Pontianak Post

Page 1

35

Pontianak Post

���������

Kamis 6 Mei 2010 M / 22 Jumadil Awal 1431 H

P e rt a ma da n T e rut a ma di K a l i m a n t a n B a r a t

Eceran Rp. 2.500

Petaka Pesta Perpisahan

182 Keracunan, Seorang Tewas PEMANGKAT—Ratusan siswa SMP Filadelfia Pemangkat keracunan. Puluhan diantaranya menjalani rawat inap, seorang meninggal dunia. Mereka diduga keracunan setelah mengonsumsi makanan pada perpisahan siswa kelas sembilan pada Senin (3/5) sore. RSUD Pemangkat sejak Rabu (5/5) pagi hingga tadi malam penuh sesak. Tidak hanya siswa yang keracunan. Ada diantara anggota keluarga juga mengalami nasib serupa. Mereka menikmati nasi kotak yang dibawa siswa pulang ke rumah. Data rumah sakit tercatat 182 pasien keracunan. 40 orang diataranya harus menjalani rawat inap, satu meninggal dunia dan dua dirujuk ke Singkawang. “Hanya sebagian yang dirawat inap, sisanya menjalani rawat jalan. Tergantung kondisi fisiknya,” kata Humas RSUD Pemangkat, Beny Nugraha. Pantauan Pontianak Post, ruang IGD tidak tertampung lagi. Tiga ruangan dipadati pasien. Sebagian harus melantai, pihak rumah sakit menyediakan karpet khusus. “Bahkan ruang kerja pun kita fungsikan untuk menampung pasien sementara,” ucap Beny. Guru SMP Filadelfia Pemangkat, Yoni mengatakan, Senin ((3/5) siang sekolah ini mengadakan perpisahan dengan siswa kelas sembilan. Nasi dibagikan sekitar pukul 16.00. Ada yang makan di sekolah, sebagian siswa mengonsumsinya di rumah bersama keluarga. Tidak ada yang mengalami reaksi langsung saat itu. Baru sehari kemudian, Selasa (4/5), satu siswa dipulangkan lebih awal karena muntah dan kondisi kesehatannya menurun. “Cornelia namanya. u Ke Halaman 7 kolom 1

Hendy/Pontianak Post

KERACUNAN: Siswa SMP Filadelfia dirawat di RSUD Pemangkat, kemarin (5/5). Ratusan pelajar ini keracunan setelah menyantap nasi kotak acara perpisahan pada Senin (3/5) sore.

Juara Cerdas Cermat itu Telah Pergi

Hendi/Pontianak Post

MENINGGAL: Petugas melakukan identifikasi jasad Cornelia Agusta.

SIDANG KODE ETIK

Arafat Sebut Keterlibatan Empat Jenderal JAKARTA--Sidang kode etik perdana yang dihelat Divisi Propam Mabes Polri kemarin membuka data baru yang cukup mengejutkan. Komisaris Polisi Muhammad Arafat Enanie melempar tudingan kepada koleganya terkait kasus Gayus Tambunan. Tak tanggung-tanggung empat jenderal diseret perwira muda itu. Sidang Arafat dihelat di Gedung Transnasional Crime Centre Mabes Polri. Kepala Pusat Pembinaan Profesi Divpropam Mabes Polri Brigjen Bambang Eko Cahyono memimpin langsung acara yang dihelat terbuka itu. u Ke Halaman 7 kolom 1

Cornelia Agusta telah berpulang. Siswa kelas delapan ini meregang nyawa sesaat sebelum dibawa ke rumah sakit. Beberapa hari sebelumnya, dia mendapat juara dua lomba cerdas cermat se Kabupaten Sambas.

RABU (5/5) pagi suasana RSUD Pemangkat terlihat ramai. Ruang instalasi gawat darurat penuh sesak. Ratusan siswa berseragam SMP terbaring, memenuhi beberapa ruangan. Bahkan ada yang melantai karena tidak kebagian tempat tidur. Keluarga pasien resah, keluar masuk dengan wajah cemas. Ratusan siswa SMP Viladelpia Pemangkat diduga keracunan makanan. Kontras dengan IGD, salah satu ruangan di bagian belakang RSUD Pemangkat hening. Sesosok tubuh tak bernyawa terbujur di kamar mayat. Cornelia Agusta, siswa kelas

delapan sekolah tersebut meninggal dunia pukul 07.00 di kediamannya di Sebangkau. Tidak ada keluarga yang mendampinginya. Hanya satu guru dan beberapa orang tetangga. “Ibunya di rumah, bapaknya di Jakarta. Mungkin sekarang sedang dalam perjalanan,” kata guru SMP Viladelpia, Yoni. Bersama teman satu sekolah, Cornelia merayakan perpisahan, Senin (3/5) sore. Diduga setelah makan catering, dia keracunan. Tidak ada reaksi langsung setelah perpisahan. Dia tetap sekolah sehari kemudian. Namun anak kedua pasangan Asu

dan Akian ini pulang lebih awal. Dia mengaku pusing dan muntahmuntah. “Kemarin (Selasa) dia tetap sekolah, tapi pulang awal karena muntah-muntah,” terang Yoni. Sejak Selasa sore, Cornelia terus muntah. Pagi kemarin, dia tidak mampu bertahan. Menutup mata selamanya meninggalkan orangtua dan seorang saudara kandung. Yoni mengatakan, Cornelia termasuk siswa berprestasi di sekolah. Biologi adalah mata pelajaran yang menonjol dikuasainya. Sabtu, dua hari sebelum perpisahan Cornelia u Ke Halaman 7 kolom 5

Sri Mulyani Pejabat Baru Bank Dunia

TNI Tingkatkan Patroli Perbatasan

Mundur dari Menkeu, Indeks Saham Anjlok

Antisipasi Jalan Tikus Jalur Narkoba

JAKARTA - Derasnya kritik soal kasus bailout Bank Century ternyata tidak mengurangi kredibilitas nama Sri Mulyani Indrawati di dunia internasional. Menteri keuangan tersebut bahkan berencana mengundurkan diri dari kursinya setelah ditunjuk menjadi managing director Bank Dunia mulai 1 Juni nanti. ’’Iya. Berita itu benar,’’ ujarnya saat ditemui di Hotel Ritz-Carlton, Pacific Place, Jakarta, kemarin (5/5). Menteri yang masuk jajaran wanita paling berpengaruh di dunia itu menyatakan masih menunggu persetujuan resmi dari Presiden SBY. Sembari menunggu, dia tetap menjalankan tugas sebagai menteri

keuangan. ’’Sementara itu, saya tetap menjalankan tugas dan proses di Kementerian Keuangan,’’ katanya. Siang kemarin Sri Mulyani sempat mengatakan akan mengadakan konferensi pers terkait dengan rencana pengunduran dirinya. Konferensi pers yang sedianya dilakukan pukul 13.00 diundur menjadi pukul 16.00. Namun, menjelang sore konferensi pers itu ternyata dibatalkan. ’’Ibu tidak jadi bersedia konpers,’’ ujar Kepala Biro Humas Kementerian Keuangan Harry Soeratin. Sebelumnya, siang kemarin para pejabat Kementerian Keuangan malah meninggalkan Kantor Kementerian Keuangan melalui basement. ’’Kami mau rapat,’’ ujar Sekjen Kementerian Keuangan Mulia Nasution.

musti diambil,” kata Prof Dr Edi Suratman, salah satu staf ahli Menteri Keuangan kepada Pontianak Post, Rabu (5/5). Purek III Untan ini menjelaskan tekanan bertubi-tubi itu sehingga demi keberlangsungan pemerintahan yang baik, ia mengambil sikap

PONTIANAK--TNI memperketat pengamanan di seluruh wilayah perbatasan Malaysia-Kalbar, untuk mengantisipasi masuknya narkoba ke wilayah Indonesia. ”Sejak beberapa hari lalu, TNI telah memperketat penjagaan di seluruh wilayah perbatasan RI dengan negara lain, baik darat maupun laut,” kata Danrem 121 ABW Kolonel Inf, Toto Rinanto Sudjiman kepada Pontianak Post, kemarin (5/5). Dirinya mengaku prihatin masuknya narkoba melalui jalur perbatasan. Oleh karena itu, Toto Rinanto pengetatan pengamanan wilayah perbatasan darat akan terus dilakukan tanpa batas waktu mengingat kegiatan peredaran narkoba juga tidak pernah mati. “Dua hari berturut-turut Bea Cukai menangkap pengedar sabu. Ini tak bisa kita biarkan, maka kita tingkatkan keamanannya. Menurut saya, ini sudah termasuk sindikat internasional,” kata Toto.

u Ke Halaman 7 kolom 5

u Ke Halaman 7 kolom 5

u Ke Halaman 7 kolom 5

Kehilangan Sosok Penting Edi Suratman

TEKANAN hebat dari sejumlah pihak, termasuk politisi DPR RI yang menghendaki Menteri Keuangan Sri Mulyani mengundurkan diri menjadi salah satu sebab Bu Ani --sapaan akrabnya—menerima tawaran Bank Dunia. “Banyak hal yang menjadi pertimbangan beliau sehingga keputusan pengunduran diri

Luc Heymans; Komandan Perburuan Harta Karun Laut Cirebon 11:41 15:03 17:45 18:56 04:18

Menyelam 22 Ribu Kali Angkat Artefak Sekitar 270 ribu artefak yang diangkat dari kedalaman laut Cirebon dilelang di Gedung Mina Bahari III Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, kemarin. Penyelam arkeolog asal Belgia, Luc Heyman, berperan penting dalam pengangkatan harta karun tersebut.

AGUNG PUTU-AGUS WIR, Jakarta TEPAT pukul 14.15, Sekretaris I Panitia Nasional BMKT (Benda asal Muatan Kapal Tenggelam) Sudirman Saad duduk di meja di atas panggung

Luc Heymans for Jawa Pos Groaup

PERALATAN KOMPLIT: Salah seorang penyelam mengumpulkan barang-barang ke dalam rak. Tiap rak ditandai dari koordinat mana barang itu diambil untuk memudahkan penelitian.

hall lantai 1 bersama perempuan berjilbab. “Dengan ini lelang dibuka untuk umum,” kata perempuan yang ternyata panitia lelang itu lantas mengetukkan palu sekali di atas meja. Tak lama, “Karena tidak ada penawar dalam lelang ini, lelang saya nyatakan ditutup,” sambung perempuan itu. Kemudian, sekali lagi dia mengetukkan palu di meja. Hadirin bertepuk tangan. Setelah ditutup, Menteri KKP Fadel Muhammad, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik, serta Sudirman Saad memberikan klarifikasi seputar lelang benda-benda bersejarah tersebut. “Kami akan melapor kepada presiden tentang kegagalan lelang ini,” kata Fadel. Dia juga menjelaskan bahwa proses pengangkatan barang hingga lelang telah memenuhi standar internasional. “Kalau mau jujur, tidak ada ruginya menjual barang ini.

Online: http://www.pontianakpost.com/ *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000

u Ke Halaman 7 kolom 1

Jawa Pos Group Media


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.