Pontianak Post

Page 1

Pontianak Post SELEBRITAS

Hendarman Tantang Yusril

Santai Soal Momongan MESKI telah 6 bulan berumahtangga, pasangan selebritis Dini Aminarti dan Dimas Seto belum memikirkan untuk segera punya momongan. “Anak itu karunia Tuhan, jadi kita nggak mau terlalu memaksakan diri. Di kasih ya ayo, kalau nggak, kenapa harus dipaksakan,” terang Dimas, di Senayan, Jakarta Selatan, kemarin (4/7) malam. Setiap pasangan suami dan istri, terang Dimas, pasti berharap memiliki momongan. Tetapi lantaran sampai saat ini belum dikarunia, dirinya tidak mau memaksakan diri. “Kami jalani semuanya dengan santai dan natural saja,” katanya. Dini Aminarti Bukan lantaran ada masalah kesehatan. Namun, bintang sinetron Rahasia Bintang itu ingin mendapatkan dengan cara yang

Eceran Rp. 2.500

P e rt a ma da n T e rut a ma di K a l i m a n t a n B a r a t

Selasa 6 Juli 2010 M / 23 Rajab 1431 H

Polemik Status Ilegal Jaksa Agung JAKARTA – Jaksa Agung Hendarman Supandji tak ingin polemik soal status jabatannya yang dinilai ilegal berkepanjangan. Dia siap menghadapi mantan Menkeh dan HAM Yusril Ihza

Hendarman Supandji

Mahendra yang menggulirkan pernyataan tersebut untuk berdebat. Namun, debat itu harus dilakukan di pengadilan. ’’Kalau debat di luar (pengadilan), siapa yang mutus? Kan begitu. Ajukan saja ke pengadilan bahwa Hendarman itu jaksa agung ilegal, (nanti) kita jawab,’’ tegas Hendarman di u Ke Halaman 11 kolom 5

Yusril Ihza Mahendra

u Ke Halaman 11 kolom 5

REKENING POLISI

SBY Perintahkan Usut JAKARTA – Rencana Mabes Polri menggugat majalah Tempo secara pidana dan perdata terkait laporan soal rekening perwira (jenderal) dan sampul bergambar karikatur babi, tampaknya, urung dilakukan. Sikap Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri mulai melunak. Kapolri menyatakan tidak akan memidanakan Tempo dan akan menempuh jalur di luar pengadilan. Polri lebih memilih mediasi melalui Dewan Pers terkait Susilo B Yudhoyono dengan pemberitaan dugaan rekening bermasalah para perwira Polri. ’’Enak kan kalau win-win (win-win solution, Red). Kami akan menyelesaikan dengan baik,’’ kata Bambang setelah rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, kemarin (5/7).

AFP Photo/Maxi Failla

DISAMBUT HANGAT: Pendukung tim nasional Argentina mengelilingi bus yang membawa para pemain setelah kedatangan mereka di Bandara Ezeiza, Buenos Aires, pada Minggu (4/7) malam waktu setempat. Diego Maradona dan timnya menerima sambutan hangat dari ribuan fans kendati mereka kalah 4-0 saat melawan Jerman.

Uruguay Buta Kekuatan Lawan Beckenbauer: Belanda dan Jerman ke Final

u Ke Halaman 11 kolom 5

Beckenbauer

CAPE TOWN – Uruguay mendapatkan ujian tidak ringan dalam semifinal Piala Dunia 2010 dini hari nanti WIB. Mereka harus menghadapi Belanda, tim yang melaju ke empat besar setelah menyingkirkan favorit juara Brazil dengan skor 2-1 Jumat lalu (2/7). Selain itu, satu-satunya wakil Amerika Latin tersebut sama sekali tidak mengenal karakter

sang calon lawan. Kedua tim dipisahkan oleh dua konfederasi yang berbeda. Karena itu, Belanda dan Uruguay jarang bertemu. Mereka hanya pernah bentrok dua kali, itu pun sudah lewat tiga dekade silam. Duel berlangsung di babak pertama Piala Dunia 1974 dan dalam sebuah laga uji coba pada Desember 1980. Hasilnya, Belanda memenangi laga pertama dengan skor 2-0, sedangkan Uruguay unggul dengan skor sama di pertemuan terakhir.

”Laga melawan Belanda sangat merepotkan. Bukan saja karena mereka sangat kuat, tapi juga karena kami sama sekali tidak mengenal gaya mereka,” ungkap Sebastian Abreu, gelandang serang Uruguay, seperti dikutip Sky Sports. ”Kami haWORLD CUP rus menonton banyak rekaman video dari zaman dulu untuk mempelajari karakter tim itu,” lanjut pahlawan kemenangan Uruguay di perempat final melawan Ghana itu. u Ke Halaman 11 kolom 1

Henrikus Unggul Pedalaman, Yasyir Dominasi Pesisir

KASUS PEMBUNUHAN

Keluarga Qory Masih Trauma PONTIANAK--Sidang lanjutan kasus pembunuhan Uray Qory dengan terdakwaAgil kembali digelar Pengadilan Negeri (PN) Pontianak, Senin (5/7). Sidang mengagendakanpemeriksaantigaorangsaksi,masing-masing Bondan, Uray Fauzi, dan Uray Iskandar. Sidang yang dimulai pukul 11.00 itu digelar di ruang Sidang Anak PN Pontinatak. Sidang yang dipimpin hakim tunggal Imam Supriadi ini berlangsung tertutup. Sidang baru berakhir sekitar pukul 13.30 WIB. u Ke Halaman 11 kolom 1

dihadirkan tiga saksi lainnya, yakni Deden Ari Nugraha, Sekda Kota Pontinak Tony Hariyanto, dan Ketua IMI Kalbar Syarif Mahmud Alkadrie. Mereka sempat diambil sumpah sebagai saksi. Namun majelis hakim memutuskan melanjutkan persidangan pekan depan

KETAPANG--Hasil sementara perolehan penghitungan cepat kedua tim sukses pasangan Yasyir Ansyari-Martin Rantan (nomor 1 YM) dan pasangan Henrikus-Boyman Harun (nomor 2) sama-sama mengklaim menang. TimYM memenangkan kecamatan di wilayah pesisir atau perkotaan. Sedangkan Hen-Boy memenangkan pertarungan di wilayah pedalaman. Ketua Tim Sukses Henboy, Budi Mateus S.Pd mengatakan hasil sementara pengitungan suara Henboy mengungguli YM. “Hasil sementara kita dari 20 kecamatan Henboy meraih suara 98.426 suara, sedangkan YM hanya 83.211,” ungkap Budi Mateus dengan lantang dan penuh semangat kepada wartawan tadi malam (5/7) di kediamannya. Kontribusi suara terbesar datang dari kecamatan pedalamam. “Seluruh wilayah atau kecamatan pedalaman kita menang plus Kendawangan dan Simpang Hulu kecuali Hulu Sungai belum ada informasi. Tapi kami yakin Hulu Sungai

u Ke Halaman 11 kolom 5

u Ke Halaman 11 kolom 1

Shando Safela/Pontianak Post

DISUMPAH: Sekda Kota Pontinak Tony Hariyanto, Deden Ari Nugraha, dan Ketua IMI Kalbar Syarif Mahmud Alkadrie diambil sumpahnya sebelum menjadi saksi persidangan.

Bansos & Hibah Sesuai SK Walikota Sidang Lanjutan Korupsi Sirkuit Batu Layang PONTIANAK--Bendahara Badan Pengelola Kekayaan Daerah Pemkot Pontianak tahun 2007

Rasmidi dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan tindak pidana korupsi pembangunan sirkuit Batu Layang dengan terdakwa Gusti Hersan Aslirosa, Senin (6/7) di Pengadilan Negeri Pontianak. Dalam sidang tersebut, juga

Henrikus

Yasyir Ansyari

Setiawan Djody setelah Setahun Operasi Ganti Hati 11:49 15:15 17:53 19:07 04:23

Sempat Divonis Hanya Punya 20 Persen Harapan Hidup Sejak dipastikan positif menderita sirosis liver pada 2007, Setiawan Djody sebenarnya mulai keluar-masuk rumah sakit, baik di dalam maupun luar negeri. Beberapa titik kritis pernah dia lewati.

DIAN WAHYUDI-AGUNG, Jakarta SETAHUN berjalan setelah divonis menderita sirosis, kerusakan hati Setiawan Djody makin parah. Sekitar 60 persen bagian livernya dideteksi telah rusak. Pada 2008 itulah tim dokter yang dipimpin Dr K.C. Tan, ahli cangkok liver di Rumah Sakit Gleneagles, Singapura,

Agus Wahyudi/Jawa Pos

menyatakan bahwa operasi ganti hati harus dilakukan segera. Namun, Setiawan Djody tak langsung memenuhinya. Dia justru memeriksakan diri ke salah satu rumah sakit di Jepang. Di sana, mantan suami Sandy Harun tersebut mendapatkan saran berbeda. Jika dibagi dalam tiga level, sirosis yang dia alami baru tingkat satu menuju dua. Artinya, belum diperlukan operasi ganti liver. Meski sudah hampir meninggalkan seluruh aktivitas, baik berbisnis maupun bermusik, sesekali Setiawan Djody masih mencuri-curi kesempatan. Sekitar Maret 2009, dia bahkan manggung di halaman rumah Iwan Fals di Depok, Jawa Barat, yang memang rutin mengadakan konser dengan skala terbatas. Saat itu dia diminta menyanyikan salah satu lagu grup Kantata yang berjudul Gelisah. ”Nggak tahu, saya dan Iwan (Fals) memang

KENANGAN: Setiawan Djody saat manggung bersama Grup Band Kantata.

Online: http://www.pontianakpost.com/ *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000

u Ke Halaman 11 kolom 1

Jawa Pos Group Media


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.