Pontianak Post
Jumat, 6 Februari 2009 M / 10 Shafar 1430 H
P e rt a ma da n T e rut a ma di K al i m a n t a n B a r a t
SELEBRITI
RI Negara Pertama Dikunjungi Hillary
Anak Sudah Minta Adik SEPERTI kebanyakan orang Jawa, Wulan Guritno masih percaya hitung-hitungan hari baik. Termasuk, untuk menentukan tanggal pernikahan dengan Adilla Dimitri yang direncanakan dalam waktu dekat ini. Wulan belum bisa menyebutkan tanggal dan hari yang sudah disepakati itu. Yang pasti, kalau sudah benar-benar ketemu, dia akan mengumumkannya. ”Aku tuh orang Jawa, pastinya ada tanggal dan bulan baik,” ucap janda kelaWulan Guritno hiran London, 14 April 1980 itu saat ditemui di Plasa Indonesia belum lama ini. u Ke Halaman 11 kolom 1
TAMU ASING PERTAMA: Wapres Jusuf Kalla saat diterima Wapres AS Joe Biden, kemarin.
Set Wapres
JAKARTA--Indonesia pantas berharap banyak terhadap hubungan diplomasinya dengan Amerika Serikat. Setelah Wapres Jusuf Kalla menjadi tamu pertama bagi Wapres Joe Biden, kini giliran Menlu Hillary Clinton yang bakal mengawali kunjungan ke tanah air. Informasinya, aplikasi visa ke Indonesia dikirimkan staf Hillary Clinton ke KBRI di Jalan Massachusetts, Washington D.C., hanya beberapa saat setelah dilantik dan disumpah oleh Wapres Joe Biden menjadi MenluAS menggantikan Condoleezza Rice. Kunjungan tersebut rencananya dilakukan pada negara-negara diAsia. Namun, Indonesia merupakan negara pertama akan dikunjungi. Rencana kunjungan Hillary itu kemarin disampaikan Mensesneg Hatta Radjasa. Dia menilai wajar bahwa Indonesia ditempatkan sebagai salah satu negara yang akan dikunjungi Menlu AS tersebut. ”Waktu pidato di depan senat beberapa waktu lalu, dia (Hillary) sudah menyinggung peran penting Indonesia sebagai salah satu negara yang mampu mengatasi dampak krisis finansial global,” ujarnya di Jakarta kemarin (5/2). ”Indonesia masuk dalam radar negara-negara besar yang patut diperhitungkan,” sambungnya. u Ke Halaman 11 kolom 5
Wanita Pimpin Pertamina Duet Karen-Omar Gantikan Ari-Iin
KRISIS GLOBAL
Batasi Gaji CEO Wall Street WASHINGTON – Presiden AS Barack Obama membuat terobosan dramatis pada hari ke-16 pemerintahannya kemarin. Jengkel dengan kelakuan para petinggi korporat di Wall Street yang bergelimang bonus di tengah krisis ekonomi yang memburuk, Obama menetapkan aturan yang membatasi gaji eksekutif senior perusahaan yang menerima dana talangan (bailout) pemerintah maksimal USD 500.000 Barack Obama
u Ke Halaman 11 kolom 5
“Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang ber iman.” (An-Nisa’: 103)
mengatakan, diangkatnya Karen dan Omar merupakan upaya penyegaran di perseroan untuk mengejar misi menjadi perusahaan migas kelas dunia (world class company). ’’Ini beban yang sangat besar,’’ ujar Sofyan saat pelantikan di Kantor Kementerian BUMN kemarin (5/2). Terpilihnya Karen juga menutup episode bursa calon Dirut Pertamina yang sebelumnya diramaikan sejumlah nama. Misalnya, Direktur Pemasaran dan NiagaAchmad Faisal, Direktur Umum dan SDM Waluyo, mantan Wakil Ketua KPK Erry Riyana
JAKARTA--PT Pertamina (Persero) memasuki babak baru. Kali pertama sejak berdiri pada 1968, perusahaan migas pelat merah itu dipimpin seorang wanita. Kemarin Karen Agustiawan diangkat sebagai Dirut menggantikanAri H. Soemarno. Di pucuk pimpinan, Karen didampingi Omar Sjawaldy Anwar yang menjadi wakil Dirut menggantikan Iin Arifin Takhyan. Menteri BUMN Sofyan Djalil
u Ke Halaman 11 kolom 1
Pemimpin Jangan Berkelahi soal Proyek Pentolan Protap
Menangis di Penjara
Pesan Gubernur pada Pelantikan Bupati Sanggau SANGGAU–Pelantikan Bupati Sanggau terpilih periode 2009-2014 Setiman-Paolus Hadi di gedung DPRD Sanggau berlangsung, Kamis (5/2) kemarin. Keduanya dilantik Gubernur Kalbar Drs Cornelis MH. Sebelum menuju lokasi pelantikan, Bupati dan Wakil Bupati Sanggau terpilih beserta Gubernur Kalbar diarak dari Keraton Sanggau menuju Kantor Bupati dan Gedung DPRD Sanggau. Tepat pukul 09.30, Sidang Paripurna dipimpin Ketua DPRD Sanggau Kristantus Kurniawan. u Ke Halaman 11 kolom 5
11:59 15:20
18:03 19:14 04:35
Karen Agustiawan
Pontianak. Kuasa Hukum Farhan, Tamsil Soekoer mengatakan, sampai hari ini (kemarin) dirinya belum menerima secara resmi salinan putusan MA itu. Untuk itu, dia belum dapat berbicara banyak tentang apa yang akan dilakukan jika nantinya putusan tersebut diterima. “Salinannya belum saya terima. Tidak bisa berangan-angan kalau tidak ada putusan resmi yang diserahkan kepada kita. Ini berbicara tentang hukum, harus secara fakta,” ujarnya.
MEDAN--Nasi sudah menjadi bubur dan penyesalan pun tiada guna. Itulah yang dialami G.M Candra Panggabean cs, yang menjadi tersangka kasus demo maut yang merenggut nyawa Ketua DPRD Sumut Abdul Azis Angkat, Selasa (3/2) lalu. Rasa penyesalan itu tampak saat mereka digiring ke sel tahanan Poltabes Medan kemarin. Candra Panggabean bersama tersangka lain, Viktor Siahaan, Burhanuddin Rajagukguk, Datumira Simanjuntak, Gelmok Samosir, Jon Haidir Samosir, dan Parles Sianturi saling berpelukan sembari meneteskan air mata. Mereka terlihat menangis terisak. Mereka tak lagi berjas dan berdasi, seperti saat baru ditangkap di Hotel Grand Antares, Medan, Selasa sore lalu. Pakaian kebesaran mereka kini berubah. Mereka kini mengenakan celana ponggol dan baju biru yang pada bagian belakangnya tertulis ’’Tahanan Poltabes Medan’’. Wajah yang biasanya tampak gagah kemarin terlihat layu. Satu per satu dibariskan, kemudian diberi tanda pengenal tahanan. Mereka kemudian difoto oleh petugas. Pelukan dan tangis itu sempat menjadi tontonan para pengunjung dan tahanan lain. Sambil mencium pipi kanan-kiri, mereka saling menenangkan, ”Sabar ya.” Usai acara tangis-tangisan, keempat pentolan aksi, Candra Panggabean, Viktor Siahaan, Burhanuddin Rajagukguk, dan Datumira Simanjuntak, duduk sejajar di kursi panjang dari kayu yang tersedia di luar Ruang Tahanan Mapoltabes. Candra Panggabean lebih banyak menundukkan kepalanya.
u Ke Halaman 11 kolom 1
u Ke Halaman 11 kolom 5
Anto Winarno/Kapuas Post
DIARAK: Bupati Sanggau periode 2009-2014 Setiman-Paolus Hadi diarak dari Keraton Sanggau menuju Gedung DPRD Sanggau sebelum pelantikan.
Farhan Siapkan Upaya Peninjauan Kembali Vonis Delapan Tahun, Diberhentikan dari PNS? PONTIANAK--Putusan kasasi Mahkamah Agung kasus narkoba Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Ketapang Farhan yang telah sampai di meja Pengadilan Negeri Pontianak, belum diteruskan kepada pihak terkait. Putusan yang dikirim MA pada 14 Januari 2009 dan diterima 20 Januari tersebut, sampai saat ini masih tertahan di PN
Tamsil Soekoer
Mengunjungi Mesir; Negeri dengan Banyak Situs Hebat
Siapkan Banyak Uang Receh ke Makam Imam Syafi’i Sebagai salah satu negeri tempat lahirnya peradaban besar tertua di dunia, Mesir mempunyai banyak situs bersejarah. Hampir di setiap kota di negara berpenduduk 75 juta jiwa itu mempunyai peninggalan peradaban kuno
KARDONO SETYO, Kairo MESIR sangat beruntung mempunyai banyak tempat eksotik yang selalu jadi jujukan para pelancong. Tak perlu jauh-jauh. Di Kairo, ibu kota Mesir, banyak terdapat situs menarik. Untuk wisata religi, misalnya, peziarah bisa berkunjung ke kawasan Hay Syafey, bagian kota lama Kairo. Di sana
ada makam Imam Syafi’i, imam besar yang menjadi mazhab bagi banyak umat Islam di Indonesia, bahkan kawasan Asia Tenggara. Di dalam kompleks makam, ada sebuah cetakan tapak kaki di batu yang dipercaya merupakan tapak kaki Rasulullah Muhammad. Cetakan ini didatangkan langsung dari Arab Saudi. ’’Memang tidak bisa dipastikan, namun dipercaya merupakan jejak Rasul,’’ kata Syamsul Alam, staf Kedutaan Besar RI di Kairo yang menemani Koran ini. Suasana makam Imam Syafi’i itu mirip kompleks makam Sunan Ampel Surabaya. Kendati tak dipungut biaya sama sekali, peziarah harus siap membawa uang receh dalam jumlah banyak. Sebab, di sana banyak pedagang kaki lima, pengemis, serta juru kunci makam yang selalu mensyaratkan sedekah bagi pengunjung. Paling tidak, harus menyiapkan pecahan kecil sekitar 20 pound (sekitar Rp 50 ribu). Tak jauh dari makam Imam Syafi’i, ada lagi tempat Kardono Setyo/Jawa Pos KEJAYAAN ISLAM: Wartawan Koran ini di Benteng Salahudin yang ter- menarik.Yakni Qal’ah Salahudin atau Salahudin Citadel hampar di atas lahan seluas 10 hektare.
Online: http://www.pontianakpost.com/ *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000
u Ke Halaman 8 kolom 3
Jawa Pos Group Media