Pontianak Post

Page 1

Pontianak Post

Kamis, 2 Juli 2009 M / 9 Rajab 1430 H

P e rt a ma da n T e rut a ma di K al i m a n t a n B a r a t

Kasus Antasari Berbau Korupsi

SELEBRITAS

Wajah Oriental, Dilirik Opick PENYANYI religius Opick secara blak-blakan ia menyukai beberapa artis berwajah oriental. Maklum, pelantun tembang Tombo Ati itu bakal menggarap artis Dian Sastro dalam proyek film perdananya. “Iya saya suka sekali sama perempuan berwajah oriental, sepertiAnnisa Pohan, Dian Sastro, Cut Mini,Amara ‘Lingua’ soalnya lucu, Indonesia banget,” ujar Opick saat ditemui di kawasan Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, kemarin. Namun, keinginan menggarap mereka saat ini belum ada kejelasan dari artis tersebut. “Ini cuma Dian Sastro baru kepingin aja,” ujarnya. Tahun ini, Opick bakal menggarap dua film, dan sebuah novel. Film yang terinspirasi dari lagu religinya bertajuk Di Bawah Langit itu diperkirakan bakal u Ke Halaman 11 kolom 5

Eceran Rp. 2.500

BERSANDAR: Tiga kapal Vietnam digiring ke dermaga Direktorat Kalbar, Rabu (1/7).

Tiga Kapal Vietnam Ditangkap Curi Akar Bahar di Pulau Pengikik PONTIANAK – Tiga Kapal Vietnam ditangkap Direktorat Polisi Perairan Polda Kalbar, lantaran mencuri akar bahar antara perairan Kalbar dan Natuna, tepatnya di sekitar Pulau Pengikik. Dua ditangkap 10 Juni, satu lagi 27 Juni 2009. Bersamanya, polisi mengamankan 55 anak buah kapal beserta nakhoda.

Ketiga kapal itu tertangkap tangan melakukan pencurian terumbu karang. Ketiga kapal tersebut akhirnya digiring ke dermaga Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Polda Kalbar, Rabu (1/7). Selain kapal, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti hasil jarahan mereka seperti akar bahar sebanyak 140 kg, dan dokumen yang menyertai anak buah kapal. Kapolda Kalbar, Brigjen Erwin TPL Tobing mengatakan, penang-

u Ke Halaman 11 kolom 5

Peluk Suratijo, Mata SBY Memerah JAKARTA-Upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-63 di Mabes Polri diperingati secara bersahaja. Presiden SBY dan Wakil Presiden Jusuf Kalla datang hampir bersamaan dalam acara yang dihelat sejak pukul 9 pagi itu. Mereka didampingi istri masing-masing terlihat akrab. Rombongan presiden disambut Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri. Acara kemarin juga dihadiri mantan Kapolri diantaranya Sutanto dan Da’i Bachtiar. “Saya bangga dengan polisi karena pemilu legislatif kemarin berlangsung aman, damai dan lancar,” kata SBY saat memberi sambutan. Presiden juga sempat mencoba u Ke Halaman 11 kolom 1

Diduga Terlibat Kasus Baru, Selain Pembunuhan Nasrudin

Nasrudin Zulkarnain, kasus lain terkait dirinya muncul. Polisi kini Polisi Perairan (Ditpolair) Polda mengembangkan penyidikan lain. Sinyal itu diberikan oleh Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri kemarin (1/7). Namun, BHD, JAKARTA - Antasari Az- panggilan akrab Kapolri, tidak har tidak akan bisa mengelak bersedia menjelaskan detail yang kapan dilakukan lantaran ketiga lagi. Setelah ditetapkan sebagai dimaksud penyidikan lain. kapal tersebut memasuki perairan tersangka kasus pembunuhan u Ke Halaman 11 kolom 1 Indonesia dan melakukan aktivitas pencurian terumbu karang. “Posisi mereka sedang lego jangkar di perairan Pulau Pengikik,” katanya, kemarin. Dijelaskannya, dari hasil pemeriksaan ketiga nakhoda, mereka mengaku berasal dari Dinh An Tinh Tra Vinh Vietnam. Pada saat tertangkap, lanjutnya, kapal-kapal tersebut tidak HENDY/PONTIANAK POST

Noordin Rawan Teror Pilpres

Lolos setelah Dilindungi Jaringan Sel Terpisah ABROR RIZKI / RUMGAPRES

HARU: Presiden SBY haru melihat anggota Polri yang cacat akibat menjalankan tugas.

JAKARTA – Polisi terus melacak buron nomor wahid Noordin Mohammad Top. Teroris yang keberadaannya sempat terendus di daerah Binangun, Cilacap, Jawa Tengah, pekan lalu

itu kini diduga dilindungi oleh jaringan yang menganut sistem sel terpisah. ”Mereka punya sistem terpisah. Begitu satu diringkus, yang lain langsung move (bergerak),” ujar analis intelijen dan terorisme Wawan Purwanto di Jakarta kemarin (1/7). Karena sistem itu pula, kata Wawan, Densus 88 selalu beroperasi secara berantai. u Ke Halaman 11 kolom 5

Richa Dwiyana, WNI Korban Jatuhnya Pesawat Yemenia di Samudera India

Guru SMA Merinding ketika Melihat Foto di Buku Induk Ada warga Indonesia yang ikut menjadi korban jatuhnya pesawat Yemenia di Samudera India Selasa lalu (30/6). Dia adalah Richa Dwiyana Margareta, warga Desa Duyung, Kecamatan Takeran, Magetan. Ibunya yang menjadi TKW (tenaga kerja wanita) di Hongkong, berharap sang putri masih hidup meski kemungkinannya kecil sekali.

M. ARIF WIDIYANTO, Magetan Umur Richa baru 21 tahun. Dia adalah anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Suyono dan Dwi Nuryanti.

Sejak berumur 11 tahun, dia ditinggal ibunya bekerja di Hongkong. Selanjutnya, dia diasuh kakek dan neneknya. Suharto, paman Richa, menceritakan, keluarga besar di Duyung terus memantau perkembangan kecelakaan pesawatYemenia lewat koran dan televisi. Hanya, kabar yang datang masih simpang siur. Ada yang menyatakan Richa selamat, yang lain menyebutkan telah meninggal. ’’Kabar dari maskapai malam itu menyatakan, salah seorang pramugari (pesawat yang celaka) adalah Richa,’’ ujar guru SMP Negeri 1 Takeran tersebut. Kemarin Radar Madiun (Jawa Pos Group) mengunjungi rumah keluarga Richa di Desa Duyung. Rumah sederhana itu tampak sepi. Ayah Richa sudah berada di Jakarta untuk mencari tahu kepastian nasib putrinya. M ARIEF W/RADAR MADIUN ’’Seminggu lalu Richa mengabari Citra (kaSEPI: Suasana rumah Richa di Desa Duyung, Magetan. (INZET) Richa Dwiyana kak kandungnya) dan pamit hendak terbang,’’ Margareta.

Online: http://www.pontianakpost.com/ *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000

u Ke Halaman 11 kolom 1

Jawa Pos Group Media


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.