40
���������
Pontianak Post
Sabtu 1 Mei 2010 M / 17 Jumadil Awal 1431 H
pertama dan terutama di kalimantan barat
Eceran Rp. 2.500
Temukan Pipet di Sel Edwin
Tunjukkan Taring KPK
Terindikasi Narkoba
Pemeriksaan Sri Mulyani, Kasus Century
PONTIANAK—Edwin Rahadi, tersangka pembunuhan, narkoba, kepemilikan uang palsu dan senjata api, hingga kini masih meringkuk di sel tahanan Poltabes. Namun, kemarin Jumat (30/4) terdapat hal ganjil. Di kamar sel Edwin Rahadi, polisi menemukan pipet. Alat itu diduga ada
kandungan narkotika. “Pipet itu disanyalir mengandung narkotika,” kata Kapoltabes Pontianak AKBP Rahmat Mulyana, Jumat (30/4) petang, saat dikonfirmasi wartawan. Menurut Kapoltabes, penemuan alat tersebut akan ditindaklanjuti. Dengan melakukan penelusuran. Kini pipet
sELEBRITAS Survey Pacar PASCA bercerai dari Teuku Ryan pertengahan Januari lalu, Vira Yuniar belum juga menemukan tambatan hati. Padahal, Vira ngebet pingin segera punya gandengan. “Habis gimana yah, belum dapet nih orangnya, jadi masih sendiri dulu,” ujar Vira saat dijumpai usai menonton konser Kelly Clarkson di Tennis Indoor Senayan, barubaru ini. Ibu dari Cut Sjalinni Ryan d a n Te u k u Prayaa Alcany Ryan ingin serius membina hubungan lagi. “Ini aja masih Vira Yuniar survey,” canda Vira. Wanita kelahiran Tanjung Pinang, 1 September 1981 itu berharap pilihannya juga direstui anak-anaknya kelak. “Karena yang utama itu anak-anak, bagi saya kalau sudah urusan anak ya harus serius,” ungkapnya. Bekas cover girl sebuah majalah remaja ini juga bertekad menemukan pasangan hidup yang jauh lebih baik dari sebelumnya. Belajar dari pengalaman berumah tangga, Vira tak ingin menelan pil pahit gagal untuk kali kedua. (gie)
11.42
u Ke Halaman 7 kolom 1
Rahmat Mulyana
Otto Hasibuan
PONTIANAK – Pemeriksaan Menteri Keuangan Sri Mulyani terkait kasus Bailout Bank Century di kediaman Menkeu yang hanya berlangsung 2,5 jam, karena Menkeu harus menghadiri rapat kabinet, menjadi
Kasus Pajak Bos Ramayana JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani agaknya tak mau disudutkan terkait dengan kasus tunggakan pajak Paulus Tumewu, komisaris utama PT Ramayana Lestari Sentosa, perusahaan yang membawahi Ramayana Department Store. Sri Mulyani pun menyatakan siap mengaudit ulang kasus pajak tersebut agar semua jelas dan transparan. ’’Kalau ada yang mengklaim tagihan meningkat, ya silakan. Kita lihat mekanisme pajaknya. Kita audit lagi kalau ada hal-hal yang tidak valid. Karena itu, bagian pemeriksaan (auditor pajak yang menangani kasus tersebut, Red) akan kami periksa,’’ ujarnya di Kantor Kemenkeu, Jakarta, kemarin (30/4). Meski tudingan diarahkan kepada dirinya, Sri Mulyani menegaskan bahwa penanganan kasus pajak Paulus Tumewu sesuai dengan prosedur dan tidak melanggar aturan. Menurut dia, tunggakan pajak Paulus Tumewu sudah diselesaikan melalui mekanisme yang diatur dalam UU Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) pasal 44 B, yakni dengan membayar tunggakan pajak plus denda 400 persen. Karena itu, Menkeu berhak merekomendasikan kepada jaksa agung untuk menghentikan penyidikan. ’’Itu secara
Boediono
Tiadakan Pemeriksaan Lanjutan
hukum dibolehkan dan sudah dikonsultasikan dengan kejaksaan saat itu,’’ tutur Sri Mulyani.
JAKARTA –Wapres Boediono tidak akan menjalani pemeriksaan lanjutan terkait kasus bailout Bank Century. Pemeriksaan selama lima jam yang berlangsung di Wisma Negara, Kamis (29/4), itu dianggap cukup oleh tim penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua KPK Bidang Pencegahan Mochammad Jasin di gedung KPK tadi malam (30/4). ’’Berdasar laporan tim (penyelidik), sudah selesai (terkait pemeriksaan Boediono),’’ ujarnya. Dia menuturkan, KPK mengacu pada prinsip
u Ke Halaman 7 kolom 1
u Ke Halaman 7 kolom 1
Ledakan dari Luar Angkasa
Sensus 2010 SBY Proyeksi Data buat Rencana Pembangunan
u Ke Halaman 7 kolom 1
Fery Pradolo/INDOPOS
HANCUR : Ledakan di Duren Sawit Jakarta diduga berasal luar angkasa. Kejadian ini menghancurkan rumah milik Sudarmojo, Kusnadi, dan Marjuki. Tampak beberapa bagian rumah hancur akibat ledakan.
JAKARTA – Polisi memastikan bahwa benda yang meledak dan merusak tiga rumah di Jalan Delima VI, Gang 1 RT 01 RW 05 Malaka Asri, Duren Sawit, Jakarta Timur, kemarin bukan bom atau tabung gas elpiji. Benda itu ditengarai jatuh dari langit dengan kecepatan tinggi dan menghantam tiga rumah yang bertetangga itu. Kepala Departemen Balistik Metalogi dan Forensik Mabes Polri Kombespol Amri Karim mengatakan, polisi belum bisa memastikan apakah benda dari langit itu sebuah meteor atau bukan. ’’Kami masih meneliti. Serpihan debu, seperti partikel-partikel pasir, yang tercecer di TKP (tempat kejadian perkara) sudah kami bawa untuk diteliti di laboratorium,’’ ujar Amri. u Ke Halaman 7 kolom 5
Mengunjungi Marina Bay Sands, Objek Wisata Baru Singapura
Ada Bar dan Kolam Renang di Taman Langit Kompleks Marina Bay Sands (MBS) Singapura tampak paling mencolok di sepanjang tepi Marina. Tiga gedung pencakar langit di tempat itu menyangga atap, mirip papan selancar. Wartawan koran ini berkesempatan menghadiri soft opening kompleks tersebut Selasa lalu (27/4). Thomas Aquaino Kukuh, Singapura
PENCAKAR langit tersebut adalah hotel 55 lantai dengan kapasitas 2.560 kamar. Sedangkan ”papan selancar” setinggi 200 meter itu Sand Sky Park, taman langit megah dengan berbagai fasilitas. Di ketinggian tersebut pengunjung dapat menikmati berbagai Online: http://www.pontianakpost.com/
u Ke Halaman 7 kolom 5
Menkeu Siap Audit Ulang
15.02 17.468 18:56 04.19
MULAI hari ini hingga sebulan ke depan, pemerintah melaksanakan Sensus Penduduk 2010. Agenda sepuluh tahunan itu berbeda dengan sebelumnya karena data yang dikumpulkan lebih lengkap dan komprehensif. ”Besok (hari ini, Red) untuk kali pertama dalam sejarah, setiap penduduk disensus secara lengkap,” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam pidato kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta, tadi Susilo B Yudhoyono malam (30/4). Data-data dasar, seperti nama, alamat, umur, jenis kelamin, pendidikan, kesehatan, dan status ketenagakerjaan, dicatat petugas sensus. Pengumpulan data juga mencakup fasilitas perumahan, akses media komunikasi, dan informasi lain. Presiden mengatakan, pada akhir tahun ini Indonesia memiliki data kependudukan yang terkini dan lengkap. Data tersebut bisa digunakan untuk berbagai kepentingan, baik oleh pemerintah pusat maupun daerah. ”Data ini penting untuk merumuskan kebijakan
bukti masih lemahnya kekuatan Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK. “Kalau soal ini, KPK harus menunjukkan taringnya, dimana mereka menunjukkan semua orang sama di mata hukum,” kata Otto Hasibuan, ketua Umum Perhimpunan Advokat Indonesia, ditemui usai pembukaan Musyawarah Nasional
THOMAS KUKUH/ JAWA POS
MENJULANG MEGAH : Tiga hotel MBS yang terdiri dari 54 lantai menjulang megah di depan Merlion Bay.
restoran, bar eksklusif, dan kolam renang sepanjang 150 meter. Tepat di depan tiga gedung pencakar langit, terdapat tiga kubah putih yang sangat besar. Itulah kompleks kasino, convention hall, dan pusat perbelanjaan. Antara kubah dan pencakar langit dipisahkan oleh jalan raya. Namun, ada jalan di bawah tanah yang nyaman dan dingin serta menyatukan bangunan-bangunan tersebut. Dengan demikian, pengunjung tak perlu repot menyeberang jalan raya untuk wirawiri dari hotel ke kasino dan sekitarnya. ”Itu adalah entertainment dalam satu atap,” ucap Moshe Safdie, arsitek MBS. Desain bangunan tersebut disesuaikan dengan Singapura yang merupakan negara bisnis dan pariwisata. ”It’s combination of both,” kata pria yang berdomisili di Boston tersebut.
*Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000
u Ke Halaman 7 kolom 5
Jawa Pos Group Media