Pontianak Post

Page 1

68

���������

Pontianak Post

Sabtu 3 April 2010 M / 18 Rabiul Akhir 1431 H

pertama dan terutama di kalimantan barat

Eceran Rp. 2.500

Edmon-Raja Saling Lempar Bantu Berantas Markus

JAKARTA---Pemeriksaan kode etik terhadap dua jendral polisi terkait kasus Gayus Tambunan menemukan fakta-fakta baru. Dua jenderal bintang satu itu saling lempar terkait dugaan kelalaian pengawasan penyidikan kasus Gayus. Brigjen Edmon Ilyas menegaskan pihaknya sudah melakukan pengawasan terhadap proses pemberkasan kasus Gayus sampai dirinya tidak lagi menjabat sebagai Direktur II Ekonomi Khusus Bareskrim. “Saya hanya sampai masuk Kejaksaan, tapi setelah itu saya tidak tahu lagi. Itu sudah orang lain,” ujar sumber

PONTIANAK— Hermansyah, staf pengajar fakultas Hukum Untan menilai positif langkah kapolri, Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri mencopot Kapolda Lampung, Brigjen Pol Edmon Ilyas. Karena bisa memperlancar proses pemeriksaan. Sebaliknya

u Ke Halaman 7 kolom 1

KPK Yakin Jerat Adner Sirait KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menyidik dua tersangka kasus suap antara pengacara Adner Sirait dan hakim Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) Ibranim. Meski Adner melalui kuasa hukumnya (Toni Pasaribu) membantah pernyataan KPK soal kronologi penangkapan dan serah terima duit suap kepada tersangka Ibrahim, lembaga antikorupsi itu jalan terus. Tim penyidik KPK tidak akan terpengaruh. ’’Terserah dia mau bilang Johan Budi S.P. apa. Kami akan buktikan di persidangan nanti,” ujar Juru Bicara KPK Johan Budi S.P. kemarin (2/3). Johan menuturkan, KPK memiliki bukti yang kuat, berupa dokumentasi penangkapan Adner dan Ibrahim. ’’Kami punya video yang bisa disampaikan sebagai barang bukti di persidangan,” katanya. Di samping itu,

u Ke Halaman 7 kolom 1

560 Hektar Kebun Kelapa Diserang Hama Petani Merugi Puluhan Miliar Rupiah

u Ke Halaman 7 kolom 5

11.49

14.56 17.53

MENGERING : Kondisi kebun kelapa terparah akibat serangan hama artona cathocantha di Sebangkau, Kecamatan Pemangkat Kabupaten Sambas.

19:01 04.28

grow with character Hambatan, Dapatkan Aha dan Rasakan Wow! Setelah buku pertama bersama Prof Philip Kotler sukses, jalan jadi lebih terbuka. Pada suatu hari di Singapura, setelah selesai bicara, saya disapa seorang Indonesia. Dia ternyata staf Prentice Hall Asia yang berkantor di Singapore. Pak Hermawan, kenapa buku Repositioning Asia diterbitkan John Wiley? Saya langsung melihat peluang. Pasti ini adalah tandatanda persaingan antara dua penerbit raksasa itu di Asia. Repositioning Asia memang diterbitkan John Wiley Asia. Bosnya yang orang bule sampai datang ke Jakarta Hermawan Kartajaya menemui saya untuk merebut penerbitannya waktu itu. Dia berani menawarkan advance dan royalty lebih tinggi daripada biasanya. Dia juga ngaku kepingin menerbitkan buku yang ditulis Philip Kotler untuk yang pertama. Sebuah penerbit besar seperti Wiley memang bersaing agar dapat nama besar pengarang. Nah, saya waktu itu lebih memilih Wiley karena Prentice Hall lebih fokus ke text book. Padahal, Re u Ke Halaman 7 kolom 1

HAMA : Hama Artona Cathocantha memakan daun kelapa.

PEMANGKAT –Petani kelapa mesti waspada. Pasalnya, sekitar 560 hektar kebun kelapa di kecamatan Pemangkat di Kabupaten Sambas terserang hama Artona Cathocantha. 200 hektar di antaranya sudah parah. Daunnya mengering, kuning kecoklat-coklatan. Akibatnya petani kelapa merugi puluhan miliar rupiah. Pantauan Pontianak Post, Jumat (2/4), kondisi terparah terjadi di Dusun Sebangkau, Desa Pemangkat Kota, Kabupaten Sambas. Petani tak dapat berbuat banyak karena serangan hama sangat cepat dan luas. Hama Artona cathocantha berbentuk ulat berukuran kecil, memakan setiap helai daun kelapa. “Tidak sampai tiga minggu kondisinya sudah begini. Daunnya layu, kemudian kuning, lalu kering,” ujar pemilik kebun kelapa di Sebangkau, Phang Bu Khian. Melihat ribuan kelapanya mengering, Phan Bu Khian panik. Namun tak tahu apa yang harus dilakukan. Selama puluhan tahun menjadi petani kelapa, baru kali ini kebunnya diserang artona. “Kami hanya lakukan pengasapan. Sebelah kebun saya yang dulu kena, kemudian menular ke kelapa saya,” tuturnya. Artona Cathocantha sangat cepat menghabiskan daun kelapa. Pada setiap lembar daun jumlahnya mencapa 10 – 20 ekor. Tidak berhenti mengerat sampai klorofil daun kelapa habis. “Hama ini hanya membutuhkan waktu 4 – 5 hari u Ke Halaman 7 kolom 5

foto-foto HENDY/PONTIANAK POST

Waspadai Broker Perdagangan Karbon Ajak Umat Bantu Warga Miskin

PONTIANAK—Kepala Bidang Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam Dinas Kehutanan Kalimantan Barat, Soenarno menyambut baik perjanjian tentang perdagangan karbon yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Sambas dengan Carbon Strategic- Australia. “Prinsipnya kita

JAKARTA – Umat Katolik memperingati wafatnya Yesus Kristus sang juru selamat di kayu salib kemarin (2/4). Saat yang sama, secara serentak berlangsung prosesi Misa Jumat Agung di seluruh dunia. Katedral Jakarta dipenuhi ribuan umat sejak pagi. Mereka khusyuk mengikuti jalan salib (via dolorosa) untuk mengenang

u Ke Halaman 7 kolom 1

u Ke Halaman 7 kolom 5

Terapi Pecandu Nikotin di Klinik Berhenti Merokok RS Persahabatan Jakarta

Setelah ’’Sembuh’’, Pasien Wajib Tanda Tangan di Spanduk Khusus Saat fatwa rokok haram menjadi perdebatan akhir-akhir ini, Rumah Sakit (RS) Persahabatan di Jakarta melangkah lebih jauh. Hampir dua tahun ini RS itu menggalakkan Klinik Berhenti Merokok. Tim medis pengelola klinik punya cerita dalam membantu mengatasi pecandu rokok hingga yang kelas berat. Bagaimana perlakuan terhadap pasien selama terapi? Nungki Kartikasari, Jakarta

SUASANA Gedung Griya Puspa di lantai dua Rumah Sakit Persahabatan siang itu terlihat cukup ramai. Puluhan Online: http://www.pontianakpost.com/

Hermansyah

Nungki Kartikasari/Jawa Pos

KONSELING: Dokter melakukan hipnoterapi pada seorang pasien di Klinik Berhenti Merokok.

pasien duduk menunggu giliran terapi di klinik yang berlokasi di Jalan Persahabatan, Jakarta Timur, tersebut. Selanjutnya, satu per satu di antara mereka masuk ke dalam Klinik Berhenti Merokok. Di salah satu sudut ruangan berukuran 4 x 4 meter, terlihat dua sofa cokelat. Di sanalah tim dokter melayani dan menangani pasien. Wakil Ketua Tim Klinik Berhenti Merokok dr Agus Dwi Susanto M.D. menuturkan, pasien memang tidak rutin datang setiap hari. Sebab, masing-masing pasien sudah memiliki jadwal. ’’Biasanya, kami janjian dulu kapan mereka akan menjalani terapi,’’ ujar pria 36 tahun itu. Dia menceritakan, klinik tersebut sebenarnya tidak dibangun dan dibuat baru oleh RS Persahabatan. Sejak 1990,

*Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000

u Ke Halaman 7 kolom 5

Jawa Pos Group Media


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.
Pontianak Post by Pontianak Post - Issuu