Pontianak Post Jumat, 5 Juni 2009 M / 11 Jumadil Akhir 1430 H
SELEBRITAS
Tewas Bunuh Diri BANGKOK – Aktor David Carradine, bintang film Kung Fu yang melesat pada 1970-an, tewas di Bangkok, Thailand. Laporan sementara menyebutkan, salah seorang pemain film Kill Bill bagian dua itu ditemukan tergantung di kamar hotelnya. Diyakini, aktor 72 tahun tersebut bunuh diri. Juru Bicara Kedutaan Amerika Serikat untuk Thailand Michael Turner memastikan kabar kematian Carradine. Turner mengaDavid Carradine takan, kedutaan diberi informasi otoritas Thailand bahwa Carradine mengembuskan napas terakhir pada Rabu malam atau Kamis pagi. ’’Saya tidak bisa memberikan keterangan lebih lanjut atas permintaan keluarga,’’ kata Turner seperti dikutip Associated Press tadi malam. Di situs harian Thailand The Nation, yang
Eceran Rp. 2.500
P E RT A MA DA N T E RUT A MA DI K AL I M A N T A N B A R A T
Lima Ribu Siswa Ujian Ulang Siasati Aturan POS, Ganti Istilah Unas JAKARTA - Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) kemarin merilis hasil verifikasi ujian nasional (unas) yang mengejutkan. Sebanyak 5.000 siswa dijadwalkan mengikuti ujian ulang. Ribuan siswa itu
berasal dari 34 SMA dan 19 SMP yang bermasalah saat unas. Sebelumnya, BSNP melaporkan bahwa 33 SMA dan 4 SMP telah berbuat curang. Dengan demikian, ada penambahan jumlah sekolah (1 SMA, 15 SMP) dan siswa yang bermasalah (selengkapnya lihat grafis). Hasil verifikasi unas itu kemarin Lima
BPOM Cekal Puluhan Merek Obat Tradisional
JAKARTA--Badan pengawas obat dan makanan (BPOM) menarik 60 jenis obat tradisional dan suplemen makanan yang mengandung bahan kimia obat (BKO). Penarikan puluhan obat berbahaya itu dilakukan setelah melalui uji labora Ke Halaman 11 kolom 1 torium pada Juni 2008 hingga Mei 2009. Kepala BPOM Husniah Rubiana Thamrin Akib mengatakan, pihaknya telah memerintahkan BPOM di seluruh Indonesia memusnahkan produk obat tradisional dan suplemen makanan yang beredar di masyarakat tersebut.
Mengandung Bahan Kimia, Termasuk Obat Pelangsing
Ke Halaman 8 kolom 1
Ke Halaman 11 kolom 5
Muhammad Iqbal/Satelit News
TRAUMA: Prita Mulyasari yang didakwa mencemarkan nama Rumah Sakit Omni Internasional Tangerang, Kamis (4/6), menghadiri sidang pertamanya di PN Tangerang.
Prita Trauma Hadiri Sidang “Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” (An-Nisa’: 103)
11:43 15:08
17:47 19:01 04:16
JAKARTA--’’Saya masih takut dan gemetar datang ke pengadilan karena pengalaman saya salama 21 hari dipenjara,’’kata Prita Mulyasari, ibu muda yang dijebloskan ke tahanan karena dianggap melanggar UU No 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), kemarin. Pernyataan itu dia sampaikan setelah menjalani sidang kasusnya di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Jl TMP Taruna. Sidang kasus Prita itu menarik perhatian
banyak orang karena memang sedang menjadi sorotan publik, termasuk para tokoh nasional. Karena itu, sidang yang dimulai pukul 10.00 itu dijaga ketat aparat yang melibatkan 50 personel dari Polres Metro Tangerang. Seperti diketahui, kasus yang menimpa Prita berawal ketika dia menderita sakit dengan gejala panas, meriang, dan mual pada 7 Agustus 2008 malam. Sekitar pukul 20.30, dia diantar sang suami ke UGD RS Omni
Internasional. Berdasar hasil pengecekan di laboratorium, terdapat 27 ribu trombosit sehingga dia dianggap terkena demam berdarah. Saat itu juga dia rawat inap. Paginya, dokter merevisi bahwa trombositnya 181 ribu. Penyakitnya tetap demam berdarah. Tapi, setelah perawatan, bukannya sembuh, kondisinya bertambah parah. Karena itu, setelah dirawat inap kurang lebih empat Ke Halaman 11 kolom 1
Pemilik Ladang Ganja Bertambah Waspadai Peredaran Narkoba Jalur Sungai SANGGAU—Tersangka pemilik ladang ganja di Desa Pulau Tayan Utara, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau bertambah. Tersangka Sl (27), pasrah saat tangannya diborgol petugas dari Polsek Tayan Hilir di rumahnya, Kamis (4/6) pukul 12.00 WIB. Penangkapan Sl merupakan pengembangan dari pemeriksaan Sy (30), tersangka yang telah diamankan sebelumnya. “Dari penyelidikan kami, ternyata tiga dari 26 pohon yang kita temu-
kan merupakan kepunyaan Sl,” ujar Kapolsek Tayan Hilir, IPDA Suparjo kepada Pontianak Post, kemarin. Dengan bukti yang kuat, Sl langsung dijadikan tersangka. Ia turut membantu Sy merawat ladang ganja. “Dengan pertimbangan inilah akhirnya Sl dijemput saat sedang tidur-tiduran dirumahnya,” tegas kapolsek. Menurut pengakuan Sl, dia sudah membantu Sy semenjak penanaman pertama. Ia bertugas menggantikan Sy menyiram tanaman, terutama jika Sy pergi keluar daerah. “Tapi ndak setiap hari bang, kadang-kadang
As/Kapuas Post
Ke Halaman 11 kolom 5
PEMILIK GANJA: Tersangka Sl.
Buka Lembaran Baru AS-Muslim KAIRO - Diplomasi Presiden AS Barack Hussein Obama untuk merangkul dunia muslim terus berlanjut. Setelah berkunjung ke Arab Saudi Rabu lalu (3/6), presiden AS berkulit hitam pertama itu kemarin melawat ke Mesir. Di Negeri Piramid tersebut, Obama melakukan serangkaian kegiatan, antara lain, bertemu Presiden Mesir Hosni Mubarak, berkunjung ke Masjid Sultan Hassan yang telah berusia 600 tahun, melancong ke piramid besar di Giza, dan berpidato di Obama Universitas Kairo. Di antara sekian banyak agenda di Mesir itu, pidato Obama di Universitas Kairo dinilai banyak kalangan paling bersejarah. Di hadapan 1.000 undangan dan jutaan pasang mata yang
Presiden Obama Serukan dari Mesir
Ke Halaman 8 kolom 5
Kisah Sedih Penderita Komplikasi Penyakit Hyper-IgE yang Langka
Kencing Normal, tapi Racun Tidak Ikut Terbuang Sejak hemodialisis (cuci darah) yang ketiga, kondisi Panca terus merosot. Bahkan, dia beberapa kali memasuki masa kritis. Seburuk itukah dampak alergi? Atau justru karena didialisis itu, lantas keadaan Panca menjadi semakin buruk?
NANY WIJAYA, Surabaya DALAM keadaan normal dan sehat, orang buang air seni atau kencing enam sampai delapan kali sehari. Air seni yang kita keluarkan dalam 24 jam berkisar 1,5 sampai 2 liter. Atau 250 sampai 300 cc tiap kali kencing. Fungsi kencing pada dasarnya sama dengan Hendra/Jawa Pos buang air besar, yakni membuang zat-zat PERIKSA DARAH: Panca ketika diperiksa darah untuk mengetahui gula darahnya sampah sisa metabolisme yang tidak lagi di RS Siloam Surabaya.
dibutuhkan tubuh. Jika tidak dibuang, sampahsampah itu akan berubah menjadi racun yang sangat berbahaya bagi tubuh. Jadi, bisa dibayangkan betapa banyak racun yang beredar di tubuh Panca setelah tidak kencing sembilan hari itu. Jika tidak segera dikeluarkan dari tubuh, racun-racun tersebut akan mengganggu fungsi organ-organ penting dan, pada akhirnya, mematikan. Untuk menghilangkannya, hanya ada satu cara: cuci darah atau hemodialisis. Itulah sebenarnya tujuan dokter di rumah sakit (sebelum Siloam) mencuci darah Panca. Sayang, maksud tersebut tidak dikomunikasikan dengan baik. Lebih dari itu, juga tidak dievaluasi hasilnya. Untung saja, begitu tiba di RS Siloam Surabaya, evaluasi secara total segera dilakukan. Antara lain pemeriksaan kadar BUN (garam dan urea dalam darah) serta kreatinin dalam darahnya. Pemeriksaan itu biasa dilakukan
Online: http://www.pontianakpost.com/ *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000
Ke Halaman 11 kolom 5
Jawa Pos Group Media