Pontianak Post Eceran Rp. 2.500
P E RT A MA DA N T E RUT A MA DI K AL I M A N T A N B A R A T
Kamis, 4 Juni 2009 M / 10 Jumadil Akhir 1430 H
SELEBRITAS
Tangis Haru Bertemu Dua Balita
Umbar Keseksian MESKI masih belia, Nia Ramadhani tidak segan-segan mengumbar auratnya. Tak tanggungtanggung, Nia tampil seksi di samping kekasihnya, Ardi Bakrie. Tak pelak, fotofoto mereka pun berlalulalang di dunia maya. Di foto itu, Nia memakai penutup dada berwarna hitam, sedangkan bawahannya tidak nampak jelas. Sementara di sampingnya, putra Menko Kesra Aburizal Bakrie itu tidak mengenakan atasan, sehingga memNia Ramadhani perlihatkan perutnya yang sedikit membuncit. Dikonfirmasi mengenai hal ini, keduanya tenang-tenang saja. “Iya, itu memang aku. Menurut aku wajar, itu kan lagi ada acara di pantai di Singapura,” jelas Nia, usai menonton konser Pussycat Dolls di Istora Senayan, Selasa malam (2/6). Ke Halaman 11 kolom 5
Prita Tahanan Kota TANGERANG – Prita Mulyasari tak kuasa menahan tangis haru. Berdasar putusan hakim Pengadilan Negeri Tangerang No 1.269/ PID.B/2009/PN.TNG bertanggal 3 Juni 2009, status Prita berubah menjadi tahanan kota. Dia bisa keluar dari Lapas Wanita Tangerang yang dihuni sejak 13 Mei lalu. Nasib tragis yang menimpa ibu dua anak itu berawal dari e-mail kepada sejumlah sahabat yang ternyata terus beredar di jaringan Facebook. Dalam e-mail tersebut, wanita 32 tahun itu mengeluhkan buruknya pelayanan RS Omni Internasional kepadanya sekitar Agustus tahun lalu. Fariz/Tangselpos Manajemen RS itu tak terima dan menuduh HARU: Prita Mulya Sari meluapkan kegembiraan saat bertemu kedua anaknya, Aeran Ananta Nugroho (3) dan Ranaya Puanita Prita telah mencemarkan nama baik mereka. Nugroho (1).
Ke Halaman 11 kolom 1
Unas Ulang Resmi Ditunda Ragukan Independensi BSNP INDEPENDENSI Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dalam menyelenggarakan ujian nasional (unas) dipertanyakan oleh pakar pendidikan. Sebagai lembaga independen yang ditunjuk untuk menyelenggarakan unas, BSNP dianggap tunduk Ke Halaman 11 kolom 5
Jadwal Ujian Menyusul, Mendiknas Bungkam JAKARTA--Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) merespons serius suara penolakan unas ulang oleh para rektor perguruan tinggi negeri (PTN). Buktinya, kemarin lembaga yang dibentuk Depdiknas itu menunda jadwal ujian ulang bagi SMA dan SMP yang melakukan
kecurangan. Unas ulang bagi sekolah yang siswanya tidak lulus 100 persen itu direncanakan pada 8-12 Juni. SK BSNP bernomor 16/SK-UN/ BSNP/2009 tentang ujian ulang itu juga telah diedarkan ke para kepala dinas pendidikan ’’sekolah bermasalah” tersebut. Menurut Ketua BSNP Prof Eddy Mungin Wibowo, pihaknya masih membahas kembali Ke Halaman 11 kolom 5
Kapal Malaysia 110 Kali Langgar Wilayah Ambalat Indonesia Ajukan Nota Diplomatik
“Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” (An-Nisa’: 103)
11:43 15:08
17:47 19:01 04:16
kebun diamankan ke Mapolres Sanggau bersama 26 batang ganja hampir siap panen. Kapolsek Tayan Hilir IPDA Suparjo kepada Pontianak Post menjelaskan pihaknya sudah cukup lama mengendus keberadaan kebun ganja. Dugaan diperkuat dengan ditemukannya satu paket ganja kering sekitar tiga bulan lalu.
JAKARTA--Pemerintah Indonesia akhirnya tidak bisa lagi membiarkan pelanggaran batas wilayah yang dilakukan kapal perang Malaysia di kawasan Ambalat. Kemarin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menggelar rapat khusus untuk membahas masalah Ambalat. Rapat tersebut diikuti Menko Polhukam WidodoAS, Mensesneg Hatta Rajasa, Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso, KSAD Jenderal Agustadi Sasongko Purnomo, KSAL Laksamana Tedjo Edhie Purdijanto, KSAU Marsekal Soebandrio, Kepala BIN Syamsir Siregar, serta Seskab Sudi Silalahi. Selama 1,5 jam SBY memimpin rapat terbatas tanpa dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla. Usai ratas, KSAL Laksamana Tedjo Edhie Purdijanto mengatakan sudah berulangkali Malaysia melakukan pelanggaran batas wilayah. Terhitung sejak 2007 hingga saat ini, sudah 110 kali kapal Malaysia nyelonong ke kawasan
Ke Halaman 8 kolom 2
Ke Halaman 11 kolom 1
Azwar/Kapuas Post
TANAMAN GANJA: Polisi bersama warga menyaksikan tanaman ganja di Dusun Pulau Tayan Timur, Tayan, Kabupaten Sanggau.
Siapkan Lahan 15 Ha, Tayan Ladang Ganja Polisi Amankan Tersangka dan 26 Pohon Ganja SANGGAU--Lahan seluas 15 Ha yang diduga menjadi pusat ladang ganja ditemukan di Dusun Pulau Tayan Timur, Desa Pulau Tayan Utara, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau pada Selasa (2/6) lalu. Sy (30), pemilik
Kisah Sedih Penderita Komplikasi Penyakit Hyper-IgE yang Langka
Konsentrasi Demam, Tak Sadar Sembilan Hari Tak Kencing Jangan sembarangan menggunakan antibiotik. Juga jangan sepelekan perubahan sekecil apa pun pada kebiasaan tubuh Anda. Misalnya, ketika jumlah air seni Anda berkurang setelah minum sesuatu. Sebab, itulah gejala awal sakitnya Panca (alm).
NANY WIJAYA, Surabaya PANCA tidak bisa disalahkan dalam hal cara dia mengobati gejala flunya. Selain karena dia awam di bidang medis, juga karena puluhan juta orang “bahkan mungkin lebih” di negeri ini juga melakukan hal yang sama. Mengapa banyak orang melakukan cara yang Adi/Nyata salah itu. Jawabnya: mereka tidak tahu. Tidak SEMANGAT: Panca (kanan) bersama manajemen dan tim dokter inti RS Siloam tahu bahwa itu bukan cara yang benar untuk Surabaya (RS SS) yang menanganinya.
mengobati flu. Tidak tahu bahwa itu bukan cara yang benar dalam penggunaan antibiotik. Juga tidak tahu bahwa tubuh pun punya sifat yang sama dengan kita. Artinya, bisa tiba-tiba sensitif terhadap sesuatu yang berasal dari luar tubuh. Seperti juga kita, tubuh pun akan menolak dan menyerang segala sesuatu yang tidak disukainya. Reaksi negatif tubuh terhadap sesuatu yang dari luar itu dalam istilah medis disebut alergi. Reaksi berupa alergi bisa juga terjadi karena sesuatu yang sudah lama akrab dengan kita. Misalnya, debu, makanan, bahkan sinar matahari dan obat-obatan yang sudah biasa kita gunakan. Jenis obat yang paling mudah direaksi negatif oleh tubuh adalah antibiotik. Antara lain, antibiotik dari kelompok ampisilin. Jenis itulah yang selama belasan tahun digunakan anak kelima di antara enam bersaudara itu untuk mengatasi gejala flu dan pileknya.
Online: http://www.pontianakpost.com/ *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000
Ke Halaman 11 kolom 1
Jawa Pos Group Media