Pontianak Post
Minggu, 3 Mei 2009 M / 7 Jumadil Awal 1430 H
P e rt a ma da n T e rut a ma di K al i m a n t a n B a r a t
Eceran Rp. 2.500
PAN Dwitunggalkan Susilo-Hatta SLEMAN - Arah koalisi Partai Amanat Nasional (PAN) akhirnya berlabuh ke Partai Demokrat. Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Jogjakarta kemarin memutuskan partai berlambang matahari terbit itu berkoalisi dengan Partai Demokrat dan mencalonkan Wakil Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) Hatta Rajasa sebagai cawapres untuk Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Keputusan itu merupakan suara mayoritas Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN yang menghadiri rakernas. Di antara 31 DPW, hanya utusan dari Papua Barat yang absen. Empat DPW yang berbeda pendapat adalah DPW Jatim, Sulawesi Utara, NTB, dan Kalimantan Barat. DPW Jatim memilih walk out setelah menganggap putusan itu diambil tanpa melibatkan Ketua Umum PAN Soetrisno Bachir (SB). Politikus asal Pekalongan itu memang pulang setelah membuka rakernas karena sakit. Ketua DPP PAN Patrialis Akbar mengatakan, hasil u Ke Halaman 11 kolom 1
FLU BABI
Hermitianta/Radar Jogja
CAPRES: Rakernas PAN di Hotel Sheraton Mustika Yogyakarta dihadiri Ketua MPP PAN HM Amien Rais, Ketua Umum PAN Soetrisno Bachir, dan perwakilan DPW seluruh Indonesia. Rakernas memutuskan berkoalisi dengan Partai Demokrat dan mencalonkan Hatta Rajasa sebagai cawapres untuk Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Antasari Sempat Diperas
Paparan Kontras Tentang Kaitan Aktor dan Algojo JAKARTA--Informasi tentang likuliku kasus yang menjerat Ketua KPK Antasari Azhar masih penuh lubang teka-teki. Namun, meskipun polisi baru akan membeberkan Senin besok, gambaran pembunuhan ini dibeber oleh pihak yang dekat dengan pengusutan kasus ini. Salah satu lembaga yang blak-blakan menyodorkan data adalah Kontras. Ketua Bidang Perlindungan Hukum Kontras (Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan) Edwin Partogi mengatakan,
Miftahuddin/Radar Bali
MASKER: Penumpang dari Hongkong memakai masker saat turun di Bandara Ngurah Rai Bali.
Larangan Impor Babi Tak Tepat JAKARTA--Keputusan pemerintah melarang impor babi dianggap tidak tepat. Sebab, penularan virus mematikan itu belum sampai pada taraf dari babi ke manusia. Penularan virus yang banyak berkembang di negara subtropis itu kini masih antarmanusia. Hal itu dikatakan anggota Indonesia Veteriner Watch Mangku Sitipoe dalam diskusi di Warung Daun, Jakarta, kemarin. Turut hadir dalam diskusi tersebut Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Departemen Kesehatan Tjandra Yoga Aditama. Mangku Sitipoe mengatakan, penularan virus A (H1N1) itu tidak melalui makanan olahan daging babi pada manusia. Tidak juga dari babi hidup ke manusia. Penularan virus tersebut, kata dia, melalui antarpenderita virus. Mangku menambahkan, kalaupun virus tersebut terdapat pada babi, virus tidak akan bertahan pada suhu 53 derajat celcius. Nah, apabila daging babi dimasak di atas suhu tersebut, daging aman dikonsumsi.
u Ke Halaman 11 kolom 1
Takut Saksi Hilang, Tuntut Polisi Lindungi Eksekutor
u Ke Halaman 11 kolom 1
“Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang ber iman.” (An-Nisa’: 103)
11:41 15:03
17:45 18:56 04:18
SIDANG ADB
Sediakan Pinjaman Darurat USD 3 M NUSA DUA--Bank Pembangunan Asia (ADB) membentuk dana USD 3 miliar yang akan disalurkan dalam bentuk utang kepada negara-negara berkembang anggotanya dalam menghadapi krisis. Dana tersebut diharapkan bisa menambah stimulus fiskal berupa tambahan belanja untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi. Pinjaman dalam bingkai Counter Cyclical Facility (SCF) itu merupakan instrumen baru yang dirancang khusus untuk mengatasi dampak krisis. Pinjaman darurat itu bersifat jangka pendek, dengan pencairan lebih cepat, serta biaya yang lebih murah jika dibandingkan pinjaman program khusus (Special Program Loan). Presiden ADB Haruhiko Kuroda mengatakan fasilitas pinjaman itu diharapkan mampu membantu negara-negara anggota dalam menangani krisis 2009-2010. u Ke Halaman 11 kolom 5
RAKA DENNY/JAWAPOS
SEMANGAT: ICW memberikan keterangan pers berkaitan Ketua KPK non-aktif Antasari Azhar dicekal Kejaksaan Agung (Kejagung) berdasar surat penetapan tersangka Mabes Polri. Insiden ini seharusnya membuat KPK tak patah arang dan malah meningkatkan kinerjanya dalam pemberantasan korupsi.
BOYAMIN Saiman, anggota tim advokasi Nasrudin Zulkarnaen, meminta kepolisian memberikan perlindungan maksimal terhadap dua orang yang diduga kuat sebagai eksekutor utama penembakan Nasrudin, direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB), 14 Maret lalu. Sebab, katanya, ada tengara dua eksekutor yang diketahui bernama Hendri dan Edo itu akan dihabisi. Pernyataan itu disampaikan Boyamin di Solo, Jawa Tengah, kemarin (2/5). Direktur Masyarakat Antikorupsi Indonesia (Maki) itu mengatakan, Hendri dan Edo layak diberi perlindungan. Sebab, lanjutnya, mereka punya peran penting dalam proses terungkap-
nya pembunuhan Nasrudin. Hendri dan Edo yang merasa dirinya ganti dijadikan sasaran tembak datang ke kepolisian beberapa hari lalu. Mereka mengaku sebagai eksekutor Nasrudin sekaligus minta perlindungan. Dengan penyerahan diri mereka, polisi mendapat data yang memperkuat hasil penyelidikan. “Kasus ini seperti di film-film mafia. H dan E awalnya diorder untuk membunuh. Setelah melakukan tugas, mereka ganti akan dibunuh agar kasus ini tidak bocor,” kata Boyamin. Rencana pembunuhan terhadap Hendri dan Edo, menurut dia, dipersiapkan secara u Ke Halaman 11 kolom 5
Deklarasi JK-Win Diprotes
Depdiknas Terjunkan Irjen
Hanura Kalbar Tunggu Petunjuk
Selidiki Pelanggaran UAN
PONTIANAK--Pendeklarasian pasangan Jusuf Kalla-Wiranto tanpa melibatkan DPD-DPD II Partai Golkar disayangkan Ketua DPD Partai Golkar Pontianak Gusti Hersan Aslirosa. ”Siapa yang menjadi pasangan Ketua
Umum JK tak ada masalah. Apakah mau Hanura, Demokrat, atau partai manapun. Tapi jangan tinggalkan kaidah etika demokrasi. Kita takut ketua umum terjebak permainan internal dan eksternal. Kegagalan pemilihan umum legislatif terulang dalam pemilihan presiden nanti karena kurangnya koordinasi,” kata dia. u Ke Halaman 11 kolom 5
Gusti Hersan Aslirosa
JAKARTA--Banyaknya pelanggaran yang terjadi dalam ujian nasional (UAN) membuat berbagai pihak menuntut agar ujian tersebut dievaluasi menyeluruh. Bahkan, ada yag menuntut agar UAN ditiadakan. Merespon tuntutan itu, Depdiknas men-
egaskan tidak bakal meniadakan UAN. Sebab, pelaksanaan UAN sudah diamanatkan dalam PP Nomor 19 Tahun 2005. Sekjen Depdiknas Dodi Nandika mengakui memang masih banyak pelanggaran dalam pelaksanaan unas. “Namun, ujian itu tetap akan dilanjutkan. u Ke Halaman 11 kolom 5
Rani Juliani; Caddy Golf yang Mendadak Terkenal setelah Kasus Penembakan Nasrudin
Idola Para Pegolf Pejabat, Tarif Tip hingga Rp 1 Juta Disebut sebagai wanita di balik misteri hubungan segi tiga antara Ketua KPK Antasari Azhar dengan Nasrudin Zulkarnain, direktur PT Putra Rajawali Banjaran yang menjadi korban pembunuhan di Tangerang (14/3), nama Rani Juliani kini langsung meroket. Siapa dia sebenarnya?
SEJAK peristiwa penembakan terhadap Nasrudin Zulkarnain, salah seorang direktur anak perusahaan PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), di kawasan Apartemen Modernland, Kelurahan Kelapa Indah, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, 14 Maret
RAKA DENNY/JAWA POS
TERKENAL: Rumah Rani Juliani di RT 1/RW 4, Kecamatan Pinang Kota, Tangerang, Banten.
lalu, rumah Rani Juliani di Kampung Kosong, Kelurahan Panunggangan, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, tampak sepi. Rumah bercat putih, berterali besi, dan halamannya penuh bunga itu terlihat tak berpenghuni sejak 16 Maret lalu. Rani dan keluarganya bak menghilang ditelan bumi. “Kami mengenal gadis itu Rani, bukan Tika (nama samaran Rani). Dia punya adik satu yang tinggal di rumah tersebut bersama ayah dan ibunya. Tapi, sejak peristiwa penembakan Zul (pangRani Juliani gilan Nasrudin Zulkarnain), keluarga tidak pernah lagi terlihat di rumahnya,” ungkap Bogoh, 25, seorang montir bengkel yang tinggal di dekat rumah yang beralamat di RT 01/04 nomor 8 tersebut.
Online: http://www.pontianakpost.com/ *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000
u Ke Halaman 11 kolom 1
Jawa Pos Group Media