Pontianak Post

Page 1

Pontianak Post

Rabu 5 Agustus 2009 M / 14 Syaban 1430 H

SELEBRITAS

Istri Sempat Shock PRIMUS Yustisio akhirnya bisa menarik napas lega. Sikap Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang enggan merevisi daftar caleg terpilih telah menyelamatkan nasib caleg dari Partai Amanat Nasional (PAN) yang maju dari dapil Jabar IX (Subang, Majalengka, dan Sumedang) tersebut. Pria kelahiran 17 Agustus 1977 itu bisa terus melangkah sebagai wakil rakyat di Senayan. ’’Saya sebenarnya sudah pasrah saja. Apa pun yang terjadi, saya harus siap. Ini risiko dalam berpolitik,’’ kata Primus di Jakarta (3/8). Primus Yustisio Dia menuturkan, istrinya, Jihan Fahira, sebenarnya sempat shock saat mengetahui kabar di sejumlah media massa tentang

P e rt a ma da n T e rut a ma di K al i m a n t a n B a r a t

Eceran Rp. 2.500

Antasari Cokot Pimpinan KPK

Lewat Pengakuan Tulisan Tangan 14 Halaman

JAKARTA – Ketua KPK (nonaktif) Antasari Azhar tidak ingin sendirian menghadapi kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen. Mantan jaksa itu berusaha ’’mencokot’’para pimpinan lembaga superbodi tersebut. Bahkan, polisi mengatakan

bahwa Antasari telah mengembangkan kasus pembunuhan itu dengan laporan korupsi di KPK. ’’Kami sebatas menerima laporan. Itu murni inisiatif yang bersangkutan (Antasari, Red),’’kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombespol Chrysnandha Dwi Laksana kemarin. Laporan itu, tambah dia, terkait dugaan korupsi yang dilakukan beberapa anggota KPK dalam kasus korupsi Masaro dengan tersangka Anggoro Wijoyo. Ang-

goro sendiri sekarang dalam status buron. ’’Kami menindaklanjuti laporan itu dengan proporsional,’’ ujarnya. Dalam laporan 14 halaman kuarto itu, Antasari menyebutkan adanya ’’main mata’’ antara Anggoro dan para pimpinan KPK yang lain. Tujuannya agar Anggoro tidak dijadikan tersangka dan bisa bebas melarikan diri ke luar negeri. Lewat tulisan tangan itu, Antasari terang-terangan mengungkapkan adanya dugaan suap yang menimpa pimpinan KPK.

Suap tersebut terkait penanganan dugaan korupsi pengadaan Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT) yang melibatkan Direktur PT Masaro Anggoro Wijoyo. Dalam pengakuan Antasari itu, utusan Anggoro melaporkan telah mengalirkan sejumlah dana kepada pimpinan KPK untuk mengamankan kasus itu. Laporan yang ditulis di kertas kekuningkuningan tersebut juga ditandatangani Antasari. Tersangka otak pembunuhan u Ke Halaman 8 kolom 1

u Ke Halaman 8 kolom 6

KECELAKAAN

Evakuasi Pesawat Merpati Terhambat Cuaca Buruk JAYAPURA – Setelah hilang Minggu (2/8) lalu, pesawat Twin Otter milik maskapai penerbangan Merpati Nusantara Airlines ditemukan kemarin (4/8). Pesawat dengan nomor penerbangan MZ 960 D dan lambung PK-NVC tersebut ditemukan di Pegunungan Bintang. Lokasi jatuhnya pesawat sekitar 3 nautical mile (5,55 km) dari kampung Ampisibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, atau 20 nautical miles (sekitar 37 km) dari Oksibil. Berdasar informasi yang diperoleh Cendrawasih Pos (Jawa Pos Group), penemuan itu berawal dari laporan u Ke Halaman 11 kolom 1

“Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktu­nya atas orang-orang yang ber­ iman.” (An-Nisa’: 103)

11:51 15:13

17:55 19:06 04:27

Toni Suhartono/Indopos

KENANGAN: Mbah Surip bersama sejumlah penyanyi dan pencipta lagu yang tergabung dalam Forum Pemuda Perjuangan Anti Pembajakan Musik Indonesia saat menggelar aksi jalanan di Bundaran HI, Jakarta. Mbah Surip alias Urip Ariyanto kemarin telah meninggal dunia.

Minta Dikuburkan di Rumah Rendra

Sesaat Sebelum Meninggal, Telepon Bilang Baik-baik

Biar Tidak Dipindah ke Mana-Mana

KEMATIAN mendadak Mbah Surip mengejutkan keluarganya di Kelurahan Magersari, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Isak tangis keluarga dekat dan kerabat pecah setelah mendengar kabar wafatnya putra ke-4 dari 7 bersaudara almarhum pasangan Sukoco dan Rasminah kemarin. Pasalnya, sebelumnya, hanya berselang sekitar satu setengah jam, pihak keluarga mendengar bahwa Mbah Surip dalam keadaan sehat. Kabar itu disampaikanVarid, anak kedua u Ke Halaman 11 kolom 5

JAKARTA – Penyanyi fenomenal Mbah Surip tutup usia. Pemilik nama lengkap Urip Ariyanto bin Soekotjo itu mengembuskan napas terakhir u Ke Hal 11 kolom 1

RAKA DENNY / JAWA POS

I Love You Full: Mbah Surip.

Penyebaran Flu Babi Makin Tak Terkendali

Kurs Rupiah Tertinggi dalam Sepuluh Bulan

PONTIANAK--Penyebaran flu babi semakin tak terkendali. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) Depkes melaporkan kasus baru pasien influenza A atau H1N1 (flu babi) terus bertambah. Hingga kemarin (4/8), terdapat 58 kasus baru. Mereka terdiri atas 36 pasien laki-laki dan 22 perempuan. Pasien baru flu babi tersebut berasal dari sembilan provinsi.Yaitu, Bali (dua kasus), Banten (8), Shando/Pontianak POst DKI Jakarta (4), Jawa Timur (16), Kalimantan SUSPECT H1N1: Dua perawat yang bertugas di Kantor KesBarat (1), Kalimantan Selatan (10), Kalimantan ehatan Pelabuhan Entikong saat menjalani perawatan di RSUD

JAKARTA - Derasnya aliran dana asing di pasar finansial membuat nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus menguat. Kurs tengah Bank Indonesia (BI) kemarin menunjukkan rupiah bertengger di posisi Rp 9.850 per USD. Angka sebesar itu adalah yang tertinggi dalam sepuluh bulan terakhir.Apresiasi rupiah diprediksi berlanjut hingga mencapai level sebelum krisis, yakni Rp 9.300–Rp 9.600 per USD. Pengamat pasar uang Farial Anwar mengatakan, dalam beberapa waktu terakhir uang panas (hot money) memang membanjir ke tanah air. ’’Uang panas itu masuk lewat pasar saham sehingga mendongkrak kurs rupiah. Indeks harga saham gabungan (IHSG) terus menguat, namun fundamental maupun kinerja emiten belum naik signifikan,’’ papar Farial di Jakarta kemarin (4/8).

Kalbar Tambah Dua Suspect H1N1

u Ke Halaman 11 kolom 1

Soedarso, Pontianak.

u Ke Halaman 11 kolom 5

Kesaksian Kerabat Dekat Mbah Surip dari Kampung Halaman di Mojokerto

Beri Nama-nama Anak, Huruf Depan Terinspirasi TVRI Juli lalu Mbah Surip pulang kampung ke Mojokerto. Kedatangannya dielu-elukan saudara-saudaranya serta para tetangga. Mereka sangat bangga dengan sosok penyanyi nyentrik bernama lengkap Urip Ahmad Ariyanto itu. Tapi, ada beberapa janji Mbah Surip yang belum terwujud.

ABI MUKHLISIN, Mojokerto PULUHAN orang kemarin siang memadati gang kecil dan buntu di Kelurahan/Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Mereka bergerombol di

depan rumah kecil (kira-kira seukuran tipe 36). Itulah rumah Mbah Surip. Di antara kerumunan orang-orang tersebut, terlihat Senen dan Semiati. Mereka adalah saudara tua Mbah Surip. Siang itu keduanya tampak sibuk menerima ucapan belasungkawa dari para pelayat yang datang silih berganti. Kebanyakan pelayat yang datang adalah tetangga sekitar rumah Mbah Surip. Di antara mereka bahkan beberapa ibu yang terlihat menangis. Suasana bertambah haru ketika tiba-tiba muncul seorang perempuan berjilbab. Dia datang tergopohgopoh sambil menangis. Dengan menenteng tas hitam dan berseragam PNS (pegawai negeri sipil), perempuan itu langsung masuk ke rumah Mbah Surip. Dia adalah Suharti, adik Mbah Surip yang sekarang menjadi guru SD Terusan III Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Tangisnya menjadi-jadi ketika berpelukan dengan RADAR MOJOKERTO KAKAK MBAH SURIP: Mbah Senen (tengah) didampingi Suharti dan para tetangga. Sambil berpelukan, dia berbisik meminta Semiati membawa ijazah adik (Mbah Surip) di kampungnya, Magersari, maaf untuk kakaknya yang meninggal mendadak itu. Mojokerto, kemarin.

Online: http://www.pontianakpost.com/ *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000

u Ke Halaman 11 kolom 1

Jawa Pos Group Media


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.