■ Selasa Wage ■ 20 Desember 2016 Harga Eceran Rp 3.000 Harga Langganan Rp 70.000
TAHUN KE-31 NO: 227
TERBIT 20 HALAMAN - ISSN 0215-3203
AKSI DEMO: Warga Rembang yang tergabung dalam Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JM-PPK) menggelar aksi mengawal putusan MA, Senin (19/12). (kiri atas) Tenda ‘Perlawanan’ yang sedianya untuk menginap dibubarkan oleh polisi. (kiri bawah) Wanita dan anak-anak ikut serta demo di Gubernuran. ■ Foto: Fitria Rahmawati/Antara
Tenda Perlawanan Dibubarkan 2 Teroris Solo Ahli Rakit Bom SOLO - Dua orang terduga teroris yang ditangkap di Kampung Sewu Jebres dan Kampung Losari Pasar Kliwon Kota Solo, diperkirakan ahli merakit bom. “Kedua terduga teroris yang ditangkap oleh Densus 88 Antiteror Mabes Polri di Solo, Minggu (18/12) itu, jika melihat dari sejumlah barang bukti yang ditemukan diduga ahli merakit bom,” kata Kasat Reskrim Polres Kota Surakarta Kompol Agus Puryadi, saat menjawab pertanyaan wartawan di Mapolresta Surakarta, Senin. Menurut Agus, keduanya memang ada dugaan bisa merakit bom, dan ada hubungannya dengan penangkapan di Purworejo oleh Densus beberapa waktu lalu. Densus yang dibantu Polres Kota SuraBersambung ke hal 7 kol 1
Sopir Bus Handoyo Terancam 6 Tahun Bui
■ Penolakan Pabrik Semen Rembang SEMARANG - Tenda ‘perlawanan’ ratusan warga Kendeng yang tergabung dalam Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK) di halaman Kantor Gubernuran dibubarkan kepolisian. Tenda tersebut merupakan wujud perjuangan masyarakat terhadap berdirinya pabrik semen di Rembang milik PT Semen Indonesia, Senin (19/12). Koordinator JMPPK, Gunretno, bersama Koordinator Lapangan Aksi, Joko Prianto, meminta para warga Kendeng mengemasi tenda. “Monggo sederek-sederek dengan pe-
nuh kesadaran dan menaati peraturan kito ringkesi tendonipun dewe. Sak mangkeh ngenjing kita mriki malih (Ayo saudara-saudara dengan penuh kesadaran dan menaati pe-
raturan kita kemasi tenda kita. Besok kita ke sini lagi),” ungkap Gunretno, Senin (19/12). Hingga akhirnya, ratusan warga mencopoti dan mengemasi tenda dengan pengawalan petugas Polrestabes Semarang. Termasuk merapikan berbagai peralatan aksi mereka dari atribut spanduk, pos ter dan berbagai peralatan pengeras suara digunakan sebagai pengeras suara demo. Joko Prianto menyatakan bahwa aksi ini akan dilanjutkan besok (hari ini). Ini dikarenakan saat melakukan aksi siang tadi, telah terjadi pertemuan antara Gunretno dan Asisten Pe-
■ Setahun 5 Pesawat TNI Jatuh
Alutsista Wajib Diaudit JAKARTA - Pesawat Hercules type C-130 HS A-1334 jatuh di Wamena, kemarin. Peristiwa ini menambah panjang daftar pesawat-pesawat milik TNI yang jatuh. Pertama saat Pesawat Super Tucano milik TNI AU jatuh dan menimpa sebuah rumah di Jalan Laksda Adisutjipto, Malang,
PEMALANG - Delapan jenazah penumpang korban kecelakaan Bus Handoyo di Beluk Pemalang akhirnya diambil keluarganya masing-masing dari dua rumah sakit terpisah, yakni Rumah Sakit Mardlotillah Randudongkal dan RSUD Dr Bersambung ke hal 7 kol 3
Jawa Timur, Rabu (10/2). Kedua, Helikopter Bell 412 EP milik TNI AD dengan nomor HA 5171 jatuh di Dusun Pattiro Bajom, Kelurahan Kasiguncu, Kecamatan Poso Pesisir, Poso, Sulawesi Tengah, Minggu (20/3). Ketiga, Helikopter Bell 205 A-1 milik TNI AD yang jatuh menimpa rumah Heru Purwanto (58) dan rumah Parno (45), di Dusun Kowang, Desa Tamanmartani, Kecamatan
merintahan Pemprov Jateng Siswo Laksono, menyatakan jika Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sedang berdinas di luar kota. “Besok (Selasa hari ini) sekitar pukul 07.00 WIB kita akan kembali ke sini untuk bisa bertemu dengan Pak Ganjar dan menyampaikan aspirasi dan tuntutan kita ke Pak Ganjar,” ungkap Joko Prianto. Dari pantauan di lapangan, ratusan warga Kendeng usai mengemasi tenda kemudian melakukan aksi jalan kaki dari Gedung Pemprov Jateng ke Kawasan Taman Bersambung ke hal 7 kol 3
Kalasan, Sleman, Yogyakarta, Jumat (8/7). Empat, helikopter Bell 412 milik TNI AD dengan nomor registrasi HA-5166 jatuh di pegunungan Malinau, Kalimantan Utara (Kaltara), pada Kamis (24/11). “Di tahun ini dalam catatan saya setidaknya telah terjadi lima kali kecelakaan pesawat milik TNI dan sejak tahun 2000 telah terjadi 5 kali kecelakaan yang menimpa pesawat Hercules berjenis C 130, ini tentu harus jadi perhatian serius dari Pak Menhan dan juga jajaran TNI,” kata anggota Komisi I DPR F-PKS Sukamta melalui Bersambung ke hal 7 kol 1
KORBAN: Korban kecelakaan bus Handoyo yang masih dirawat di RSUD Dr M Ashari Pemalang, sementara delapan korban meninggal sudah diambil oleh keluarganya masing-masing. ■ Foto : Probo Wirasto.
Ketika Musim Baratan Tiba
Album Handmade RAISA ingin memiliki album internasional sebagai daftar pencapaian kesuksesan dalam karier bermusiknya. Satu per satu langkah mencapai ke album internasional terus dilakukan Raisa. Salah satunya baru-baru ini, Raisa dengan Brian Mc Knight dan Peabo Bryson dari Amerika Serikat (AS) se-panggung menyanyi bersama. “Ya semua penyanyi pastinya mau dan saya merasa dengan album handmade itu sudah menBersambung ke hal 7 kol 1 Foto: kpl
Nelayan Pilih Kandangkan Perahu Ribuan nelayan di Kabupaten Jepara mulai menghadapi masa ‘libur’ setelah angin barat mulai bertiup. Angin barat inilah yang biasa mereka sebut sebagai ‘musim baratan’. MUSIM seperti ini tidak memungkinkan mereka bisa beraktivitas seperti biasa, karena lautan ‘menggelegak’ dan membahayakan pelayaran. Waktu seperti inilah, waktu bagi para nelayan untuk mengandangkan peBersambung ke hal 7 kol 3
UN Tetap Diberlakukan JAKARTA - Presiden Joko Widodo hari ini menggelar rapat terbatas membahas usulan penghapusan sistem Ujian Nasional (UN). Dalam rapat, Jokowi memutuskan untuk tetap memberlakukan sistem UN dengan beberapa catatan. “Presiden telah memutuskan hal yang berkaitan dengan ujian nasional. Ujian nasional tetap diadakan, dijalankan dengan berbagai penyempurnaan perbaikan,” kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung usai mengikuti rapat terbatas di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/12). Pramono mengatakan, sistem UN yang ada saat ini diperbaiki.
GOTONG ROYONG: Sejumlah nelayan di Pantai Mpu Rancak, Bondo, Jepara bergotong-royong mengangkat perahu salah seorang rekannya untuk diperbaiki. ■ Foto : Budi Santoso.
Bersambung ke hal 7 kol 1