Pontianak Post

Page 1

Pontianak Post

Rabu, 3 Juni 2009 M / 9 Jumadil Akhir 1430 H

FATWA

MUI Haramkan Vaksin Meningitis Haji JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) segera mengeluarkan fatwa terkait penggunaan vaksin meningitis bagi calon jamaah haji dan umrah. MUI memberikan sinyal akan mengharamkan vaksin itu karena terbukti mengandung babi. ’’Fatwa akan dikeluarkan selambatnya Sabtu mendatang (6/6), kemungkinan pasti haram, tapi dengan pertimbangan,’’ ujar Ketua Komisi Fatwa MUI Ma’ruf Amin di Jakarta kemarin (2/6). Alasan yang menjadi pertimbangan MUI, antara lain, kebijakan pemerintah Arab Saudi yang mewajibkan pemberian vaksin meningitis bagi calon jamaah haji dan umrah. Itu merupakan Ma’ruf Amin persyaratan mutlak untuk mencegah penularan penyakit meningitis (radang otak) yang menjadi endemis di wilayah tersebut. Selain itu, hingga kini belum ada jenis vaksin meningitis bebas unsur babi yang bisa digunakan. ’’Kan tidak mungkin kita melarang orang naik haji karena harus menggunakan vaksin meningitis.

P e rt a ma da n T e rut a ma di K al i m a n t a n B a r a t

Lagi, Kapal TLDM Langgar Wilayah Malaysia Kirim Wallace Bay Kalbar Waspada Enam Titik TARAKAN--Pelanggaran wilayah oleh kapal perang milik Tentara Laut Diraja Malaysia (TLDM) masih terjadi. Kemarin (2/6) kapal Malaysia kembali melanggar batas wilayah. Menurut Lettu Nursalim, pilot pesawat Nomad P834 TNI-AL, kapal patroli Malaysia, KD Baung, kembali me-

masuki perairan Indonesia kemarin pagi sekitar pukul 10.00 di titik koordinat 04 05 LU dan 118 09 BT hingga sejauh 2 mil. ’’Itu menurut peta udara yang kami pegang,’’ kata Nursalim kepada Radar Tarakan (Jawa Pos Group). Saat berpapasan itu, pesawat Nomad tidak dapat melakukan komunikasi. Pilot Nomad lantas meminta bantuan KRI Suluh Pari yang kebetulan berada posisi terdekat dengan KD Baung. ’’Kapal Malaysia terus diawasi sampai masuk Tawao,’’ ujarnya. Nursalim mengungkapkan, haluan kapal Malaysia itu memang sedang menuju ke perairan Tawao. ’’ K e mungkinan mereka berlayar biasa,’’ tambahnya.

Komandan Gugus Tempur TNI-AL (Guspurla) Armatim Laksamana Pertama TNI R.M. Harahap mengatakan, situasi di Ambalat saat ini masih biasa dan tidak menonjol. Meski begitu, pihaknya akan terus melakukan pengawasan di laut. ’’Memang hari ini (kemarin, Red) ada kontak, tapi masih dalam jarak wajar. Kita tetap membayangi supaya jangan terlalu jauh masuk ke wilayah kita,’’ katanya. Dia menuturkan, meski kapal Malaysia beberapa kali memasuki wilayah Indonesia tanpa izin, TNI-AL tak akan menambah personel di lapangan, termasuk di Sebatik. ’’Tetap dengan jumlah yang kita miliki sekarang (130 personel dengan 6 KRI),’’ tuturnya. Malaysia juga dilaporkan mengirim pasukan ke perbatasan dengan Indonesia. Warga di Pulau Sebatik menuturkan, Malaysia mengirim pasukan, namun u Ke Halaman 11 kolom 5

u Ke Halaman 11 kolom 1

Mustari A Rauf/Radar Tarakan

SIAGA: Pasukan Marinir terus meningkatkan penjagaan di sepanjang Pulau Sebatik melalui beberapa titik pos pengamatan.

“Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktu­nya atas orang-orang yang ber­ iman.” (An-Nisa’: 103)

11:43 15:08

17:47 19:01 04:16

Kasus Manohara Ancam Posisi Da’i DPR Segera Temui PM Najib Tun Razak

terkait untuk mengonfirmasi apakah memang saat itu benarbenar tidak ada tindakan yang berarti dari mereka,’’ ujar Wakil JAKARTA – Kasus Mano- Ketua Komisi I Yusron Ihza hara Odelia Pinot berbuntut Mahendra sebelum menghadiri panjang. Komisi I DPR segera sidang paripurna di gedung DPR memanggil Menteri Luar Negeri di Jakarta kemarin (2/6). Komisi I, kata dia, sudah memHassan Wirajuda dan jajaran Departemen Luar Negeri untuk pelajari kasus tersebut. Mereka mempertanggungjawabkan ka- menengarai ada unsur pembiaran sus tersebut di depan anggota oleh Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Da’i Bachtiar. Selain dewan. Sejumlah anggota komisi juga itu, berdasar pemberitaan di berencana menemui Perdana media, Kedutaan Besar Republik Menteri Malaysia Najib Tun Ab- Indonesia (KBRI) Indonesia di dul Razak. ’’Kami sudah melihat Malaysia seperti tidak banyak kasus Manohara. Dalam waktu berbuat. dekat kami memanggil pejabat u Ke Halaman 11 kolom 5

Manohara Odelia Pinot

Eceran Rp. 2.500

Tak Ada Ujian Ulang Akibat Kecurangan Siswa 33 SMA Tak Lulus Semua JAKARTA – Kasus kecurangan unas yang dilakukan puluhan SMA dan SMP di daerah menuai respons keras dari pimpinan perguruan tinggi negeri (PTN). Mereka juga tidak setuju, gara-gara kecurangan itu, sebagian besar siswa harus mengulang ujian. Meski keputusan mengadakan unas ulang berada di tangan Badan Standardisasi Nasional Pendidikan (BSNP), para rekor PTN menyatakan berkeberatan. ’’Kalau tidak lulus, tidak apa. Kan ada ujian susulan, kejar paket,’’

ucap Rektor ITS Priyo Suprobo yang juga koordinator Pengawas Unas Jatim. Sebab, kata dia, tidak satu pun anak bangsa di negeri ini bodoh. ’’Mereka hanya kurang beruntung. Karena itu, jika tidak lulus, ya beri kesempatan. Yaitu, dengan ujian susulan, kejar paket,’’ tegasnya. Hal senada dikemukakan Rektor Universitas Indonesia (UI) Gumilar Rusliwa Somantri. Sebaiknya, kata dia, unas dikembalikan ke tujuan awal. Yakni, meningkatkan kualitas dan pemerataan pendidikan. ’’Kita harus betul-betul memahami dan u Ke Halaman 11 kolom 1

Kampanye Kalbar Tak Dilirik Calon Presiden SBY Kirim Boediono JK-Win dan Mega-Pro Belum Ada Agenda PONTIANAK—Kalbar kurang dilirik pasangan calon presiden pada Kampanye Pilpres 2009. Hingga kemarin pasangan Megawati-Prabowo dan JK-Wiranto belum ada agenda pasti kehadiran berkampanye di daerah ini. Sedangkan pasangan SBYBoediono hanya mengutus Boedino. Ketua DPD PDIP Kalimantan Barat, Cornelis mengatakan jumlah pemilih di provinsi ini sebesar 62.903 orang kurang menentukan kemenangan saat pemilihan presiden nanti. Karena itu, dia merasa kedatangan Ketua Umum DPP PDIP Megawati

Sukarno Putri ke Kalbar untuk berkampanye tidak terlalu perlu. “Kalau menurut saya, cukup saya saja kampanye di sini, yang penting kuasai Jawa dulu,” katanya kemarin. Di Jawa, sambung Cornelis, jumlah pemilih yang perlu direbut sangat signifikan. Bahkan diperhitungkan mencapai sekitar 60 persen dari total pemilih di seluruh Indonesia. “Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, itu kantong-kantong suara. Sebaiknya hajar dulu di sana habis-habisan,” ujarnya. Di Kalimantan Barat, jika dapat merebut suara fifty-fifty pun menurutnya sudah cukup untuk menambah pundi-pundi perolehan suara. “Kalau kita disinikan hanya pelengkap penderita doang. Pemilihnya cuma berapa,” katanya. u Ke Halaman 11 kolom 5

Kisah Sedih Penderita Komplikasi Penyakit Hyper-IgE yang Langka

Meninggal setelah Sehari Dinyatakan Sembuh Jangan abaikan gejala flu! Apalagi, kalau gangguan kesehatan ringan itu muncul berulang-ulang. Sebaiknya konsultasikan ke dokter ahli. Jangan diobati sendiri, karena akibatnya bisa sangat fatal, dan bahkan, mematikan. Tak percaya? Inilah kisah sedih Panca yang perlu diketahui semua orang. Terutama yang suka mengobati sendiri flunya dengan antibiotik.

NANY WIJAYA, Surabaya SELASA pekan lalu (26 Mei) adalah hari yang paling membahagiakan bagi Panca dan keluarga. Sebab, malam itu dr Djoko Santoso SpPD yang tiga bulan ini merawatnya dengan

intensif menyatakan bahwa dia sudah sembuh. Malam itu benar-benar hari kemenangan. Bukan hanya bagi Panca, tetapi juga bagi istrinya yang hamil tua, kedua orang tuanya yang pensiunan perawat kesehatan, tim dokter yang dipimpin dr Djoko, dan tim perawat yang menanganinya di RS Siloam Surabaya. Perjuangan Panca, istrinya, tim dokter, dan tim perawat yang menangani Panca sejak pertengahan Februari lalu, untuk mendapatkan kesembuhan, benar-benar perjuangan panjang yang sangat berat, menegangkan, melelahkan, dan tak pernah lepas dari doa. Dengan kata lain, tim dokter dan tim perawat RS Siloam Surabaya yang menangani Panca selama itu seperti mengemban mission impossible. Tugas yang sangat berat dan nyaris tak mungkin diselesaikan dengan baik. Foto: Jawa Pos Ini karena penyakit yang diderita Panca adalah PEKERJA KERAS: Almarhum Panca dan Yuli, isterinya yang sedang hamil tua. penyakit yang cukup langka, yakni Meninggal Agustus mendatang diperkirakan melahirkan anak keduanya.

Online: http://www.pontianakpost.com/ *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000

u Ke Halaman 11 kolom 1

Jawa Pos Group Media


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.