Pontianak Post
Jumat, 6 Maret 2009 M / 9 Rabiul Awal 1430 H
P e rt a ma da n T e rut a ma di K al i m a n t a n B a r a t
Inisiatif Proyek dari DPR
SELEBRITAS
Bukan Hambatan SEMPAT diterpa masalah keluarga, Theresia Ebenna Ezeria Pardede, 29, tetap fokus dan percaya diri untuk menjadi calon anggota legislatif (caleg). Penyanyi yang akrab dipanggil Tere itu menyatakan, masalah tersebut justru dijadikan sebagai salah satu proses pendewasaan diri dan latihan untuk m e ny e l e s a i k a n masalah dengan bijak. Soal kabar adanya perselisihan dengan Eka Nugraha, sang suami, gara-gara dirinya menjadi caleg, Tere membantah. ‘’Suami mendukung penuh denTere gan kesadaran dan pendewasaan. Mungkin ini suatu pembelajaran hidup,’’ ucapnya saat jumpa pers artis menjadi caleg dari Partai Demokrat di Bravo Media Center kemarin (4/3). Begitu juga halnya tentang kabar perselisihan Tere dengan ibu kandungnya. Menurut dia, semua sudah coba u Ke Halaman 11 kolom 5
Eceran Rp. 2.500
KPK Panggil Kolega Hadi Fedrik Tarigan/Nonstop
TERDAKWA: Artis Marcella Zalianty duduk di kursi terdakwa pada sidang perdana kasus penganiayaan Agung Setiawan.
Didakwa Menculik dan Sandera JAKARTA--Aktris cantik Marcella Zalianty mulai duduk di kursi pesakitan. Untuk kali pertama, pemain Film Brownies itu dihadapkan dengan meja hijau menjadi terdakwa dalam kasus penganiayaan. Dibalut kemeja garis-garis kombinasi pink dan putih serta ikat pinggang putih, Marcell tampak tenang. Sesekali, perempuan yang sudah mendekam di tahanan sejak awal Desember 2008 lalu itu tersenyum. Agenda sidang adalah pembacaan dakwaan oleh majelis hakim. u Ke Halaman 11 kolom 5
JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mematangkan pengusutan dugaan suap Rp 1 miliar dalam proyek Departemen Perhubungan (Dephub). Setelah mendengarkan keterangan tersangka Abdul Hadi Djamal, penyidik akan memeriksa semua anggota DPR yang terlibat dalam penyusunan anggaran proyek senilai Rp 100 miliar itu. Termasuk, sejumlah pimpinan dan anggota Panitia Anggaran (Panggar) DPR. Abdul Hadi Djamal
u Ke Halaman 11 kolom 1
Fedrik Tarigan/Nonstop
HADIR: Pembalap Ananda Mikola menghadiri sidang kasus penculikan, perampasan hak orang terhadap Agung Setiawan di PN Jakarta Pusat, kemarin.
Vihara dan Patung Singa Benda Cagar Budaya Pelaku Diancam 10 Tahun Penjara, Denda Rp 100 Juta “Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang ber iman.” (An-Nisa’: 103)
11:56 15:05 Sumber: Kanwil Depag Kalbar
18:00 19:08 04:35
SINGKAWANG – Jangan pernah meremehkan benda-benda bersejarah. Apalagi yang disudah ditetapkan sebagai benda cagar budaya. Seperti patung singa Vihara Tri Dharma Bumi Raya Pusat Kota Singkawang yang dirusak pelaku misterius. “Bukan hanya singanya saja. Vihara juga sudah ditetapkan sebagai benda cagar budaya,” kata u Ke Halaman 11 kolom 5
Kapal Tabrakan di Pulau Seribu, 13 Hilang JAKARTA--Kecelakaan laut kembali terjadi di perairan utara Jakarta. Kapal kargo Rimba III bertabrakan dengan kapal tongKusdarmadi/Pontianak Post kang Harapan Indah dini hari CAGAR BUDAYA: Vihara Tri Dharma Bumi Raya Pusat Kota Sing- kemarin. Dari kecelakaan itu, 13 kawang telah ditetapkan pemerintah RI sebagai benda Cagar Budaya. penumpang hilang. Tabrakan yang terjadi pukul 03.20 tersebut berjarak sekitar 12 mil dari lepas pantai Jakarta, tepatnya di sekitar Pulau Edam, Kolonel Pnb Yadi Indrayadi turun benar. Surat kepada Menkopolhukam Kabupaten Kepulauan Seribu. ke lapangan. Itu setelah surat yang hanyalah dibuat sebagian orang. Pada Sumber dari Tim SAR Polair dilayangkan masyarakat Kecamatan intinya mereka hanya menuntut agar Polda Metro Jaya menyebutkan, Puring Kencana, Kabupaten Kapuas kesejahteraan lebih diperhatikan,” Kapal Motor (KM) Rimba III Hulu yang meminta pemisahkan diri ujar Slamet Santoso, Deputi Per- mengangkut 25 penumpang. Merdari Negara Kesatuan Republik In- tanahan Negara, Menkopolhukam eka terdiri atas anak buah kapal donesia (NKRI) diterima beberapa kepada Pontianak Post di ruang VIP (ABK) dan keluarga nakhoda. Lanud Supadio, usai melakukan waktu lalu. Dari Pelabuhan Tanjung Priok, “Isu yang beredar kalau masyara- peninjauan di Kecamatan Puring KM Rimba akan menuju Belakat Kecamatan Puring Kencana akan Kencana, Kamis (5/3) kemarin. wan, Medan, membawa muatan memisahkan diri dari NKRI itu tidak u Ke Halaman 11 kolom 5 semen dan pasir. Sewaktu melin-
Kunjungi Perbatasan, Akui Minimnya Fasilitas Umum Pemerintah Tanggapi Surat Warga Puring Kencana Pisah dari NKRI SUNGAI RAYA—Menkopolhukam melalui Deputi Pertahanan Negara Slamet Santoso, bersama Danrem 121/ABW Kolonel Inf Nukman Kosadi dan Danlanud Supadio
tasi kawasan Pulau Damar, dari arah berlawanan tiba-tiba muncul kapal tunda atau tug boat Harapan Indah yang menarik kapal tongkang menuju Pantai Marunda. Karena munculnya tiba-tiba, tabrakan tidak terhindarkan. Setelah bertabrakan, KM Rimba karam. Sementara kapal Harapan Indah terbalik. Sejumlah korban langsung mengambang di perairan. Sebagian lagi tidak ditemukan. Diduga mereka hilang karena masih terjebak di kapal maupun terseret arus. Peristiwa tersebut terlihat oleh sejumlah kapal lokal yang melaut. Mereka pun menghubungi petugas patroli air dengan radio panggil. Kapal penyelamat bergegas ke lokasi untuk menolong korban. u Ke Halaman 11 kolom 5
Ketika Para Ekspatriat dan Dubes Bersemangat Belajar Bahasa Indonesia di Jogja
Tiga Bulan Menginap di Hotel, Berangkat Kursus Pakai Bodyguard Para ekspatriat, termasuk beberapa duta besar (Dubes) dari negara lain, bersemangat belajar bahasa Indonesia. Salah satu tempat kursus yang mereka tuju adalah Wisma Bahasa di Jogja. Dubes Inggris pun menjadi murid di sana.
Agung Putu Iskandar Jogja SEBUAH papan berukuran sekitar 30 sentimeter persegi diletakkan di antara dua patung penari setinggi pinggang orang dewasa di front office Wisma Bahasa, Demangan Baru, Jogja, Rabu (4/3) lalu. Papan tersebut bertulisan: Selamat Datang, Ms Anita Ziller, Ms Nishioka, Ms
Cathryn Carlson (UNDP), Ms Victoria (AUSAID). ’’Itu nama-nama murid baru kami. Papan tersebut selalu kami pasang kalau ada murid baru. Biar muridmurid lain tahu,’’kata Customer Relation Officer Wisma Bahasa Itha Prabandhani saat ditemui di front office lembaga tersebut. Ruang tamu tersebut tak terlalu besar. Ukurannya hanya sekitar 20 meter persegi. Perabotnya pun sederhana. Hanya satu set meja-kursi yang terbuat dari kayu. Di salah satu kursi, seorang bule berusia 30-an tahun dan berjenggot lebat duduk serius menghadap laptop. NamanyaAntoine Balancier, warga Belgia yang bekerja di Indonesia. ’’Saya hampir setahun (kursus) di sini. Tapi, level saya masih pra advance, ha ha ha,’’kata Balancier dalam bahasa Indonesia yang hampir lancar. Waktu setahun memang cukup lama bagi seorang bule yang belajar di Wisma Bahasa. ’’Mestinya, tiga bulan saja sudah cukup. Tapi, saya sepertinya terlalu lama,’’ imbuhnya Agung Putu Iskandar/Jawa Pos KURSUS: Dubes Inggris Martin Hatful (kanan) sedang mengikuti salah satu seraya tersenyum lebar. program di Wisma Bahasa, Jogjakarta.
Online: http://www.pontianakpost.com/ *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000
u Ke Halaman 11 kolom 1
Jawa Pos Group Media