05 Oktober 2008

Page 1

Pontianak Post Minggu, 5 Oktober 2008 M / 5 Syawal 1429 H

SELEBRITI Rindu Keributan Hari Pertama SEJAK menikah dua tahun silam, nama Siti Nurhaliza mulai jarang terdengar. Penyanyi asal Malaysia yang cukup populer di Indonesia itu lebih berkonsentrasi mengurus rumah tangga dan perusahaan rekamannya. Meski demikian, berita tentang Siti tetap menarik untuk diikuti. Seperti kisah Lebaran yang dia ceritakan kepada surat kabar News Strait Times. Keributan di Kuala Lipis. Itulah jawaban Siti ketika ditanya apa yang paling dirindukan dari Lebaran. Keributan yang dimaksud tentu saja buSiti Nurhaliza kan bentrokan atau semacamnya. Melainkan, kesibukan Siti dan keluarga saat meladeni ribuan tamu yang datang di kampung halamannya di kawasan Kuala Lipis, Negara Bagian Pahang, Malaysia. “Menyenangkan rasanya melihat banyak tamu yang datang ke rumah orang tua saya pukul 8 pagi. Mereka datang berombongan naik bus dan taksi,” tutur Siti lantas tersenyum. Tamu yang dimaksud perempuan pemilik hit Bukan Cinta Biasa tersebut adalah fans Siti dari berbagai kalangan. Mereka selalu membanjiri open house yang dilangsungkan oleh keluarga Siti setiap hari pertama Idul Fitri. Tidak sedikit yang datang dari negara bagian lain.

P E RTA M A D A N T E R U TA M A D I K A L I M A N TA N B A R AT

Eceran Pontianak Rp.2.500

Bailout Diteken, Kabinet Gelar Rapat Mendadak (sekitar Rp 6.440 triliun). Bush langsung meneken RUU paket penyelamatan krisis finansial itu begitu DPR AS memberi lampu hijau lewat voting 263-171 pada Jumat (3/10).

JAKARTA – Setelah melalui perdebatan panjang dan melelahkan selama dua pekan, Presiden AS George W. Bush akhirnya meneken RUU pengucuran dana talangan (bailout) senilai USD 700 miliar

Bush berharap, setelah kebijakan itu ditandatangani, pasar finansial segera tenang. Meski begitu, dia mengaku perekonomian AS masih butuh waktu untuk bisa mencerna ◆ Ke Halaman 11 kolom 1

Reuters

TEKEN: Presiden Bush meneken RUU pengucuran dana talangan senilai USD 700 m setelah mendapat persetujuan parlemen.

◆ Ke Halaman 11 kolom 1

11:33

14:41

17:37

18:45

04:12

SOSOK Posisi Ketua MA Aman JAKARTA ––Ketua Mahkamah Agung (MA) Bagir Manan memasuki masa pensiun Senin (6/10) besok. Sesuai dengan undangundang MA lama, seharusnya Bagir sudah tidak boleh berkantor di gedung MA karena berusia 67 tahun. Namun, peluang Bagir menikmati lebih lama lagi jabatannya tetap terbuka. Bagir masih didukung mayoritas anggota DPR yang setuju perpanjangan usia hakim agung 70 tahun. Rencananya, DPR menggelar Rapat ParipurBagir Manan na RUU MA pada 6 Oktober. Mayoritas fraksi di DPR, rupanya, akan menyetujui pengesahan UU MA itu. Artinya, para hakim agung yang sudah memasuki masa pensiun, 65 tahun, tetap akan bekerja hingga usia 70 tahun. Bagaimana jika rapat paripurna gagal digelar atau deadlock? ◆ Ke Halaman 11 kolom 5

NASIONAL Lari dari Majikan, TKI Tewas di Mesir JAKARTA—Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Cirebon, Jawa Barat, Suwin Satimah binti Takhiyat, tewas terjatuh dari lantai 8 sebuah apartemen di Nasr City, Mesir. Satimah diduga terjatuh saat hendak melarikan diri dari majikannya yang merupakan pejabat instansi pemerintah Mesir. Juru Bicara Departemen Luar Negeri Teuku Faizasyah mengonfirmasikan kebenaran informasi tersebut. “Pihak Departemen Luar Negeri telah mengirimkan nota kepada Kemlu (Kementrian Luar Negeri) setempat agar segera menyelidiki dan menjelaskan penyebab kematian yang bersangkutan,” ◆ Ke Halaman 11 kolom 5

Reuters/Dadang Tri

KEMBALI KE JAKARTA: Setelah H+3 lebaran, Jakarta kembali ramai oleh pemudik. Seperti terlihat di Stasiun Pasar Senen, Jakarta. Stasiun ini kembali diramaikan arus balik pemudik yang berasal dari Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Hari Ini Puncak Arus Balik Mudik CIREBON – Memasuki H +3 atau sehari menjelang berakhirnya cuti bersama Lebaran, arus balik di jalur pantai utara (pantura) naik signifikan. Ribuan pemudik dari

Jawa Timur dan Jawa Tengah yang hendak menuju ibu kota terlihat menjejali ruas jalan. Dari pantauan Radar Cirebon (Jawa Pos Group), iring-iringan

dipecah saat pemudik memasuki pertigaan Kanci. Pengendara roda empat diarahkan masuk ke tol Palikanci. Sedangkan pengendara sepeda motor diarahkan ke dalam

Kota Cirebon lalu menuju Karangampel, Indramayu. Dari pintu tol Palimanan, sejak pukul 14.00 hingga 16.00,

Korban Tewas dalam Arus Mudik JAKARTA – Jumlah nyawa yang melayang sia-sia di jalanan terus bertambah. Hingga tadi malam, berdasar data Pusat Komando Operasi Ketupat 2008 Mabes Polri, total korban meninggal dunia mencapai 427 orang. Itu berarti meningkat sekitar 67 orang dari data sehari sebelumnya, yakni JPNN Photo SIAP MATI: Amrozi, Ali Ghufron alias Mukhlas dan Imam Samudra tak mengkhawatirkan vonis mati 360 orang meninggal. “Angka itu berasal dari jumlah yang segera mereka jalani. kejadian kecelakaan lalu lintas

Wawancara Khusus dengan Trio Bom Bali I

◆ Ke Halaman 11 kolom 5

sebanyak 970 kasus,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Abubakar Nataprawira di Mabes Polri kemarin (4/10). Selain korban meninggal, rekapitulasi data Operasi Ketupat 2008 mencatat, korban luka berat 524 orang dan luka ringan 884 orang. Jenderal dengan dua bintang di pundak itu menjelaskan, jumlah kasus kecelakaan lalu lintas tersebut melibatkan 1.258 unit kendaraan bermotor, yang didominasi sepeda motor 836 unit. Sisanya terbagi atas mobil penumpang ◆ Ke Halaman 11 kolom 5

Warning Australia, Tak Punya Firasat Lebaran Terakhir TRIO terpidana mati bom Bali I, Amrozi, Imam Samudra, dan Ali Ghufron alias Mukhlas, mengaku tak gentar pada hukuman mati. Mereka juga tak yakin akan benarbenar dieksekusi tahun ini seperti yang dijanjikan Kejaksaan Agung. Berikut wawancara khusus wartawan Jawa Pos Group Farouk

Arnaz, bergantian dengan CNN dan SCTV, di Lapas Batu Nusakambangan. Wawancara dilakukan pada hari pertama Lebaran (Rabu, 1 Oktober), usai salat id. Bagaimana kabarnya? Amrozi (A): Semakin baik, semakin gemuk, senantiasa gembira, dan

kalau ada kesempatan mau nikah lagi. Jatah saya kan empat, ini baru dua. Semua baik-baik saja. Cuma bedanya, di sini tidak boleh kumpul dengan (kedua) istri saya –Siti Khoiriyah dan Rohmah. Di dalam sini juga tidak ada yang pernah sakit. Alhamdulillah. Puasa Daud juga ◆ Ke Halaman 11 kolom 1

Mengunjungi Situs yang Menjadi Legenda Islam di Turki

Festival Tahunan untuk Kenang Penunggang Keledai yang Lucu Selain punya Jalaluddin Rumi, Konya juga punya Nasruddin Hoja, sosok sufi lain yang tidak kalah nyentrik. Berkat sikap humorisnya, Hoja memperoleh penghargaan dari lembaga pendidikan dan kebudayaan PBB (UNESCO) sebagai tokoh yang ikut memperkaya khazanah kemanusiaan di dunia. Rohman Budijanto, Aksehir, Turki

NASRUDDIN Hoja kerap membual. Sufi yang menempuh jalan humor itu mengatakan bisa memanggil apa saja. Online: http://www.pontianakpost.com/

kendaraan roda dua dan roda empat ramai memasuki Losari, Cirebon. Kendaraan masih didominasi pemudik yang menggunakan sepeda motor. Arus lalu lintas

Sehari Bertambah 67 Orang

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

“Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” (An-Nisa’: 103)

Tetangganya yang penasaran pun lantas mengujinya. ‘’Coba panggil gunung itu,’’ kata tetangganya mengetes. Dengan yakin, Nasruddin memanggil gunung di kejauhan. Tentu saja tak kan datang gunung dipanggil. Tetangganya pun mulai mencibir. ‘’Tunggu dulu. Aku orang yang rendah hati,’’ kata Hoja. ‘’Kalau gunung itu tak mau datang, aku bersedia datang ke sana.’’ Itulah salah satu di antara ratusan fragmen kisah Nasrettin Hoca, begitu orang Turki menyebutnya. Tokoh nyentrik itu diperkirakan hidup pada abad ke13. Hoja lahir di Desa Hortu, Sivrihisar, Kota Eskisehir, barat laut Turki. Hoja kemudian pindah sekitar 200 kilometer ke selatan dan tinggal di Aksehir, Turki. Dari ibu kota Turki, Ankara, kota itu berada di selatan kira-kira lima jam perjalanan. Disebut pula dia kemudian tinggal di Konya yang kini jadi ibu kota provinsi yang melingkupi Aksehir juga. FOTO E-TURKEY NET Untuk mencapai Aksehir, yang arti harfiahnya kota BANYOLAN ABADI: Patung Nasruddin Hoja di Aksehir, Konya. (Kanan) Hoja di relief, jamuan makan yang berwarna satir.

◆ Ke Halaman 9 kolom 1

*Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000 Jawa Pos Group Media


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.