97
Pontianak Post
Jumat 5 Maret 2010 M / 19 Rabiul Awal 1431 H
Eceran Rp. 2.500
P E RT A MA DA N T E RUT A MA DI K A L I M A N T A N B A R A T
Mengendus Semakin Maraknya Plagiator Skripsi Mahasiswa
Jalan Pintas Menuju Sarjana, Tak Pernah Tersentuh Hukum Jasa pembuatan skirpsi kini semakin marak. Bermodal Rp2-4 juta seorang mahasiswa tidak perlu repot-repot harus ke perpusatakaan atau bolak balik buka internet. Lemahnya control dosen pembimbing membuat skripsi bodong semakin banyak beredar. Kualitas kesarjanaan pun semakin pudar?
LINA (35), salah seorang sarjana yang baru menyelesaikan studinya, mengaku sengaja meminta bantuan pihak ketiga membuat skripsinya. Alasannya sederhana. Sibuk bekerja. “Saya bekerja sambil kuliah melanjutkan S-1. Saya menyuruh orang saja menyelesaikan skripsinya. Biayanya juga standar,” katanya. Dengan meminta bantuan jasa pembuatan skripsi, mempermudah Lina dalam penyelesaian kuliah. “Buat sripsi itu sulit. Dengan adanya jasa pembuatan skripsi bisa
menjadi tenang, karena tidak disibukan lagi,” tambahnya. Sarjana yang menggunakan jasa pembuatan skripsi bukan hanya dari kalangan yang sudah bekerja namun juga yang benar-benar mahasiswa studi oriented, dengan alasan berbeda-beda. Ada yang malas dan ada pula tidak mengerti cara pembuatan skripsi. Sar (22), sarjanawati yang
baru diwisuda Sabtu (27/2) lalu, mengatakan keterbelakangan kurangnya penegetahuan pembuatan skripsi memaksanya menggunakan jasa pihak ketiga. Alasan lain ialah malas. Dengan begitu dia tidak perlu susahsusah lagi. “Saya menggunakan jasa pembuatan skripsi, karena malas dan belum memahami caranya. Na-
mun tidak semua skripsi dia (pihak ketiga, red) yang mengerjakan. Penelitiannya saya sendiri yang melaksanakannya ke lapangan,” ceritanya. Jasa pembuatan skripsi, dalam mempromosikan bisnisnya menggunakan beberapa cara. Salah satunya menyebarkan famplet-famplet yang bertuliskan menerima pengetikan skripsi dan makalah. Namun dibalik jasa itu sebenarnya ada yang memang mengerjakan skripsi dan pengetikan. Ke Halaman 7 kolom 5
Posisi Boediono Aman Ketua MK: Pemakzulan Mustahil PONTIANAK—Meski sebagian besar wakil rakyat di Senayan memutuskan ada penyimpangan pada bailout Bank Century, namun tak serta merta menjadi posisi Wakil Presiden Boediono terancam. Hal tersebut dikemukakan Syarif Abdullah Alkadrie,
staf pengajar hukum Universitas Panca Bhakti (UPB) Pontianak. “Posisi Boediono tetap aman, bahkan Menteri Keuangan Sri Mulyani juga sama, jika Presiden masih tetap bersikukuh untuk mempertahankan Ke Halaman 7 kolom 1
Mustafa Ramli/Jawa Pos
RATU PANSUS: Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Mensekneg, Sudi Silalahi serta Menko Ekuin, Hatta Rajasa, saling bercanda sebelum Pidato Presiden SBY, dimulai tadi malam di Istana Merdeka.
Fraksi PPP Tak Berbalik Arah PONTIANAK--Anggota Fraksi PPP DPR-RI dari daerah pemilihan Kalbar Usman Ja’far menegaskan pihaknya bukan berbalik arah dalam menentukan sikap terkait kasus bailout Century. “Bukan berbalik arah. Mungkin karena kami menentukan sikap saat detik-detik terakhir. Opini yang terbentuk jadinya seperti itu,” Ke Halaman 7 kolom 5
GROW WITH CHARACTER
Proyek Pertama di Jakarta KEHADIRAN MarkPlus Strategic Forum yang menyelenggarakan pertemuan bulanan di Mercantile Athletic Club Jakarta merupakan billboard. Waktu itu, saya hanya berpikir sederhana. Seperti yang sudah terjadi di Surabaya, forum akan menunjukkan eksistensi MarkPlus di suatu kota. Bukankah billboard memang lambang eksistensi suatu brand di sebuah kota? Karena itu pula, banyak perusahaan berebut lokasi Hermawan Kartajaya billboard di pusat kota atau di dekat Bandara. Begitu juga seharusnya fungsi forum di Jakarta, Bukti eksistensi MarkPlus di Jakarta. Walaupun kantor merangkap tempat tinggal saya berada di sebuah ruko di Duta Merlin. Lantai empat untuk tempat tinggal saya, Ke Halaman 7 kolom 1
SBY: Jangan Pidanakan Kebijakan JAKARTA--Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tetap yakin bahwa kebijakan bailout Bank Century adalah pilihan tepat. Penanggung jawab serta pengambil keputusan telah mengambil keputusan tanpa ada benturan kepentingan atau niat jahat, termasuk suap dan korupsi, dan hanya untuk menyelamatkan perekonomian nasional. Sehingga menurut presiden, kebijakan tersebut tidak bisa dipersalahkan dan dipidanakan. Ke Halaman 6 kolom 1
Immanuel Berjaya ke Final Petrus Siap Ulang Sukses, SMAN 7 Pembuktian Diri PONTIANAK--Sukses yang diraih tim putri SMK Immanuel 1 atas SMAN 1 Pontianak, diikuti juga oleh tim putranya. Kemarin, tim putra SMK Immanuel 1 Pontianak menundukkan tim putra SMA Tar-
una Bumi Khatulistiwa. Tak tanggung-tanggung, Immanuel meraih kemenangan besar pada partai semifinal tersebut. Mereka mengkandaskan ambisi SMA Taruna dengan skor telak 60: 9. “Event Honda DBL ini sudah diimpi-impikan oleh semua sekolah untuk mendapatkan gelar juara. Jadi siapa yang rajin dan giat berlatih dengan sungguh-sungguh maka Ke Halaman 7 kolom 5
Bearing/Pontianak Post
HISTERIS: Supporter SMA Negeri 1 Pontianak habis-habisan mendukung timnya. Ambisi tim LQL PHODMX NH ¿QDO NDQGDV ROHK 60$ 1HJHUL 3RQWLDQDN
100 Tahun SHARP; Komitmen Ramah Lingkungan, Sadar Kesehatan dan Hemat Energi
SHARP Menuju Eco-Positive Company PT Sharp Electronics Indonesia menggelar Sharp Environmental Forum, bertepatan dengan Eco-Product International Fair. Forum ini dihadiri oleh para pembicara dari Sharp Corporation dan tamu-tamu undangan yaitu rekanrekan mahasiswa, media massa, rekanrekan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) lokal maupun internasional.
ECO-PRODUCT International Fair 2010 itu berlangsung 4-7 Maret 2010 yang akan menampilkan semua hal yang berkaitan dengan lingkungan, mulai dari
teknologi lingkungan terkini sampai dengan produk-produk, peralatan, sistem dan juga pelayanan seputar lingkungan. Forum dibuka Presiden Direk-
tur PT SHARP Electronics Indonesia Fumihiro Irie yang memberikan sambutan kepada peserta forum. Dilanjutkan presentasi dari Noboru Fujimoto,
International Sales & Marketing Group Deputy General Manager Asian & African Operations. Mr Fujimoto memberikan garis besar mengenai perkembangan SHARP dari tahun ke tahun. Pada 1912 Tokuji Hayakawa pendiri SHARP memulai bisnisnya di bidang logam, selanjutnya pada 1915 Hayakawa mengembangkan bisnisnya membuat pensil mekanik dan diberi nama Ever-Ready Sharp Pencil yang menjadi cikal bakal nama perusahaan yaitu SHARP. SHARP terus menerus secara konsisten menghasilkan produkproduk yang berguna, mudah digunakan, dan hadir dengan
Online: http://www.pontianakpost.com/ *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000
Ke Halaman 7 kolom 1
Jawa Pos Group Media