Pontianak Post Kamis 6 Agustus 2009 M / 15 Syaban 1430 H
P E RT A MA DA N T E RUT A MA DI K AL I M A N T A N B A R A T
Eceran Rp. 2.500
SELEBRITAS
Pertahankan Rambut Panjang NADINE Chandrawinata dan Titi Kamal sepakat mempertahankan rambut panjang yang mereka miliki. Tidak ada niat memangkasnya kecuali ada alasan yang sangat kuat. Salah satunya tuntutan peran. Suatu hari nanti, kata Nadine, seandainya ada tawaran bermain film berkualitas dan mengharuskan berambut pendek, dia merasa siap. “Kenapa tidak. Asal rambut pendek itu dihargai. Menurut aku itu perubahan yang sangat drastis,” ujar Putri Indonesia 2005 tersebut setelah dinobatkan sebagai ikon Makarizo, Hair Repair Hair Recovery di Indo Chine, FX, Selasa (4/8) sore. Namun, karena sampai saat ini belum ada Ke Hal 11
kolom 5
Nadine Chandrawinata
Tim SAR Pastikan Pesawat Hancur
Kornelis Watkaat/Cenderawasih Pos
SENTANI – Evakuasi atas pesawat Twin Otter milik Merpati Nusantara Airlines yang jatuh Minggu lalu (2/8) kembali gagal karena buruknya cuaca. Tapi, tim SAR menemukan pesawat yang hancur berkeping-keping. Pesawat bernomor penerbangan MZ 9760 itu mengalami musibah ketika terbang dari Sentani menuju Oksibil. Berdasar informasi yang diperoleh Cendrawasih Pos (Jawa Pos Group), tim SAR yang berupaya mencari lewat jalan darat lebih dulu sampai dan menemukan lokasi pesawat kemarin. Sementara tim SAR yang dikerahkan dengan helikopter tidak bisa mendekat karena terhalang kabut tebal. Danlanud Jayapura Kolonel Pnb Suwandi Miharja menuturkan, saat tim SAR diturunkan pukul 08.00 WIT, cuaca tiba-tiba memburuk sehingga evakuasi tidak bisa dilakukan. Heli tim SAR terpaksa mendarat di Kampung Kwirok. Kabut tebal menutupi lokasi tersebut hingga sore. Selain itu, hujan mengguyur cukup deras di wilayah tersebut.
PERSIAPAN: Tim SAR melakukan persiapan sebelum diterjunkan ke lokasi jatuhnya pesawat Merpati.
Ke Halaman 11 kolom 1
Polisi Ragu Usut Bos KPK “Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” (An-Nisa’: 103)
11:50 15:12
17:55 19:06 04:27
Polda Fokus Antasari, Mabes Tangani Korupsi JAKARTA – PernyataanAntasariAzhar bahwa beberapa pimpinan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) berkomplot dalam kasus korupsi Masaro tak akan buru-buru ditindaklanjuti penyidik. Polisi masih raguragu memanggil nama-nama dalam laporan
tulisan tangan tersebut. ’’Kami tidak gegabah. Tentu harus memperhatikan banyak faktor,’’kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Chrysnandha Dwi Laksana di Jakarta kemarin (5/8). Laporan yang disampaikan Antasari seminggu setelah ditahan dalam kasus pembunuhan (14 Mei 2009) itu kini berada di tangan penyidik. Lebih lanjut Chrysnandha menyatakan,
dalam laporan tersebut terdapat nama-nama pejabat penting. ’’Kami tidak bisa langsung tangkap atau apa. Kami akan melakukan mekanisme lain,’’ katanya tanpa menjelaskan secara rinci. Polisi bekerja berdasar alat bukti. ’’Kalau hanya berdasar pengakuan, kurang. Harus ada alat-alat bukti lain yang mendukung,’’ tegas perwira bergelar doktor itu. Menurut sumber Pontianak Post di
PLN Jamin Pasokan Listrik Ramadhan Aman HGPI PLTG Siantan Sesuai Skedul, Layangan Tetap Mengancam Pemadaman listrik membuat kehidupan warga terganggu. Hal ini mencuat saat mesin pembangkit PLTG Siantan dalam proses HGPI sehingga terjadi kekurangan daya. Kondisi ini kemudian diperburuk gangguan jaringan transmisi akibat tali kawat layangan. Ke Halaman 11 kolom 1
JAKARTA – Kasus kematian akibat virus influenza A H1N1 (flu babi) di tanah air bertambah. Hingga kini, tiga pasien influenza A H1N1
Belasan Tes DNA Masih Nihil
Depkes Tjandra Yoga Aditama kemarin (5/8). Dia menyebut, pada 2 Agustus lalu seorang pasien WNA masuk ke sebuah rumah sakit di Jakarta dengan keluhan batuk dan demam. Selama dirawat, pasien itu mengalami sesak napas, kemudian meninggal karena pneumonia parah. Ke Halaman 8 kolom 1
Ke Halaman 11 kolom 1
Fachrozi/Pontianak Post
SEGERA NORMAL: Teknisi sedang melakukan perbaikan mesin pembangkit PLTG Siantan. Proses Hot Gas Path Inspection (HGPI) ini berlangsung 21 Juli-14 Agustus.
meninggal dunia. Dua pasien terakhir adalah laki-laki warga asing yang berusia 55 tahun dan anak perempuan yang berumur dua tahun. Bulan lalu, seorang bocah berusia enam tahun juga meninggal karena flu babi. ”Meski jumlah kematian relatif kecil, kami tetap mewaspadai,” ujar Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL)
Ke Halaman 11 kolom 1
JAKARTA--Hampir tiga pekan, tapi polisi belum menemukan identitas pengebom JW Marriott dan RitzCarlton. Bahkan, belasan kali tes DNA yang sudah dilakukan belum juga menunjukkan hasil. Karena itu, dengan tangan terbuka, korps baju cokelat tersebut membuka diri bagi warga yang merasa kehilangan kerabat dan ingin menjalani tes DNA. ”Prinsipnya, silakan saja bagi yang memiliki informasi. Tapi, memang harus ada prosedur pengecekan data dulu sebelum dilakukan tes DNA,” ujar Wakil Kepala Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Sulistyo Ishak di Jakarta kemarin. Dia menyebut, sejak sketsa disebar hingga saat ini sudah 31 laporan orang hilang yang masuk ke Mabes Polri. ”Tapi, belum ada yang cocok,” tambahnya. Jenderal bintang satu itu menambahkan, setiap informasi yang masuk akan ditindaklanjuti. ”Tidak benar kalau kami batasi. Semuanya boleh lapor, tapi laporannya juga harus bisa dipertanggungjwabkan dong,” kata Sulistyo. Dia menambahkan, laporan yang masuk ke Mabes bermacam-macam. ”Ada yang datang langsung, melalui telepon, bahkan ada yang SMS seperti ini, ” ujarnya sembari menunjukkan ponselnya kepada Belasan Tes
Tiga Pasien Flu Babi Meninggal Kondisi Pasien Suspect Virus A H1N1 di Soedarso Membaik
lingkungan kepolisian, polisi memang tak satu sikap menanggapi testimoni ketua nonaktif KPK tersebut. ’’Soal pembunuhan saja belum masuk sidang, kok mau lanjut ke kasus baru,’’ kata sumber yang ditemui di Polda Metro Jaya kemarin. Dia menjelaskan, saat memberikan laporan, Antasari sempat menyerahkan alat bukti. Yakni, rekaman pembicaraan
TEROR
B
JAKARTA
Kenangan Andi Yuwono Menggelandang Empat Bulan Bersama Mbah Surip
Suka Sedekah, Tidak Punya Uang, Ngamen Dulu Pada 2004, Andi Yuwono, warga Kelurahan Sukorejo, Kota Blitar, mbambung (menggelandang) empat bulan bersama Mbah Surip di Jakarta. Untuk bertahan hidup, mereka mengamen bersama.
ABDUL AZIZ WAHYUDI, Blitar BULUNGAN adalah nama lokasi di Jakarta Selatan yang dikenal sebagai tempat kongko para seniman. Salah satunya adalah seniman dengan rambut kruwel-kruwel alias gimbal. Di situlah Andi Yuwono dan Mbah Surip, yang sama-sama gimbal, bertemu. Mereka
Abdul Aziz Wahyudi/Radar Blitar
KENANGAN: Mbah Surip dikenal sebagai sosok seniman yang dermawan.
kemudian sering mengamen bersama sekadar untuk bertahan hidup. ”Ya, saya masih ingat. Kami empat bulan lebih berkumpul dengan Mbah Surip di Bulungan. Kalau tidak salah tahun 2004an. Istilahnya sama-sama mbambung (ngeluyur tanpa tujuan, Red),” kata Andi saat ditemui koran ini kemarin (5/8). Kini Andi sudah keluar dari komunitas rambut gimbal tersebut. Pada 2007, dia secara ”resmi” melepas mahkotanya berupa rambut Andi Yuwono gimbal yang tidak pernah dipotong selama dua tahun itu. Meski begitu, masih ada keterikatan batin dengan sesama rambut gimbal. Karena pernah empat bulan mbambung bersama,
Online: http://www.pontianakpost.com/ *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000
Ke Halaman 11 kolom 1
Jawa Pos Group Media