas, gangguan pertumbuhan, namun

Ventrikel Tunggal Secara hemodinamik ventrikel tunggal (Single Ventricle, Univentricular heart) mirip dengan DSV besar. Darah dari atrium kanan bercampur dengan darah arteri dari atrium kiri di dalam ventrikel sebelum ke aorta. Umumnya penderita sianosis berat sejak lahir (terutama bila terdapat obstruksi jalan keluar ventrikel kanan). Ada juga penderita yang sianosis ringan namun dengan sesak nafas dan nafas cepat serta penurunan toleransi terhadap kegiatan, sebagian dengan gagal jantung. Kelainan ini sering diangap pula sebagai variasi Tetralogi Fallot. Kateterisasi jantung dan angiografi harus dilakukan bila akan dilakukan operasi. Penatalaksanaan adalah dengan operasi yang berupa paliatif dibawah umur 1 tahun dan koreksi pada usia di atas 1 tahun. Tanpa operasi penderita meninggal pada usia muda.

DR. Wedakarna Apresiasi Perjuangan L.K Suryani Hadiri Pameran Foto Internasional ”Terpasung di Pulau Surga” Senator Republik Indonesia Terpilih dari Bali, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III menunjukkan kepeduliannya terhadap upaya seniman fotografer dari Bali dan mancanegara yang ikut memperjuagkan salah satu potret buram pembangunan Bali yakni nasib sejumlah rakyat Bali yang hidup terpasung ditanah dewata. Dr Arya Wedakarna hadir langsung diacara pembukaan Foto Internasional di Bentara Budaya Bali dan disambut langsung oleh Cokorda Bagus Jaya Lesmana ( Panitia ). Dalam kesempatan itu, Dr. Arya Wedakarna mengapresiasi perjuangan L.K Suryani yang kerap disebut ”Bali Miracle Worker” yang begitu

FB/BLAS

getol membela kepentigan kaum Marhaen yang tertindas. Dalam kesempatan itu, Dr. Wedakarna meminta pemerintah provinsi Bali agar dapat lebih banyak membantu para relawan yang bekerja untuk kesembuhan masyarakat Bali yakni dengan meningkatkan anggaran untuk penyakit kejiwaan atau mental tersebut. Ia mendukung metode yang dilaksanakan oleh LK Suryani yang lebih melaku-

kan pendekatan kemanusiaan dan terjun langsung kemasyarakat untuk mengobati. Gusti Wedakarna juga meminta kepada jurnalis international untuk sering – sering menyebarkan kelemahan dari pembangunan pulau Bali sebagai otokritik terhadap kinerja pemerintah. Wedakarna mendukung, bahwa pandangan dan kritik internasional dapat menggugah hati nurani para pejabat di Bali. KJS

Prof. Dr. I Nyoman Sucipta

Pendidikan di Indonesia Masih Dititikberatkan Kecerdasan Koqnitif DENPASAR-Fajar Bali Koordinator Perguruan T i n g g i Swa s t a ( Ko p e r tis) Wilayah VIII Bali dan Nusa Tenggara, Prof.Dr. I Nyoman Sucipta menjelaskan, sistem pendidikan di Indonesia secara umum masih dititikberatkan pada kecerdasan koqnitif. Hal ini dapat dilihat dari oriesntasi di kampuskampus Perguruan Tingggi (PT) yang masih disibukan dengan ujian, mulai dari ujian MID hingga Ujian Nsional (UN). Ditambah juga latihanlatihan soal harian dan pekerjaan rumah, untuk memecahkan pertanyaan di buku pelajaran yang biasanya tak relevan dengan kehidupan sehari-hari para mahasiswa. Sucipta menyampaikan keterangnanya saat menghadiri wisuda Akademi Kebidanan (Akbid) Kartini Bali di Inna Bali Beach sanur Rabu (3/9). S e l a n j u t nya d i ka t a ka n , saatnya para pengambil kebijakan, para pendidik, orangtua dan masyarakat, senantiasa memperkaya persepsi bahwa ukuran keberhasilan tak melulu dilihat dari prestasi angkaangka. Hendaknya PT menjadi tempat yang senantiasa menciptakan pengalaman bagi mahasiswa, untuk membangun dan membentuk karakter yang baik, atau unggul dengan berkarak-

I Nyoman Sucipta

FB/BLAS

ter mulia. Karakter mulia, sambung Sucipta, berarti seseorang memiliki pengetahuan tentang potensi dirinya . Potensi itu ditandai dengan nilai-nilai seperti reflektif, percaya diri, rasional, logis kritis, analitis, kreatif dan inovatif, mandiri, hidup sehat, bertanggung jawab, cinta ilmu, sabar dan lainnya. Selain itu individu juga memiliki kesadaran untuk berbuat yang terbaik atau unggul. Individu juga mampu bertindak sesuai potensi dan kesadaran tersebut. Sucipta mengemukakan, kemampuan mengembangkan sektor pendidikan tinggi, merupakan salah satu kunci keberhasilan investasi SDM yang dilakukan oleh suatu negara. Di Indonesia sektor ini ternyata banyak PT tidak sehat yang tidak memenuhi ketentuan perundangundangan. Solusi untuk memec-

ahkan masalah ini adalah mengembangkan keunggulan bersaing PT yang membentuk deferensiasi dan memberikan informasi kepada masyarakat terhadap PT yang memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan. PT yang memenuhi peraturan perundang-undagan yakni, memiliki izin pembukaan program studi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN-PT). memiliki statuta PT, memiliki rencana strategis PT, memiliki dan menjalankan standar dalam bidang akademik mau pun non akademik. Selain itu juga melaporkan kegiatan proses pembelajaran seluruh program studi setiap semester ke pangkalan data pendidikan tinggi Direktrorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud. Tidak menyelenggarakan ke g i a t a n p e m b e l a j a ra n berupa tatap muka lebih dari 8 jam perhari untuk seorang mahasiswa. Serta diiselenggarakan oleh yaya s a n p e r k u m p u l a n , perserikatan atau badan hukum nirlaba sejenis yang telah disahkan oleh pejabat yang berwenang bagi PT dan tidak sedang konflik kelembagaan, baik secara internal mau pun eksternal PT. W-001

Layouter: Wiadnyana


FAJA R BALI KAMIS, 4 SEPTEMBER 2014 l Tahun XV

PARIWARA

HERIKY computer SERVICE & SELL

Laptop, Komputer, Printer, Hardware, Software Hp: 085 638 466 12 / 087 860 885 964 E-mail: erikhoki6@gmail.com Jl. Pasekan Batuaji, Batubulan Kangin-Sukawati

524/I/TTV

9

DPD. PERBARINDO BALI

Jl. Pidada VII/7A Denpasar. Telp. 0361-7425830 Fax. 0361-410999

Tingkat Bunga Pemjaminan Simpanan Periode 15 Mei - 14 September 2014

BANK UMUM

BPR

RUPIAH

VALUTA ASING

RUPIAH

7,75%

1,50%

10.25% Sumber : Surat Edaran LPS

501/VIII/KJS

500/VIII/KJS

519/I/TTV

018/I/FB/KTR

419/XI/AGN

518/I/IGR

ARTASARI TRANSPORT Menyewakan Mobil Vellfire

864/VII/KTR

Fortuner

Elf Include BBM + driver 12 jam / hari

Inova

Hubnngi :

082237658590

836/VI/WS

MATAHARI AUTO GALERY NEW MODEL HARRIER 2.0

putih

NEW VELLFIRE ZG hitam 18Speaker SUBARU BRZ

Th2012 AsDK

HARRIER 2.4 Th’11+07Slv LPrem WRANGLER 3.6 SPORT Th’13 AsDK VELLFIRE GS’13 hitam Tg1 KM4Rb LEXUS RX 270’13 hitam AsDK

Hubnngi :

(0361) 7893104

Alamat: Jl. Bypass Ngurah Rai no. 18, Tohpati-Denpasar 555/II/WS

517/I/IGR

166/VI/FB/IGR

453/XII/AGN

Layouter: Wiadnyana


EKONOMI

10 VALAS Mata Uang

Beli

Jual

USD

11.869

11.671

AUD

11.128

10.728

CHF

12.981

12.631

CAD

10.951

10.601

GBP

19.584

19.184

EUR

15.655

15.255

JPY

114.08

110,08

HKD

1.594

1.444

SAR

3.339

2.939

SGD

9.592

9.192

Sumber: bni

TDL Naik Pelaku Usaha Konveksi Sesuaikan Harga DENPASAR-Fajar Bali Beberapa pelaku usaha dibidang Konveksi melakukan penyesuaian harga dari beberapa varian produk yang telah diproduksi terkait dengan adanya kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL). Hal tersebut dilakukan agar tetap bisa meproduksi beberapa produk dari hasil usaha dalam kondisi kenaikan tarif listrik. Salah seorang pemilik Konveksi dan Industri Dewata Angga Colection di Denpasar, Jero Kd Imawati, mengakui, dalam kondisi ini pihaknya menanggapi dengan biasa saja. “Saya hanya bisa melakukan penyesuaian harga untuk beberapa produk yang telah kami produksi. Dan untuk selanjutnya tinggal menyesuaikan antara besarnya biaya listrik yang harus saya keluarkan setiap bulan dengan berapa peningkatkan harga produk hasil produksi yang harus saya lakukan,” ujarnya, Rabu (3/9) kemarin. Diakuinya, dari kapasitas daya listrik yang digunakan menjalankan usahanya saat ini pihaknya mempergunakan daya listrik sebesar 2600 watt guna keperluan produksi dalam menghasilkan beberapa produk di konveksi miliknya. Yang mana akan dibarengi juga dengan peningkatan harga dari beberapa hasil produksi sebesar 5%. “Semuanya hanya tingal disesuaikan dengan kondisi yang ada saat ini,” jelasnya. Hal yang sama juga disampaikan Pemilik usaha konveksi dengan produk yang dihasilkan berlabel Rockiller dan Busted, I Made Widana, menyampaikan, secara otomatis harga dari beberapa produk yang telah diproduksi ikut menyesuaikan dengan kenaikan tarif listrik. “Dapat dikatakan listrik juga merupakan bahan dasar, untuk ikut serta menghasikan sebuah produk dan jika listrik naik maka pasti nantinya akan berpengaruh juga terhadap kenaikan dari beberapa produk yang telah kami produksi,” katanya. Ditabahkan, berapa persen jumlah kenaikan harga produk yang telah diproduksi nanti, semua tergantung dari berapa persen kenaikan tarif listrik yang akan dibebankan dan berapa persen juga keperluan pemakaian didalam berproduksi. Sehingga dalam hal ini operasional usaha bisa tetap berjalan meski dalam kondisi sulit. “Semua harus berjalan guna bisa memenuhi apa yang menjadi kebutuhan para konsumen kami dan jika bisa saya berharap agar kenaikan listrik tidak terus terjadi,” tutupnya. M-004

Hotel Murah, Penyebab Okupansi Menurun BPS : Kunjungan Wisman Meningkat DENPASAR - Fajar Bali Hotel tarif murah ditengarai menjadi penyebab menurunnya okupansi (tingkat kunjungan) wisatawan di Bali. Semakin menjamurnya hotel hotel bertarif murah menjadi pilihan para wisatawan untuk tinggal selama menikmati liburan. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Panusunan Siregar menyatakan, hotel - hotel dengan tarif murah tersebut perkembangannya semakin banyak. “Hotel tarif murah tentu lebih murah dibandingkan hotel berbintang. Hal ini terjadi karena jumlah kamar hotel murah sangat banyak,” katanya di Denpasar belum lama ini. Walaupun okupansi menurun sebut Panusunan, jumlah kunjungan wisatawan yang datang ke Pulau Dewata pada periode Januari - Juli 2014 justru mencapai 2,08 juta orang. Angka ini sambungnya, men-

galami kenaikan 16,66 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu yang mencapai 1,79 persen. Berdasarkan data yang diperoleh di BPS Provinsi Bali, wisatawan yang paling banyak datang ke Bali berasal dari negara Australia 25,9 persen, Cina 15,8 persen, Jepang 5,33 persen, Malaysia 5,99 persen dan Taiwan 3,33 persen. Sedangkan, wisatawan asal negara yang paling banyak mengalami peningkatan yakni Singapura sebesar 47,78 persen. Sementara, penurunan wisatawan terbesar berasal dari Taiwan 6,12 persen. “Turis asal Singapura mengalami peningkatan terbesar dan Taiwan mengalami penurunan terbesar,” ujar Panusunan, seraya menyebut, sebanyak 2,06 juta orang datang melalui Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Tuban dan 20.295 orang datang melalui pelabuhan Benoa. W – 011

BANGLI-Fajar Bali Adanya kebijakan pemerintah menaikan harga tariff dasar listrik (TDL) membuat para perajin kayu di Bangli menjerit. Pasalnya kenaikan TDL akan menyebabkan menggelembungnya biaya produksi yang dikeluarkan perajin. Karena sebagian besar alat produksi menggunakan tenaga listrik. Menurut salah seorang perajin kayu, I Nyoman Wartika, Selasa (2/9) mengatakan sebagain alat produksi yang digu-

nakan beraktifitas digerakan tenaga listrik. Dia mencontohkan alat seperti gergaji, bor, penghalus kayu digerakan oleh tenaga listrik . Dengan adanya kebijakan baru pemerintah nuntuk menaikan TDL sudah barang tentu menjadi pukulan telak bagi para perajin seperti dirinya. “ Kami merasa terpukul dengan kebijakan pemerintah menaikan TDL,” jelas pria asal Banjar Pekuwon , Cempaga ini. Paparnya dengan naikanya

FB/IST

Wisatawan yang masuk Bali lewat bandara Ngurah Rai.

Perajin Kayu Keluhkan Kenaikan TDL TDL tentu akan dibarengi dengan kenaikan barang lainya, dan yang ditakutkan adalah naiknya harga kayu. “Kalau sampai harga kayu ikut naik tidak tertutup kemungkian banyak perajin yang gulung tikar,” ungkapnya. Lantas disinggung apakah kenaiakn TDL akan dibarengi dengan kenaiakn harga jual? Dia mengungkapkan memang kalau hitung-hitungan diatas kertas memang demikian, na-

PT. Bank BPD Bali Kantor Cabang Singaraja dengan Jasa Pra Lelang PT. Balai Lelang Bali - Indonesia, melalui perantara KPKNL Denpasar akan melaksanakan penjualan lelang dimuka umum berdasarkan Pasal 6 UndangUndang Hak Tanggungan pada : Hari/tanggal : Kamis / 18 September 2014 Pukul : 09.00 Wita Tempat : Kantor PT. Balai Lelang Bali - Indonesia Jalan Cokroaminoto No. 13 Ubung - Denpasar

1 Dekade Anniversary Bali Rat Scooter Community

terhadap barang jaminan hutang Debitur a.n. : NYOMAN ASTINI, alamat Jalan Jalak Putih No. 5 Singaraja, sesuai Surat Permohonan Lelang Nomor B.0110/ SGR/PNK/2014 tanggal 17 Juli 2014, barang yang dilelang berupa :

FB/IST

• Sebidang tanah perumahan berikut segala sesuatu yang melekat diatasnya sesuai SHM No.1083/ Desa Dauh Puri Kauh, tanggal 6 – 12 - 1994, Gambar Situasi No. 3737/1994, tanggal 6– 12 - 1994, luas 280 M2 atas nama NYOMAN ASTINI, terletak di Desa Dauh Puri Kauh, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar, Propinsi Bali; dengan Nilai Limit Rp. 2.875.000.000,00 / Uang Jaminan Rp. 575.000.000,00

Aktifitas serangkaian anniversary #1 Dekade B’RAT’Sc Bali Rat Scooter Community pada para peserta yang penuh “kami mengajak teman – tedengan nuansa kekeluarga, man scooter untuk mencintai karena memang komunitas alam dan turut menjaga keleskuter dan Honda sudah lama starian alam disekitar kita, dan terjalin hubungan kekeluar- hubungan antara Honda, Polgaan yang sangat erat,” ujar resta Gianyar, dan Komunitas Ngurah Iswahyudi selaku In- skuter akan semakin erat dan struktur safety riding dari semakin brotherhood,” ujar Astra Motor Honda. I Made Nadi Arnawa selaku “saya sangat senang dengan panitia. komunitas seperti ini dan bangga, Rangkaian acara selama ketika saya menuju ke tempat dua hari ini ditutup dengan acara saya menjumpai banyak parade band lokal dan puncak brother skuteris yang sudah taat acara diisi oleh band D’Jimber menggunakan helm standar SNI,” dari lombok dan band reggae kata Kasatlantas Polres Gianyar ternama bali, Jony Agung and ketika memberi sambutan. The Double T. Rls

mun prakteknya jika harga naik permintaan akan menurun. Hal senada juga diungkapkan pengrajin sanggah, I Ketut Sudana, dimana kenaikan harga TDL sudah barang tentu

Syarat-Syarat Lelang : 1. Objek lelang diatas dijual dengan kondisi apa adanya (as is) dan peserta lelang dianggap telah mengetahui/memahami kondisi objek lelang; 2. Peserta lelang diwajibkan menyetorkan uang jaminan tersebut diatas ke Rekening No.264471810 a.n. Rekening Penampungan Lelang KPKNL Denpasar pada Bank BNI Cabang Denpasar Gajahmada, dan sudah harus efektif selambat-lambatnya 1 (satu) hari kerja sebelum pelaksanaan lelang; Khusus penyetoran uang jaminan dengan cara pemindahbukuan nama pemilik rekening dan nama peserta lelang harus sama. 3. Penawaran lelang dilakukan dengan cara lisan semakin meningkat dengan kelipatan penawaran ditentukan oleh Pejabat Lelang pada saat lelang; 4. Peserta lelang/kuasanya harus hadir pada saat pelaksanaan lelang dengan membawa asli bukti setor uang jaminan, materai Rp. 6.000,foto copy identitas diri (KTP/SIM) yang masih berlaku dan foto copy NPWP; 5. Pemenang lelang yang ditunjuk wajib membayar bea lelang 2 % dan harga lelang selambat-lambatnya 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang, apabila tidak melunasi, maka dinyatakan batal dan uang jaminan disetorkan ke kas Negara; 6. Setiap peserta lelang wajib melakukan penawaran dan penawaran paling sedikit sama dengan nilai limit. Apabila peserta lelang tidak hadir atau hadir namun tidak melakukan penawaran akan dikenakan sanksi tidak diperbolehkan mengikuti lelang selama 3 (tiga) bulan diwilayah kerja Kantor Wilayah DJKN Bali dan Nusa Tenggara; 7. Peserta lelang yang tidak memenangkan lelang dapat mengambil kembali uang jaminannya tanpa potongan dengan menunjukkan bukti setor dan Kartu Identitas diri (KTP/SIM), pengambilan uang jaminan melalui kuasa harus dengan notariil. 8. Karena satu dan lain hal, pihak Penjual dan/atau Pejabat Lelang dapat melakukan pembatalan lelang terhadap objek lelang tersebut diatas, dan pihak-pihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak dapat melakukan tuntutan/keberatan dalam bentuk apapun kepada pihak Penjual dan/atau Pejabat Lelang. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Kantor PT. BPD Bali Kantor Cabang Singaraja, Jalan Dewi Sartika No. 30 Singaraja Telp. ( 0362 ) 21245 atau KPKNL Denpasar Telp. (0361) 229151 Singaraja, 04 September 2014 PT. Bank Pembangunan Daerah Bali Kantor Cabang Singaraja Kepala, Ttd

I B Nyoman Ari Suryantara Nrk. 0721

mempengaruhi biaya produksi yang dikeluarkan dan berimbas pada harga jual produk yang kita buat. “Harga produksi tinggi akan berdampak pada harga jual yang semakin tinggi pula,” jelasnya. W-002

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL BEA DAN CUKAI KANTOR WILAYAH DJBC BALI, NTB, DAN NTT KANTOR PENGAWASAN DAN PELAYANAN BEA DAN CUKAI TIPE MADYA PABEAN NGURAH RAI PENGUMUMAN LELANG Nomor: PENG-08/WBC.12/KPP.MP.01/2014

PENGUMUMAN LELANG II ( KEDUA )

Vespanation 8ack To Nature

Honda sebagai pelopor keselamatan berkendara tidak hanya memberikan edukasi ke sekolah – sekolah, instansi – instansi, maupun ke perusahaan swasta. Tapi Honda juga perduli dengan keselamatan berkendara dari komunitas penggemar scooter. Terbukti dalam acara anniversary #1 Dekade B’RAT’Sc Bali Rat Scooter Community dengan tema Vespanation 8ack To Nature pada tanggal 30 -31 agustus 2014 bertempat di lapangan parkir Mengening, selatan Istana Presiden Tampaksiring, Bali. Dalam event ini banyak kegiatan yang dilakukan seperti bakti sosial penanaman pohon penghijauan, reggae party, donor darah, bursa otomotif, kontes fotografi, sosialisasi safety riding, dan parade band . Honda bekerja sama dengan polresta Gianyar turut ambil bagian dalam sosialisasi keselamatan berkendara dimana Honda memberikan edukasi safety riding tentang perlengkapan perkendara dan Mempersiapkan kendaraan, terlihat para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini, ditandai dengan ramainya para peserta mengikuti games safety riding yang diadakan oleh Honda. “Kita Memberikan games dan sosialisasi safety riding ke-

FAJA R BALI

KAMIS, 4 SEPTEMBER 2014 l Tahun XV

Dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Denpasar, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Ngurah Rai akan melaksanakan penjualan lelang dimuka umum terhadap Barang yang Menjadi Milik Negara Direktorat Jenderal Bea dan Cukai berupa: No

Uraian Barang

Limit

Jaminan

1

1 paket barang bergerak sesuai KEP-456/ WBC.12/KPP.MP.01/2013 berupa 6 koli Radio Receivers (merk Galcom), 4 koli Dress 100% Rayon Knited Dress, 2 koli Consolidation (Amplifier and parts) dan 1 koli Consolidation (Hanger dan Papan nama) dan 5 koli Fabric.

132.127.000

30.000.000

2

1 paket barang bergerak sesuai KEP245/WBC.12/KPP.MP.01/2013 berupa 1 Printer Dot Matrix Pearl P350 dan 248 Blankets for Donation.

27.169.100

6.000.000

3

1 paket barang bergerak sesuai KEP380/WBC.12/KPP.MP.01/2013 berupa 11 Receiver Takstar dan 1 Transmitter Takstar.

9.416.300

2.000.000

4

1 paket barang bergerak sesuai KEP422/WBC.12/KPP.MP.01/2013 berupa 7 Wheelchair Victory.

14.404.400

3.000.000

183.116.800

41.000.000

Aanwijzing/Open House Hari/tanggal : Senin, 08 September 2014 Pukul : 10.00 WITA Tempat : Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Ngurah Rai, Jl. Airport Ngurah Rai Badung Pelaksanaan Lelang Hari/tanggal : Selasa, 09 September 2014 Pukul : 10.00 WITA Tempat : Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Ngurah Rai, Jl. Airport Ngurah Rai Badung Syarat-Syarat Lelang : 1. Objek lelang diatas dijual dengan kondisi apa adanya (as is) dan peserta lelang dianggap telah mengetahui/memahami kondisi objek lelang (daftar lengkap akan diberikan pada saat Aanwijzing/Open House); 2. Peserta lelang diwajibkan menyetorkan uang jaminan tersebut diatas dan menunjuk nomor objek lelang yang akan ditawar ke Rekening No. 264471810 a.n. Rekening Penampungan Lelang KPKNL Denpasar pada Bank BNI Cabang Denpasar Gajahmada, dan sudah harus efektif selambatlambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang; 3. Penawaran lelang dilakukan dengan cara lisan semakin meningkat dengan kelipatan penawaran ditentukan oleh Pejabat Lelang pada saat lelang; 4. Pemenang lelang yang ditunjuk wajib membayar harga lelang dan bea lelang 2% selambatlambatnya 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang, apabila tidak melunasi, maka dinyatakan batal dan uang jaminan penawaran lelang disetorkan ke kas negara; 5. Pemenang lelang yang ditunjuk dikenakan Bea Pencacahan sebesar 2,5% dari harga lelang dan dibayarkan kepada penjual; 6. Setiap peserta lelang wajib melakukan penawaran dan penawaran paling sedikit sama dengan nilai limit. Apabila peserta lelang tidak hadir atau hadir namun tidak melakukan penawaran akan dikenakan sanksi tidak diperbolehkan mengikuti lelang selama 3 (tiga) bulan diwilayah kerja Kantor Wilayah DJKN Bali dan Nusa Tenggara; 7. Pengeluaran barang paling lama 2 (dua) hari kerja terhitung sejak tanggal pelunasan. Bila melebihi, akan dikenakan denda administrasi sebesar Rp 500.000,- (lima ratus ribu rupiah) per hari per lot; 8. Peserta lelang yang tidak memenangkan lelang dapat mengambil kembali uang jaminannya tanpa potongan dengan menunjukkan asli bukti setor dan identitas diri (KTP/SIM). Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Panitia Lelang KPPBC Tipe Madya Pabean Ngurah Rai Telp. 0361-9351035 atau KPKNL Denpasar Telp. 0361-229151. Denpasar, 04 September 2014 Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean Ngurah Rai ttd Budi Harjanto NIP 19700301 198912 1 001

Layouter: dejerie


FAJA R BALI

KAMIS, 4 SEPTEMBER 2014 l Tahun XV

NASIONAL

Seleksi Calon Anggota BPK

DPR Diminta Tak Kecolongan Lagi JAKARTA-Fajar Bali Koalisi Masyarakat Sipil berharap agar Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dapat mengubah aturan dan memperketat persyaratan calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Koalisi tersebut tak ingin DPR kecolongan lagi dalam memilih anggota BPK. “Kami ingin agar DPR dapat melakukan proses seleksi dengan prinsip transparansi dan memenuhi parameter integritas,” ujar Roy Salam, seorang anggota Koalisi Masyarakat Sipil, saat ditemui di kantor ICW, Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (3/9). Keinginan Koalisi

Masyarakat Sipil tersebut berdasar pada penangkapan Ketua BPK Hadi Purnomo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu. KPK menetapkan Hadi sebagai tersangka kasus korupsi permohonan keberatan pajak PT Bank Central Asia Tbk tahun 2003. Hadi ditetapkan sebagai tersa n gka ka ren a didu ga menyalahgunakan wewenangnya sebagai Dirjen Pajak setelah menerima seluruh permohonan keberatan pajak PT BCA Tbk atas transaksi non-performing loan (NPL) sebesar Rp 5,7 triliun. Penangkapan tersebut, menurut Roy, membukti-

kan lemahnya proses seleksi anggota BPK yang dilakukan oleh DPR. Saat menggelar konferensi pers, Koalisi Masyarakat Sipil mengemukakan beberapa kelemahan dalam proses seleksi tersebut. Misalnya, DPR menerima calon anggota BPK tanpa melakukan proses penelusuran rekam jejak dan latar belakang. Tidak ada laporan mengenai jumlah harta dan sumber kekayaan calon anggota BPK. Selain itu, DPR menerima calon anggota BPK yang berasal dari partai politik. Bahkan, beberapa calon hingga saat ini masih menjabat anggota DPR dan DPD. Hal tersebut, menu-

rut Roy, dapat menimbulkan konflik kepentingan, bahkan berpotensi terjadinya tindak pidana korupsi. Saat ini, proses seleksi calon anggota BPK di DPR telah mencapai tahap akhir. Mulai Kamis besok, akan dilaksanakan proses fit and propert test di Komisi XI DPR RI terhadap 67 calon anggota BPK yang telah mendaftar. Meskipun demikian, Koalisi Masyarakat sipil, yang juga di dalamnya termasuk lembaga Indonesia Corruption Watch (ICW), tetap meminta agar DPR segera membentuk tim panitia seleksi (pansel) ahli sebelum menentukan lima orang anggota BPK yang terpilih. KP

Kesaksian Yusril Ringankan Anas JAKARTA-Fajar Bali Pakar hukum tata negara dari Universitas Indonesia Yusril Ihza Mahendra menjadi saksi meringankan yang dihadirkan pihak terdakwa kasus dugaan korupsi Hambalang, Anas Urbaningrum, dalam persidangan, Rabu (3/9). Yusril menyampaikan penilaiannya mengenai kapan hak dan kewajiban anggota Dewan Perwakilan Rakyat sebagai penyelenggara melekat. Menurut Yusril, seorang anggota DPR baru melekat kewenangannya sebagai penyelenggara negara jika dia telah resmi dilantik. Kepada Yusril, Anas lalu bertanya apakah seseorang yang belum dilantik namun sudah

dinyatakan sebagai anggota DPR terpilih versi Komisi Pemilihan Umum (KPU) bisa disangka melanggar hukum yang berkaitan dengan kewenangan seorang anggota DPR atau tidak. Yusril lalu menjawab tidak bisa. "Tidak bisa sama sekali. Mengukur illegal activity dari seseorang, tetap dibutuhkan otoritas. Dalam hal ini, sebelum diambil sumpah jabatan, seseorang tersebut belum anggota DPR. Belum memiliki hak dan kewenangan sebagai anggota DPR," kata Yusril. Keterangan Yusril ini bisa meringankan Anas. Dalam surat dakwaan, Anas disebut menerima satu unit Toyota Harrier pada September 2009. Ketika

itu, Anas belum dilantik sebagai anggota DPR meskipun sudah dinyatakan KPU sebagai anggota DPR terpilih. Anas baru dilantik sebagai anggota DPR pada Oktober 2010. Pendapat Yusril ini berbeda dengan pendapat yang disampaikan ahli hukum pidana dari Universitas Gadjah Mada, Prof Edward Omar Sharif dan ahli hukum perdata dari UGM, Prof Siti Ismijadi. Kedua ahli dari UGM ini dihadirkan tim jaksa KPK dalam persidangan sebelumnya. Menurut Edward, anggota DPR terpilih meskipun belum dilantik bisa dijerat delik pidana jika menerima hadiah yang berkaitan dengan kewenangannya sebagai anggota

DPR. Meskipun belum dilantik, menurut dia, kualitas anggota DPR terpilih itu sama dengan kualitas anggota DPR yang telah dilantik. Anas didakwa menerima pemberian hadiah atau janji berupa Toyota Harrier, Toyota Vellfire, pembayaran kegiatan survei sekitar Rp 4,78 miliar, uang sekitar Rp 116 miliar, dan uang sekitar 5,2 juta dollar AS. Hadiah atau janji tersebut diduga diterima Anas selaku penyelenggara negara, yakni selaku anggota DPR untuk pemenangannya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. Di samping korupsi, Anas didakwa melakukan tindak pidana pencucian uang. KP

DARI HALAMAN 1

menetapkan Jero Wacik sebagai tersangka,” paparnya. Mudarta melanjutkan, walaupun telah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus tindak pidana korupsi terkait pengadaan proyek di Kementerian ESDM, tetap harus menjunjung azas praduga tak bersalah. “Perlu junjung azas praduga tak bersalah karena baru ditetapkan sebagai tersangka,” bebernya seraya menilai Jero Wacik

belakangan memang menjadi target di KPK. “Beliau menjadi target. Apalagi, posisinya sebagai Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat,” lanjutnya. Mudarta dalam kesempatan ini juga berharap kepada kader Partai Demokrat untuk menghormati aparat penegak hukum. Penetapan sebagai tersangka kepada Jero Wacik wajib untuk ditaati oleh semua pengurus maupun kader partai berlam-

bang mercy tersebut. Terkait Pakta Integritas yang telah ditandatangani oleh setiap kader partai, Mudarta menyatakan wajib hukumnya untuk mengundurkan diri bila telah ditetapkan tersangka, tak terkecuali Jero Wacik. “Tentu kami berharap Pakta Integritas ini dijalankan jika pada saatnya. Jero Wacik pasti akan mengikuti saran dari partai,” tegasnya. W-011

Demokrat Bali Kaget ujar Mudarta saat ditemui di Denpasar Rabu (3/9). Mudarta mengatakan, sebagai warga negara dan kader Demokrat, apapun keputusan KPK haruslah dihargai. Selama ini Partai Demokrat menjadi garda terdepan dalam upaya pemberantasan korupsi. “Maka dari itu kami sangat menghargai keputusan KPK yang

Harta Rp 11,6 M dan 423.000 Dollar AS DARI HALAMAN 1 mulia Rp 100 juta, serta benda seni dan antik Rp 500 juta. Selain itu, Jero tercatat memiliki giro dan setara kas lainnya senilai Rp 2,3 miliar dan 430.000

dollar AS. KPK menetapkan Jero sebagai tersangka melalui surat perintah penyidikan 2 September 2014. Dia disangka melakukan pemerasan terkait posisinya sebagai Menteri

ESDM dalam kurun waktu 2011-2012. Menurut Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, nilai uang yang diduga diterima Jero sekitar Rp 9,9 miliar. Namun, Bambang belum mengungka-

pkan pihak mana saja yang diduga diperas Jero. Bambang menduga, modus korupsi yang dilakukan Jero adalah dengan memerintahkan anak buahnya untuk menambah dana operasional menteri. KP

kalau memang itu sudah waktunya dan itu diperlukan, kita akan melakukan itu. Tentu kita secara internal akan memperhatikan aspek-aspek hukumnya, termasuk aspek waktu. Jadi, penanganan kita obyektif pada ketentuan hukum yang ada,” kata Zulkarnain dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (3/9). Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto menambahkan, KPK tak akan terhalang UndangUndang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3) yang baru untuk menahan Jero meskipun petinggi Partai Demokrat itu nantinya menjabat anggota DPR. Jero terpilih menjadi anggota DPR periode 2014-2019. Menurut dia, tindak pidana korupsi merupakan tindak pidana khusus yang di luar ketentuan dalam UU MD3 yang baru. Dengan demikian, menurut Bambang, KPK tidak perlu izin Mahkamah Kehormatan Dewan jika harus menahan ataupun memeriksa Jero nantinya. “Dasar dari kami karena unsur-unsur yang menjadi dasar satu penyidikan sudah dipenuhi berdasarkan dua alat bukti yang sah, maka kami kemudian menindaklanjutinya dengan peningkatan status. Kedua, kami tetap beranggapan bahwa tindak pidana korupsi di luar ketentuan yang dikualifikasi di dalam ketentuan UU MD3 tentang diperlukannya izin dari Ma-

jelis Kehormatan DPR,” ujar Bambang. KPK menetapkan Jero sebagai tersangka melalui surat perintah penyidikan 2 September 2014. Dia disangka melakukan pemerasan terkait posisinya sebagai Menteri ESDM dalam kurun waktu 2011-2012. Jero Wacik dijerat dengan Pasal 12e juncto Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 421 KUHP. Jero dijerat dengan pasal pemerasan. Dia diduga memeras dengan menyalahgunakan wewenang sehingga membuat negara merugi Rp 9,9 miliar. Menurut Bambang, nilai uang yang diduga dikorupsi Jero sekitar Rp 9,9 miliar. Namun, Bambang belum mengungkapkan pihak mana saja yang diduga diperas Jero. Bambang menduga, modus korupsi yang dilakukan Jero adalah dengan memerintahkan anak buahnya untuk menambah dana operasional menteri. “Pasca-menjadi menteri di Kementerian ESDM, maka diperlukan dana untuk operasional menteri yang lebih besar. Nah, untuk mendapatkan dana yang lebih besar daripada yang dianggarkan, kemudian dimintalah dilakukan kepada orang di kementerian itu,” kata dia. Salah satu cara yang diperintahkan untuk meningkatkan dana operasional menteri tersebut adalah dengan

menggelar rapat-rapat yang sebagian besar merupakan rapat fiktif. Selain itu ialah dengan mengumpulkan dana dari rekanan proyek di Kementerian ESDM. “Sebagai contoh adalah peningkatan atau pendapatan yang bersumber dari kick back (pemberian) dari kegiatan satu pengadaan jasa konsultan, misalnya seperti itu. Misalnya juga pengumpulan dari rekanan danadana penggunaan terhadap program-program tertentu,” papar Bambang. Saat kasus ini masih dalam tahap penyelidikan, KPK pernah meminta keterangan Jero dan istrinya, Triesnawati Jero Wacik. Seusai dimintai keterangan KPK beberapa waktu lalu, Jero mengaku diajukan pertanyaan seputar dana operasional menteri (DOM). Jero mengatakan bahwa DOM tersebut anggarannya sudah ditetapkan dalam APBN melalui surat keputusan Menteri Keuangan. Namun, Jero tidak mau menyebutkan berapa jumlah DOM yang diterima di tiap-tiap kementerian. Selain itu, Jero mengaku diajukan pertanyaan seputar dugaan penyimpangan dana di Kementerian ESDM dari tahun 2010 hingga 2013. Namun, dia mengaku baru menjabat Menteri ESDM pada Oktober 2011 sehingga tidak mengetahui apa yang terjadi di dalam Kementerian ESDM pada medio 2010 hingga Oktober 2011. KP

Saya Tetap Berada di Indonesia DARI HALAMAN 1

kum yang akan berjalan. “Saya tadi mengikuti jumpa pers dari KPK mengenai status hukum saya. Oleh karena itu, saya akan tetap berada di Indonesia untuk ikuti proses hukum yang berlaku dan akan berjalan,” ujar Jero Wacik, Rabu (3/9). Selanjutnya, mengenai jabatannya sebagai menteri, Jero mengatakan akan segera melapor kepada Presiden SBY. Namun, terlebih dahulu, Jero akan menunggu kepulangan SBY dari kunjungan kenegaraannya dari Singapura. “Mengenai jabatan menteri, saya tanda tangan pakta integritas, karena presiden sedang tugas kenegaraan ke Singapura, setelah beliau sudah kembali, saya menghadap beliau dulu,” kata Jero. Setelah pernyataannya tersebut, Jero langsung meninggalkan tempat. Sementara itu seluruh pejabat Kementerian ESDM tetap berada ditempat dan melanjutkan konferensi pers. KPK Pastikan Menahan Wacik Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Zulkarnain memastikan pihaknya akan menahan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik jika diperlukan nanti. Menurut Zulkarnain, waktu penahanan seorang tersangka bergantung pada perkembangan penyidikan perkaranya. “Penahanan seperti biasa,

11

Mohon Bantuan Pakaian dan Bedah Rumah DARI HALAMAN 1 “Saya mohon kepada Bapak Gubernur Bali agar memberikan bantuan bedah rumah kepada kami. Rumah kami sudah tidak layak huni”, jelasnya belum lama ini sembari menarik nafas panjang. Selain bedah rumah, Linter juga mengharapkan bantuan

berupa pakaian yang bisa dikenakan tiap hari. Selama ini Linter hanya mengenakan pakaian-pakaian yang sudah tak layak pakai alias robek sana-sini. “Saya juga membutuhkan pakaian. Meskipun bekas tidak apa-apa yang penting masih bisa dipakai”, desahnya. Celakanya, Nyoman Linter

juga tak mengantongi kartu Jaminan Kesehatan Bali Mandara milik Provinsi Bali. Ketika ditanya apakah sudah sempat didata dan mengurus ke Kepala Desa, Linter menggelenggelengkan kepala. “Saya tidak punya kartu itu. Kalau memang ada tolong diberikan agar bisa berobat gratis”, serunya penuh harap. W-008

saat giliran pelayanan macet seperti ini, mereka menghilang,” ujarnya. Direktur PDAM Tirta Amertha Jati Jembrana, Ida Bagus Kerta Negara saat dikonfirmasi

mengatakan, tersendatnya suplai air ke dusun tersebut disebabkan musim kemarau, yang menyebabkan debit sumber air turun 60 persen. W-003

Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), yang menugaskan I Gusti Ngurah Gede sebagai Ketua DPRD Denpasar. Sedangkan para wakil Ketua Dewan ditempati Partai Golkar sebagai pemenang pemilu di urutan kedua di-

pastikan diisi I Wayan Mariyana Wandhira, disusul Partai Demokrat yang menempatkan AA. Asmara Putra (Gung Cilik), serta Partai Gerindra menunjuk I Made Muliawan Arya (De Gajah). R-004

Luwih, Kapal dan Parenan. Gung Rai menganggap semua itu merupakan modal sosial dan politik yang perlu diwujudnyatakan dalam bentuk pengabdian kepada rakyat Badung.”Dukungan untuk saya maju sudah mengalir, kalau memang saya diberikan kepercayaan, sayang kalau disiasiakan,” ujar Gung Rai. Meskipun akan menyiapkan diri untuk maju dalam bursa calon bupati, namun Gung Rai tetap fokus pada tugas baru yang diembannya yakni sebagai ketua BPPD Badung untuk mempromosikan pariwisata. Beberapa hari lalu mewakili BPPD Badung bersama Dinas Pariwisata Badung, Gung Rai turut berpartisipasi dalam event festival promotion Brisbane Australia pada 27 hingga 31 Agustus lalu. Diakui, stand promosi Bali sangat ramai dikunjungi, sampai-sampai kehabisan brosur promosi pari-

wisata serta souvenir. Dikatakan, bagi warga Australia terutama Brisbane, Bali merupakan tujuan paling populer. Untuk itu, pihaknya dan pemerintah Bali khususnya Badung akan bergerak lebih cepat untuk memajukan pariwisata Bali karena Bali sangat dikenal warga Australia. Kedepan, pihaknya akan bekerja sama dengan panitia indost dan ifaiser disana agar ditambah tabletop untuk mengajak industri hotel-hotel dan restoran ikut berpromosi sehari di tabletop. “Kedepan akan diadakan roadshow ke Marben Sidney dan Brisbane. Program ini akan dimasukkan dalam rapat kerja,” ujarnya. Gung Rai pun optimis pihaknya mampu mendongkrak kunjungan untuk tahun ini yang targetnya 3,2 juta dan untuk tahun 2015 target naik lima belas persen. M-006*

kini agenda-agenda penjaringan Cabup-Cawabup di PDIP Bangli belum terwujud. Hal itu lebih disebabkan karena PDIP masih menunggu Juklak dan Juknis, seperti yang dikatakan Ketua DPC PDIP Bangli, NM. Kutha Parwata, beberapa hari lalu. Namun demikian, pernyat-

aan-pernyataan personal untuk mendukung Made Gianyar terus mengalir. Kader PDIP di Kecamatan Susut, I Wayan Sumiarta juga menyampaikan arah dukungannya kepada Gianyar. Dan dia berharap paket Gita (gianyar-Sedana Arta) tetap mesra saampai ke Pilbup nanti. W-002

tanggal 8-12 September 2014, dan gelombang kedua sejak tanggal 1519 September mendatang. Anggota DPRD Bali, Gusti Bagus Alit Putra sempat menginterupsi dan mengusulkan agar keberangkatan dewan dilangsungkan dalam satu gelombang. Tujuannya untuk efisiensi waktu, dan dewan secepatnya dapat memulai kewajibannya. “Apakah orientasi ini tidak bisa dilakukan dalam satu gelombang, sehingga kita bisa menghemat waktu dan bisa langsung kerja,” tanyanya kemarin. Menanggapi usulan tersebut, Kusuma Putra menegaskan bahwa jadwal dan ketentuan orientasi

ditetapkan oleh pihak Depdagri. Kegiatan itupun tidak bisa ditawartawar. Gelombang pertama dijadwalkan untuk keberangkatan 40 orang anggota, yang disusul 15 angggota pada gelombang kedua. “Orientasi ini tidak bisa ditawar, karena sudah dijadwal oleh Depdagri. Pada gelombang pertama, seluruh anggota dewan yang kali pertama terpilih saya harapkan semuanya bisa berangkat,” jelasnya sekaligus mengatakan kalau orientasi tersebut sangat penting, khususnya untuk mendapatkan pembekalan terkait tugas dan kewajiban sebagai anggota dewan. W-019

Ratusan Warga Yeh Embang Kesulitan Air DARI HALAMAN 1 ini sering terjadi, padahal kami rutin membayar tagihan. Kalau saatnya membayar, petugas PDAM rajin datang kesini, tapi

Gerindra Tugaskan ‘De Gajah’ Wakil Ketua Dewan DARI HALAMAN 1 secara resmi dari Gerindra untuk mengisi ‘jatah’ unsur pimpinan di DPRD Kota Denpasar, sudah bisa dipastikan formasi dan posisi pimpinan DPRD akan diisi Partai

Gung Rai Siap Maju Cabup Badung DARI HALAMAN 1 sepantasnya Badung dipimpin orang yang mengerti pariwisata. “Badung menjadi kabupaten kedua terkaya dari pariwisata, sepantasnya dipimpin orang yang mengerti persoalan pariwisata,” kata Suryawan. Karena itu, mantan general manager sejumlah hotel ini menyambut baik dan mendorong tampilnya Gung Rai untuk maju dalam perebutan kursi Badung satu. “Beliau (Gung Rai, red) sudah menyatakan siap dan sudah bertekad untuk maju. Kami siap mendukung,” cetusnya. Ditanya soal kencangnya dukungan praktisi pariwisata ini, Gung Rai ketika dikonfirmasi kemarin tak membantah. Bahkan, katanya, selain dari kalangan pariwisata, dukungan juga datang dari berbagai lapisan masyarakat seperti wilayah Dalung, Padang

Ranting Batur Utara Merapat ke Gianyar

DARI HALAMAN 1 kondisi di bawah. “Dengar suara kami untuk pengambilan keputusan dalam penentuan Cabup-Cawabup,” ujar Masadana diamini Ketua PAC PDIP Kintamani, I Wayan Diar. Sekadar diketahui sampai

Dewan Bali Singgung Orientasi ke Jakarta DARI HALAMAN 1 September 2014 mendatang, paripurna penetapan tatib dan kode etik harus sudah dilangsungkan. Untuk mencapai target tersebut, 55 anggota dewan pun dibagi menjadi dua Pokja. Pokja tatib dan kode etik ini diharapkan sesegera mungkin memulai tugasnya. Selain pembentukan Pokja, Kusuma Putra pun mengungkap rencana orinentasi seluruh anggota dewan ke Jakarta. Orientasi ini dilangsungkan dalam dua gelombang, dan bersifat wajib. Gelombang pertama, yakni berangkat sejak

026/VI/FB/MHM

Layouter: dejerie


POLITIK

12 Suara PARLEMEN

Awasi Galian C DENPASAR-Fajar Bali Eksploitasi alam Bali melalui galian C memang bukan hal baru lagi. Utamanya di Kabupaten Karangasem dan Buleleng yang dilimpahi material vulkanik. Meski menyumbang rupiah untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten/ kota, sayang dampFB/DIAH ak yang ditimbulWayan Adnyana kan justru minim ditanggulangi. Rabu (3/9) kemarin, kondisi ini disoroti khusus oleh anggota DPRD Bali, Wayan Adnyana. Adnyana menyadari, persoalan eksploitasi galian C memang menjadi wewenang pemerintah kabupaten/kota. Demikian juga dengan proses transasksi dan keuntungan yang dialirkan ke PAD. Meskipun demikian, di kala pengerukan galian C kian tak terkendali, Adnyana tidak dapat hanya menutup mata. Ia menyayangkan, selama bertahun-tahun pengerukan material vulkanik di kaki Gunung Agung dan di Kabupaten Buleleng tak pernah ditangani serius. Utamanya, mengenai kerusakan lingkungan yang ditimbulkan. Menurut kader Partai Demokrat ini, seharusnya kawasan galian C dan jalur yang dilalui oleh trucktruck pengangkut material direvitalisasi secara berkala. Dengan demikian, dampak kerusakan lingkungan dapat diminimalisir. “Setiap kegiatan yang melibatkan masyarakat dan pemerintah harus ada asas manfaatnya. Di satu sisi galian C cenderung merusak, tapi di sisi lain kegiatan tersebut sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan material pembangunan dan infrastruktur. Oleh karena itu, kegiatan ini harus diawasi secara khusus,” ungkapnya. Melihat kondisi ini, Adnyana yang digadang-gadang akan meduduki posisi ketua Fraksi Demokrat di DPRD Bali akan memperketat pengawasan. Ia pun berharap, anggota DPRD kabupaten/kota turut aktif melakukan pengawasan. Utamanya dalam hal pengurusan izin penggalian oleh perusahaan. Pemberian izin harus dibatasi, demikian juga pengeruk-pengeruk yang tidak mengantongi izin harus segera ditindak. Apabila kondisi ini terus menjadi tontonan, maka dikhawatirkan lingkungan di kawasan galian C akan semakin rusak. Padahal sumbangan untuk PAD tidak terlalu besar. Ia menyontohkan penggalian di kaki Gunung Batur, Bangli. Setiap hari nyaris 900 truck melintas dengan kapasitas penuh. Infastruktur khususnya jalan raya pun terkena imbasnya. Rusak di berbagai bagian, namun sangat jarang diperbaiki. “Sebagai anggota dewan saya hanya memiliki fungsi kontrol saja, selebihnya akan segera kami koordinasikan pula dengan pemerintah kabupaten/kota,” terangnya. W-019

Pembangunan Hotel Perlu Dikendalikan MANGUPURA-Fajar Bali Pariwisata sudah menjadi roh bagi Bali, Pulau Seribu Pura. Dengan sejuta kekayaan alamnya, Bali memoles wajah pariwisatanya dengan terus meningkatkan sarana dan prasarana yang ada. Namun, peningkatan sarana dan prasarana ini tentu saja buFB/DOK kan tanpa masalah. I Nyoman Satria, S.Sos, M.Si. Pemerintah dinilai masih belum serius dalam hal ini. Terbukti, masih ditemui jalan-jalan atau akses menuju suatu lokasi wisata yang rusak dan makin maraknya pendirian hotel-hotel baik yang berijin maupun tanpa ijin. “Pengamatan saya selama ini memang banyak sekali hotel-hotel yang berdiri secara liar. Pembangunannya tidak terkendalikan. Lahan semakin sempit, bangunan semakin bertambah. Bisa-bisa petani tidak punya lahan untuk berladang,” jelas I Nyoman Satria, S.Sos, M.Si. anggota dewan kabupaten Badung kepada Fajar Bali, Rabu (3/9). Di Badung, khususnya di daerah Kuta, masih terdapat banyak jalan yang rusak dan sering menimbulkan kemacetan. Hal ini tentu saja mengganggu kenyamanan wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri. “Kemacetan di Kuta itu harus segera diatasi. Kalau dibiarkan berlarut tanpa solusi bisa-bisa wisatawan enggan berkunjung ke sana. Kan masyarakat dan pelaku pariwisata di sana yang nantinya dirugikan,” tegas politisi dari PDIP ini. Satria juga menyoroti tentang mudahnya Pemerintah mengeluarkan perijinan untuk pembangunan hotel-hotel di kawasan pariwisata. Pembangunan yang tidak terkendali ini harus segera ditinjau kembali. “Pemerintah harus memperketat usaha perijinan, dan perlu adanya peninjauan kembali. Lahan kita bisa habis dengan adanya pembangunan hotel yang tidak terkendalikan ini,” tuturnya. Selain itu juga, hal ini tentu akan menimbulkan kesenjangan sosial antara yang kaya dan miskin. Yang punya hotel akan semakin kaya, sedangkan masyarakat Bali sendiri yang harusnya menjadi tuan rumah kecipratan untungnya cuma sedikit. “Kan ini merugikan, apalagi di Badung, potensinya masih banyak yang perlu untuk dikembangkan. Pemerintah harus konsen dalam hal ini, semua untuk kesejahteraan rakyat,” tutupnya. M-005 ONLINE: www.fajarbali.com

FAJA R BALI KAMIS, 4 SEPTEMBER 2014 l Tahun XV

Jusuf Kalla: Pemerintah Harus Siap Ambil Keputusan Tak Populer Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla sadar bahwa rencana menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dalam pemerintahannya bersama Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) mendatang akan ditentang sebagian masyarakat. Menurut Kalla, pemerintah mesti siap mengambil keputusan yang tidak populer.

JAKARTA-Fajar Bali “Pasti ada pro-kontra. Selalu saya katakan pemerintah harus siap mengambil keputusan populer dan tidak populer,” kata Kalla di Jakarta, Rabu (3/9). Kalla mengatakan, pemerintah bisa mengambil kebijakan yang tidak populer dalam tiga tahun untuk kebaikan di masa depan. Dua tahun menjelang pemilu, kata dia, pemerintah baru menggelontorkan kebijakan populer. Kalla menduga akan ada penolakan keras dari publik

FB/IST

TERPILIH-Pasangan calon presiden dan wakil presiden, Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) hadir pada pengumuman rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2014 di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Selasa (22/7/2014) malam.

Beberapa langkah yang akan diambil untuk menghemat anggaran negara, kata Kalla, yakni melakukan moratorium pembangunan kantor pemerintahan. Langkah lain, menghentikan sementara penerimaan calon

pegawai negeri sipil. Kalla sadar bahwa dirinya dan Jokowi bukan pimpinan partai. Untuk itu, ia dan Jokowi akan berkonsultasi terlebih dulu dengan parpol pendukung terkait rencana menaikkan

harga BBM itu. “Kami berdua bukan pimpinan partai, harus konsultasi supaya aman di politik. Sudah kecil (koalisi di parlemen), tidak aman lagi, itu lebih berbahaya,” kata Kalla. KP

Badan Kesbangpollinmas Kabupaten Gianyar Ketut Artawa dan Kodim 1616 Gianyar, Letkol Inf Rachmad Puji Susetyo di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Gianyar, Rabu (3/9). Rombongan Kominda Tanah Datar yang dipimpin Kaporesta Padang Panjang AKBP Jhoni Hendra, SH mengatakan,

pihaknya sangat berharap bisa mendapatkan informasi terkait dengan peranan Kominda Gianyar dalam pelaksanaan pilkada. “Kami sudah mendengar Kabupaten Gianyar mampu melaksanakan pilkada dengan damai tanpa adanya konflik yang berarti. Kami ingin belajar,karena Kabupaten Tanah Datar akan menyelenggarakan pilkada tahun 2015 nanti,” kata Jhoni Hendra. Dijelaskan juga kondisi daerah di Kabupaten Tanah Datar Sumbar, tidak jauh beda dengan Gianyar . Sama-sama mengandalkan sektor pariwisata sebagai salah satu sumber pendapatan daerah. Jadi untuk membuat wisatawan mau berkunjung, faktor keamanan menjadi salah satu syarat mutlak yang harus dipenuhi.

Sementara itu Kepala Badan Kesbangpollinmas Kabupaten Gianyar, I Ketut Artawa mengatakan, Kominda Kabupaten Gianyar juga terdiri dari berbagai unsur, seperti TNI, Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan, Kodim maupun unsur Muspida. Keberadaan Kominda masih tetap eksis ikut menjaga stabilitas keamanan wilayah di Kabupaten Gianyar. Selama pelaksanan pilkada, di Kabupaten Gianyar khususnya sudah ada komitmen dari para pejabat di lingkungan pemerintah untuk tidak secara aktif mengintervensi memilih mendukung salah satu calon. “Ini adalah bentuk komitmen untuk menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Gianyar,” tegas Ketut Artawa. Di samping itu Kominda juga merekrut para pensiunan TNI

untuk menjadi informan di tengah masyarakat. Ini penting untuk mengetahui lebih dini jika timbul riak-riak permasalahan agar segera bisa diantisipasi. Kodim 1616 /Gianyar Letkol Inf Rachmad Puji Susetyo menambahkan, Kabupaten Gianyar termasuk salah satu daerah yang tertinggi kesadaran politiknya. Pada pelaksanaan pilkada para pemilih datang ke TPS menggunakan hak pilihnya, setelah itu pulang untuk selanjutnya melaksanakan aktifitas sehari-hari, tanpa terpengaruh calon mana nanti yang akan menang. Semua diterima dengan kesadaran politik yang tinggi. “Jika mau belajar politik yang santun, datanglah ke Gianyar,” tegas Letkol Inf Rachmad Puji Susetyo. W-005

TABANAN-Fajar Bali Tidak saja politisi PDIP, Golkar, Gerindra maupun dari independen yang ingin berebut tahta Tabanan 1, politisi Partai Demokrat Tabanan Drs I Gusti Ketut Purnaya SH MSi, juga menyatakan siap bertarung. Adik kandung dari Ketua DPC Partai Demokrat Tabanan Drs IGM Purnayasa SH Msi ini, turut serta memperebutkan posisi bupati Tabanan, lantaran mendapat dukungan FB/DOK yang kuat dari Drs I Gusti Ketut Purnaya SH MSi masyarakat. SePILBUP lain rasa kepriTABANAN mendatang,” jelasnya. hatinan terhadap Sebagai abdi kondisi Tabanan masyarakat, dorongan saat ini, tokoh yang kuat itu wajib Jero Alit Kukuh, Marga ini juga ditindaklanjuti dan siap untuk siap membawa Tabanan ke melakukan perubahan di Taarah yang lebih baik. Ia pun banan. Selama ini, kata mantelah menyiapkan jargon dan tan Direktur BTDC Nusa Dua misi perubahan. “Dorongan Bali, masyarakat Tabanan suyang kuat dari masyarakatlah dah menginginkan perubahan yang menguatkan saya maju dan ingin mendobrak dinasti dalam Pilkada Tabanan 2015 kekuasaan di Gumi Lumbung

Beras. “Masyarakat Tabanan sudah melek, dan cerdas dalam menentukan pemimpinnya ke depan,” tandasnya. Slogan perubahan dalam jargon dan misinya, bukanlah hal yang tidak mendasar. Karena selama ini Tabanan masih dililit dengan permasalahan infrastruktur. “Banyak jalan di Tabanan yang kondisinya rusak berat. Ini harus segara dirubah oleh pemimpin Tabanan yang baru,” tandasnya. Ia juga menilai masih banyak masyarakat Tabanan yang masuk dalam katagori masyarakat miskin. “Tabanan harus lepas dari jurang kemiskinan. Zero kemiskinan di Tabanan harus terwujud dan saya siap untuk perubahan itu,” jelasnya. Selain itu, pariwisata Tabanan harus tumbuh seimbang di sepuluh kecamatan yang ada di Kabupaten Tabanan. “Sudah saatnya Tabanan berubah,” pungkasnya. W-004

JAKARTA-Fajar Bali Keputusan Busyro Muqoddas untuk kembali maju sebagai calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi diapresiasi. Busyro dianggap layak dipilih kembali sebagai pimpinan KPK setelah berakhirnya masa jabatannya pada Desember 2014. Pendapat itu disampaikan anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin dan Fraksi Partai Gerindra Martin Hutabarat secara terpisah. Didi mengaku sangat mengetahui bahwa Busyro adalah salah satu pimpinan KPK dengan karakter dan prinsip yang kuat dalam penegakan hukum

untuk meneruskan jabatannya sebagai pimpinan KPK,” kata Martin. Martin juga melihat kinerja KPK di bawah Abaraham Samad sudah baik, karena memiliki keberanian untuk mengungkap kasus dugaan korupsi yang melibatkan para pejabat tinggi. Dia menyinggung penetapan tersangka ketua lembaga negara, menteri aktif, dan beberapa gubernur. Sebelumnya, Busyro mengaku kembali mendaftarkan diri menjadi calon pimpinan KPK. Ia mengaku bahwa keputusan tersebut diambil setelah mendapatkan dukungan dari beberapa pihak. KP

saat pemerintah akan menaikkan harga BBM. Namun, kata dia, pemerintah mesti tegas lantaran membengkaknya subsidi BBM telah memotong anggaran untuk pembangunan infrastruktur.

Kominda Tanah Datar Belajar Politik Santun di Gianyar

BELAJAR-Kominda Tanah Datar belajar politik di Gianyar

GIANYAR-Fajar Bali Keberhasilan Kabupaten Gianyar menggelar hajatan Pilkada 2013 lalu dengan damai tanpa adanya konflik, menarik Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) KabupatenTanah Datar Sumatra Barat untuk belajar langsung ke Gianyar. Rombongan diterima Kepala

FB/ARTAYASA

Purnaya Siap Rebut Tahta Tabanan

Busyro Dianggap Layak Kembali Jadi Pimpinan KPK terhadap korupsi. “Semoga beliau (Busyro) terpilih kembali sehingga pemerintahan yang akan datang tetap diawasi dan didukung oleh KPK yang kuat. Setidaknya dengan Pak Busyro ada di sana, saya tetap yakin KPK yang akan datang bisa bekerja dengan baik,” kata Didi melalui pesan singkat, Rabu (3/9). Martin mengatakan, Busyro dikenal sebagai figur yang bersih dan memiliki pengalaman belasan tahun di lembaga penegakan hukum, mulai dari Komisi Yudisial hingga KPK. “Dalam pandangan saya, Pak Busyro tidak perlu lagi diuji kepatutan dan kelayakan. Beliau sudah patut dan layak

Pelantikan Sudanta, Tunggu Ketua Dewan Difinitif

AMLAPURA-Fajar Bali Dari 45 anggota DPRD Karangasem yang terpilih pada Pemilu Legislatif 9 April lalu, satu anggota dewan, yakni I Komang Sudanta hingga saat ini belum resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya. Pelantikan Sekretaris DPC PDIP Karangasem ini masih menunggu terbentuknya ketua difinitif DPRD Karangasem. Sekretaris DPRD Karangasem, I Wayan Sumidia, Rabu (3/9) mengataFB/BUDIASA kan, pihaknya belum bisa I Komang Sudanta melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan sebagai anggota DPRD Karangasem periode 2014-2019, lantaran saat dilakukan pelantikan pada Jumat (15/8) lalu, I Komang Sudanta sedang sakit karena mengalami kecelakaan sehari sebelum pelantikan. Pun terkait haknya selaku anggota DPRD terpilih juga belum bisa terpenuhi. “Kan belum dilantik dan diambil sumpahnya, jadinya yang bersangkutan belum menerima haknya,seperti gaji,” ujar Sumidia. Terkait kapan akan dilaksanakan pengambilan sumpah jabatan, Sumida juga mengatakan masih menunggu terbentuknya ketua definitif DPRD Karangasem. Setelah ketua dewan difinitif terbentuk, barulah pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan bisa terlaksana. Hal itu mengacu pada PP 16 tahun 2010 tentang pedoman penyusunan peraturan DPRD tentang tata tertib DPRD. Bahkan, untuk melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut, pihaknya pun telah melakukan koordinasi dengan Pengadilan Negeri (PN) Amlapura. Namun dari PN sendiri juga tidak berani melakukan pelantikan jika belum terbentuk ketua dewan definitif. “Kami sudah sempat bertemu ketua PN Amlapura, juga sama agar terbentuk ketua definitif baru bisa dilakukan pelantikan,” ujarnya. Sementara itu, anggota DPRD terpilih yang belum dilantik I Komang Sudanta mengatakan, pihaknya telah siap untuk dilantik. Diakuinya pula,saat itu memang tidak bisa mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan karena mengalami kecelakaan malam sebelum pelantikan. “Kapan pun dilantik sudah siap,” ujarnya Sedangkan pasca ketua DPC PDIP Karangasem, I Gede Dana yang lebih memilih menjadi ketua fraksi PDIP untuk fokus bertarung di Pilbup mendatang, sejumlah kader pun mulai kasuk –kusuk untuk menduduki posisi wakil ketua I DPRD Karangasem. Jika pengurus DPC yang menjadi prioritas untuk duduk di unsur pimpinan, perebutan jatah wakil ketua I menjadi perebutan antara I Komang Sudanta selaku sekretaris,dan I Made Wirta selaku bendahara. Ketika hal itu dikonfirmasi, Ketua DPC PDIP Karangasem I Gede Dana mengatakan, sesuai dengan SK 63 tahun 2014, pengurus partai di DPC mendapatkan prioritas duduk di unsur pimpinan dewan. Pihaknya pun telah mengirim surat ke DPP terkait kader-kader yang duduk di DPRD Karangasem untuk menggantikan posisinya sebagai wakil ketua I. “Pengurus DPC tentu mendapatkan prioritas, kami masih menunggu siapa nanti yang akan ditunjuk menjadi wakil ketua I,” ujar politisi asal Desa Datah ini. W-016 Layouter: Wiadnyana


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.