Pontianak Post

Page 1

Pontianak Post

Rabu, 4 Februari 2009 M / 8 Shafar 1430 H

SELEBRITI

Menikmati Status Janda Presenter Adhara Early ingin menikmati masa janda setidaknya sampai empat tahun lagi. Pengalaman dua kali cerai membuatnya butuh waktu lama untuk kembali merajut rumah tangga. Dia juga merasa sedang menikmati peran sebagai single parent. Tapi, Early menegaskan, itu hanya porsi ideal dari dirinya. Belum tentu yang terjadi seperti itu. ”Sebab, siapa tahu besok atau lusa Tuhan datangkan saya pasangan,” ujar presenter InBox, Hip Hip Hura, dan By Request di SCTV itu saat Adhara Early ditemui di Senayan City, kemarin. Menurut Early, sejauh ini memang belum ada

P e rt a ma da n T e rut a ma di K al i m a n t a n B a r a t

Dada Tercakar, Rahang Lebam Polri Ngotot Penyebab Tewas Ketua DPRD Sumut Sakit Jantung

MEDAN--Tragedi memilukan terjadi di gedung wakil rakyat Sumatera Utara (Sumut) kemarin (3/2) siang. Ketua DPRD Sumatera Utara (DPRD SU) Abdul Azis Angkat yang baru saja memimpin rapat paripurna tewas saat diselamatkan dari amuk massa yang berunjuk rasa. Sampai berita ini diturunkan pukul 24.00, penyebab pasti kematian ketua DPRD yang baru menjabat dua bulan itu belum diketahui. Mabes Polri yang merujuk hasil visum menyatakan, Abdul Aziz meninggal karena serangan jantung. Namun, para saksi mata dan keluarga yakinAzis meninggal karena penganiayaaan. Buktinya, mereka melihat luka cakar di dada Azis serta memar di rahangnya. Sumut Pos (Jawa Pos Group) melaporkan, peristiwa yang mencoreng wajah demokrasi di Sumut itu bermula ketika sekitar seribu pendukung pembentukan Provinsi Tapanuli (Protap) mendatangi gedung u Ke Halaman 11 kolom 1

u Ke Halaman 11 kolom 5

SBY Terkejut, Telepon Kapolri

JPNN

TERJEPIT: Ketua DPRD Sumut Abdul Aziz Angkat ketika dievakuasi dari gedung DPRD menyusul aksi demo pembentukan Provinsi Tapanuli kemarin. Beberapa menit setelah itu Abdul Azis meninggal dunia.

DEBT COLLECTOR

Bank Bisa Ditindak JAKARTA--Ini peringatan bagi kalangan perbankan. Jika kredit nasabah macet, jangan sembarangan mengirim tukang tagih (debt collector). Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Komjen Pol Susno Duadji menegaskan, pihak yang menyuruh debt collector bisa ditindak oleh polisi. “Jelas kena. Kalau bank-nya menyuruh dia melakukan kekerasan, banknya kena juga,” ujar Susno di Bareskrim Mabes Polri kemarin (3/2). Mantan Kapolda Jawa Barat itu menjelaskan, keluhan masyarakat tentang perilaku kekerasan oknum-oknum debt collector Bank u Ke Halaman 11 kolom 1

“Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktu­nya atas orang-orang yang ber­ iman.” (An-Nisa’: 103)

18:03 19:14 04:35

u Ke Halaman 11 kolom 5

Aulia Minta Anwar Nasution Jadi Tersangka PM Dilempar Sepatu, Tiongkok Marah

Kasus Korupsi Dana YPPI JAKARTA – Aulia Tantowi Pohan merasa diperlakukan tidak adil dalam kasus korupsi danaYayasan Pengembangan Perbankan Indonesia (YPPI) Rp 100 miliar. Dalam sidang kemarin (3/2), besan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu menunjuk bekas koleganya sesama di BI, Anwar Nasution, seharusnya ikut dijadikan tersangka. Itu sekaligus melengkapi status empat mantan deputi gubernur BI diadili dalam kasusYPPI. Mereka adalah Aulia, Maman H. Somantri, Bun Bunan E.J. Hutapea, dan Aslim Tadjuddin. ’’Seharusnya Anwar Nasution sudah sepatutnya menjadi tersangka,’’ kata kuasa hukum u Ke Halaman 11 kolom 1

11:58 15:20

PENGANIAYAAN terhadap Ketua DPRD Sumatera Utara (Sumut) Abdul Aziz Angkat membuat pemerintah prihatin. Menteri Dalam Negeri Mardiyanto yang langsung dipanggil ke Kantor Kepresidenan menjelaskan, Presiden SBY langsung meminta jajaran kepolisian mengecek masalah meninggalnya ketua DPRD Sumut tersebut. ”Yang penting dari pelajaran itu, setiap ada kegiatan harus ada tatanannya. Bila ada pelanggaran, harus ada tindakan hukum,” ujarnya kemarin (3/2). Menurut Mardiyanto, kasus kematian Azis bisa dikatagorikan tindakan pidana. Mantan gubernur Jawa Tengah itu meminta pelaku yang diduga pengeroyok korban mendapatkan hukuman setimpal. ”Kalau ada tindakan seperti ini, tentu hukuman pidana,” ujarnya.

negara mencapai Rp 21,3 miliar. Indikasi penyimpangan itu di antaranya pelaksanaan kegiatan di MA, proyek pengadaan barang dan jasa, serta pengelolaan biaya perkara. Dijelaskan Emerson, dalam pengelolaan biaya perkara, ada sejumlah biaya yang belum dipertanggungjawabkan. Laporan audit menyebut nilainya mencapai Rp 10,2 miliar yang berasal dari

CAMBRIDGE – Insiden melempari kepala negara yang tidak disukai dengan sepatu kembali terjadi. Mirip dengan yang dialami mantan Presiden AS George W. Bush, Perdana Menteri (PM) Tiongkok Wen Jiabao dimaki dan dilempari sepatu oleh seorang demonstran di Inggris kemarin (3/2). Saat kejadian, Wen berpidato tentang ekonomi global di Cambridge University pada akhir kunjungannya di Inggris. Sang demonREUTERS/Darren Staples stran yang iden- TENANG: PM Wen Jiabao saat bertitasnya hanya pidato di University of Cambridge, disebut beru- Inggris, kemarin. mur 27 tahun itu berteriak, ”Ini skandal,” saat menginterupsi pidato Wen dari belakang auditorium. ”Diktator ini di sini, bagaimana bisa Anda mendengarkan kebohongan yang dia paparkan? Anda semua tidak peka,” katanya

u Ke Halaman 11 kolom 5

u Ke Halaman 11 kolom 5

RAKA DENNY/JAWAPOS

SIDANG: Aulia Pohan cs mendengarkan eksepsi kuasa hukumnya dalam sidang kedua kasus aliran dana Bank Indonesia (BI), kemarin.

ICW Lapor ke KPK, MA Siap Diaudit JAKARTA--Dugaan rekening liar yang terselip di dalam pembukuan Mahkamah Agung (MA), resmi dilaporkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi. Pelapornya adalah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Indonesian Corruption Watch (ICW). Tidak melalui investigasi, LSM ini meyadur hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keungan (BPK) sebagai bahan laporan. Menyadur BPK, ICW menyebut ada

penyimpangan anggaran di lembaga peradilan tertinggi itu. “Dugaan penyimpangan itu terjadi pada periode 2006 hingga 2007 selama MA dipimpin oleh Ketua MA Bagir Manan,” kata Koordinator Monitoring Peradilan ICW Emerson Juntho, di Jakarta, kemarin (3/2). Menurut Emerson, penyimpangan itu dapat dilihat dari Laporan Hasil Pemeriksaan BPK pada tahun 2006 dan 2008. ICW menyebut potensi kerugian

Para Perempuan Pewaris Takhta Industri Kecantikan Nasional

Yang Muda Datang, Bukan Lagi Melulu Wanita Bersanggul Wulan Tilaar punya beban yang tak ringan untuk menjadi generasi kedua yang akan memimpin Martha Tilaar Group. Terutama meneruskan prestasi sang ibu yang membuat bisnis keluarga itu menjadi sebuah korporasi raksasa.

AGUS WIRAWAN, Jakarta USAHA yang diawali dari sebuah salon kecantikan kecil di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, itu sudah makin meraksasa. Martha Tilaar Group (MTG) kini menaungi 11 anak perusahaan yang mempekerjakan sekitar 5000 karyawan. Bidang usahanya pun beragam, mulai

Agus Wirawan/Jawa Pos

TERIMA ESTAFET: Wulan Tilaar (kiri) dan kegiatan pabrik di jaringan Martha Tilaar Group di kawasan Pulogadung, Jakarta.

salon kecantikan, industri kosmetika, sekolah kecantikan, hingga kerajinan tangan bernuansa alami. Ditemui di Gedung Graha Irama, Kuningan, tempat salon kecantikan Martha Tilaar bersejarah berdiri, Martha Tilaar mengakui berbagai urusan bisnis yang dihadapi sekarang ini tidak sesimpel ketika dia memulai bisnis dulu. Kondisi inilah yang membuat anak ketiganya, Wulan Tilaar, kini lebih sering tampil ke publik mewakili MTG. Wanita pendiri MTG yang kini berusia 71 tahun itu memberikan komentar pendek tentang sosok Wulan sebagai calon pemimpin MTG

Online: http://www.pontianakpost.com/ *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000

u Ke Halaman 8 kolom 3

Jawa Pos Group Media


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.